NovelToon NovelToon
Rahasia Si Gadis Culun

Rahasia Si Gadis Culun

Status: tamat
Genre:Mafia / Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:943.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: UQies

Menceritakan tentang seorang gadis bernama Rachelia Edward yang harus hidup dengan menyembunyikan identitasnya karena sebuah perselisihan yang dapat mengancam nyawanya.

Ketika ia berusia 19 tahun, terungkap fakta mengejutkan mengenai kematian orang tuanya. Dengan berbekal kemampuan IT yang ia miliki, Michel mulai menjalankan rencana balas dendamnya. Namun, di tengah rencana, Michel justru di pertemukan dengan Calvin Archer, pria yang berhasil mencuri hatinya, namun memiliki rahasia yang berhubungan dengan misi balas dendam Michel.

Lalu manakah yang akan di pilih Michel, cinta atau misi balas dendam?

Yuk baca cerita lengkapnya.

Sebelum baca jangan lupa subscribe/favorite, dan tinggalkan jejak like dan koment yah agar Authornya semangat 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UQies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 Bertemu Ibu

Beberapa mobil merah kini ikut berhenti di belakang mobil Michel. Empat pria bertubuh kekar keluar dari mobil yang berhenti di depan mobil Michel.

"Siapa mereka Rachel? apa kamu mengenalnya? sepertinya tadi mereka menolong kita." Thomas memperbaiki duduknya dan hendak melepas sabuk pengamannya.

"Aku juga tidak tahu, pak. Sebaiknya bapak menunggu disini saja, biar saya yang keluar," ujar Michel sembari melepas sabuk pengamannya dan keluar dari mobil.

"Nona muda," ucap ke empat pria itu sambil menunduk saat melihat Michel keluar dari mobilnya.

Michel mengernyit bingung, ia lantas menoleh kesana kemari untuk mencari orang yang mereka panggil nona muda.

Melihat reaksi Michel yang terlihat bingung, salah satu pria yang bernama Morgan berjalan mendekati Michel. "Akhirnya kami menemukan anda nona muda," ucapnya menatap Michel.

"Aku?" tanya Michel heran sambil menunjuk dirinya sendiri.

"Benar, kami sudah lama mencari keberadaan anda nona Rachelia Edward," tukas Morgan memperjelas.

Michel terkejut saat menyadari mereka mengetahui identitas aslinya. "Siapa kalian? kenapa memanggilku dengan sebutan nona muda? aku bukan nona kalian!" selidik Michel.

"Jika nona ingin tahu siapa kami, tolong ikuti kami sekarang," jawab Morgan lalu berbalik dan masuk kembali ke dalam mobil diikuti dengan 3 pria lainnya.

Michel nampak berpikir sejenak, "ya sudahlah aku ikut saja, sepertinya ini bisa berguna dalam menyelesaikan misiku," lirihnya lalu masuk kembali ke dalam mobil dan mulai melajukan mobilnya mengikuti mobil merah di depannya, sedangkan beberapa mobil lain mengikut dari belakang seolah sedang mengawal mobil Michel.

--

Di tempat lain, setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, kini mobil yang ditumpangi Calvin sampai di sebuah desa kecil yang gelap. Tidak ada lampu, hanya ada pelita yang menyala di dalam rumah warga, bahkan sebagian rumah warga sudah gelap.

Calvin melirik arlojinya, waktu telah menunjukkan pukul 09.30 malam. Sudah 15 menit Calvin hanya berdiri di samping mobilnya seraya menatap sebuah rumah kecil yang ia curigai sebagai tempat tinggal ibunya.

"Apa yang sebenarnya ibuku lakukan? bukannya hidup nyaman di mansion, malah tinggal di gubuk reot seperti ini?" batin Calvin.

Benar, rumah yang ada di sana memang hampir semua terbuat dari anyaman bambu, tempat mereka yang terpencil, di tambah penghasilan mereka yang hanya sebagai petani kecil membuat rumah anyaman bambu adalah sebuah aset berharga bagi mereka disana.

Tak lama kemudian, seorang wanita paruh baya keluar dari rumahnya untuk mengambil pakaian yang ia jemur dan lupa ia ambil sore tadi. Wanita itu nampak cantik, namun tubuhnya yang begitu kurus membuatnya terlihat menyedihkan.

"Tuan, itulah ibu anda, ibu Rossa," lirih Lisa, seorang asisten rumah tangga yang ikut dibawa oleh Calvin. Meskipun gelap, namun karena cahaya lampu mobil yang terang, membuat wajah Rossa dapat terlihat.

Dan karena cahaya lampu mobil itu juga, perhatian Rossa kini tertuju pada sebuah mobil yang terparkir di depan rumahnya. Rossa mengernyitkan alisnya sembari mendekati mobil itu, ia penasaran siapa yang saat ini ada di mobil, sebab mobil masuk di desa ini adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi.

Mata Calvin berkaca-kaca tatkala Rossa berjalan mendekatinya, kini wajahnya nampak sangat jelas di hadapannya.

"Maaf nak, cari siapa yah?" tanya rossa dengan sopan. kepada calvin yang saat ini berada di luar mobil, sementara yang lain tetap diam di dalam mobil.

Bukannya menjawab, Calvin hanya menatap sendu wajah Rossa. Wajah yang sangat mirip dengannya dan dia sadar akan itu, wajah yang tidak pernah sekalipun ia lihat sejak lahir, bahkan wajah dari wanita yang ia kira telah meninggal.

"Nak?" tanya Rossa kembali membuyarkan lamunan Calvin.

Entah kenapa malam ini, di hadapan wanita paruh baya ini, Calvin seolah tidak bisa berkutik, lidahnya kelu, bahkan otaknya seperti sedang blank. Namun beberapa detik kemudian, suara seorang pria terdengar memanggilnya.

"Calvin"

Refleks Calvin menolak ke belakang. "Paman Roby?" lirihnya.

"Calvin?" Rossa mengulang nama Calvin lirih, membuat Calvin kembali menatapnya.

Rossa semakin mendekati Calvin yang diam mematung di tempatnya. Di tatapnya lekat-lekat wajah pria muda di hadapannya, "Benar, dia sangat mirip denganku," batin Rossa. Ia merasa bahwa pria muda yang ada di hadapannya ini adalah putranya, apalagi setelah mrndengar nama Calvin.

Rossa mengulurkan tangannya ingin menyentuh wajah putranya, dan tidak ada sama sekali penolakan dari Calvin, seketika air matanya luruh ke pipinya. "Calvin?" ucapnya sekali lagi membuat Calvin tak lagi dapat menahan air matanya. Calvin tidak pernah bertemu dengannya, bahkan ia tidak pernah merasakan kasih sayangnya, namun entah kenapa air matanya luruh begitu saja saat pertama kali bertemu dengannya.

Tubuh Rossa mulai bergetar, air matanya kian mengalir, air mata yang ia sangka dulu sudah habis akibat selalu menangisi kepergian putranya kini seolah tumpah ruah di hadapan putranya.

"Kamu Calvin putraku kan?" tanyanya kembali disela isak tangisnya.

Calvin dengan gerakan refleksnya mengangguk lemah saat merespon pertanyaan Rossa. Tanpa berbicara lagi, Rossa lalu menghambur memeluk putranya yang sangat ia rindukan sejak lama, tubuhnya bergetar, suara tangisannya semakin pilu membuat siapa saja yang mendengarnya ikut merasa terluka.

Bagaimana tidak, seorang ibu yang baru saja bertaruh nyawa untuk melahirkan anaknya ke dunia, bukannya dapat memeluk anaknya dengan penuh cinta, Rossa justru tak mendapat kesempatan itu, sebab putranya yang baru lahir langsung di ambil paksa oleh mantan suaminya dan tidak pernah diizinkan bertemu dengannya. Susah payah Rossa melewati hari-harinya yang penuh dengan luka dan rindu.

Tubuh Calvin seperti patung yang tak bisa bergerak, ingin sekali ia membalas pelukan sang ibu, namun ia tidak mampu menggerakksn tubuhnya.

"Aku sangat merindukanmu,"

-Bersambung-

1
christin novip
Setting cerita awal di indonesia kan ya ?
Jarak tempuh indonesia ke washington dc itu setau saya sekitar 23jam. Apa iya, indonesia washington cuma 14jam ? hanya koreksi aja sih ..maaf ya 🙏
Shee_👚
jangan pelit² suara morgan tar di tikung orang lagi😂😂😂
Shee_👚
pada hal q mendukung sama abang morgan
Shee_👚
Frans anak Damon ini
Shee_👚
jangan² si franz anaknya Donald
Omah Tien
bihung ya anak nya baik bapak nya jahat
Omah Tien
harus nya semua di kasi belajar menebak pedang ini dr kecil cuma belajar gitu aja 4 orang aja hampir g bisa payah cumatau iti aja
Omah Tien
bdoh nya ko semua orang di ks tau umur nua bego
Omah Tien
jd malas baca nya
Omah Tien
serem ketemu anak musuh g enak kalau pacaran sm anak musuh
Toko Arezky cianjur
seru nih
Eskael Evol
apakah Marie seorang mafia
Eskael Evol
syukur lah penantian Calvin berubah manis
Eskael Evol
wah! papa Edward kocak juga
Eskael Evol
syukur lah ahirnya runtuh juga tembok penghalang
Eskael Evol
keren thor good job👍🙏❤💪
Eskael Evol
sabar ya babang Morgan
Eskael Evol
Calvin selalu di garda terdepan
Eskael Evol
waduh kabur penjahatnya
Eskael Evol
mampukah Calvin mengambil hati Edward
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!