Sila, adalah gadis 17 thn yang hidup di desa bersama nenek dan paman pamanya di sebuah perkampungan. Karena sejak berumur 2 thn, dia sudah di tinggalkan oleh kedua orang tuanya karna bercerai. Dan semenjak itupun hidupnya seketika menjadi malam yang tak ada habisnya.
Pada saat kelulusan SMAnya dia tidak terlihat bahagia,karna tak ada satupun orang yg menemaninya datang kesekolah. Karena paman ,bibi,dan neneknya tidak perduli terhadapanya . Karena mungkin di pemikiran keluarganya itu sila hanya sebuah beban!.Saat itu juga , setelah lulus dari sekolah nya, hati sila bertekat untuk pergi merantau mencari pekerjaan. Supaya dia bisa menghidupi dirinya sendiri tanpa merepotkan orang lain..
Malam sebelum sila brangkat merantau,sila pun berpamitan dengan neneknya, sekedar meminta izin.
"Nek besok aku akan pergi merantau ke Jakarta ,Sila ingin meminta izin sama nenek , dan juga tolong doain sila biar betah disana ya nek." Ucap Sila dengan tatapan sendu.
"Mau kerja kamu Sil. Ya bagus lah kala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aminah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Kembali eps 33
"Ngga bu,Sila ngga akan sanggup memperkenalkan Hanan dengan ayah nya,aku takut Hanan akan ikut dengan ayah nya dan meninggalkan aku bu,aku juga takut sifat Hanan akan mengikuti sifat ayah nya" ucap sila tanpa melihat ke arah ibu
"tapi bagaimanpun juga Hanan butuh sesosok ayah Sila,kalau kamu ngga mau kenalin Hanan dengan Sadi ayah nya ya kamu cariin dia ayah yang lain saja Sila" ucap ibu nya yang membuat sila spontan menoleh
"aduh ibu ,Sila belum mau mikir itu dulu lah untuk saat ini,aku cuma mau fokus kerja dulu ,walaupun Hanan ngga ada ayah nya tapi dengan aku giat bekerja pasti aku bisa memenuhi kebutuhan Hanan bu" ucap sila
"ya udah lah Sil terserah kamu aja,tapi ibu harap kamu jangan terlalu lama sendiri" ucap ibu nya
"ah ibu juga pisah dari ayah sampai sekarang masih sendiri" ucap Sila menyindir
"hei jangan sama kan kamu dengan ibu,ibu kan sudah tua ,kalau kamu kan masih muda nak" ucap ibu nya dengan wajah merah tomat karna malu
"halah sama ajakan bu haha" ucap sila seakan mengejek
"udah lah terserah kamu aja" ucap ibu nya sambil berlalu pergi menghampiri cucu nya
"hahahah ibu ibu" tawa sila kepada ibu nya
...----------------...
Keesokan hari nya Setelah hari menjelang sore ,Sila sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya di tiga tempat sebelumnya ,lalu sila bergegas pergi ketempat terakhir ,di tempat majikan baru nya
Sila sangat bersemangat,sampai langkah kakinya sangat cepat membawanya ketempat majikan barunya itu
Sesampainya di depan gerbang Sila segera menekan bel yang ada di rumah itu
Ting! Tong! Ting! Tong!
Setelah menunggu untuk beberapa saat,datanglah si tukang kebun yang kemarin memanggil Sila
"Oh udah datang ya neng,mari sini masuk" ucap si tukang kebun sambil membukakan pintu
"ah iya pak trimakasih" ucap Sila sambil mengikuti si tukang kebun itu masuk
"ini ya neng,di sini kamu bisa memulai mengerjakan pekerjaan kamu ,kamu langsung mulai mengepel mencuci dan lain lain lah" ucap si tukang kebun sambil menunjukan tempat yang harus sila kerjakan dan alat yang harus sila gunakan
"loh emng bos nya ngga mau ketemu saya dulu bang,memang nya dia percaya rumah nya di bersihkan sama orang yang belum di kenalinya " ucap sila yang merasa tidak enak jika belum memperkenalkan diri nya kepada majikanya
"ngga papa neng,bos saya itu orang nya sangat simple ,dan dia juga sangat mempercayai pekerja ,lagian dia juga selalu pulang malem karna sangat sibuk dengan pekrjaanya ,kalau kamu mau ketemu si bos bisanya hari minggu aja ,nanti kelamaan neng ,takut rumahnya semakin kotor kalau kelamaan tidak di bersihkan ,yang penting kamu kerjanya yang jujur aja neng" ucap si tukang kebun panjang lebar
"ooh ya udah kalau gitu saya kerjakan sekrang ya bang" ucap sila
"oh iya neng silahkan,saya pergi kedepan dulu ya" ucap si tukang kebun
"iya pak"
Sila segera mengerjakan pekerjaanya ,ia dengan telaten menyapu ,mengepel dan mencuci piring piring kotor yang ada di wastafel
sampai tiba saat nya dia akan mencuci dan menggosok,namun dia sangat heran dengan pakaian yang hanya setelan setelan baju cowok
sila bisa menebak jika majikanya itu seorang laki laki yang masih muda,terlihat dari pakainya yang terlihat masa kini
namun sila tidak mau terlalu banyak berfikir,ia segera menyelesaikan pekerjaanya dan bergegas pulang supaya Hanan anaknya tidak menunggunya terlalu lama
Setelah selesai dengan pekerjaanya sila segera pamit dengan si tukang kebun dan langsung segera pulang
sesampainya di rumah Hanan dan nenek nya sudah menunggu nya di rumah
"Assalamualaikum" ucap sila memberi salam
"Waalaikumsalam" ucap Hanan dan neneknya serempak
"kok tumben Sil pulang nya telat,emang nya pekerjaanya lagi banyak ya sil" ucap ibu nya dengan khawatir
"iya mah,kok pulang nya sampai mau malem" ucap Hanan ikut bertanya
" iya bu,sila pulang telat karna sila dapet pekerjaan baru bu,jadi sekrang sila pegang pekerjaan di empat rumah" ucap sila dengan bangganya
"empat rumah sil?? emng kamu bisa kerjain itu semua" ucap ibu nya ragu
"bisa dong bu,demi masa depan hanan sila rela mengerjakan apapun itu yang penting pekerjaanya halal bu" ucap sila
"tapi ibu takut kamu sakit karna kecapean sila,kamu harusnya pikirin juga kesehatan kamu sil" ucap ibu nya
"ibu tenang aja,sila Insya Allah kuat kok bu" ucap sila
"ya sudahlah,terserah kamu aja,lagian kamu juga pasti akan mengeyel walau di larang bagaimana pun" ucap ibu nya
" oh iya majikan baru kamu baik ngga" tanya nya
" emmm sila si belum ketemu bu,soalnya kata tukang kebun nya majiakan sila itu pulang nya selalu malem,paling sila ketemu nya nanti hari minggu,tapi sila yakin kalau majikan sila itu orang nya baik,buktinya sila boleh langsung kerja tanpa interviwe dulu" ucap sila
"ya semoga ajalah majikan baru kamu baik ya " ucap ibu nya
"iya bu "
Bersambung......
Happy reading teman teman 🌷🌷🌷🌷