NovelToon NovelToon
Tegarnya Wanita Becadar

Tegarnya Wanita Becadar

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nona Cantik

sabarnya wanita penghuni syurga~
[][]
Aisyah adalah seorang gadis bercadar yang ta'at agama nya.

Hari hari bahagia di lewati oleh Aisyah si gadis bercadar tanpa tahu apa takdir nya dan siapa jodohnya.

Ketika di lamar oleh seorang pria muda tampan ia berharap jika ini adalah jalan yang benar dan takdir menuju ke bahagiaan yang di berikan Allah SWT untuk nya.

Tetapi siapa sangka sang pria tampan malah menghalal kan gadis lain di depan matanya.

Dan seorang yang Aisyah kira pria brengsek tak punya hati malah menolong nya dari keterpurukan dan membuatnya bangkit kembali.


pria yang dia kira brengsek tak punya hati malah membuatnya jatuh ke dalam pesona pria itu?

bagaimana kisah mereka?

Apakah pria tak memiliki perasaan itu hanya kasihan pada Aisyah yang di tinggal nikah ?

BUKAN KARENA DIA MEMILIKI PERASAAN PADA AISYAH?

atau malah dia memang punya maksud lain pada aisyah?,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 33

Di kamar Aisyah tampak memasukkan beberapa baju ke dalam sebuah tas. Lalu ia keluar kembali sambil membawa tas tersebut menemui umi nya yang sedang duduk di ruang tamu.

"" Abi mana mi ?? "". Tanya Aisyah

"" Abi mu sudah ke kantor lagi , ada urusan kata nya. Kamu mau kemana nak ?? Kenapa ada tas di tangan mu "". Tanya umi saat melihat tas yg ia pegang.

"" Aisyah ingin menyendiri dulu mi untuk beberapa hari. Aisyah ingin menenangkan pikiran Aisyah. Umi tidak perlu khawatir Aisyah pergi nya tidak lama,mungkin hanya seminggu "". Jawab Aisyah

"" Iya tapi kemana dan dengan siapa nak ??"".

"" Aisyah pergi sendiri mi. In syaa Allah Aisyah aman selama disana. Boleh ya mi ??"". Pinta Aisyah

"" hemm baiklah jika itu yang kamu inginkan. Nanti kamu kabari umi jika ada apa-apa ya ?? "".

"" terus bagaimana dengan abi ??"". Tanya Aisyah kembali

"" Nanti umi yang beri tahu. Ya sudah kamu pergi terus , hari sudah hampir gelap."". 

"" iya mi ,, Aisyah pergi dulu Assalamualaikum "". Pamit Aisyah keluar menuju ke mobil nya.

Aisyah pun pergi dengan mobil pribadi nya. Tujuan nya yang belum ia tentukan itu pun membuat nya berhenti di sebuah penginapan yang berada jauh dari kota. Ia memesan sebuah kamar kelas menengah untuk satu malam. Setelah membayar dan mengambil kunci nya ia pun langsung menuju ke kamar bernomor 27. Saat hendak membuka pintu tiba-tiba mata nya melihat ke arah sebuah pintu 29 yang berada tidak jauh dari kamarnya. Kamar itu tampak terbuka dan ia mendengar suara seorang wanita yang sedang menangis. Ia meletakkan tas nya di depan pintu lalu dengan pelan ia mulai mendekati kamar tersebut. Di dalam kamar itu ia melihat ada seorang wanita yang tampak menyedihkan. Rambut nya seperti tidak di sisir selama berhari-hari. Wajah nya bengkak seperti orang yang baru di pukuli. Di samping wanita itu terlihat seorang bayi yang kemungkinan baru berusia dua bulan. Aisyah pun memberanikan dirinya untuk memberi salam yang langsung di jawab oleh wanita itu.

"" Assalamualaikum ..."". Sapa Aisyah

"" Wa'alaikumsalam . Mbak tolong saya mbak "". Pinta wanita itu memohon 

"" Ada apa mbak ?? Siapa yang melakukan ini pada mbak ??"". Tanya Aisyah

"" Ini perbuatan laki laki tidak bertanggung jawab mbak. Saya sudah muak bersama nya saya mohon mbak tolong bebas kan saya dari laki laki itu "". 

"" laki laki yang mana mbak ? Masalah apa yang mbak miliki dengan laki laki itu ??"".

"" Dia suami saya mbak. Saya sudah tidak tahan dengannya. Dia selalu pulang dalam keadaan mabuk dan saya selalu menjadi tempat dimana dia meluapkan emosi nya. Saya sudah tidak bisa bersabar lagi mbak."".

Mendengar kisah wanita itu membuat Aisyah menjadi sedih. Ternyata di luar sana masih banyak wanita yang menjadi korban amukan dari para pria. Ia merasa kasihan dan iba pada wanita itu. Lalu ia pun memberikan selembar kartu nama pengacara untuk wanita itu dan sejumlah uang yang sengaja ia genggamkan pada wanita itu.

"" Saya tidak bisa membantu banyak karna ini masalah keluarga mbak,tapi saya bisa merekomendasikan sahabat saya pada mbak,dia seorang pengacara hebat. Mbak bisa konsultasi semua masalah mbak pada sahabat saya itu. In syaa Allah dia akan membantu mbak. Nanti saya akan menghubungi dia"". Ucap Aisyah.

"" terimakasih mbak. Semoga Allah melindungi mbak dari pria seperti suami saya'""

"" Aamiin , saya pamit dulu mbak. Jaga diri baik-baik mbak ya . Assalamualaikum "".

Pamit Aisyah yang segera keluar dari kamar itu dan langsung menuju ke kamar nya.

Di kamar nya itu Aisyah duduk di atas ranjang kayu nya sambil bersandar . Di tangan nya ada sebuah Tasbih berwarna biru tua. Ia terus berdzikir hingga mata nya mulai mengantuk. Ia pun beristirahat sejenak hingga tiba datang nya sang subuh.

Jam terasa begitu cepat berjalan. Aisyah pun segera melanjutkan perjalanan nya menuju ke tujuan nya. Ia terus mengemudi mobil nya melewati jalan yang di pinggir nya banyak tumbuhan pohon jati yang besar besar. Ia melirik kearah jam tangan nya yang sudah hampir siang. Ia pun terus mengemudi sambil melihat kiri kanan mencari warung makan. Jalan itu tampak cukup sepi tidak seperti di jalan tol. Ia melihat ke arah kanan nya ada sebuah warung kecil yang pengunjung nya pun hanya ada beberapa pria bermotor. Ia memarkir mobil nya lalu berjalan kearah warung itu. Ia mencari tempat duduk yang agak jauh dari para pria itu. Lalu datang seorang wanita yang memakai cadar merah menghampiri dirinya.

"" Mbak mau pesan apa ??"". Tanya wanita berdasarkan itu pada nya.

"" Saya pesan nasi goreng sama teh hangat saja mbak"" jawab Aisyah dengan sopan.

"" mohon di tunggu sebentar ya mbak "". Ucap wanita bercadar merah itu yang kembali menuju rak makanan nya.

Aisyah terus menatap wanita itu dengan rasa kagum dan bangga karna masih ada wanita yng mau memakai cadar meski tinggal di pinggir kota yg cukup terpencil. Kemudian Aisyah duduk menghadap ke arah kebun yang berada di sisi kiri dari warung itu.

1
Ranny
kok bisa ya Aisha sampai mendekati jendela pesawat 🤦🏻‍♀️
Ranny
cepat banget ya jadi kaya si pak Habib padahal dia itu baru bekerja itu pun cuma jadi pimpinan doang sampai punya ajudan lagi hebat...
Ranny
bodoknya dikau Aisha sampai percaya begitu saja sama orang yg baru di kenal 🤦🏻‍♀️
Ranny
sepertinya tempat itu berbahaya ya
Ranny
mungkinkah pria ini yg akan menjadi suaminya Aisha kelak???
Ranny
cepat sekali ya Aisha dapat pekerjaan baru
Ranny
sungguh mulia hati mu Aisyah 👍
Maulida Hayati
Aduh bagaimana ini Aisyah. Aku inginnya kamu menikah sama Faiz
Maulida Hayati
lanjut Thor
Maulida Hayati
Luar biasa
Maulida Hayati
Kenapa tidak dibaca tanda tangan kontraknya Aisyah?
Muhammad Kevin
cihhh murahan kaya gitu bangga gk merasa ya Thor coba deh cek
Muhammad Kevin
Thor jngn. ngarang cerita lagi ya terlalu jalang di sini lu biluat pemeran utama sosok yang Alimah yang tau tentang agama tapi kok kayak jalang gk cocok tau lu itu bodoh atau idiot
Muhammad Kevin
jalang gk akan bahagia bnr kn Thor Thor aja mendukung apa lagi gua
Muhammad Kevin
astaga lu murahan bngt Thor upss maklum jaman sekarang itu hal biasa ya🤭
Muhammad Kevin
Thor jika kekurangan ilmu agama jngn di sini curhat nya di situ banyak pasantren benah diri lu ya Thor untuk menjadi lebih baik jngn kaya gini malu 🤭
Muhammad Kevin
begini cerita lu apa lu gk ada ilmu agama sedikit pun murahan banget apa lu gk pernah baca novel romantis islami murahan tau Thor makanya sebelum di promosikan di baca dulu 🤭
Muhammad Kevin
cihh suci tapi rasanya kayak jalang gitu
Gandi
Luar biasa
Rusiani Ijaq
jd orang tuh hrs pinter jd biar td tersesat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!