NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Percintaan Konglomerat / Persahabatan / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Pernikahan bukanlah akhir dari kebahagiaan. Tapi pernikahan, adalah awal dari kehidupan yang sesungguhnya.
Cinta tak selamanya indah, ketika apa yang di pertahankan dan di pertaruhkan kini menjadi alasan untuk di tinggalkan.
Bagaimana kisah kelanjutan pasangan muda mantan aktor ternama dengan seorang gadis yang selalu di manja oleh keluarganya.
Mampukah mereka menghadapi lika liku perjalanan rumah tangga yang sesungguhnya?

Ikuti terus kisah Batara dan Zefanya...
jangan lupa follow akun Noveltoon Mommy ya...
IG : Mommy_Ar29
Tiktok : Mommy_Ar95

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

...~Happy Reading~...

Seperti dugaan eyang Darmani, malam harinya Zefanya langsung terkena demam yang cukup hebat. Panas nya bahkan hampir mencapai 40 derajat. Tentu saja Batara cukup di buat panik dengan kondisi istrinya.

Baru saja ia pulang dari kantor dan hendak menjemput Zefanya, tapi wanita itu malah sedang tidur pulas di kamar rumah eyang Darmani. Batara yang hendak membangunkan zefanya seketika terurung saat ia membuka selimut tebal yang menutup tubuh istrinya, sedikit terkejut dan sempat memancing hasratt nya. Akan tetapi semua itu lenyap dalam sekejab saat ia menyentuh istrinya yang ternyata sangat lah panas.

“Sayang, bangun ... “ Batara mengguncang kecil tubuh istrinya, akan tetapi zefanya sama sekali tidak bergeming. Wanita itu masih asik terlelap dalam tidur nya hingga membuat Batara sedikit frustasi.

“Sayang, ganti baju dulu ya? Aku mau panggil Eyang, ay dong Zef. Bangun, plis!”

Euughhh!

“Sayang ... “

“Gak mau bangun, maunya bobo,” Zefanya bergumam dengan suara yang sangat serak membuat Batara langsung menghela napas nya kasar.

“Minum obat ya?”

“Gak mau! Pahit, maunya sama kamu!”

Zefanya berusaha menarik tubuh suaminya, akan tetapi laki laki itu selalu menolak. Bohong jika dirinya tidka ingin, laki laki normal mana yang tidak menginginkan saat melihat penampilan istrinya yang cukup menggiurkan hanya dengan sebuah kain tipis.

Akan tetapi, Batara berusaha menahan karena kondisi Zefanya yang saat ini sangat tidak memungkinkan. Bahkan, Batara selalu di buat terkejut setiap kali menyentuh kulit panas istrinya.

“Sayang, kalau gitu kita ke dokter!”

“Gak mau! Aku maunya sama kamu!” rengek nya seperti anak kecil masih dengan mata yang tertutup rapat namun tangan nya terus bergerak menggerayangi tubuh suami nya.

“Zef! Jangan begini dong, kamu itu lagi sakit. Astaga, badan kamu panas banget zef, aku panggil dokter dulu ya. Ayo dong Zef jangan begini!” berulang kali Batara membujuk Zefanya agar berhenti dan mau mendengarkan permintaan nya, akan tetapi wanita itu seolah tuli dan tidak memperdulikan nya sama sekali.

“Bat, kamu udah gak sayang sama aku? Gak cinta sama aku? Kenapa kamu nolak aku? Padahal selama ini aku gak pernah nolak kamu, bahkan saat aku benci sama kamu kesal sama kamu dan marah sama kamu, aku tetep kasih saat kamu mau. Tapi kenapa pas aku mau malah kamu tolak? Kamu ada cewek lain di luar sana, aku tau pasti sekertaris kamu kan? Jawab Bat!”

Kini dalam sekejab zefanya sudah mengubah posisi nya. Wanita itu sudah membuka mata dan terduduk sambil menatap suami nya dengan mata berkaca kaca. Rasanya sungguh sesak kala mengingat bahwa suami nya tidak mau ia sentuh dan justru seolah menghindar darinya, tanpa ia sadari bahwa Batara bukan tidak mau hanya saja ia takut dan khawatir dengan kondisi nya.

“Sayang,bukan begitu. Aku—“

“Apa aku aku! Kamu tahu gak sih, aku udah effort banget cobain baju baru buat nyambut kamu. Aku sengaja nutupin diri pakai selimut biar surprise! Aku udah mandi, dandan cantik biar kamu suka, tapi ternyata kamu malah gak mau!” jerit Zefanya yang kini sudah menangis, “Kamu udah dapet jatah dari pegawai kamu, iya!”

“Zef!” sentak Batara langsung berdiri dan mengusap wajah nya kasar.

Ia benar benar tidak mengerti dengan cara berpikir istrinya. Bagaimana bisa Zefanya berfikir serendah itu tentang dirinya, padahal ia sangat khawatir dengan kondisi zefanya yang tubuh nya sedang demam, bukan karena adanya wanita lain, pikir nya.

“Buang semua pikiran negatif kamu! Harusnya kamu sadar, aku itu itu khawatir! Kamu lagi sakit! Aku gak mau—“

“Bulsyiet! Aku gak sakit! Bilang aja itu Cuma alsan kamu buat nolak aku! Fine!” Zefanya segera bangkit dari tempat tidur dan hendak pergi ke toilet, namun tiba tiba ia merasa kepalanya sangat pusing hingga pandangan nya kabur, dan tak butuh waktu lama tiba- tiba ....

Brukkk!

Beruntung Batara dengan sigap menahan tubuh istrinya karena kalau tidak, mungkin wanita itu akan tergeletak ke lantai. Batara hanya bis menghela napas nya dengan berat, entah apa yang salah dengan istrinya ia merasa akhir akhir ini Zefanya memang sangat lah sensitif dan sedikit tidak jelas, batin nya.

...~To be continue ... ...

1
Borahe 🍉🧡
Udah konflik aja di bab pertama
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
pecicilan si zef 😀
lia hahahihi
🥺🥺🥺🥺
lia hahahihi
jadi sedih
lia hahahihi
astaga 🫣
lia hahahihi
ternyata churros dikecapin wkwkwk 🤣🤣
lia hahahihi
gosonggg😂😂😂
lia hahahihi
ya ampun Ben ternyata kisah masa lalu mu sangat menyedihkan
lia hahahihi
waduh dasar bocah 😛😛
lia hahahihi
ya ampun zafenya mikirnya kejauhan
Weni Kasandra
bagus
Reni Setia
makasih author
C a l l i s t o ®
Untung kagak ngidam martabak San Fransisco nanti belinya di San Fransisco 😭
C a l l i s t o ®
Kukira kue Bandung, ternyata martabak Bangka 😭
Nur Wahyuni
selalu penasaran ya sama kisah2 sahabat yg menjadi keluarga..
Shee_👚
oma zara kayanya ini
Shee_👚
Lumayan
Shee_👚
kisah Ben lebih bikin penasaran kayanya
,/Grin//Grin/
Shee_👚
aldo ini pasti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!