Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.
Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27. Masih mengelak
Purnama menatap mangsa yang ada di hadapan dia saat ini, Maharani memang sudah berhasil membawa satu sosok iblis yang ada di kebun jagung itu. bila dilihat dari fisik dia memang terlihat seperti iblis yang sangat jahat dan kemungkinan memiliki kekuatan cukup besar, jadi pantas aja bila selama ini dia tidak bisa terlihat oleh Purnama dan juga Arya.
Kalau menurut tebakan Arya saat ini dia hanya memiliki satu kekuatan yang sangat tidak mereka pahami, kemungkinan kekuatan itu sama dengan milik Maharani. jadi wajar saja bila mereka tidak bisa melihat keberadaan iblis yang ada di dalam kebun jagung tersebut, Untung ada Maharani dan kemuliaan Ratu burung hantu itu berhasil mendapatkan mangsa.
Sekarang sudah berhasil dia bawa dan akan mendapat siksa bila ada di tangan Purnama dan yang lain juga, sampai dia mau membuka mulut dan menceritakan apa yang telah terjadi maka siksaan itu baru akan berhenti, tergantung Dia sanggup bertahan sampai mana dalam masalah kali ini.
Bila iya tetap saja keras kepala dan melindungi Bu Sarah serta para iblis lain, maka sudah pasti dia akan mendapat siksaan yang sangat sadis dari Purnama. jadi ini semua masih tergantung bagaimana kekeh keadaan ngeyel hantu satu ini, tergantung bagaimana dia nanti mau diperlakukan oleh mereka semua.
Sebab para member juga tidak keberatan bila dia ingin mendapat siksa terlebih dahulu, lagi pula selama ini dia juga sudah banyak membunuh manusia sehingga wajar bila mendapat balasan. entah yang ini atau yang lain tapi yang jelas iblis dalam kebun jagung itu memang membuat masalah, jadi wajar saja bila mereka akan memberikan balasan tepat.
Iblis kebun jagung menatap mereka satu persatu dan mereka justru terlihat begitu remeh di mata dia, yang seperti ini pasti akan mendapat siksaan sadis karena dia tetap saja keras kepala. nama sangat menyukai bila ada iblis keras kepala seperti ini, jadi bisa dengan puas dia akan memberikan siksaan kepada mereka.
Wuuutttt.
"Tidak perlu kau melihat yang lain karena perlu kau lihat itu hanya aku saja!" Purnama menjambak rambut iblis kebun jagung.
"Hahaaaaaa.... ratu ular tidak berguna karena kau tidak bisa menemukan aku saat itu." iblis kebun jagung tertawa kencang.
"Cuiih." Purnama meludahi wajah iblis kebun jagung.
"Terima saja kekalahan itu dan tidak perlu malu, Kau adalah iblis yang tidak berguna saat ini." iblis kebun jagung tetap saja menghina.
Tes, Tes.
"AAAAAGHHHHKK!"
"Makan saja lahar panas ini, tidak perlu kau sungkan begitu!" Nilam yang emosi langsung meneteskan lahar panas ke dalam mulut iblis kebun jagung.
"Astaga panas nya." Maharani saja sampai menutup mulut karena membayangkan panas itu.
"Salah dia sendiri yang tidak mau berbicara dan malah menghina orang sesuka hati." Nilam berkata dengan sangat puas.
"Entah apa yang membuat Dia sangat percaya diri seperti itu, tidak sadar sudah ada di dalam sarang siapa tapi masih saja tetap keras kepala." rutuk Maharani.
Memang benar bahwa hantu kebun jagung ini sekolah dia tidak menyadari bahwa saat ini sudah ada di kandang musuh, dia tetap saja congkak seperti itu seolah tidak mengetahui bahwa mereka semua bisa saja membuat dia musnah sekarang juga, hal itu terkadang yang membuat para member tidak bisa menahan emosi.
"Dia membanggakan kekuatan yang ada di dalam diri sehingga tetap angkuh seperti ini." Purnama tersenyum.
"Biar aku saja yang menangani dia untuk sekarang." Nilam sudah tidak sabar.
"Silakan saja, korek semua informasi yang ada di dalam diri dia." Purnama sama sekali tidak keberatan dengan permintaan Nilam.
"Cepat bawa dia sekarang, kita jelajahi lembah kematian bersama dengan dia." Maharani juga sudah tidak sabar lagi.
Maka dua kuntilanak edan ini segera membawa hantu kebun jagung itu masuk ke dalam lembah kematian, di sana mereka akan memberikan siksa yang sangat parah terhadap dia, terserah mau berkata apa saja tapi bila sudah masuk dalam lembah itu maka pasti akan sangat menderita.
"Rani sempat bilang kalau di dalam sana masih ada banyak." Jeno membuka suara.
"Ini Kendal juga sempat mengatakan kepadaku kalau di dalam rumah juga ada setan itu." Nana baru muncul dan mengatakan apa yang telah dia dengar.
"Astaga, Kenapa hidup janda itu dikelilingi oleh setan?" bingung Purnama.
"Bu Sarah berarti sudah memelihara setan untuk melindungi kebun jagung." tebak Jeno lagi.
"Tapi hantu itu bukan hanya melindungi bahkan dia sampai membunuh manusia yang tidak sengaja tersesat." ujar Purnama.
"Nah itu yang menjadi masalah dan malah keponakan dia juga akan menjadi korban, apa yang akan kau lakukan sekarang?" tanya Jeno.
Purnama berpikir keras untuk menyelesaikan masalah ini sekarang, sebab Dia juga takut bila nanti Clara malah mengandung sesuatu yang tidak jelas dari iblis itu. bila itu sampai terjadi maka kasihan sang gadis, karena dia juga harus merelakan dirinya saat mengandung anak dia.
Sebisa mungkin dia harus menolong ini semua dalam waktu yang cepat tepat, terlambat sedikit saja maka yang ada nanti akan menjadi akibat bagitu fatal. ini saja Purnama baru mengetahui bahwa para manusia yang hilang telah menjadi pupuk, berkat Umar tadi maka dia menjadi mengetahui apa yang terjadi di sana.
"Jadi sudah pasti juga bahwa keluarga Amir yang hilang telah menjadi pupuk oleh Bu Sarah." gumam Jeno.
"Gila, ada manusia yang begitu kejam dan mengambil tindakan nekat." keluh Purnama.
"Ih dia juga sangat kejam seperti itu tapi malah mengatai orang lain." batin Arya sambil melirik Purnama yang sedang termenung.
"Pupuk manusia loh, wah gila ya." Jeno sangat tidak percaya mendengar ini semua.
Memang sungguh gila ini semua dan bila orang yang tidak tahu maka pasti tidak akan percaya dengan sangat mudah, karena rasanya juga tidak mungkin bila ada manusia yang tidak melakukan hal seperti itu, jelas itu semua seperti sebuah kebohongan semata.
"Aku akan mendatangi dia dan berbicara langsung." putus Purnama.
"Loh kenapa malah ingin mendatangi dia dan berbicara? sudah pasti Bu Sarah tidak akan mengaku atas ini semua!" seru Jeno.
"Iya, mana mungkin dia akan mengakui perbuatan sesat itu!" Arya juga setuju dengan ucapan Jeno.
"Ya tidak mungkin juga aku langsung mendesak dia demikian, karena pasti akan ada kebohongan yang dia lakukan kembali." Purnama berkata sambil tersenyum.
Bila dia sudah tersenyum seperti ini maka pasti ada yang sudah di rencanakan oleh ratu ular tersebut, mereka hanya perlu menunggu bagaimana nanti gerakan dari Purnama dan bagaimana dia menaklukkan Bu Sarah beserta dengan para iblis itu.
Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.
kn semalam berhasil tuh dpt korban 2 orang yg lagi kuda-kudaan di kebun jagung 🤣🤣
dn pagi nya lngsung nyebar pupuk nya 🤣🤣
Siap siap para reader di bawa ke Play Ground nya anak buah purnama 😄😄
kira kira iblis pilihh main sama siapa ya di lembah Kematian ??
kafann hitam?
burungg hantuu?
atau main sama ularr ?
😄
bawa itu ibliss ke lembah Kematian
introgasinya di sana aja
biar anak buah Mbak Pur ada mainan 😄😄
benar-benar lucknut 🤬
dan mobil yg ada di gudang yg di tutupin terpal hitam psti mobil nya si Imron 😱😱
semuanya psti ada hubungannya dg Bu Sarah 😡😡