"Saya akan tanggung jawab, dan akan nikahin kamu!"
"Maaf...saya tidak mau menikah dengan bapak bapak.", ketus Ayka.
Gadis itu memperhatikan pria tampan tetapi sedikit tua dari atas ke bawah.
"Ckk...belagu!! saya bukan bapak bapak!!"
Gertak Kaindra tidak mau kalah, emosinya sudah di ubun-ubun mendengar nyanyian dari gadis di depan nya.
"Oh bukan bapak bapak!! kalau begitu Om Om Casanova!!"
"Shitttt!!!"
"Dengerin Ayka Hermawan...saya bukan Casanova!!"
"Bukan Casanova, lalu apa?? player?? atau tukang celap celup tidak jelas??", geram Ayka lagi.
"Saya bukan pria be*jad yang hobinya keluar masuk lubang, dan celap celup sembarangan, tetapi hanya bermain lima jari saja!!"
"What!!! shintingg!!"
Bagaimana nasib cinta satu malam yang terjadi karena ketidaksengajaan antara Ayka dan Kaindra, yang diketahui adalah seorang guru dan murid??
Apakah Kaindra berhasil menikahi Ayka??dan dapat hidup bahagia??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Bisa Lari
Papah Hermawan menghentikan langkah kaki Ayka, beliau belum selesai bicara tetapi... Ayka sudah pergi dari sana.
Ayka yang mendengar teriakan dari Papah nya, langsung menghentikan kakinya, kemudian ia menoleh ke arah Papah Hermawan.
"Keputusan Papah sudah bulat, kamu akan Papah jodohkan dengan anak teman Papah, dan nanti malam siap siap, mereka akan datang ke sini...."
Nanti malam?? ini saja sudah jam lima sore, mau malam yang bagaimana lagi??
"Pah.. aku tidak mau!!", tolak Ayka lagi.
Apa apaan main Perjodohan, apalagi tidak tau siapa laki laki yang akan bersamanya. Iya kalau laki laki itu baik dan sayang, soal cinta urusan belakangan....lah kalau seperti Kaindra....
Astaga.... mengapa aku malahan memikirkan guru BK yang songong dan suka nyelup sih....
Tidak sadar kalau Ayka malahan teringat dengan Kaindra, laki laki yang menyebalkan dan menambah daftar urutan musuh bebuyutan Ayka., dan juga...laki laki itu yang sudah merenggut perawan nya.
"Oke,. kalau begitu.... Kamu tinggal pilih...ikut Mamah atau ikut Papah??? dan terbebas dari perjodohan...."..
Ucap Papah Hermawan, ia sedikit memaksa. Karena beliau bagaimana pergaulan Ayka dan Papah Hermawan yakin kalau Ayka tidak akan mau tinggal bersama dengan Papah atau Mamah nya.
"Gila!!!"
Tidak mungkin ia menerima perjodohan, tetapi... tidak mungkin juga kalau ia memilih untuk tinggal bersama salah satu orang tuanya.
Tidak ada pilihan lain lagi, Ayka terpaksa menerima perjodohan. Tetapi, ia sudah punya rencana malam ini supaya Perjodohan itu gagal, yaitu dengan mengatakan sejujurnya pada laki laki yang akan dijodohkan dengan nya kalau ia sudah tidak perawan...dan setelah itu perjodohan otomatis batal.
"Terserah Papah...."
Akhirnya, itu yang keluar dari mulut Ayka, kemudian ia kembali melanjutkan langkah kakinya untuk menuju ke kamar.
"Mawan, apa tidak terlalu cepat kalau nanti malam keluarga Mas Juno datang ke sini??"
Mamah nya Ayka kaget juga dengan keputusan yang dibuat Papah Hermawan, dan itu tidak seperti rencana awalnya.
"Tidak juga, kalau bisa malahan secepat nya mereka menikah'. Kamu tau sendiri bagaimana kelakuan Ayka di luar rumah. Kalau ada suami, pastinya bisa menegur dan menjaga nya...."...
"Tapi....?"
"Tidak ada tapi tapian, semua keputusan ada ditangan ku.."
. Tidak bisa dibantah lagi, Papah nya Ayka memang seperti itu, terlalu memaksakan kehendak tanpa berpikir lebih dulu.
Beliau kemudian menghubungi Papi Juno, dan meminta nanti makan malam di rumah ini, sekalian dengan acara pertunangan Ayka dan Kaindra juga.
Di kediaman Harjuno, Papi Juno terlihat bahagia sekali. Bahkan ia begitu semangat dan tidak sabar untuk bertemu dengan calon menantunya.
Tidak masalah kalau malam ini harus melamar putri tunggal Hermawan, bahkan kalau perlu...langsung saja akad nikah.
Papi Juno bahkan sudah menyiapkan cincin pertarungan untuk Kaindra dan Ayka, yang tentu saja harganya tidak main main, dan juga beberapa hadiah untuk calon menantunya.
Kalau orang lain pasti nya akan kalang kabut mempersiapkan semua ini, apalagi mendadak. Tetapi, untuk Papi Juno tidak... kekuatan uang bisa merubah segala nya
"Ndra... Indra...",
Papi Juno yang mendapat kabar dari Papah Hermawan, segera ke atas untuk menemui Kaindra, dan mempersiapkan diri.
Meskipun semua sudah siap, tetapi....pemeran utama nya adalah Kaindra, siapa tau laki-laki itu akan kabur saat acara nanti malam.
"Ada apa Pi??"
"Siapkan dirimu, jam Tujuh nanti kita akan makan malam di rumah Ayka, sekaligus kalian bertunangan."
Yess.... kamu tidak akan bisa lari Ayka....
sudah waktunya kebodohan di akhiri