NovelToon NovelToon
Menikah Muda Denganmu 2

Menikah Muda Denganmu 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Duda / Tamat
Popularitas:9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Azra ziya

Sekuel dari 'Menikah Muda Denganmu' sebelumnya. Klik profil jika ingin membaca cerita yang pertama!

Sofia Putri Anggara, gadis berisik yang penuh ide gila di kepalanya. Gadis muda berusia 19 tahun ini harus extra keras meluluhkan hati seorang
duda tampan dan kaya raya bernama Dilan Danuarta.
Duda yang memiliki sikap dingin, tegas dan tak suka dibantah.

Karena sebuah surat peninggalan adik kesayangannya, Dilan terpaksa harus menikah dengan Sofia gadis pilihan sang adik yang sudah meninggal.

Bagaimana kehidupan pernikahan antara gadis sembilan belas tahun dan pria beranak satu ini?
Usia yang terpaut dua belas tahun dan sikap yang bertolak belakang.

Sofia
"Abang akan jatuh cinta sama Sofi!"

Dilan
"Dalam mimpi!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azra ziya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Siang

Boy melangkah masuk ke dalam markas nya, setelah mendapat panggilan darurat dari anak buahnya.

"Apa ular itu kembali?" Tanya Boy pada salah satu anak buahnya.

"Iya bos." Jawab pria berbadan tegap itu.

"Panggil James! aku ingin bicara dengan pria itu, bilang padanya hukumannya sudah selesai."

"Baik bos." Pria itu masuk kedalam ruangan tertutup, lalu ia kembali membawa seorang pria yang terikat dengan tali dan sudah lemah tak berdaya dengan bekas luka di seluruh tubuhnya.

Pria berbadan tegap itu mendorong tubuh James ke hadapan Boy. Ia jatuh tersungkur di depan kaki Boy. Dengan santai Boy melepas tali ikatan di tubuh james.

"Hukumanmu sudah selesai James. Saatnya kamu membalas kebaikan Tuan Dilan dan membalas wanita ular itu." Suruh Boy dengan tatapan membunuh ke arah James.

"Wanita ular? Maksudmu Boy?"

"Wanita yang sudah membuatmu seperti ini James. Raisya mantan kekasihmu." Boy tersenyum merendah.

James menunduk, ia merasa sakit saat mendengar nama wanita itu. Perasaannya sangat tulus pada Raisya sejak dulu, tapi sekarang ia tak tau apa yang akan ia lakukan jika bertemu dengan wanita licik itu.

"Hei ayolah James, jangan terlalu baper! Kuatkan mentalmu untuk membalas rasa sakit hatimu James!" Boy berseringai, ia paham bahwa James sedang berperang dengan batinnya. Antara melawan Raisya atau menghindar. James terlalu baik. Ia bukan pria pendendam. Apalagi jika harus berhadapan dengan seorang wanita. Terlebih Raisya, cinta pertamanya.

"Buang atau bunuh saja aku Boy, aku takut tidak bisa di andalkan. Aku hanya bisa berdoa semoga Nona Sofia dan Tuan Dilan bisa menghadapi Raisya."

Plaakk ... Boy menampar pipi James dengan keras. "Apa kamu seorang pria? Kenapa hatimu selembut kapas James? Aku bisa saja membunuhmu James, tapi bagaimana dengan orang tuamu yang sudah tua? Bukankah kamu tulang punggung James?"

James mendongak ia melihat Boy yang tersenyum licik.

Siapa sebenarnya pria ini? Kenapa dia berbicara tentang orangtuaku?

"Haruskah aku mengatakan pada orangtuamu bahwa kamu menculik anak majikanmu? Lalu memasukanmu ke penjara? Pikirkan James, siapa yang akan membantu menafkahi orangtuamu jika kamu menghilang. Dan aku juga tidak bisa memastikan apa keadaan orangtuamu akan baik-baik saja jika kamu tidak ikut andil dalam rencana ku." Ancam Boy

James gemetar. Ia tau Boy bukan pria sembarangan. "Tolong Boy, jangan di apa-apa kan orangtuaku. Baiklah, aku akan membantumu Boy, tapi tolong biarkan kedua orangtuaku tidak gelisah dan khawatir di hari tuanya. Mereka satu-satunya keluargaku."

Boy menepuk pelan pundak James." Anak baik. Aku suka padamu sekarang James. Jangan khawatir, orangtuamu akan mendapatkan fasilitas yang layak dari

D GRUP. "

James menelan salivanya. Ia sedikit lebih tenang. Boy pergi setelah memberikan instruksi pada semua anak buahnya di dalam markas. Ia menoleh James sebentar sebelum akhirnya keluar dari tempat itu.

Boy memakai kacamata hitamnya dan mengendarai motor gedenya. Ia melaju dengan cepat kembali ke kantor Dilan.

Beban di pundaknya semakin berat sekarang. Raisya dan Eric bukan musuh yang mudah.

Eric memiliki banyak koneksi di bidang yang bermacam-macam. Pria itu terkenal di dunia gelap. Rata-rata anak buah Eric adalah mantan anggota mafia. Boy harus extra hati-hati dalam bertindak kali ini.

Boy sampai di depan kantor Dilan. Ia memarkirkan motornya lalu naik ke lantai atas ruangan Dilan dengan lift.

Boy terperangah kaget saat masuk ke dalam ruangan tuannya itu, pemandangan yang sangat asing di mata Boy.

Sofia dengan segala ke unikkannya asik menyuapi Dilan yang sedang sibuk dengan pekerjaannya di meja kerjanya.

"Eh mas Boy ..." Sapa Sofia saat melihat Boy masuk.

"Maaf Tuan saya pikir tidak ada Nona di sini."

"Tidak apa-apa Boy, bagaimana dengan urusanmu? Sudah beres?"

"Sudah Tuan."

"Baiklah, sekarang makan makanan itu Boy!" Menunjuk makanan yang di bawa Sofia di meja dekat sofa.

Boy menelan ludah. Ia masih trauma dengan makanan yang di suguhkan Sofia.

"Tenang aja mas Boy, itu Sofia beli dari restoran. Atau mas Boy lebih suka masakan Sofi?" Sofia melirik Boy dengan senyuman polosnya.

Ciih ... Anda yakin masakan Anda bisa di sebut makanan Nona? bahkan masakan anak Tk saja mungkin lebih enak di banding makanan yang Anda buat.

"Baiklah tuan, saya akan makan. Oh ya, apa Nona sudah pulang dari kampus? Atau anda sengaja bolos demi mengantar makan siang untuk Tuan?" Tanya Boy yang sedang duduk dan membuka kotak makanan yang di bawa Sofia di meja.

Sofia meletakan makanan yang ia pegang di meja Dilan. Ia menghampiri Boy di sofa.

"Sofi memang pulang lebih cepat hari ini mas Boy, tadinya Sofia ingin ngasih kejutan untuk Suami tercinta Sofia itu, eh sampai di sini Sofia di cuekin. Makanan yang Sofi bawa pun cuma di makan sedikit. Alasannya kenyanglah, sibuk lah." Sofia melirik Dilan yang masih sibuk dengan berkasnya di meja.

Boy dengan cepat bisa membaca situasi. "Benarkah Nona? Sayang sekali, jika saya yang memiliki istri seperti Anda saya pasti akan sangat senang dan bahagia. Memiliki istri yang muda, cantik, juga pandai menyenangkan hati suami. Anda benar-benar gadis yang langka Nona." Boy berkata dengan suara yang agak lantang. Berharap pria yang sibuk di meja kerjanya itu mendengar percakapan mereka.

"Sayang ya mas Boy, Sofia lebih dulu bertemu dengan Abang bukan mas Boy ck ck ck ck." Sofia bersandar di sandaran sofa. Ia memanyunkan bibirnya.

Dilan menoleh dua orang yang sedang membicarakan dirinya itu di sofa.

"Sofia ...," Panggil Dilan dengan nada lembut.

Sofia menoleh ke arah Dilan.

"Iya abang, mau makan?"

Dilan mengangguk, ia beranjak dari duduknya lalu berjalan menghampiri Sofia dan Boy di sofa.

"Fokus pada makananmu saja Boy!" Dilan menatap Boy penuh arti.

Boy dengan cepat merespon. "Baik Tuan."

Dilan duduk di sebelah Sofia, lalu mengangkat tubuh kecil istrinya itu ke atas pangkuannya.

Sofia yang kaget dengan perlakuan Dilan hanya bisa menahan malunya di hadapan Boy yang tak menghiraukan tingkah majikannya itu.

Dilan mengecup sekilas mata, hidung dan pipi Sofia dengan lembut.

"Malu Abang." Ucap Sofia pelan, ia malu di lihat Boy.

"Boy tidak akan melihat, bukankan kamu datang kesini ingin memberi suamimu makan?" Dilan memainkan rambut panjang Sofia, sesekali ia juga mengecup bibir menggoda istrinya itu.

"Oh, Abang mau makan? Ya udah turunin Sofi dulu, Sofia ambil makanan untuk Abang." Sofia hendak turun dari pangkuan Dilan, tapi Dilan dengan cepat mengangkat tubuhnya. Dilan menggendong Sofia seperti anak koala. Ia tersenyum senang melihat pipi merona Sofia.

"Abang mau kemana?"

"Mau makan." Dilan melangkah masuk ke kamar pribadinya tanpa melepas Sofia.

"Makan kok di dalam Abang? Makanannya di situ Abang." Menunjuk makanan di meja.

"Saya tidak suka makanan itu, saya akan tunjukkan makanan favorit saya yang sekarang."

Pintu kamar pribadi itu tertutup. Dilan dan Sofia hilang di balik pintu.

Boy menarik nafas dan membuang perlahan.

Selera makannya tiba-tiba hilang.

Kalian memang keterlaluan, apa saya seperti hama? Haruskah saya mencari pasangan? Oh tidak, saya tidak akan menjadi bucin seperti tuan Dilan.

Boy menggeleng dengan cepat saat ia tiba-tiba membayangkan menjadi bucin seorang wanita.

Kumpulkan amunisi Anda untuk melawan musuh Tuan.

* * *

Makan siang yang tak biasa.

Selamat makan Abang ...😄

Jangan lupa like n vote pembacaku yang baik hati😊

1
Muji Lestari
lucu thorr/Grin/
Nike
bagus
Anie Jung
👍👍👍👍👍👍👍👍😘😘
Ana Wulandari
James ayah kandung lano
Qaisaa Nazarudin
Pinter Sofia,,sekali2 dapat perhatian yg suoer hots di mampaatin aja ya Sofia,,bukannya mudah mendapatkan perhatian kek gitu dr seorg Dilan,Wkwkwkwk🤣🤣🤣👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong Dilan,,Bukan pekerjaan yg di utama kan,,Alhamdulillah Akhirnya Dilan paham tanggungjawab sebagai seorang suami bukan hanya memberi kemewahan doang,,
Qaisaa Nazarudin
#Tamak
Qaisaa Nazarudin
wkwkwk makanya jangan Tamal ular betina👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Dilan???!!Cih dia pikir Eric gak tau kalo iu bulan Dilan,,
Qaisaa Nazarudin
Itu kamu yg menjijik kan rebut istri org bekas org,Dilan mah gak mau,,,
Qaisaa Nazarudin
Hahahaaa akhirnya kamu sadar juga kamu tlah di bodohi😅😅
Qaisaa Nazarudin
Akhirnya kata2 keramat itu keluar juga dr mulut seorang Dilan,,Aku pikir dia masih jaga gengsi nya lagi🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Seharusnya Sofia peluk aja Aldi dgn alesan takut jatuh🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Waaahhh Sofia hebat,pilih bodyguard yg paling cakep,dan naik motor lagi,,Sukses bikin hati seseorang lama kelamaan hare udang 👏🏻👏🏻👏🏻🤣👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Sigitu amat,,Dari awal Aku lebih suka kalo Sofia itu dgn Lucas,,Sofia nya aja yg ngenyel mau sama es kutub itu,BEGO,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Yeesssszzz💪🏻💪🏻💪🏻 bagus Boy,Tuan mu kayaknya mmg harus di cuci otak nya,,👏🏻👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan masih gak berubah sikapnya,,Kamu jgn marah dan nyalahin Sofia kalo Sofia juga selingkuh kayak Raysa🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Walau bagaimana pun James adalah ayah biologist nya Lano,James lebih berhak,,Semoga saja Lano baik2 saja..
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh James kenapa harus sekarang sih??Kenapa gak nunggu setelah pernikahan Dilan aja sih,
Qaisaa Nazarudin
OMG itu pasti pernikahan Dilan dan Sofia…
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!