NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pengangguran

Aku Bukan Pengangguran

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Soehardi

Wati seorang istri yang diperlakukan seperti babu dirumah mertuanya hanya karena dia miskin dan tidak bekerja.

Gaji suaminya semua dipegang mertuanya dan untuk uang jajannya Wati hanya diberi uang 200ribu saja oleh mertuanya.

Diam-diam Wati menulis novel di beberapa platform dan dia hanya menyimpan gajinya untuk dirinya sendiri.

Saat melahirkan tiba kandungan Wati bermasalah sehingga harus melahirkan secara Caesar. ibu mertua Wati marah besar karena anaknya harus berhutang sama sini untuk melunasi biaya operasi Caesar nya.

Suaminya tidak menjemputnya dari rumah sakit. saat Wati tiba dirumah mertuanya dia malah diusir dan suaminya hanya terdiam melihat istrinya pergi dengan membawa bayinya.

Bagaimana nasib Wati dan bayinya? Akankah mereka terlantar dijalanan ataukah ada seseorang yang menolong mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Soehardi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

Laki-laki bertampang gembel itu ngebut dikejar dua pemotor lainnya sampai akhirnya dia melakukan lompatan berbahaya yang tidak dapat dilakukan musuhnya. Untunglah Ira berpegangan kuat-kuat sehingga tidak terjatuh.

Saat keadaan sudah aman motor yang dikendarai laki-laki misterius itu berhenti. Dia turun tapi Ira tidak mampu bergerak dengan sekali angkat Ira sudah berada di dalam gendongannya dan diletakkan di tanah. Badan Ira gemetar laki-laki itu memeluknya untuk menenangkannya.

“Ah kenapa aku harus bertemu dengan wanita ini. Mau aku tinggalkan dia berada didalam zona target penangkapan. Misi ini gagal total.” Batin laki-laki itu.

Dia lalu menelepon seseorang dan tak lama kemudian datang sebuah mobil lalu laki-laki itu menggendong Ira dan memasukkannya ke dalam mobilnya sementara motornya dikendarai sopir yang membawa mobil itu.

“Nona dimana rumahmu aku akan mengantarmu pulang.”

Ira menyebutkan alamat rumahnya lalu laki-laki misterius yang tampilannya mirip gelandangan itu menjalankan mobilnya ke alamat rumah Ira.

Sesampainya dirumah Ira laki-laki itu turun dan membuka pintu untuk Ira. Dia memegang kedua pundak Ira. “Istirahatlah maaf aku tidak bisa mengantarmu masuk.”

Ira hanya mengangguk dan mengucapkan terimakasih.

Sampai saat itu Ira masih berpikir dia adalah mata-mata perempuan iblis yang bucin akut terhadap Tono.

Hari ini Ira hanya berbaring di kamarnya. Dia ingin lepas dari misi ini tapi Rani telah mengikatnya. Dia tidak ingin ayahnya bangkrut dan dirinya masuk penjara.

Handphonenya dia matikan hari itu. Malam mencekam bersama gelandangan misterius membuatnya tidak ingin bertemu siapapun.

Pagi pun tiba di rumahnya sunyi, ART yang bekerja untuk membersihkan rumahnya belum datang, perutnya terasa lapar. Dia membuka kulkas tidak ada apapun disana. Lemari pantry pun kosong hanya ada kopi dan gula yang tinggal sedikit. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat kopi untuk dirinya sendiri.

“Ach sejak mama meninggal tidak ada yang memperhatikan stok isi kulkas dan persediaan dapur. Mau tidak mau hari ini aku harus belanja.”

Ira membawa kopinya ke kamar, untunglah di kamarnya masih ada biscuit yang selalu tersedia kalau dia gabut dan ingin menumpahkan isi hatinya ke dalam diary nya.

Ira minum kopi ditemani beberapa keping biscuit yang masih tersisa. Dia bergegas membersihkan dirinya dan berdandan tipis-tipis lalu memanggil taxi online menuju ke pasar.

Ira membeli semua yang dibutuhkannya. Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya dia selesai berbelanja dan pulang ke rumahnya.

“Pagi non dari mana nona kok pagi-pagi sekali sudah keluar rumah?” Tanya ART yang sedang menyapu.

“Habis belanja bik, isi kulkas kosong isi dapur juga kosong.” Jawabnya.

“Saya mau masak bik tolong bantu menata belanjaan ya.” Pinta nya.

“Baik non,” jawabnya singkat sambil membawa belanjaan ke dapur dan mulai unboxing dan menatanya beras, gula, kopi, teh dan bumbu-bumbu dapur diletakkannya ditempat masing-masing.

Ira mencuci daging sapi mengiris-iris nya dan menumisnya dengan bumbu jadi yang dibelinya di pasar. Setelah ditambahkan air dia memasukkan bumbu aromatik, daun bawang dan menutup pancinya. Dia memasak nasi dan mulai membuat sambal. Dan menyiapkan tempe untuk di goreng. Setelah semua matang dia menata masakannya di meja makan rawon dengan pendamping tempe goreng, telur asin dan sambal. Dia sarapan sendirian. Papanya keluar kota untuk urusan bisnis.

Di saat yang sama ditempat yang berbeda Wati baru saja sarapan dengan suaminya tiba-tiba menerima pesan dari nomor tidak dikenal. Ternyata dari penerbit mayor yang ingin mengajukan kontrak novelnya untuk terbit di penerbitnya.

Wati menanggapi pesan itu dan bersedia menemui manager yang mengurus penerbitan bukunya.

Wati menelepon suaminya untuk pulang cepat hari itu karena dia harus pergi menemui seseorang dan Dony bertugas menjaga anaknya.

Dony mengantarkan istrinya menemui seseorang dari penerbit di sebuah cafe. Setelah berkenalan Dony duduk di tempat yang terpisah untuk memberikan privacy istrinya untuk urusan pekerjaan.

Istrinya menanda tangani kontrak untuk terbit buku di penerbit ternama. Setelah selesai mereka langsung pulang.

Wati menerima honor yang fantastis untuk kontrak pertamanya dengan penerbit mayor. Dia ingin segera pindah ke rumahnya sendiri. Hal ini dia bicarakan dengan Dony. Mereka sepakat membeli rumah di developer tempat Dony bekerja bonus bisa masuk ke suami juga dapat discount untuk karyawan.

Setelah memilih type rumah dan lokasi akhirnya Wati membayar DP rumah dan angsurannya memakai gaji Dony dengan KPR yang paling singkat. Sisa uangnya dibelikan perabot rumah tangga.

Walaupun kini jarak dari tempat kerja Dony jauh tapi sekarang mereka sudah memiliki rumah sendiri. Wati membeli scooter matic untuk dirinya sendiri bila ingin berbelanja di pasar komplek perumahan atau sekedar membeli susu di indo April yang lokasinya masih di dalam komplek perumahan.

Wati mengundang keluarga dan tetangga dekat untuk syukuran rumah barunya. Ibu senang melihat perkembangan rumah tangga Dony dan Wati. Ibu banyak berubah sejak peristiwa pengkhianatan cinta suaminya.

Pulang dari acara syukuran di rumah Wati. Fitri melewati rumah Ira tapi dia tidak tahu kalau itu rumah Ira. Suaminya menghentikan mobilnya. “Itu rumah temanmu si Ira apa kau sudah tahu?”

“Mana rumah Ira? tanya Fitri. Tapi belum sempat terjawab dia melihat Ira membuka pintu dan seorang pria setengah baya berpamitan padanya.

“Itu papanya Ira. Mamanya meninggal hampir setahun yang lalu.” Kata Dony.

“Kok kamu tahu banyak tentang Ira?” Istrinya bertanya dengan keheranan.

“Dulu perusahaan papanya bekerja sama dengan perusahaan papa tapi mereka terlibat pengkhianatan dan bermusuhan dengan paman. Sekarang dia hampir bangkrut dikhianati teman yang dulu menjadi sekutunya. Entah siapa yang bersedia menjadi investor sekarang dia kembali stabil.” Kata Tono sambil mulai menjalankan mobilnya kembali. Fitri hanya manggut-manggut.

Ibu malam itu menginap di rumah Dony. Satria sudah tertidur di kursi belakang.

Saat itu di rumah baru Wati dan Dony. Ibu dan Dony beres-beres setelah acara syukuran selesai. Setelah semua beres mereka beristirahat di kamar masing-masing. Rumah baru itu hanya memiliki dua kamar tidur dan masing-masing dilengkapi dengan AC untuk kenyamanan. Satu ruang tamu, ruang keluarga yang merangkap ruang makan dan dibelakang adalah dapur, kamar mandi dan ruang cuci seterika.

Halaman rumah baru belum di tata. Pagi itu Wati meminta Dony berangkat kerja naik motor karena Wati dan ibu akan membeli beberapa tanaman untuk taman depan dan belakang.

Dony berangkat mengendarai scooter baru Wati. Ibu kelihatan bangga Dony naik motor baru. Motor bututnya sudah dijual.

Ibu memangku cucunya sedangkan Wati menyetir ke toko tanaman bunga dan bibit buah.

“Wati sebaiknya kita beli tanaman buah untuk halaman depan supaya rumah bisa teduh kalau siang hari. Halaman belakang bagaimana kalau kita tanami satu tanbulampot lalu kerikil dan batuan kecil lalu kita banyak menanam tanaman bunga dalam pot kecil-kecil.”

“Baiklah bu yang penting rumah kelihatan asri biar kerasan tinggal di rumah. Aku suka buah mangga nanti kita beli bibit mangga ya bu. Untuk tanbulampot saya suka jambu biji merah enak banget siang-siang minum jus jambu.” Kata Wati.

“Jangan lupa beli persemaian untuk tanaman cabe dan tomat. Kalau kita menanamnya di pot kecil jadi bagus, sekaligus tanaman hias cantik lho tampilannya juga berguna untuk bumbu dapur.”

“Ibu pintar, Wati setuju bu. Apalagi kalau harga cabe lagi mahal. Kita punya stok cabe tanaman sendiri.”

Mereka telah sampai di toko tanaman. Wati membeli bibit pohon mangga dan jambu biji merah serta tanaman bunga dan peralatan berkebun yang dibutuhkan.

Seharian ibu dan Wati berkebun. Mereka makan siang memesan online dan untuk makan malam Wati memesan paket ayam bakar.

Ternyata ibu bisa juga kompak dengan menantu yang dulu ditindasnya. Pagi itu Dony berangkat kerja naik mobil Wati. Ibu dan Wati jalan-jalan pagi sambil berbelanja di tukang sayur yang lewat di komplek mereka.

1
Evy
Intel tuh calon suami Ira..
Evy
Harusnya cari kost an aja'..biar lebih hemat...
Nany Susilowati
klu tidak salah di awal cerita di bilang ayah doni seorang tenaga pendidik artinya kan pns kok bisa nikah siri n nyuruh istrinya menggugat bukannya klu di laporin ke atasan bisa langsung di pecat maaf bukan membela istrinya tapi begitulah undang* di negeri kita 🙏🙏🙏
Sri Wahyuni: byk PNS yg nikah diam-diam. semua tergantung istri klo mau mempertahankan pensiun dia tdk akan melaporkan. tp klo mau cerai ya dipecat dg tidak hormat.
total 1 replies
Lee Mbaa Young
maaf ilfil waktu penulis bela pelakor sorry apapun alasannya hub mereka perselingkuhan.
Sri Wahyuni: setiap orang bebas berpendapat. tapi inilah realita yg jarang diperhatikan orang. ada yg Legawa menerima poligami ada yg menentang.
total 1 replies
Lee Mbaa Young
sebegitunya mmbela perselingkuhan ayah dony si penulis knp apa sdng di posisi itu.
tak Ada wanita baik baik yg mau nikah ma laki orang apapun alasannya.
Kl dulu dpt perlakuan kurang baik Dr lakinya hrse gk jd duri di rumah tangga orang lain itu baru janda bermartabat.
Lee Mbaa Young
Selingkuh an kan bukan nikah setelah cerai, jng memutar balik kan fakta.
mereka selingkuh 🤣🤣🤣.
sebegitunya penulis mmbuat nm baik pezina. nikah saja cm siri kan 🤣🤣.
bukan nikah sah.
yg bgini nih selalu menormalisasi perselingkuhan dng dalih istri gk baik.
pdhl sm sama gk baik loh.
Nany Susilowati: emang udah end thor...
total 1 replies
Lee Mbaa Young
Kok enak ya hidup pelakor, dng alasan istri pertama gk baik trus nikah lagi.
sama aja zina, poligami hrs dng izin istri pertama. kdang yg bgini mlh di dukung padahal mereka pasangan selengki.
hrse dpt karma lah tu pasangan zina
Lisa Yacoub
anjing menggonggong/ menyalak bukan mengaum, thor.
Sri Wahyuni: anjing mengaum kalau ada entitas gaib. bukan menyalak atau menggonggong. kalau bahasa Jawa asu baung
total 1 replies
Wanita Aries
lanjutt
Nany Susilowati
lupa apa thor di bab sebelumnya bukannya bilang anak kakak wati cewek semua
Nany Susilowati
udah 5 bulan lho... anaknya mosok belum mau di sentuh
Wanita Aries
Trnyata hanya ank pungut aja tp kelakuan kyk setan si rani.
Akhirnya ira bs hidup tenang wlw gk brteman dgn fitri lg
Wanita Aries
Makin seru
wiwid
lanjut
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
untung mertuaq baik🤭
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
wati kamu keren..lanjutkan🤭
⨀⃝⃟⃞☯Ayodyatama🌹
bener kan...bab pertama aja udah bagus...ok wati bikin suami dan keluarganya menyesallllll
Wanita Aries
Nah lho rani siap” aja
Marifatul Marifatul
yg bnykkkkk dooong 🥰
Wanita Aries
Wahh jodohnya ira nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!