NovelToon NovelToon
365 Days Wedding

365 Days Wedding

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:416.2k
Nilai: 5
Nama Author: Haasaanaa

Sebelum baca cerita ini, disarankan untuk membaca Menikahi Duda Impoten. Agar paham dengan alur ceritanya 🥰


Radit mengajak Ghea untuk menjalani pernikahan selama satu tahun. Dengan iming-iming akan membiayai Ghea kuliah jenjang kedokteran. Ghea yang memiliki sedikit rasa kepada Radit akhirnya setuju, tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Kisah cinta mereka yang rumit dan penuh dengan rintangan sangat membuat hubungan mereka menjadi kuat dan terkadang juga tidak.

bagaimana dengan kisah mereka? ayo follow, Vote, Komentar dan Like ya😆 Agar novel ini bersinar🥰Sederhana gitu kan buat author bahagia hihi😍







Follow IG:authorhaasaanaa
Visual setiap karya saya, ada disana 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EP 32

Dan pada akhirnya Ghea membawa Radit menuju dapur, dengan Radit yang duduk di meja makan sambil memerhatikan nya memasak. Ghea ingin tertawa saja kala Radit hanya duduk memelas, selayak nya seorang anak yang sedang menunggu ibu nya memasak. 

Radit melepaskan handuk di kening nya, ia bangkit dan menghampiri Ghea yang sedang sibuk memotong sayur mayur. Radit memeluk Ghea dari belakang, bahkan Ghea sampai terkejut dengan sikap Radit kali ini. "Kak, jangan seperti ini.." Ucap Ghea, posisi ini sungguh tidak aman untuk jantung nya. 

Radit seolah tidak mendengar apa yang dikatakan Ghea, ia mencium aroma tubuh Ghea yang menenangkan untuk nya. "Diamlah jangan banyak tanya. Kau istri ku, tidak salah seperti ini dengan istri sendiri" Ucap Radit dengan tegas, ia menggendong tubuh Ghea bak koala. Ghea terkejut, ia duduk diatas meja dapur. 

Posisi seperti ini mengingat kan Ghea dengan kelakuan Ezra dan Keyna dulu. Dimana Ezra memadu kasih dengan Keyna diatas meja dapur, bayangan itu masih teringat jelas dibenak Ghea. 

Radit merapikan rambut Ghea yang berantakan, ia menyentuh bibir Ghea. Yang terakhir kali ia cium saat hari pernikahan, Ghea seperti selayaknya batu. Tidak bisa menolak dengan yang dilakukan Radit, hanya bisa diam dan menunggu apa yang akan dilakukan pria itu. 

Radit ingin mendekatkan bibir nya, dan Ghea menunggu bibir Radit mendarat di bibir nya. Saat kedua bibir itu ingin bersatu.. 

"Maaf.. Aku ingin mengambil barang ku yang ketinggalan"

Seketika Radit langsung menatap kearah suara, dan ya. Ia menatap kesal Lovie yang cengengesan, dan terlihat tidak merasa bersalah sama sekali. Ghea juga merutuki adik ipar nya itu, padahal ia sudah membayangkan adegan tadi. 

Radit menatap Lovie kesal, ia berlalu pergi begitu saja ke kamar nya. Mungkin malu karna Kepergok sang adik, dan Ghea juga bingung harus apa. "Tadi kalian mau apa? Kok naik keatas meja dapur?" Tanya Lovie lugu, jujur itu anak memang tidak tahu tentang arah dewasa. 

Ghea kesal dengan Radit, karna membiarkan dirinya sendiri menjawab pertanyaan polos Lovie. "Tidak ada, kami hanya bermain mata tadi" Jawab Ghea asal, dan tidak memikirkan arti jawaban nya sama sekali. 

Lovie terlihat penasaran saja, ia semakin penasaran bahkan. "Oh begitu, jadi orang nikah kalau main mata naik ketempat itu. Asik juga yaa.." Ucap nya, Ghea mengangguk saja sembari menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. Bagaimana lagi, Lovie kelewatan polos. 

Setelah menjelaskan panjang lebar akhirnya Lovie berlalu pergi, dan Ghea melanjutkan memasak nya yang tertunda karna ulah Radit. Setelah semua selesai, Ghea menaruh makanan itu dinampan. Untuk dibawa ke kamar Radit, agar pria itu segera sembuh dari sakit nya. 

Saat memasuki kamar Radit, pria itu sedang duduk diatas kasur dengan membaca buku. Terlihat sangat tampan dimata Ghea, dan sejujurnya Ghea masih canggung dengan kejadian tadi. Kejadian yang terganggu karna kedatangan Lovie, hal itu membuat nya benar-benar sangat malu. 

"Kak, ini sarapan untukmu. Setelah makan minum obat lagi, agar cepat sembuh" Ucap Ghea, ia memberi piring yang berisi makanan itu kepada Radit. Pria itu hanya menatap piring itu, tidak menerima nya dari tangan Ghea. 

"Tangan ku lemas, tidak kuat mengangkat sendok itu" Ucap nya, seketika alis Ghea hampir menyatu mendengar alasan tidak masuk akal itu. "Lalu kenapa itu tahan megang buku?" Tanya Ghea penuh curiga. 

Seketika Radit langsung melempar buku itu ke sembarang arah, ia langsung terlihat tak berdaya dihadapan Ghea. "Aku benar-benar lemas dan tidak berdaya.." Keluh nya, Ghea menghela napas panjang. 

Dan akhirnya Ghea menyuapi Radit dengan telaten, dan sabar. Pria itu tersenyum puas sambil menguyah makanannya, rasa disuapin sama Ghea sungguh membuat nafsu makannya meningkat. Walaupun sepanjang Ghea menyuapi Radit, wanita itu selalu mengeluh. Radit pura-pura tidak mendengar nya, dan menganggap Ghea sedang bernyanyi saja. 

Setelah meminum obat, Radit sudah lebih baik. Panas nya turun dan tubuh nya kembali bugar, Ghea lega melihat nya. Radit memerhatikan Ghea yang sedang merapikan kamar nya, senyum kecil terukir diwajah tampan nya. "Ghea, kemarilah"

Ghea menghampiri Radit, ia terkejut kala tangan nya di tarik oleh Radit. Hingga pria itu bisa mencium kening nya dan mendaratkan lumatan lembut di bibir nya, ia benar-benar terkejut dengan apa yang dilakukan oleh nya. 

Ghea memukul dada bidang Radit, kala pasokan oksigen mulai menipis. "Kau mau membuat ku mati, kak?" Tanya nya dengan deru napas yang memburu, Radit tertawa saja. Ia mengusap bibir Ghea,hal itu sukses membuat Ghea sangat gugup. 

"Aku mau lagi.." Ucap Radit, Ghea memukul dada Radit yang terkadang mesum pada nya. Sungguh membahayakan posisi jantung dan perasaan nya, ia tidak suka dengan Radit yang seperti ini. Semakin membuat hatinya berlabuh semakin dalam pada nya, dan Ghea benci dengan kenyataan pahit itu. 

"Ih kak Radit mesum!" Hardik Ghea, ia berlalu begitu saja meninggalkan Radit dikamar nya. Menyembunyikan wajahnya yang sedang blushing, dan akan sangat memalukan jika Radit melihat nya secara langsung. 

Radit tertawa kecil melihat Ghea yang kabur begitu saja, ia dapat merasakan tidak berpengalaman nya Ghea dalam kissing tadi. 

Radit bangkit dari kasur karna melihat ponsel Ghea yang tergeletak di atas sofa. Radit membuka ponsel itu, ia melihat isi dari ponsel Ghea.  Melihat banyak nya pesan dari Aksa membuat Radit geram, Aksa selalu mengirimkan pesan mesra kepada Ghea. "Dasar bocah tengil!" Umpat Radit, ia tidak suka dengan itu. 

Radit mengambil ponsel nya dan memasang alat pelacak dan menyadap ponsel dari Ghea. Untungnya ia sudah mahir dalam hal itu, Radit tidak suka ada pria lain yang berusaha merebut Ghea dari nya. "Kakak sama adik sama saja, sama-sama tengil dan penyuka milik orang lain" Umpat nya lagi, membayangkan wajah Danu dan Aksa membuat nya kesal bukan main. 

Apa lagi Aksa, sudah terang-terangan menunjukkan rasa nya kepada Ghea. Radit tersenyum puas karna sudah berhasil memasang alat pelacak pada ponsel Ghea, ia meletakkan ponsel itu kembali di sofa. Dan berekspresi seperti tidak terjadi apa-apa, padahal hatinya sudah ingin mencabik cabik Aksa sekarang juga. 

1
Shifa Burhan
poin2 masalah dalam novel kalian adalah pemikiran2 egois wanita
*wanita yang menyukai radit akan kalian cap wanita jahat dan murahan yang cintanya menjijikan dan kalian perlakukan sangat kasar
*lelaki yang menyukai Ghea kalian cap lelaki baik2 dan cinta nya tulus dan kalian perlakukan sangat2 lembut

*suami interaksi suami dengan wanita lain kalian anggap kesalahan fatal
tapi semua interaksi istri dengan lelaki lain kalian bela dan benarkan, malah kalian memutar balik fakta jadi suami yang balik salah

*istri cemburu maka suami yang salah karena tidak peka dan bisa menjaga perasaan istri
tapi ketika suami cemburu maka suami juga yang salah karena cemburu buta dan tidak bisa percaya istri

*asas kepercayaan hanya kalian perlakuan jika istri melakukan kesalahan tapi saat suami melakukan kesalahan asas kepercayaan yang kalian bangga2kan hilang entah kemana

dengan pemikiran2 egois kayak gini kalian bangga dengan novel kalian, miris
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Liie
ghea mode singa🤣
Liie
🤣🤣🤣
Atiah arini
luar biasa good
Ema bjm
/Facepalm/
Lina aja
lanjut n semangat
Lina aja
y ampun terbayang kan badan kekar tapi pas ngomong mendayu.....walah
Lina aja
ye Radit m ada"j sakit juga
Lina aja
😭😭😭😭🥺🥺🥺🥺
Lina aja
kasian banget Ghea....andai tau yg menimpa Radit
Lina aja
kasian banget ni m Azka....moga ada jodoh terbaik untuk mu
Lina aja
ahk kebiasaan buruk Ghea itu g pernah tanya dulu.....negatif tinkking
Lina aja
parah banget ini pakmil.....ko bisa y thor ikut ngidam gtu
Lina aja
kebawa hamil y gampang tantrum.....ahk suami idaman
Lina aja
y ampun kasian kan Bu Clara yg denger peperangan antara mereka.....hadeuh
Lina aja
hadeuh bumil masih j cemburuan
Lina aja
ulat bulu nya harus di habisi itu
Lina aja
wah klw Danu n lovie jadian.....Radit jadi ipar Danu donk
Lina aja
pasti Mayra ingin mengganggu rumah tangga mereka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!