NovelToon NovelToon
Ayunda, Istri Rahasia Presdir

Ayunda, Istri Rahasia Presdir

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.7
Nama Author: sendi andriyani

Sequel 'SANG PEBINOR'


"Jangan khawatir, aku pasti akan mempertanggung jawabkan perbuatan ku, Ayu."


"Bagaimana bisa aku percaya dengan ucapan mu, Tuan? Sedangkan aku tidak tahu siapa dirimu dan dari mana kau berasal."


Narendra Aksa Sanjaya, pria berwajah tampan yang tidak sengaja merenggut kesucian seorang gadis lugu nan polos yang berasal dari desa.


Ayunda Maishika, gadis desa yang memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar untuk mencari pekerjaan. Tapi, baru beberapa hari saja dia berada di kota itu, dia sudah kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupnya karena sebuah jebakan!


Akankah Naren bertanggung jawab dengan apa yang sudah dia perbuat? Sedangkan dirinya belum selesai dengan masa lalu nya. Simak cerita nya, hanya disini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sendi andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - Mencari Cincin

"Cantik.." Puji Naren, dia tersenyum menatap wajah Ayunda yang memerah karena malu. Dia tidak pernah di tatap seintens itu oleh lawan jenis, baru kali ini dia melihat tatapan seperti itu dari Narendra.

"Ayu, cantik sekali kamu."

"Iya, Ayu memang cantik seperti nama nya." Ucap Naren membuat wajah Ayunda semakin memerah saja di buat nya.

"Wah, lihat wajah Ayu merona dong. Lucu sekali." Celetuk Melisa.

"Sudah, Mi. Jangan godain calon istri Naren, lihat tuh dia malu." Ucap Narendra sambil merangkul gadis itu dari belakang. 

"Haha, ya sudah. Kalian mau berangkat sekarang?"

"Iya, Mi. Sekalian makan malam di luar."

"Hmm, tapi pulang nya jangan terlalu larut ya?" Nasehat Melisa, Naren menganggukan kepala nya dengan senyuman kecil yang menghiasi sudut bibir nya. 

"Hati-hati di jalan nya, jangan ngebut bawa mobil nya." Peringat Melisa lagi dan langsung di iyakan oleh Naren.

"Iya Mami ku." Jawab Naren sambil berjalan menjauh. 

Narendra membukakan pintu untuk Ayunda, setelah memastikan gadis itu duduk dengan nyaman, barulah dia memutari mobil nya dan duduk di balik kemudi dengan nyaman. Tapi, Naren malah salah fokus karena tangan Ayunda yang terbelit oleh seatbelt. 

Pria itu terkekeh kecil, lalu membantu Ayunda membuka tali itu dari tangan sang gadis.

"Seatbelt di pake nya dari sini, sampai pinggang. Tangan kamu gak termasuk, sayang ku." Ucap Darren sambil tersenyum.

"Maaf, aku coba memasang nya sendiri tanpa bantuan. Tapi ternyata malah terlilit gini, yang."

"Gapapa, belajar lagi ya. Setelah ini kamu akan naik turun mobil kok, sama aku." Jelas Naren sambil tersenyum kecil. Pria tampan itu mengecup singkat kening Ayunda dengan lembut, lalu mengemudikan kendaraan roda empat nya itu menjauhi rumah milik Arvino. 

"Lho anak-anak pada kemana, Mi?" Tanya Arvin, dia baru saja pulang dari kantor tapi di gerbang mobil nya berpapasan dengan milik Naren yang malah keluar menjauhi rumah.

"Kenapa memang nya, Pi?" Balik tanya Melisa.

"Tidak, hanya saja mereka kan calon pengantin tapi masih keluar-keluar gitu, Mi. Harusnya udah di pingit mereka tuh, ini malah keluar berduaan lagi." Omel Arvin membuat Melisa tertawa. Dia selalu suka saat melihat suami nya mengoceh seperti ini, saking cepat nya omelan pria itu hingga hampir lupa bernafas. Omelan nya itu lebih cepat hampir menandingi rapper terkenal. 

"Cepet amat ngomong nya, Pi. Kenapa dulu gak jadi rapper aja sih? Hahah.."

"Diem, Mi. Jawab dulu pertanyaan Papi, di tanya malah balik nanya." Ucap Melisa sambil memeluk Melisa dari belakang. 

Mereka sudah menikah belasan tahun bahkan puluhan tahun, tapi sampai sekarang mereka tetap harmonis seperti layaknya pasangan yang baru menikah. Tidak pernah ada perdebatan sama sekali, bahkan untuk hal se sepele apapun.

Karena Arvin selalu memilih untuk mengalah dari pada harus bertengkar, dia tidak suka apalagi jika harus berdebat dengan istri nya. Nyaris tidak pernah, itulah yang membuat hubungan mereka masih romantis hingga sekarang. 

"Mau nyari cincin kawin, Pi." 

"Ohh, begitu ya? Buat acara besok sudah siap, Mi?" Tanya Arvin sambil mendusel di ceruk leher sang istri.

"Sudah, hari ini mereka mulai nyicil buat bikin pelaminan nya katanya."

"Hmmm, ya sudah." Jawab Arvin sambil mengecupi wajah sang istri dengan mesra.

"Isshh, Papi kenapa sih? Kok sedari tadi terus aja cium-cium, basah tahu!" Kesal Melisa. 

"Hehe, kangen soalnya, Mi." Jawab Arvin sambil tersenyum kecil. Sedangkan Melisa sudah mendelik kesal ke arah suami nya itu.

"Kangen apa sih?"

"Yuk, mumpung anak-anak lagi keluar."

"Ayok kemana sih, Pi? Gak liat ini aku lagi masak?" Tanya Melisa, dia sedang mencuci sayuran karena hari ini dia akan memasak tumis kesukaan suami nya, pakcoy yang di campur dengan udang dan cumi-cumi. 

"Nanti aja masak nya, bentar kok. Yuk, udah lama gak main." Bujuk Arvin membuat Melisa akhirnya mau tak mau dia harus melayani suami nya. Memang sudah cukup lama kedua nya tidak melakukan ritual rutin ala sepasang suami istri, karena faktor U seperti nya. 

Arvin juga sering merasakan encok di pinggang nya saat sedang bermain, jadi nya itu yang membuat Arvin dan Melisa jarang bermain. 

Pria tampan itu pun membopong tubuh sang istri ke kamar, membuat Melisa tertawa karena bisa-bisa nya pria itu menggendong nya, padahal dia sering mengeluhkan sakit pinggang dan merengek meminta di pijit, tapi sekarang malah sok-sokan gendong dia segala, kan jadi nya lucu aja gitu.

Sedangkan di tempat lain, Naren dan Ayunda baru saja sampai di sebuah toko perhiasan yang di rekomendasikan oleh Mark, Asisten Narendra. 

"Sayang, kamu suka yang mana?" Tanya Naren. 

"Hmm, semua nya bagus." Jawab Ayunda, dia sendiri kebingungan harus memilih yang mana. Di mata nya, semua nya juga bagus.

"Bagaimana kalau yang ini, sayang?" Naren menunjukkan sepasang cincin berwarna silver yang terlihat sangat cantik. 

"Ini bagus, sayang." Jawab Ayunda sambil tersenyum kecil.

"Jadi gimana yang ini aja?"

"Iya, sayang. Ini aja, udah bagus banget." Jawab gadis itu sambil tersenyum kecil. Narendra pun memberikan sepasang cincin itu pada staff yang bertugas.

"Saya ambil yang ini cincin nya."

"Baik, silahkan selesai kan administrasi nya di sebelah sana, Tuan dan Nona." Naren pun tersenyum lalu pergi ke bagian pembayaran. 

Oke, masalah cincin kawin selesai. Saat ini kedua nya pun pergi ke restoran untuk makan malam dulu. Mereka memesan makanan yang cukup beragam agar tidak bosan. 

"Enak makanan nya, sayang?"

"Enak banget, sayang. Makasih udah ngajakin makan disini."

"Iya, sama-sama. Nanti aku bakalan sering ajakin kamu makan di tempat-tempat yang sering aku datengin, plus makanan nya enak-enak." Ucap Naren sambil tersenyum menatap Ayunda yang sedang makan dengan lahap. 

Ayunda terlihat sangat menggemaskan saat mengunyah, apalagi saat pipi nya menggembung berisi makanan yang baru saja dia makan dan mengunyah nya dengan cepat, bahkan hingga belepotan karena saus steak yang baru saja dia makan.

Naren mengusap sudut bibir Ayunda dan menghisap jari nya, Ayunda terlihat terkejut. Dia tidak paham dengan apa yang di lakukan oleh Naren.

"Bibir kamu belepotan kena saus steak nya, sayang."

......

🌻🌻🌻🌻

1
Deistya Nur
keren semangat terus yaa ka, ditunggu karya terbarunya 👍💪😍
DeevaSabiru
apa gak ada cct ya diruangnny
Hari Saktiawan
visual Nya mana
Hari Saktiawan
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Wilt//Rose//Wilt//Rose//Rose//Rose/
Hari Saktiawan
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
dhedoy wahyudi
Lumayan
dhedoy wahyudi
Kecewa
Istrinya Jungkook🌻: kamu baik-baik aja, Mbak?
total 1 replies
Uneh Wee
ini lah ahir cerita bhgia dan sedih ...mksih. ka
Pasrah
gak tau tapi masih nungguin ya
Pasrah
ini udah akhir ceritanya gak ada keinginan untuk di lanjutkan cerita anak "nya ya,kan istrinya Mark belum lahiran ya thor
haluan'nya Markutet
ka sen gak ada bonus kah ka ?
Istrinya Jungkook🌻: sudah ending kak😁
total 1 replies
Pasrah
smg ayah ibunya ayu udah tenang sekarang ya karna udah ziarah, lanjutkan lagi ya thor 👌💪💪🌹🌹🌹👍🫰
Pasrah
kenapa aku baca cerita yg bagian ini jadi nangis ya mungkin karena aku juga udah gak punya orang tua juga
Uneh Wee
narendra emang baik dia ...ayu selalu bahagia
Pasrah
lanjutkan lagi dong thor 👌💪💪🥞🧇🍨🍓🫐🍒
Pasrah
smg Narendra dan keluarga nya sehat terus ya dan bahagia sll 👍
Pasrah
ttp semangat berkarya, sehat terus di lancarkan rejeki nya ya,di tunggu lagi OK 👌💪💪🍔🍹🍏🍊🍒
Pasrah
kasian banget aku yg baca udah banjir air mata lho thor sedih banget soalnya
Uneh Wee
lanjut ka
Pasrah
smg author sehat terus di lancarkan rejeki nya dan makasih banyak buat cerita nya ya 👌💪💪💪🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!