NovelToon NovelToon
Mistake ( A Mistake Can Bring Love )

Mistake ( A Mistake Can Bring Love )

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: rehuella

Karena sebuah kesalahan Kalundra Ananda Ramones, harus menikahi wanita yang baru bertemu dengannya beberapa hari yang lalu. Dia sudah tidak lagi mempedulikan statusnya sebagai tunangan orang yang dicintainya.

Aluna Dinda Soeharjo wanita cantik berusia 25 tahun, demi menghindari kakak tirinya dia pergi ke Jakarta. Aluna terpaksa menerima tawaran yang diajukan Kalundra demi menutupi rasa malu keluarganya. Dia belum yakin sepenuhnya jika yang mengucapkan ijab qobul, bukan orang yang dia cintai.

Surat perjanjian disepakati oleh keduanya, mereka tinggal seatap, layaknya pasangan pada umumnya.

Seiiring berjalannya waktu cinta tumbuh di antara keduanya, siapakah yang akan Kalundra pilih? Cinta masa kecilnya atau wanita yang sekarang menyandang status sebagai istrinya? Dari pada penasaran baca yuk.

Ini Sekuel Kepincut Cinta Dokter ya. Tapi ini kisah anaknya, kalau kalian baca langsung juga nyambung kok, karena di novel pertama itu, tentang kisah lahirnya Kalundra dan saudaranya.

Selamat membaca semoga suka dengan tulisan saya ini.

Follow Ig : rehuella1
Fb Yetha itu Yhenie

Pesan saya jangan lupa favoritkan dan like ya, kalau mau kritik saran, boleh banget.😅

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rehuella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Yang Gagal

“Tanyakan pada sahabatmu!”

Renata hanya mengerutkan keningnya, setelah mendengar ucapan Kalun. Dia tidak akan bertanya lagi, pada orang yang baru saja bertemu dengannya itu. Sikap yang dingin dan tatapan Kalun yang tajam, membuat Renata kembali mengambil ponselnya yang tadi dia simpan di tas.

Renata melirik ke arah Kalun, hidung panjang dan bibir merah Kalun membuatnya mengagumi ketampanan lelaki di sampingnya itu. Renata menajamkan penglihatannya, melirik ke arah Kalun yang tidak berkedip ketika melihat Aluna.

Mungkinkah dia suami Aluna? Ucap Renata dalam hati, Renata menatap ponsel di tangannya, dia membuka pesan whatsApp dari Aluna lalu melihat foto yang dikirim Aluna beberapa minggu lalu ketika mereka menikah.

Mulutnya terbuka membentuk huruf O ketika melihat layar ponselnya, dia meringis menatap ke arah Kalun.

“Jangan bilang ke Luna jika aku memberitahu rahasianya,” pinta Renata sambil membawa tangannya ke depan dada.

Kalun tersenyum licik ke arah Renata, ide cemerlang tiba-tiba melewatinya.

“Kamu harus membayarnya!” Kalun menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa karena merasa menang. “Kamu harus memberikan informasi padaku setiap hari, apa yang dia bicarakan kepadamu!” lanjutnya sambil tersenyum ke arah Aluna.

“Enak saja, itu privasi Aluna, nggak seharusnya aku membuka rahasianya!” hardiknya tapi tetap dengan suara pelan.

“Baiklah, aku akan mengatakan kepadanya, supaya dia tidak akan menceritakan lagi masalahnya kepadamu.”

Renata menatap tajam ke arah Kalun, merasa jengkel karena Kalun mencoba ingin memanfaatkan dirinya.

“Bilang saja sana! Aku nggak akan takut juga, aku kenal Aluna lebih lama darimu, aku yakin kita bisa saling memahami,” ucap Renata yang tidak menanggapi ancanman Kalun.

Karena merasa diremehkan, Kalun menarik dress Renata untuk membawanya keluar dari ruangan Aluna. Meninggalkan dua orang itu berada di dalam.

“Apa-apain sih ini? Lepas nggak!” bentak Renata saat tiba di luar ruangan, tepatnya kini mereka berdua berada di balkon ruangan Aluna.

“Aku akan membayarmu!”

Renata diam memikirkan tawaran Kalun yang menguntungkan untuknya, tapi dia segera menjawabnya dengan senyuman mematikan ke arah Kalun.

“No! Aku lebih takut Aluna dari pada denganmu, kamu belum tahu saja kalau dia marah! Aku cuma pesan saja, jangan katakan apapun padanya! Apa yang aku katakan tadi, sudah cukup dia menderita selama ini, jadi jangan sampai pernikahan yang tidak sempurna ini, akan menyakiti hatinya. Jika kamu memang tidak suka segera ceraikan dia, mungkin itu lebih baik, biar dia tidak jatuh terlalu dalam, tapi aku yakin kamu sudah mulai mencintainya kan, hayo ngaku?” selidik Renata sambil cengar-cengir di depan Kalun.

Wajah Kalun terlihat merona saat mendengar ucapan akhir dari Renata. Dia menunduk untuk menyembunyikan wajahnya.

“Nggak!” jawabnya keras sambil berjalan masuk ke ruang Aluna, dia memejamkan matanya ketika Samuel berpamitan pada Aluna, bukan hanya berjabat tangan, tapi Samuel mencuri cium kening Aluna, membuat kedua tangan Kalun mengepal sekuat tenaga.

“Ada air es nggak sih, ada yang kebakaran nih,” goda Renata dari balik punggung Kalun. Kalun yang mendengar ucapan Renata langsung menatap tajam ke arah Renata yang sudah berdiri di sampingnya.

“Tutup mulutmu!” maki Kalun yang merasa jengkel dengan Renata. Dia lalu berjalan menghampiri bed Aluna.

“Cepat sembuh! Aku nggak mau ada karyawanku yang hanya bisa makan gaji buta!” ucap Kalun yang sedikit kasar. Kalun terus menatap mata Aluna yang tengah menelisik dirinya.

“Loe tega ya, karyawan loe sedang sakit harusnya mendoakan supaya cepet sembuh, tapi malah berkata seperti itu, maksudnya apa coba?” sanggah Samuel yang belum beranjak pergi dari ruangan Aluna. Dia masih melihat ke arah Aluna yang mengusap-usap dahinya.

“Cepatlah pulang! Jangan ganggu karyawanku, aku tidak mau proyekku gagal karena dia libur terlalu lama,” ucap Kalun yang berusaha mengusir Samuel.

“Baiklah ayo kita pulang sama-sama, biarkan karyawanmu ini istirahat!” ajak Samuel sambil menepuk punggung Kalun.

“Pulang saja duluan, aku masih ingin menemui karyawanku, dan bicara padanya.” Kalun duduk di kursi yang tadi di tempati Samuel, supaya Samuel tidak kembali duduk di kursi.

“Baiklah, aku akan menunggumu di luar,” jawab Samuel sambil tersenyum ke arah Aluna.

“Duluan saja, aku kan.” Kalun terdiam mencoba mencari alasan yang tepat. “Aku masih ada perlu dengan adikku di sini,” lanjut Kalun yang pintar mencari alasan supaya dia bisa di sini menemani istrinya.

“Dan ajak itu, karyawanmu pergi. Takutnya merepotkan Aluna di sini!” perintah Kalun menunjuk ke arah Renata.

“Enak saja, aku mau tidur sini menemani Aluna,” sahut Renata yang berada di belakang tubuh Kalun.

Suasana menjadi riuh, seperti seorang pembeli yang sedang melakukan tawar menawar dengan penjualnya. Aluna yang sedari tadi diam akhirnya memberanikan diri menghentikan keributan itu.

“Bapak atasan yang terhormat, lebih baik Bapak pulang saja, biarkan sahabat saya yang menemaniku di sini, dan Samuel cepatlah pulang aku sudah baik-baik saja!”

Kalun menatap tajam ke arah Renata yang menjulurkan lidah ke arahnya, sedangkan Samuel sudah menarik-narik tangan Kalun supaya segera mengikutinya.

Kalun semakin geram, saat melihat Renata melambaikan tangan ke arahnya mengiringi kepergiannya, dengan tersenyum menang.

Di ruangan itu hanya tinggal Aluna dan Renata, mereka masih diam belum ada yang memulai pembicaraan, Renata yang menyadari dirinya bersalah pada Aluna, cuma bisa diam sambil menatap kosong ke arah jendela. Aluna yang malu karena Renata melihat Samuel mencium dahinya pun hanya bisa diam dan menunduk.

“Suami yang tampan,” ucap Renata setelah terdiam cukup lama.

“Dari mana kamu tahu?”

“Hahaha, apa kamu lupa, jika pernah mengirim fotonya padaku?”

Aluna tersenyum sambil menganggukan kepalanya.

“Bagaimana tidak jatuh cinta coba sama sultan seperti itu? Tampan, kaya, bibirnya menggoda lagi,” cibir Renata sambil mengedipkan matanya ke arah Aluna. “Andai aku jadi kamu, aku sudah datang ke mbah dukun, buat jampi-jampi dia.” Renata tertawa keras sambil meredam tawanya dengan tangan kanan.

“Beruntungnya bukan kamu, yang nikah sama dia,” ucap Aluna sambil tersenyum tipis.

“Aku pulang ke kos sajalah ya? biar kamu mengurusku, lagian dia juga akan pergi ke London malam ini,” jelas Aluna menampilkan wajah sedihnya.

Renata yang memperhatikan perubahan wajah Aluna, menyadari jika sahabatnya itu tengah bersedih, dia mencoba menghiburnya untuk kuat, jika memang Kalun itu jodohnya, pasti dia akan kembali untuknya.

Kini mereka berpelukan, Renata menguatkan Aluna untuk selalu percaya, bahwa suatu hari akan ada kebahagiaan yang akan menghampirinya, entah itu bersama Kalun atau yang lainnya, semoga pangerannya akan segera datang padanya.

Brakk ...

Pintu ruangan terbuka kasar, Kalun masuk dengan nafas terengah-engah, membuat mereka berdua yang berada di dalam kaget dan fokus ke arahnya.

“Biar aku yang berada di sini! Aku suaminya!” ucap Kalun dengan nada tinggi sambil mengusir Renata dari kursi yang ada di samping bed Aluna.

“Dasar! Kaya gitu bilangnya nggak cinta?” cibir Renata sambil berjalan ke kursi sofa, tapi hatinya senang bisa melihat perhatian Kalun kepada sahabatnya.

“Hey, kenapa duduk di situ? Pulang sana!” usir Kalun sambil menunjuk pintu ruangan Aluna.

Aluna yang melihat keanehan Kalun, menarik baju yang Kalun kenakan.

“Apa yang kamu lakukan, dia sahabatku! Kita nggak perlu membuat skenario lagi,” ucap Aluna dengan senyum yang tak tertahankan.

“Aku benar akan mengusirnya pergi, agar aku bisa bermesraan denganmu.” Seketika Kalun menutup mulutnya, karena ulah mulutnya yang tidak bisa dikendalikan. Tapi sesaat kemudian terdengar pintu ruangan terbuka.

“Lunaaa, Kita datang!”

Kalun hanya menatap gerombolan orang yang masuk mendekati bed Aluna. Mereka mencium pipi Aluna satu persatu, kecuali para lelaki hanya mengulurkan tangannya ke depan Aluna dan disambut ramah oleh istrinya.

Baiklah lakukan sesukamu, jangan salahkan aku jika aku akan membaluri tubuhmu dengan handsanitizer! Maki Kalun dalam hati, wajahnya sudah tidak ramah lagi, apalagi melihat Renata yang tertawa tanpa suara ke arahnya.

👣

Note Rehuella:

Salahkan gigi saya yang sedang sakit, jadi baru bisa update sekarang.🙄

Jangan lupa like dan vote ya!

1
Mira Hastati
bagus
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
eonnira
yeeeee ketemu juga ceritanya ayah Kalun dan bunda Luna🤗🤗
Afriyani Fristianingrum
Buruk
Arie Afnieta
bagus
Lenni Namora
Luar biasa
dini0532
Bisa2nya aku netesin air mata di kantor gara2 baca part Luna melahirkan 🥲
dini0532
Papa Erik selalu terdepan. Tim satsetsatset. Tapi anak dan mantu2nya klemer2 semua, ibarat kata musibah dibikin sendiri mulu zzz
dini0532
Aneh banget Pak Budinya juga. Kalo Kalun ga bisa dihubungi ya coba hubungi yg lain jg dong. Apalagi ini baru ketauan kalo Luna hamil tp ga ada tanda2 nyuruh Kalun dan keluarganya buat jemput. Harusnya curiga dong knp anaknya bisa sendirian lama bgt di Solo
dini0532
Kadang Kalun emang suka cemburu berlebihan, giliran Luna yg cemburu di sepelein. Tp untuk soal rumah, aku sependapat sm Kalun. Mending cari rumah lain dr pd nantinya jd kebayang2 Fandi terus
dini0532
Lemah amat luluhnya cuma sama nasi goreng. Pdhl fatal bgt kesalahannya, bukan cuma sekedar nemenin mantan yg lg sekarat tp nyaris ijab qabul. Bayangin kalo keburu ijab qabul dan si Kayra blm meninggal. Brarti kan Luna bener2 di madu. Pantes Riella di madu, ini mah bener2 karma abangnya kayanya
dini0532
Kalun kan katanya dulu dokter tapi kok sebodoh ini sih? Luna kan hitungannya habis keguguran. Papanya udah ngewanti2 buat ABC tp dengan santai dan sadarnya Kalun ngejawab nentang bodo amat kaya gitu. Kok lama2 jd makin kesel sm karakter Kalun ya?!
dini0532
Good job Aluna, sempet mikir kirain dia cepet luluh ternyata tetap tangguh. Hukuman harus ttp ada buat Kalun biar dia bisa ngehargain istrinya. Kecewa bgt pasti jd Luna
dini0532
Walaupun tau endingnya Kalun sm Luna kaya gimana. Tp gue msh ttp penasaran sm kelanjutan masalah ini. Pgn Kalun "sadar" sm kelakuannya sih
dini0532
Walaupun Kayra meninggal, tapi tetep ga suka dan ga bisa dibenarkan jg caranya Kalun sembunyi2 kaya gini. Bener2 ga ngehargain istri. Pdhl kalo jujur pasti Luna bakal izinin apalagi kalo tau Kayra sekarat
dini0532
Gue kalo jd Luna, walaupun Ferdi orang baik dan dia diwasiatin gt sama Fandi, gue ttp nolak sih. Ga kebayang kalo mesti terus2an kebayang Fandi di fisik Ferdi. Nantinya jd gatau beneran cinta sm Ferdi atau cuma krn Fandi. Trs blm lagi ibu mertua nya kaya begitu. Mending jadi mantunya Papa Erik Mama Ella dh, bener2 di syg bgt
dini0532
Kok cinta sm Emil dari sejak SD sih? Bukannya SD masih sukanya sm Kenzo ya? Baru demen Emil kan pas sekitaran SMA / kuliah, pas dia udah benci sm Kenzo kan?
dini0532
Parah bgt kalo beneran ditinggal di hotel sendirian tanpa kabar. Minimal tinggalin pesan kek di kertas / sms
dini0532
Kasihan jg sih Kalun kaya berjuang sendirian. Seandainya Luna tau pengorbanan Kalun biar bisa terus bareng dia
dini0532
Waahh kirain cuma papa Erik yg tau belangnya Kayra, ternyata papanya Kayra pun tau gmn kelakuan anaknya ckck
dini0532
Fix Aluna hamil dan papa Erik udah tau sejak Luna pingsan. Makanya kmrn ajudannya ganti kopi jd susu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!