“Di kehidupan ini, Akulah yang memegang kendali takdir.”
"Reinkarnasi sebagai saudara kembar Itachi dengan Supreme System."
"Aku akan mengubah takdir klan uchiha."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32: Tragedi di Kuil Senju dan Pembantaian yang Terencana
Bab 32: Tragedi di Kuil Senju dan Pembantaian yang Terencana
Pagi hari di Kuil Senju dimulai dengan kabut tipis yang menyelimuti anak tangga batu kuno. Kompleks kuil yang biasanya tenang ini kini dijaga ketat. Sesuai dengan perintah Veil melalui Fugaku, pasukan kepolisian militer Uchiha berdiri tegak di perimeter lapis ketiga—berjarak ratusan meter di luar dinding kuil utama. Mereka berdiri kaku bagai patung, mematuhi instruksi mutlak untuk tidak melangkah maju satu senti pun, apa pun yang terdengar dari dalam.
Di dalam aula utama kuil yang megah, aroma dupa berbaur dengan ketegangan politik. Dua tetua penasihat, Mitokado Homura dan Utatane Koharu, duduk di sisi meja panjang bersama perwakilan keuangan klan-klan sipil. Minato Namikaze duduk di ujung meja dengan jubah Hokage-nya, memimpin tinjauan anggaran militer tahunan dengan ekspresi profesional.
Tepat ketika Homura mengangkat gulungan dokumen untuk membacakan draf anggaran logistik Anbu, atmosfer di dalam ruangan mendadak runtuh.
GEBUSH!
Dinding kayu sebelah barat kuil hancur berkeping-keping. Serpihan tajam melesat ke segala arah bersamaan dengan munculnya kabut tebal berwarna kemerahan yang mengandung racun pelumpuh saraf.
"Musuh menyerang! Lindungi para tetua!" teriak komandan Anbu pengawal reguler yang berada di dalam ruangan.
Dari balik kabut merah, delapan ninja bertopeng polos dengan pelindung kepala Kirigakure palsu melompat masuk dengan kecepatan ekstrem. Mereka tidak menyerang Minato. Sesuai skrip kejam yang ditulis oleh Danzo, target mutlak mereka adalah para penasihat tua yang tidak lagi memiliki refleks tempur prima.
"Katon: Haisekisho! (Elemen Api: Tumpukan Abu Terbakar)"
Semburan abu panas meledak, membutakan pandangan semua orang di dalam aula dalam fraksi detik. Di tengah kekacauan dan jeritan panik, dua pedang pendek dialiri chakra angin melesat lurus menembus kabut, mengarah tepat ke dada Mitokado Homura.
Jleb! Jleb!
Darah segar menyembur ke atas meja kayu. Homura terbelalak, memegangi dadanya yang bolong saat tubuh tuanya ambruk ke lantai dengan napas yang terputus-putus. Rencana Danzo berjalan dengan akurasi 100%. Pembunuhan itu terjadi begitu cepat di tengah kepulan abu dan kabut racun.
Namun, di saat para pembunuh bayaran Root itu bersiap melakukan gerak tipu untuk melarikan diri dan mengarahkan kesalahan pada kelalaian perimeter Uchiha, sebuah siluet kecil telah berdiri tepat di jalur keluar rahasia mereka di langit-langit kuil.
Veil, yang menyusup menggunakan Jubah Pengabur Jiwa Asura, menatap pemandangan di bawahnya dengan sepasang mata Rinnegan Tahap Ketiga yang berputar pekat dalam kegelapan balok atap.
"Saatnya mengumpulkan panen," bisik Veil tanpa emosi.
Sring!
Sebelum para pembunuh Root sempat melompat keluar dari jendela atas, Veil memicu Bansho Ten'in (Tarikan Gravitasi) secara mikro hanya kepada tubuh Homura yang sedang sekarat di lantai dan dua pembunuh yang paling dekat dengannya. Dalam fraksi detik, tubuh tua Homura yang nyaris tewas dan dua agen Root tersebut tersedot ke atas, masuk ke dalam celah kegelapan atap kuil yang terisolasi dari pandangan Minato akibat kabut abu yang masih tebal.
Tangan kiri Veil mencengkeram dahi Mitokado Homura yang megap-megap, sementara tangan kanannya mencengkeram kepala agen Root terdepan.
Ningendo (Jalan Manusia).
SRAAKKK!
Dua berkas cahaya jiwa berwarna biru pucat ditarik paksa keluar dari tubuh mereka. Dalam waktu kurang dari dua detik, seluruh badai memori rahasia dari Mitokado Homura—mulai dari dana gelap dewan penasihat, konspirasi penindasan klan Uchiha sejak era Senju Tobirama, hingga surat perjanjian rahasia antara dirinya dan Danzo—mengalir deras dan tersimpan permanen di dalam otak taktis Veil.
Nyam.
Jiwa mereka hancur, dan tubuh Homura serta agen Root itu seketika mendingin menjadi mayat tak bernyawa dengan mata memutih sempurna. Di saat yang sama, Veil menjentikkan jarinya ke arah agen Root kedua yang tersisa di genggaman gravitasinya, menanamkan ilusi Phantom Mind yang akan membuat agen tersebut "mengaku" di bawah pengaruh interogasi bahwa Danzo-lah yang memerintahkan seluruh operasi ini secara tertulis.
Seluruh proses ekstraksi jiwa, pencurian memori, dan manipulasi saksi itu selesai sebelum kabut abu di bawah perlahan ditiup oleh teknik angin milik Minato Namikaze.
Wush!
Minato muncul di tengah ruangan yang hancur dengan kunai Hiraishin di tangannya, wajahnya dipenuhi kemarahan yang luar biasa melihat aula kuil telah berubah menjadi ladang pembantaian. Di sudut ruangan, Koharu menjerit histeris sambil menunjuk ke arah kursi Homura yang kini hanya menyisakan genangan darah pekat, sementara tubuh Homura telah 'lenyap' dibawa lari oleh musuh.
"Sialan! Siapa mereka?!" bentak Minato, chakranya meletup-letup hebat.
Veil melompat turun dari langit-langit dengan pakaian Genin-nya yang tampak sedikit berdebu, berpura-pura baru saja mencoba mengejar musuh dari atas. Di belakangnya, Itachi mendarat dengan kesiapan penuh.
"Hokage-sama," ucap Veil datar, suaranya sedingin es namun memancarkan laporan yang mematikan. "Musuh telah melarikan diri membawa jasad Penasihat Homura melalui jalur udara. Namun, kami berhasil melumpuhkan dan mengamankan salah satu dari mereka hidup-hidup."
Veil menunjuk ke arah satu-satunya agen Root yang terkapar pingsan di sudut atap—pion yang otaknya telah diprogram ulang oleh Veil untuk menjadi bom bunuh diri politik bagi Danzo Shimura.
Melihat saksi hidup yang berhasil diamankan oleh faksi Uchiha, Minato menarik napas dalam-dalam, matanya berkilat tajam. Dia menyadari bahwa tragedi berdarah di Kuil Senju ini bukan lagi sekadar serangan Nukenin biasa, melainkan genderang perang terbuka yang akan meruntuhkan seluruh tatanan birokrasi lama Konoha.
【Ding! Skenario "Malam Pembersihan Dewan Penasihat" Fase 1: Sukses Total!】
• Ekstraksi memori terdalam Mitokado Homura: Berhasil!
• Penanaman bukti palsu mutlak pada agen Root: Berhasil!
• Otoritas moral faksi lama Konoha hancur berantakan!
【Anda mendapatkan: 7.000 Poin Sistem, dan Pembukaan Sempurna Kemampuan Rinnegan Keempat: Tendo (Jalan Deva - Kontrol Gravitasi Skala Besar: Shinra Tensei & Chibaku Tensei Mutlak)!】