NovelToon NovelToon
GAME LOVE

GAME LOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Chicklit
Popularitas:144.8k
Nilai: 5
Nama Author: Liliana *px*

Cinta,, kata yang indah diucap dan didengar, namun sulit untuk memahaminya, saat cinta menyapa dua musuh bebuyutan sedari kecil, akankah cinta keduanya akan tumbuh, setelah insiden yang membuat mereka dilema, antara cinta, sahabat dan keluarga, mampukah cinta mengalahkan segalanya?
Atau hanya jadi kenangan yang membuat derita,,,,

REZA MAULANA yang merupakan wakil Presdir di tempat si gadis LILIANA AZ ZAHRA, putri dari Presdir PT. SANJAYA GROUP, gadis yang terkenal manja, sombong dan susah diatur, bagaimanakah akhir kisah mereka,,saat orang ketiga dan keempat ikut hadir dalam permainan ini,,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liliana *px*, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 kecelakaan

Papa Sanjaya dan Mama Zahira yang mendengar Lili diculik pun segera menyuruh anak buahnya melacak keberadaan Lili. hanya perlu hitungan jam akhirnya mereka pun menemukan keberadaan Lili.

Tanpa menunggu waktu mereka segera menyiapkan jet pribadi yang selama ini tak pernah diketahui oleh Lili.

Iya,, karena Papa Sanjaya tidak pernah menunjukkan kepada putrinya seberapa besar pengaruh perusahaan mereka di pasar internasional, dan beliau juga tidak pernah menunjukkan semua kekayaan yang dimilikinya, karena beliau tak ingin Lili tumbuh menjadi gadis yang manja dan sombong.

Kesederhanaan selalu diterapkan oleh mereka, bahkan mereka mengajarkan hidup yang mandiri pada putri mereka sejak SMA, Papa Sanjaya akan memberikan pekerjaan pada Lili saat ia menginginkan sesuatu, dan itu membentuk karakter Lili yang mandiri, tak ingin merepotkan orang lain selagi dia bisa melakukannya sendiri. Meskipun kadang sifat manja dan usilnya muncul dan mengerjai seisi rumah.

Meskipun cuaca saat itu kurang mendukung untuk melakukan penerbangan, namun keduanya tetap bersikukuh pergi, namun sebelum pergi mereka sempat memberikan kotak kecil kepada Bi May untuk diberikan pada Lili saat dia kembali pulang.

Bibi May yang aneh dengan sikap kedua majikannya itu pun terdiam tanpa berani bertanya, karena ia tau betapa kalutnya mereka saat ini, begitu pun dengan dirinya.

Mereka sangat mencemaskan keadaan Lili sekarang, terlebih mereka tau kalau Arsen ingin membunuh keturunannya.

"Bi,, tolong jaga semuanya selama kami pergi, titip Lili ya Bi, hibur dia selama kami tak ada."

Mama Zahira pun memeluk Bibi May, tersenyum penuh arti pada wanita yang sudah membantunya merawat Lili selama ini.

Tanpa banyak kata akhirnya Papa Sanjaya dan Mama Zahira berangkat ke bandara, menyisakan Bibi May yang masih tertegun dan mencerna ucapan majikannya.

" Ya Tuhan, lindungilah mereka semua, cepat kembalikan Lili pada kami, beri keselamatan dan kesehatan untuk semua."

Doa Bibi May lalu menutup pintu utama, melangkah ke kamarnya dan mengambil air wudhu lalu mengerjakan kewajiban seorang muslim.

Sesampainya di Bandara, mereka segera menuju ke pesawat yang sudah di siapkan, tak berselang lama pesawat pun lepas landas menuju tujuan mereka, sebuah pulau yang telah dibeli oleh Arsen, disana ia membangun sebuah mansion.

Cuaca yang tidak bersahabat, petir dan hujan deras yang menghadang, karena kehilangan keseimbangan akhirnya pesawat itupun jatuh diatas lautan lepas dan hancur berkeping keping.

******

Sementara itu di ruang gelap, setelah kepergian Arsen dan anak buahnya, Lili mulai membuka matanya, perlahan ia bangkit dan menuju pintu, lalu membuka kode, dan terbukalah pintu itu perlahan.

Setelah memastikan jumlah anak buah Arsen yang menjaganya, ia pun mulai mencari ide, ia pun tersenyum saat melihat ada seorang pelayan perempuan yang datang ke arah ruangannya.

Perlahan ia menutup kembali pintu itu, fan menguncinya. Lalu berpura pura pingsan seperti semula.

Tak berselang lama, pintu pun terbuka dan masuklah pelayan wanita itu bersama seorang bodyguard.

Saat pelayan itu mendekatinya dengan membawa makanan dan minuman, Lili pun membuka matanya, membuat pelayan itu terkejut dan hampir berteriak, namun tak sempat karena Lili sudah membekap mulut dan memukul tengkuk pelayan ini hingga pingsan.

Bodyguard yang melihat kejadian itu berinisiatif keluar memberi tahu yang lain, namun sayang, pisau terbang telah menancap di lehernya, dengan spontan lili tadi mengambil pisau buah dan melempar tepat kena leher pria itu.

Tak membuang waktu, Lili segera berganti pakaiannya dengan pakaian pelayan tadi. Setelah itu dia menutupi wajahnya dengan menggunakan masker yang selalu dibawanya kemana mana untuk menyembunyikan jati dirinya. Agar lawan bisnis Papanya tak bisa mengenalinya jika berada di luar.

Dengan langkah biasa seperti tak terjadi apa apa dia pun keluar dengan membawa makanan dan minuman tadi, melewati beberapa bodyguard yang ditugaskan untuk menjaganya.

Karena ia tak tau seluk beluk mansion ini, ia pun salah mengambil jalur, yang seharusnya ke dapur malah menuju ke dalam mansion. Dan langkahnya terhenti saat ada yang menegurnya.

"Berhenti,,!"

Perintah itu yang terdengar dari suara yang belum pernah dikenal oleh Lili.

Dengan ragu, Lili pun menghentikan langkahnya. Namun tangannya sudah mencengkram garpu dengan kuat, dan siap dilayangkan pada musuhnya diwaktu yang tepat.

Nampak seorang pria yang tampan dan gagah sudah berdiri di hadapannya saat ini. Pria itupun melihat Lili dengan tatapan penuh kecurigaan.

"Apa kamu pelayan baru disini? Apa tak ada yang mengajarimu semua peraturan di mansion ini?"

Tanyanya lembut namun menatap menyelidik kearah Lili dari ujung rambut sampai ujung kaki.

"Iya Tuan, saya pelayan baru disini, dan baru hari ini saya bekerja, jadi saya belum mempelajari semua peraturan di mansion ini, maafkan saya, Tuan."

Lili dengan nada ketakutan menjawab pria di depannya dengan kepala yang menunduk ke bawah.

"Buka maskermu,,,"

Pria itu berusaha mengambil masker penutup wajah Lili namun dengan cepat Lili menghindar, hingga ruang hampa yang didapat oleh pria itu.

Nampak senyuman penuh arti dari bibirnya.

"Kamu berani melawan perintah saya, hah,,?"

Kini suara nyaring terdengar menggema diruangan itu.

"Ti,,, tidak Tuan,,, saya tidak bermaksud membangkang perintah Tuan,,, hanya saja saya takut Tuan tertular penyakit saya, sekarang saya sedang flu,, hacihh,,, hacihhh,,"

Lili pun mulai berakting sedang menderita flu yang parah.

Membuat pria itu menjauh darinya, melihat itu Lili tersenyum tipis.

" Dasar bodoh,, mau aja kukelabui,,,"

Kata hati Lili yang menertawakan pria di depannya sekarang.

"Baiklah, kau bole pergi, dan itu pintu ke dapur, kau salah arah."

Ucap pria itu sambil menunjuk sebuah pintu besar yang berada di samping Lili.

"Terima kasih Tuan,, haacciihhh,,, haaccciihhh,,"

Lili pun melangkah ke arah pintu itu setelah menunduk hormat pada pria tadi.

Namun langkahnya terhenti saat ada beberapa bodyguard yang masuk dan mengepungnya.

Membuat pria ini pun tertawa terbahak bahak.

"Kau pikir aku sebodoh itu Liliana Az Zahra,,"

Suara itu menggema di ruangan, membuat Lili bersiap memasang sikap siaganya.

" Cepat,, tangkap dia!"

Tak banyak kata para bodyguard itu pun terlibat perkelahian dengan Lili. Meskipun dari kecil ia sudah ditempa dengan berbagai ilmu bela diri, namun untuk melawan kelima bodyguard dengan fisik yang lemah membuat Lili terdesak.

Meskipun begitu ia telah melukai kelima bodyguard tadi hingga tanpa ia sadari, sepasang tangan telah menyergapnya dari belakang dan menyuntikkan sesuatu di lengannya, membuatnya tak berdaya dan jatuh terkulai lemas, namun saat tubuhnya jatuh ke lantai, sudah ada tangan yang menangkapnya.

Lalu membopong tubuhnya menuju ke sebuah kamar yang cukup besar dan megah, pria itu pun merebahkan tubuh Lili di tempat tidur.

Senyuman licik pun tersungging di bibirnya.

"Kita berpesta malam ini, sayang,,"

Ucapnya lembut seraya membelai wajah Lili yang terlihat damai dalam tidurnya.

bersambung🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

1
🕊️⃝ᥴͨᏼᷛCia
dih iuuuh berdua di aprt 😫😫😫

kak ezza ku 😫😫😫
🕊️⃝ᥴͨᏼᷛCia
bisik suara begitu nyata
mengantar rindu tanpa bersua
kamu memang yang paling utama 😖😖
maka izinkan satu kali saja aku memiliki nya😔😔😔😔





#3ZZ4
RX LHC R4{M}4: kak uda punya pacar apa belum
total 1 replies
🕊️⃝ᥴͨᏼᷛCia
gd nig😘ht kak Ezza kesayangan ku❣
🕊️⃝ᥴͨᏼᷛCia
Aiiih sampai sini tak kuat lagi 😫😫 kaezz ku😘
🕊️⃝ᥴͨᏼᷛCia
hah 😱 kok namanya seperti familyar
al
takutnya kuman ya kk wkwk
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
Kalau kecoa, tikus nggak mungkin Lili takut
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
Alama, masa Reza tidak punya persiapan sama sekali semudah itu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖℓιℓу🌸M⃟3💋•§͜¢•🦢🍒 : terkena jarum bius kk,, ya langsung jatuh deh wkwk
total 1 replies
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
Markkh yg datang
⍣⃝𝖕𝖎ᵖℓιℓу🌸M⃟3💋•§͜¢•🦢🍒 : hmmm sapa ya wkwk
total 1 replies
§¢🎯™𝙼𝚘𝙼 𝙰𝚖𝚈⨀⃝⃟☯
semangat next up
⍣⃝𝖕𝖎ᵖℓιℓу🌸M⃟3💋•§͜¢•🦢🍒 : makasih bunda 🙏
total 1 replies
🎻⃝⃝⃝⃝🅽ᶠҡαҡαᶳᵏʸ
liliana sekseh🤭
☂⃝⃞⃟ᶜᶠ 𝐑𝐢𝐓𝐚★𝐚𝐅𝐫𝐞𝐋𝐢💕
🤣🤣🤣kagetmu sunguh lucu Reza.....
☂⃝⃞⃟ᶜᶠ 𝐑𝐢𝐓𝐚★𝐚𝐅𝐫𝐞𝐋𝐢💕
baru baca dah tertarik ama alur ceritanya....hem liliana jagan terlalu benci sama reza ya takutnya nanti km bucin lo🤭🤭
ooo....itu yg d judulkn anjing dan kucing....lili perempuan cerewet kan....bergaduh ja sama reza....ermmm...kasih jodoh lilin sama reza thorr
sombong juga c lili ya....nanti jadi jodoh kmu...baru tau
😘😘😘very nice
romantik nya😘😘
baru baca....woww....liliana az zahra...seorang yg cerewet ya....tidak suka kongsi2
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
Erlangi terlalu polos apa pura pura lugu ya😄
banyubiru
udah boom like ya ka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!