NovelToon NovelToon
Menjerat Sang Pengawal

Menjerat Sang Pengawal

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Obsesi / One Night Stand / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Terbiasa hidup dijaga oleh pengawal pribadinya yang tampan, membuat Ellena diam-diam menaruh hati pada pria itu. Namanya Marco, dan usianya jauh lebih matang dari Ellena.

Saat tahu pengawalnya sudah dijodohkan, Ellena menyusun rencana licik untuk menjebak Marco agar menikahinya. Akankah Ellena berhasil menjerat Marco dengan tali pernikahan impiannya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MSP # Bab 32

Ellena kembali menginjakkan kaki di rumah sang mertua yang pernah meninggalkan kesan “mengerikan” padanya. Wanita itu sedikit takut-takut saat sang suami menggandeng tangannya untuk berjalan menuju rumah sederhana yang menjadi kediaman kedua mertuanya.

“Kak Marco, apa nggak apa-apa?” Wanita itu begitu takut berhadapan dengan mertuanya kembali meskipun beberapa saat lalu mereka juga sudah menunjukkan tanda-tanda akan menerimanya.

Marco menggenggam erat tangan istrinya dan menyalurkan energi baik, bahwa semua baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“El, aku ada di sini. Kita ke sini untuk tujuan baik, dan aku yakin Ayah dan Ibu tidak akan memperlakukan kita dengan buruk,” cakap suami Ellena itu demi menenangkan hati sang istri.

Mendengar ucapan sang suami, hati Ellena perlahan tenang. Dia mengulas senyum dan mengangguk dengan yakin. “Iya, Kak. Aku percaya sama kamu.”

Ayah dan ibu Marco keluar rumah untuk menyambut kedatangan rombongan Marco. Terlihat sekali senyum ramah yang tersungging di wajah keduanya. Tentu, mereka sudah mendapat kabar kedatangan Marco dan mertuanya.

“Ini orang tua kamu, Marco?” tanya Ayah Ellena saat mereka telah berhadapan dengan orang tua Marco.

Marco mengangguk membenarkan apa yang ayah mertuanya itu katakan.

“Ayah, ini mertuaku, Tuan Aland,” ucap Marco pada orang tuanya. “Pa, ini orang Ayah sama Ibu aku.”

Kedua orang tua Marco pun bersalaman dan saling berkenalan dengan Ayah Ellena. Disusul Ellena yang juga mengucapkan salam pada mertuanya.

Hingga akhirnya, mereka semua masuk ke rumah itu dan duduk bersama di ruang tamu yang sudah disiapkan banyak jamuan makan.

Ellena menatap bingung adanya banyak makanan yang tersaji di meja tamu. Semuanya seolah sudah disiapkan secara matang.

“Papa yang merencanakan semua ini ya?” tanya Ellena dengan berbisik pada sang ayah yang duduk persis di sebelahnya.

Tuan Aland melirik sang putri yang sedang menatapnya dengan bingung. Lelaki itu hanya tersenyum simpul tanpa mau menjawab.

Memang, Tuan Aland lah yang telah berusaha menghubungi keluarga Marco untuk membicarakan pernikahan Elena dan Marco. Namun, baru sekarang Tuan Aland memiliki kesempatan untuk bertemu mereka secara langsung.

“Ya, seperti yang Bapak dan Ibu ketahui, Marco sekarang sudah menikahi putri saya. saya sebagai orang tua, meminta maaf karena pernikahan mereka harus dilaksanakan tanpa kehadiran dan persetujuan orang tuanya. Saya benar-benar meminta maaf,” ungkap Tuan Aland dengan tulus.

Laki-laki itu merasa egois karena telah menikahkan putrinya dengan putra keluarga lain tanpa persetujuan orang tuanya.

“Awalnya, kami mungkin tidak terima dan terlalu kaget, apalagi Marco sudah dijodohkan. Tapi, sepertinya jodoh yang sudah ditakdirkan untuk Marco memang putri Anda, Tuan,” balas Ayah Marco berlapang dada.

Ellena akhirnya bisa mengukir senyum bahagia mendengar pernyataan ayah mertuanya. Tentu saja ini adalah kabar baik yang sangat dinanti, yaitu restu orang tua.

Kedua ayah itu akhirnya saling membahas kebahagiaan dan resepsi pernikahan Marco dan Ellena. Sampai tanpa terasa hari mulai sore. Mereka harus kembali ke ibu kota untuk melanjutkan pekerjaan.

*

*

Marco dan Ellena kini sudah sampai di rumah kost yang beberapa minggu lalu mereka tinggali bersama. Ellena sangat merindukan tempat ini dan suasana tempat kost yang lumayan ramai juga menciptakan kesan tersendiri.

“Kita akan mulai hidup baru setelah ini,” kata Marco sembari memeluk tubuh Ellena usai mengunci pintu kamar.

Ellena menoleh ke belakang, menatap wajah tampan suaminya yang berbinar menatapnya. “Benarkah? Apa itu artinya aku akan menjadi ibu rumah tangga?”

“Em, untuk sekarang belum, tapi setelah kita punya anak nanti, kamu akan menjadi ibu rumah tangga. Untuk sekarang, cukup menjadi istriku, dan menjadi ratuku!”

***

1
nobita
keputusan yg bener papa Arland
nobita
merebutkan kamu Marco
nobita
Naina mungkin yg datang.. tunangannya Marco
nobita
tuhhh kan berhasil... ayah dan anak kompak.. menjebak Marco
nobita
aku mampir kak
Linda Liddia
Jgn mewek harus kudu ikhlas kan salah lo sendiri yg udah jebak marco
Linda Liddia
Ini nih versi cewek tolol kalo gak mau kebohongannya ketauan aturan noda darah itu ia tutupin jgn sampe Marco tau lah ini kagak ada persiapan apa2 syukurin tanggung resikonya dari ketololan hakiki
Linda Liddia
Egois bnr ellena ini gak sabar lg kayak mana kalo marco tau kebenarannya
Linda Liddia
Siap2 ya elena resiko yg kamu tanggung nyonya setelah kebenaran terungkap pasti Marco kecewa bgt sm kamu & ayahmu gegara permainan licik kamu,,Marco harus bertengkar & di usir oleh ortunya
Heriyani Lawi
emang obat perangsang ada dijual di apotikkah?
Dandelion
hmmmm
Si Memeh
Luar biasa
Kurnaesih
mantap Thor 🥰
Kurnaesih
berhasil hore🥳
Kurnaesih
belum kelar ngulang baca Nathan ..pindah lagi ke El ..kangen karya kanitta selalu simpel bga banyak tapi bagus banget 🥰 sehat 2 ya KA🥰😘💪
Sweet Girl
Wes ojok ngeyel koe Gib...
sana sama Otor aja... pasti mau dia...
Sweet Girl
Lllhaaaa mosok thoooo, kok aku gak ro ....
Sweet Girl
kecil dong... klo belut...
Sweet Girl
Sopo Mane....???
Sweet Girl
Bisa semakin dendam nieee si pincen.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!