NovelToon NovelToon
Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Status: tamat
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Obsesi / Romansa / Tamat
Popularitas:505.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurmay

George Elvano Abraham pria berparas tampan dan berkarisma. Namun siapa sangka kalau di balik ketampanannya itu dia adalah seorang pria yang kejam dan tidak mengenal ampun pada musuhnya, karena memang dia adalah ketua Mafia Sisilia Italia.


Seorang wanita cantik yang terus saja menganggu dia karena kerap datang di mimpi-mimpinya yang bahkan Elvano tidak mengenal nama dan tinggal dimana wanita itu.


Karena merasa penasaran dengan wanita yang berada dalam mimpi itu, akhirnya Elvano mencoba untuk mencari tahu keberadaannya karena hatinya sudah benar-benar ingin memiliki wanita itu.


Alisha Purnama Gadis yang sangat manis juga baik hati. Bahkan ia selalu terima dengan ikhlas atas perlakuan buruk kedua orang tuanya. Ingin menghindar pun ia tidak mampu karena memang dia tidak memiliki siapapun di dunia ini kecuali mereka.


Simak ceritanya yuk. Akankah Elvano akan menemukan wanita pengganggu mimpinya itu? dan bagaimana nasib Alisha selanjutnya?


Jangan lupa! vote, komen dan likenya ya🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bulan Madu?

Klik!

Pintu dibuka Elvano, bibirnya tersenyum pada Alisha yang sedang menyesap susu yang masih di tangannya. Mata bulat Alisha di tambah sisa susu berbentuk bulan sabit di bibirnya

membuat elvano menahan tawa karena merasa gemas

Alisha meletakkan gelas susunya di meja riasnya yang bahkan belum pernah dia gunakan serangkaian make up yang tersimpan di sana, menatap Elvano tanpa berkedip bahkan sampai Elvano duduk di depannya dengan posisi yang berlutut, dia tidak sama sekali bergeming.

''Minum pelan-pelan tidak ada yang akan mengambilnya darimu.'' Elvano menyeka sisa susu itu dengan ibu jarinya dan kemudian memasukkan jarinya ke mulutnya sendiri, sehingga membuat Alisha bergidik geli.

''Tuan itu kan bekas bibirku!''

''Biarkan saja, toh rasanya sama-sama manis,'' sahut Elvano dengan santai.

Dan sahutan Elvano membuat Alisha tersipu malu, dengan pipinya yang memerah juga hidungnya yang seperti warna buah ceri.

''Lusa aku ada perjalanan bisnis ke Maroko, kamu mau ikut?''

''Aku ikut? di mana itu Maroko, jauh kah?''

''Tidak, hanya membutuhkan sekitar 5 jam perjalanan saja.''

Mata Alisha melebar.

''Wah! berarti jauh ya. Apa boleh aku ikut?''

''Tentu, kalau kamu menginginkannya.''

''Naik mobil?''

Elvano mendengus pelan, karena banyaknya pertanyaan yang keluar dari mulut Alisha, tapi tidak membuat dia kesal barang sedikit pun.

''Kita akan naik pesawat. Bagaimana mau?''

Mata Alisa berbinar mendengar kendaraan yang akan mereka taiki.

''Naik pesawat? tapi aku pernah mendengar kalau naik pesawat itu harus mempunyai paspor dan identitas lainnya, sedangkan aku tidak memiliki salah satu dari itu.''

Yang semula berbinar seketika wajahnya berubah sendu.

Elvano tersenyum karena gemas mendengar celotehan Alisha yang sangat polos terlebih lagi melihat wajah murungnya.

''Kau hanya perlu diam dan duduk manis di sampingku, untuk paspor dan identitas lainnya itu semua sudah ku urus.''

''Benarkah? kalau begitu aku mau ikut!''

Jawabnya kemudian dengan sangat excited

*

Disinilah mereka berada sekarang, di kursi penumpang, pesawat milik Elvano pribadi. Dengan sangat kampungannya, bahkan Alisha tidak henti-hentinya terus berdecak kagum dengan furniture yang ada di dalam pesawat.

Kursi yang luas, TV yang berada tepat di depannya, pijatan kaki bahkan setiap beberapa menit sekali ia disuguhkan berbeda-beda minuman dan makanan.

''Kenapa pesawat ini berbeda dari apa yang aku lihat di TV?'' gumam Alisha yang terdengar oleh Elvano.

''Apa kau menginginkan sesuatu?''

''Eh? tidak Tuan.''

''Kamu bisa pergi ke kamar jika mengantuk.''

''Kamar? disini ada kamar juga?''

''Tentu saja.''

''Wah keren.''

Karena lelah dan mungkin saja karena merasa pusing, akhirnya Alisha pun tertidur di kursinya, dengan kepala yang bersandar di pundak Elvano.

Dengkuran halus terdengar di telinga Elvano, suara yang menurut Elvano sangatlah lembut dan merdu walaupun hanya sebuah dengkuran. Tapi dia sangat menyukai itu.

5 jam berlalu perjalanan pun usai. Ya, mereka akhirnya mendarat di tanah bandara Maroko. Melihat Alisha yang masih tertidur pulas di kursinya membuat Elvano tidak tega untuk membangunkan, dan akhirnya pun memilih membawa Alisha dengan menggendongnya.

Erik dan teman lainnya yang juga ikut di pesawat pribadi miliknya, hanya bisa menggelengkan kepala karena sikap Elvano yang terlihat romantis yang bahkan belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Terutama dengan Bima. Yang sudah dari tadi menatap dengan tidak suka melihat Alisha yang berada di pelukan Elvano. Dan itu pun disadari oleh Erik yang mendapat perintah dari Elvano untuk mencari tahu, kenapa Bima bersikap aneh dua hari yang lalu.

Sebenarnya Erik sudah menyadari itu sejak lama sejak pertama kali Bima melihat Alisha dan di saat itu pula Bima pernah berdebat padanya soal Alisha yang akan dinikahi Elvano. Tapi Erik tidak sama sekali berpikiran jauh karena memang sifat Bima yang terkadang misterius, dan secara kebetulan elvano pun meminta padanya untuk mencari tahu akan sikap aneh dari Bima.

Erik tidak menyukai adanya pertengkaran terlebih lagi di dalam circle mereka, dan bisa dibilang Elvano, Erik, Bima dan Dion adalah 4 pria yang menjalin persahabatan sudah sejak lama, bahkan sejak saat mereka masih menduduki bangku sekolah pertama.

Dan Erik pun tidak mau langsung mengatakan apapun pada Elvano, sebelum dia benar-benar mengetahui apa sebenarnya yang Bima pikirkan.

''El, kalian berdua bisa ke hotel yang sudah aku siapkan. Kami bertiga akan menyusul karena ingin mengerjakan sesuatu,'' ucap Erik pada Elvano yang masih menggendong Alisha dan hanya menganggukan kepalanya lalu kembali melangkah pergi menuju mobil yang sudah menunggunya.

''Tapi, Rik!'' Bima menyela seakan tidak setuju dengan apa yang Erik katakan, tapi dengan cepat Erik menarik tangannya menjauh dari Elvano sebelum elvano mendengar apa yang Bima akan katakan.

''Sudahlah Bim, mereka pengantin baru mereka butuh privasi dan mungkin saja Elvano sengaja mengajak Alisha ke sini untuk sekalian berbulan madu,'' seru Dion dan diangguki oleh Erik yang menyetujui apa yang Dion katakan.

Bima mendengus kesal karena apa yang Dion katakan itu membuat dia hatinya tidak nyaman.

Di mobil, Elvano yang tidak hentinya memandang wajah Alisha yang tertidur bak bayi perempuan yang tertidur di pangkuan sang ayah, lucu dan menggemaskan itulah yang menggambarkan wajah Alisha saat ini.

Musim seperti sedang mendukung kedatangan pengantin baru itu. Dikarenakan Maroko berada jauh di utara garis khatulistiwa, dan memiliki empat musim dan secara kebetulan kedatangan Elvano dan Alisha seperti mendukung suasana, karena musim saat ini adalah musim gugur, musim di mana keromantisan bagi para pasangan.

1
Adila Ahmad
bgus
Rifana Sitorus
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Astaga ku pikir Vano pria yg suci,Aku pernah baca beberapa novel ttg kisah Mafia,Semua kejahatan dia lakukan KECUALI menyentuh wanita,Bahkan dia masih Perjaka,Kesucian dirinya dia persembahkan hanya utk isteri nya,Tapi Vano?? Hmm sampai di sini kekaguman ku, Sekarang aku langsung ilfil,Wakaupun wajar2 aja pria kayak Elvano celap celup,Tapi kok aku gak rela,sama pikiran ku dgn Bima..
Qaisaa Nazarudin
KIRAN?? SIAPA KIRAN??🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Kan Vano sudah bertanya tadi sebelum memperkosa kamu,Kamu juga sudah menjawab dgn jujur, Antara kamu dan Deva tdk melakukan apapun,Dasar Vano aja yg gak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Bawak Alisha untuk melihat apa yg Vano lakukan sekarang..setelah itu terserah Alisha mau bagaimana..
Qaisaa Nazarudin
Mampos kau Vano BODOH..Selamat berjuang kembali untuk memenangkan hati Alisha kembali..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Elvano jangan sampai kau menyesali nya setelah kamu memperkosa Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Vano udah tau Deva itu orangnya seperti apa,Masa ia Vano percaya kata-kata nya begitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Nah shock kan kamu Alisha,Makanya jangan polos2 banget,baru juga ketemu,udah percaya gitu aja,Ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Garang banget babang Erik..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah semoga Elvano cepat sembuh,Dengan kejadian ini Semoga Alisha gak bikin ulah lagi ya..Kamu gak tau aja betapa takutnya Vano kehilangan kamu..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 Noh Erikk shock kan kamu...😂😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
ORANG BUCIN EMANG SEPERTI ITU RICK,SABAR YA..🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏 Mampos kau Jalang...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkk Alisha mana ada MURAHAN nyerahlan dirinya kek gitu,Yang ada Vano yg Alisha tendang,Vano sadar Vano dia bukan Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Vano salah orang,Nih cewek kenapa juga berani banget masuk sarang macan,Yang ada setelah Vano sadar kamu yg di bunuh nya,Bukannya mension itu di jaga ya,kenapa orang2 gampang sekali keluar masuk tanpa perintah dari Vano?? 🤔🤔🤔🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👏👏👏Wiooww HEBAT sandiwara Deva,Langsung ketemu aja bibi nya Alisha..🤣🤣🤣🤣 Berapa tuh bayarannya??
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Alisha Bodoh..Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut singa..
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata ada CCTV nya,ku pikir gak ada CCTV,Kenapa gak di chek dari tadi,malah ngamuk di sana sini,Ogeb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!