NovelToon NovelToon
Dinikahi Tuan Mafia

Dinikahi Tuan Mafia

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Mafia / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:46.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alif Irma

Andreas, sosok mafia berdarah dingin yang bergelar duda tampan dan kaya raya. Dia sudah bercerai sebanyak tiga kali karena ulah putra semata wayangnya. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan seorang penari striptis di sebuah club malam. Andreas pun memutuskan untuk menikahinya secara kontrak.

Di satu sisi, Sophia juga sosok single mom yang pekerja keras. Sophia bekerja sebagai penari striptis di sebuah club malam. Pertemuannya dengan Andreas mendatangkan masalah baginya, hingga Sophia memilih menerima segala skenario yang dijalankan oleh Andreas dengan menjadi istri kontraknya.

Lantas apa yang membuat Andreas ingin menikah kontrak dengan Sophia, sosok penari striptis!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Andreas tampak puas mendapatkan ciuman dari Sophia, namun dia tidak ingin menekan wanita itu untuk segera melakukan tugasnya sebagai seorang istri.

Dia akan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hubungan suami istri. Bahkan dia akan membuat Sophia lebih dulu memintanya.

Sementara Sophia sendiri tidak bisa tidur memikirkan hal yang baru saja dilakukannya, bisa-bisanya dia mencium bibir Andreas sebanyak tiga kali percobaan, dia bahkan begitu malu menunjukkan wajahnya di hadapan Andreas.

Bahkan saat ini dia menyembunyikan wajahnya dengan menggunakan bantal agar Andreas tidak melihat wajahnya yang sedang merona memerah.

"Aku tidak menyangka kau tidak bisa berciuman dan tingkah mu masih seperti gadis polos yang tidak tahu apa-apa. Padahal kamu sudah menikah bahkan sudah punya anak atas pernikahan mu." ucap Andreas tersenyum tipis sambil menendang kaki Sophia. Dimana Sophia masih malu-malu kucing.

Sulit menceritakan segalanya tentangku. Aku tidak mau menjadi bahan ejekan mu. Intinya pernikahanku sebelumnya tidak seperti pernikahan pada umumnya, namun kami menjalaninya dengan sepenuh hati dan saling belajar serta berproses hingga mengenal satu sama lain. Batin Sophia sambil menghembuskan nafas kasar.

Sophia memilih memejamkan matanya berharap segera tertidur, setidaknya malam ini dia bebas dari tugasnya sebagai seorang istri. Tidak tahu jika malam-malam berikutnya.

"Hei, kau sudah tidur!" ucap Andreas sembari memindahkan bantal yang digunakan Sophia menutupi wajahnya.

Namun sayangnya sang empunya sudah tertidur pulas dengan wajah yang begitu damai, bahkan Andreas terpesona melihat kecantikan Sophia tampak riasan make up, semuanya tampak alami dan sangat sayang kalau tidak di pandangi.

"Makin kesini, aku ingin mengenalmu lebih jauh. Aku sangat penasaran seperti apa masa lalu mu. Setelah melihat tingkah mu, aku merasa kau seperti gadis belia yang belum di jamah pria." gumam Andreas sambil membelai rambut Sophia. Dia sudah tahu betul mana wanita baik-baik maupun wanita penggoda atau wanita jalang sekalipun.

Cup

Andreas mengecup kening Sophia cukup lama, setelah itu dia pun berucap pelan.

"Kau sungguh menarik, aku akan membuatmu semakin dekat denganku. Satu lagi, aku akan mengetes mu menjadi istri seorang Andreas selama beberapa hari kedepan." ucap Andreas tersenyum tipis sambil mengelus rambut Sophia.

🍁🍁🍁🍁

Sesuai keinginan Andreas, selama tiga hari tiga malam, Sophia senantiasa mengurus segala keperluannya. Walaupun terkadang dirinya masih saja bersikap dingin maupun melakukan aksi jail terhadap Sophia, namun Sophia tampak bersabar menghadapinya dan terus memasang wajah ceria setiap hari nya.

Teruntuk tiga malam ini, Sophia dan Andreas tetap tidur bersama di kamar utama. Mereka hanya sekedar tidur bersama dengan menempati tempat tidur yang sama tanpa melakukan aktivitas fisik seperti hubungan pasangan suami istri pada umumnya.

Namun Andreas begitu ahli dalam mengambil kesempatan dari Sophia, menciumnya, memeluknya bahkan memegang bagian-bagian sensitif Sophia dengan mudahnya.

Sophia sendiri sama sekali tidak melakukan perlawanan, dia hanya membiarkan Andreas melakukan apa saja terhadap dirinya, toh kalaupun melawan Andreas bisa saja berbuat lebih dari itu.

Namun anehnya dia merasa deg-degan setiap kali berduaan dengan Andreas, tidak hanya itu jantungnya ikut berdetak kencang setiap kali Andreas memeluknya selama tidur bersama.

Apakah dirinya akan jatuh cinta, ataukah bisa saja dia jatuh pada pesona pria dingin nan kejam itu?, hanya waktu yang akan menjawabnya dan dirinya belum bisa menyimpulkan apa-apa.

****

Sementara Kenzo dan Noah semakin kompak saja setiap harinya, mereka belajar bersama, melukis bersama, bermain bersama, bahkan Kenzo ikut mengantar Noah ke rumah sakit menjalani terapi dan pengobatan demi kesembuhannya.

Seperti saat ini, mereka sedang berada di rumah sakit terbaik khusus penderita kanker, dimana Noah sedang menjalani terapi.

"Noah, kamu sangat hebat dan kuat. Kalau aku menjadi seperti kamu, mungkin aku tidak bisa sehebat dan sekuat kamu." ucap Kenzo memuji saudara tirinya yang baru saja menjalani treatment pengobatan kanker.

"Itu semua karena kerja keras mommy selama ini. Makanya Noah bisa menjadi anak yang kuat." ucap Noah dengan antusiasnya, lalu Noah menoleh kearah Dokter Jimmy yang selalu siaga mendampinginya selama jadwal kontrolnya di rumah sakit.

"Juga berkat Dokter Jimmy yang selalu memberikan semangat kepada Noah." ucap Noah tersenyum dan Dokter Jimmy ikut tersenyum sambil menaikkan jempolnya.

Sophia hanya mampu tersenyum dengan mata berkaca-kaca mendengar ucapan keduanya. Pasalnya mereka bertiga sedang berada di rumah sakit dan dikawal oleh Lucas beserta beberapa bodyguard Andreas.

"Kalian tunggu disini, mommy mau tebus obat dulu. Sekalian mommy mau konsultasi dengan dokter Jimmy." ucap Sophia kepada anak-anaknya, mengingat mereka sedang berada di ruang tunggu khusus untuk pasien prioritas seperti Noah.

"Baik mommy" sahut keduanya bersamaan.

"Pak Lucas, saya titip anak-anak." ucap Sophia kepada bodyguard Andreas.

"Baik Nyonya" ucap Lucas dengan sopan.

"Mari Sophia" ajak Dokter Jimmy dan Sophia hanya mampu mengangguk menanggapi ucapan dokter tampan tersebut. Lalu mereka melangkah bersama-sama keluar dari ruangan tersebut.

🍁🍁🍁🍁

Sementara di sebuah taman bermain tak jauh dari sekolah anak-anak untuk kaum elit, tampak wanita cantik sedang duduk bersantai di kursi taman sembari memperhatikan suasana sekolah bergengsi tersebut.

"Sebentar lagi jam pulang, aku tidak sabar menemui anak menggemaskan itu." ucap wanita cantik itu dengan riasan tebal memenuhi wajah cantiknya, rambut panjangnya dibiarkan tergerai hingga terus melambai-lambai di balik punggungnya.

"Sekarang aku hanya perlu duduk tenang sembari menunggunya datang sesuai yang dikatakan Tama." ucap Wanita cantik itu yang tidak lain adalah Stevani.

"Tunggu, aku harus melihat kembali riasan wajahku." gumamnya lalu mengeluarkan cermin dari dalam tasnya.

"Penampilanku sangat perfect, bagai pinang di belah dua. Tapi menurutku ini bukan diriku, aku menjelma sebagai orang lain. Wajah ini benar-benar mirip dengan wajahnya." ucap Stevani sambil menyentuh wajahnya yang tirus.

Saat melihat beberapa mobil mewah sudah berdatangan dan beberapa lagi sudah terparkir dekat dari pintu gerbang sekolah.

"Wow, kemarilah anak-anak, akhirnya kalian berdatangan. Dimana ya si tuan muda Kenzo, aku tidak melihatnya." ucap Stevani sambil celingak-celinguk mencari anak laki-laki yang diincarnya.

*

*

*

Sementara di perusahaan Paxton Group, Andreas tidak fokus mengikuti rapat pemegang saham, dia meminta Daniel untuk menghentikan rapat yang sedang berlangsung tersebut. Tanpa permisi Andreas langsung meninggalkan ruang rapat.

Semua orang yang berada di ruang rapat tampak bingung melihat sang pemilik saham menghentikan rapat tersebut secara mendadak dan keluar dari ruang rapat begitu saja.

Daniel langsung menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengakhiri rapat tersebut, kemudian dia segera melangkah untuk menyusul tuannya.

"Apa yang terjadi tuan?" tanya Daniel sambil mengekor di belakang tuannya.

"Aku ingin pulang ke rumah" ucap Andreas dengan acuhnya dan memutuskan tidak memberitahu sekretarisnya.

"Terus bagaimana dengan tawanan Lucas?, bukannya anda yang ingin langsung menginterogasinya." ucap Daniel mengekor di belakang tuannya.

"Kau saja yang melakukannya." ucap Andreas sebelum masuk ke dalam lift. Hingga lift bergerak turun menuju lantai dasar.

Tlinggg

Pintu lift terbuka, Andreas segera berjalan keluar dan berlalu masuk ke dalam mobilnya yang selalu terparkir tepat di depan pintu masuk perusahaan. Mobil Ferrari hitam melaju kencang membelah jalanan pusat kota menuju mansion nya.

Andreas mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, saat melewati sekolah putranya dia memilih memelankan laju mobilnya, hingga tak sengaja melihat seorang wanita sedang menyebrang jalan di depannya.

Andreas membulatkan kedua matanya dan langsung merem mendadak mobilnya. Dia sangat terkejut melihat wajah wanita tersebut.

"Siapa wanita itu? kenapa wajahnya begitu mirip dengan Margaretha!" ucap Andreas dengan sorot mata tajam.

1
Mita
lanjut Thor
Mita
lanjut
ardiana dili
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
Ariany Sudjana
apa thalia itu Sophia yah?
Mita Paramita
lanjut Andreas 💪💪💪
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
indahlee
lanjuttt
indahlee
lanjuttt, up lama
Ade
lanjut
ardiana dili
lanjut kak
Ade
lanjut
Mita Paramita
Lucas ketahuan tama🤨🤨🤨 Stevani gagal kabur lagi🤣🤣🤣 lanjut Thor
ardiana dili
lanjut
Ariany Sudjana
sekian bulan ga update ceritanya, sudah lupa jadinya tentang apa ceritanya yah
Ariany Sudjana
terlalu lama ga update ceritanya, sampai lupa tentang apa ini ceritanya
ardiana dili
pasti Noah anaknya andreas
Mita Paramita
lanjut Thor 💪💪💪
Dinda Putri
ahirnyaaa Andreas buka puasa 🔥🔥🔥
ardiana dili
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!