NovelToon NovelToon
Sopirku Ternyata Mafia

Sopirku Ternyata Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Agnes Agatha Delano seorang gadis yang sangat cantik, baik hati dan sangat pintar karena kecantikannya membuat adik tirinya iri hati karena pria yang selama ini dikejarnya ternyata lebih memilih kakaknya dari pada dirinya.

Hingga adiknya mempunyai rencana licik dan kejam dengan cara mengajaknya pergi ke pesta ulang tahun temannya di sebuah hotel. Adiknya memberikan minuman yang sudah diberikan sesuatu, tanpa curiga kakaknya meminumnya hingga habis.

Di bawah pengaruh obat adiknya beserta teman - temannya membawa ke kamar dan diberikan ke pria yang sudah sangat berumur, keberuntungan menghampiri Agnes dirinya berhasil kabur dari kamar tersebut.

Agnes keluar dari hotel dan bertemu dengan sopir pribadinya hingga terjadilah cinta satu malam bersama sopir pribadinya.

Akankah mereka bersatu dalam pernikahan setelah mengetahui bahwa sopir pribadinya ternyata seorang mafia yang amat kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Sekretaris Baru

" Sekarang jumlah kalian ada dua puluh orang, seperti yang tadi aku katakan tentang tes hari ini adalah pembuatan proposal menggunakan bahasa asing." Ucap pengawas pertama

" Kami akan mengambil dua belas orang." Ucap pengawas ke dua.

" Waktu kalian hanya dua puluh lima menit." Ucap pengawas ke tiga

" Ada yang ingin di tanyakan?" Tanya pengawas ke empat

" Saya ingin bertanya." Ucap Agnes

" Ya silahkan." Ucap pengawas ke dua

" Saya ingin bertanya bahasa apa yang di pakai?" Tanya Agnes

" Pffftttt hahahaha.... tentu saja bahasa Inggris memangnya bahasa daerah." Ledek salah satu para peserta

" Hahahaha.... " Tawa para peserta serempak kecuali Agatha dan Claudia.

" Diam!!" Teriak pengawas pertama.

Hening

Semua langsung terdiam tidak ada yang tertawa lagi.

" Nona sudah dengar bukan menggunakan bahasa Inggris, apakah nona tidak bisa bahasa Inggris?" Ledek pengawas ke tiga

" Tentu saja bisa." Jawab Agnes

" Lalu kenapa bertanya?" Tanya pengawas ke empat

" Karena saya menguasai beberapa bahasa karena itulah saya bertanya." Jawab Agnes

" Memangnya bahasa apa saja yang nona kuasai?" Tanya pengawas ke tiga penasaran

" Bahasa Inggris, Mandarin, Jerman, Perancis, Arab dan Spanyol." Jawab Agnes

" Apa?? nona jangan bercanda." Ucap para pengawas.

Semua para peserta terkejut terlebih para pengawas karena tadi menertawakan Agnes kecuali Agatha dan Claudia.

" Saya serius dan bukan saya saja ke dua teman saya juga menguasai Claudia dan Agatha." Jawab Agnes dengan nada serius.

" Untuk saat ini menggunakan bahasa Inggris dan untuk tes selanjutnya ada beberapa pilihan menggunakan bahasa lain." Ucap pengawas ke tiga

" Ok." Jawab Agnes

Para pengawas mulai membagi - bagikan satu lembar untuk membuat proposal menggunakan bahasa Inggris. Semua orang membaca proposal dengan serius begitu pula dengan Agnes, Agatha dan Claudia.

Lima belas menit kemudian ke tiga gadis tersebut sudah selesai membuat proposal dan memberikannya ke pengawas.

" Jika kami menghubungi berarti nona - nona di terima jika tidak nona - nona tahu jawabannya." Ucap pengawas pertama.

" Baik, terimakasih." Jawab Agnes, Agatha dan Claudia serempak.

Ke tiga gadis itupun pergi meninggalkan ruangan tersebut dan pulang ke rumah masing - masing.

xxxxxxx

Tidak terasa sekarang hari ke tiga mereka mengikuti tes. Mereka berkumpul di ruang meating sebanyak dua belas orang termasuk Agnes, Claudia dan Agatha.

" Hari ini jumlah peserta ada dua belas orang dan kami akan memilih enam orang. Persiapkan diri kalian untuk membuat kontrak kerja sama dalam bahasa asing." Ucap pengawas pertama sambil membagi - bagikan satu lembar dokumen.

" Terserah kalian menggunakan bahasa asing lain selain bahasa Inggris, lebih bagus lagi jika kalian membuat beberapa kontrak kerja sama dalam bahasa yang berbeda." Sambung pengawas ke dua

" Waktu kalian tiga puluh lima menit dari sekarang." Ucap pengawas ke tiga.

Para peserta dengan serius membaca satu lembar dokumen tersebut. Setelah lima menit kemudian terdengar suara ketikan laptop saling bersahutan.

Dua puluh lima menit kemudian ke tiga gadis cantik siapa lagi kalau bukan Agnes, Agatha dan Claudia menyerahkan masing - masing enam lembar dokumen dan diberikan ke pengawas.

" Kalian istirahat nanti jam sepuluh kembali lagi ke sini untuk tes yang ke enam." Ucap pengawas ke dua

" Tes yang ke enam adalah penentuan apakah kalian bekerja di perusahaan ini atau tidak." Sambung pengawas ke tiga

Agnes, Agatha dan Claudia hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.

" Kita masih ada waktu satu jam kita mau ke mana? Tanya Agnes

" Kita ke kantin yuk?" Ajak Claudia

" Ok." Jawab Agnes dan Agatha serempak.

Ke tiga gadis cantik tersebut berjalan ke arah pintu lift. Ke tiga gadis itu melihat sekeliling ruangan dan tanpa sengaja melihat Adrian, George dan Johan sedang mengobrol bersama di sudut ruangan.

" Bukankah itu kak Dominikus dan kak Johan." Tunjuk Agnes

" Iya benar tapi kenapa mereka ke sini?" Tanya Claudia

" Pria itu sangat mirip dengan Heri tapi apakah mungkin?" Ucap Agatha

" Apakah kita ke sana saja ya untuk memastikan?" Tanya Agnes

" Ok, aku juga penasaran dengan mereka." Ucap Claudia

" Ok, kalau memang mereka kak Dominikus dan kak Johan berarti yang satunya pasti kak Heri." Ucap Agatha.

Ke tiga gadis tersebut berjalan perlahan ke arah ke tiga pria tampan tersebut yang sedang asyik mengobrol. Adrian yang bersandar di tembok dan menatap ke dua anak buah kepercayaan melihat Agnes, Agatha dan Claudia berjalan ke arah dirinya.

" Jangan tengok, Agnes, Agatha dan Claudia ke arah sini. Kita pergi sekarang sebelum ketahuan." Ucap Adrian sambil membalikkan badannya dan berjalan ke arah ruangan bagian HRD dan di ikuti oleh Johan dan George.

" Mereka bertiga ke arah HRD bagaimana kita ikuti atau tidak?" Tanya Agatha

" Jangan lebih baik kita ke kantin saja." Ucap Claudia.

" Ya benar, apalagi kita bukan pegawai sini yang ada nanti kita gagal di terima kerja di perusahaan besar ini." Ucap Agnes

" Baiklah." Jawab Agatha

Ke tiga gadis tersebut membalikkan badannya dan meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah kantin.

Di ruang HRD

" Selamat pagi tuan." Sapa semua pegawai HRD.

Adrian dan ke dua orang percayaannya hanya diam tidak membalas sapaan mereka sedangkan semua pegawai HRD sangat terkejut karena untuk pertama kalinya presiden direktur dan ke dua orang kepercayaannya masuk ke ruangan HRD.

Para gadis dan wanita tersenyum manis dan memamerkan tubuhnya yang sangat seksi tapi ke tiga pria tampan itu tidak terpengaruh sedikitpun sikap ke tiga pria tampan tersebut hanya datar dan dingin tidak pernah tersenyum sedikitpun.

" Selamat pagi tuan, ada yang bisa kami bantu?" Tanya manager HRD

" Kami hanya mengecek para pegawai HRD dan sekarang kami pergi lagi." Jawab Johan

" Baik tuan." Jawab manager HRD

Aldrian langsung membalikkan badannya begitu pula dengan ke dua orang kepercayaannya dan pergi meninggalkan tempat tersebut.

" Fiuhhhh..." Hampir saja." Ucap ke tiga pria tampan itu kompak.

Ke tiga pria tampan itu saling memandang kemudian tersenyum bersama.

" Apakah kalian tetap menginginkan Agatha dan Claudia menjadi sekretaris kalian?" Tanya Aldrian sambil berjalan ke arah lift.

" Tetap tuan dan saya lihat kalau Agatha sangat pintar dan bisa membantu pekerjaanku apalagi saya tidak perlu memakai masker karena setiap kami bertemu saya selalu bernampilan cupu." Ucap George dengan nada santai sambil berjalan mengikuti bosnya.

" Saya juga sama seperti George tapi jika kami bertemu saya akan memakai masker." Ucap Johan.

" Sepertinya aku juga seperti dirimu bila bertemu memakai masker." Ucap Aldrian sambil masuk ke dalam lift dan diikuti oleh ke mereka.

George menekan tombol lift menuju ke lantai tiga puluh di mana ruangan Adrian, George dan Johan berada di lantai yang sama hanya berbeda ruangan.

" Berarti di lantai ini ada tiga sekretaris baru." Ucap Johan.

1
Mardiana
Jejen banget 🤦
Retno Palupi
Luar biasa
Retno Palupi
kenapa dibunuh semua? kasian
Retno Palupi
lanjut
Retno Palupi
agnes bukannya anak angkat ya?
Retno Palupi
lah malah ngomong, siapa om Vincent?
Yayuk Triatmaja
astoge salah ketik. maaf akan autor perbaiki
Asih Prawawati
Ko ada sosok David ..?..
Siapa dia
Berdo'a saja
oooooooo
Nia Yusniah
mampir
Yayuk Triatmaja: Terima kasih
total 1 replies
Molive(virgo girl)♍
siap di intoregasi
oleh pawang masing²🤭
Elya hastuty Djokdja
ceritanya bagus banget
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Christina Panggabean
Luar biasa
Mayora
hahaha,,,yg busuk juga akan kecium akhirnya
Mawar Haryani
Agak membosankan dan cerita tidak masuk akal
Dedeh Herawati
apa kabar alena
Balqis salsaBila Nafisah
seru Thor bagus ceritanya
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
reni
berulang kaliiii😤😤😤
reni
q mendukung cludia😁
reni
nyosor Mulu ih si Agnes ini🤣🙈gpp lah nyium cowo ganteng juga😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!