NovelToon NovelToon
Ternyata Suamiku Adalah Seorang Pangeran

Ternyata Suamiku Adalah Seorang Pangeran

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Cinta setelah menikah / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: kimz

Pada suatu siang yang terik, di sebuah Taman di kota XX, ada seorang wanita cantik yang secara tidak sengaja menubruk seorang pria tampan bernama Elvano.

Dia adalah Cheril. Seorang Gadis cantik dengan lekukan tubuh yang hampir mencapai angka sempurna bagi setiap yang memandangnya. Selain itu, Cheril juga berasal dari keluarga yang cukup terpandang.

Sedangkan Elvano, dia hanya seorang laki-laki biasa yang sederhana. Ayahnya hanya seorang buruh harian yang tidak memiliki pekerjaan tetap sebelum ia meninggal. Sementara Ibunya hanya seorang Ibu rumah tangga biasa.

Ketika Ayah Elvano meninggal, ia pun harus berusaha mencari pekerjaan apa saja yang bisa ia kerjakan.
Bahkan ia rela menjadi tukang cuci dan penjual gorengan keliling demi menghidupi Elvano yang saat itu masih duduk dibangku SMP serta untuk mencukupi biaya kehidupan mereka.

Hari itu, kedua orang dengan latar belakang yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama ketika mereka berada di taman ini, Yaitu untuk menenangkan diri.

Cheril memang sedang memiliki masalah saat ini, ia sedang berusaha mencari cara supaya ia bisa segera mendapatkan seorang kekasih bayaran, tujuannya adalah agar dapat membatalkan perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orangtuanya.

Sementara Elvano, ia sedang memikirkan bagaimana cara nya supaya ia bisa membawa Ibunya yang sedang sakit keras ke Rumah Sakit.

Akhirnya Cheril pun berpikir ia bisa memanfaatkan keadaan Elvano untuk menyelesaikan masalah nya.

Cheril kemudian menawarkan pada Elvano untuk membantunya. Ia akan membayar semua biaya rumah sakit Ibu Elvano dengan satu syarat, Yaitu Elvano harus menikah dengan nya.

Tentu saja Elvano sangat kaget mendengar itu, tapi ia juga tidak mungkin kan menyia-nyiakan kesempatan ini?

Lalu apakah Elvano akan menerima tawaran Cheril?

Mari dilanjutkan baca nya.😊
Jangan lupa kasih jempolmu 👍 di setiap Episode, juga berikan komentar yang membangun🤩, tidak lupa juga kasih Vote nya😍 dan terakhir jangan lupa dengan lopelope ❤️ nya !🥰🥰

Selamat menikmati ! Semoga dapat memuaskan hati kalian semua😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kimz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elvano dikerjain Cheril

Dari kejauhan Cheril melihat Elvano sedang berdiri didepan pintu ruangan yang ia gunakan untuk beristirahat yang sekarang sudah menjadi milik Elvano.

Cheril menatap Elvano penuh amarah. Ia masih belum rela ruangan itu berpindah tangan, sama halnya dengan Cheril. Elvano juga sedang melihat ke arah nya namun dengan pandangan yang berbeda.

Cheril memang bisa dengan mudah merebut ruangan nya itu, namun hal yang sangat tidak bermoral tersebut tidak mungkin dia lakukan terhadap Elvano, mengingat setidaknya dia juga yang mempekerjakan Elvano.

Nona cantik anak dari pemilik Perusahaan Indos perkasa berjalan dengan sangat cepat menuju ke arah ruangan Elvano.

Sektretaris Jenika yang ketika Nona Cheril datang tadi sedang ke toilet kini juga sudah berada dimejanya. Ia sudah mendengar semuanya dari Elvano tentang Nona Cheril yang datang tiba-tiba.

Setelah tiba dihadapan Elvano, Cheril langsung menabrak pundak laki-laki itu secara kasar.

"Minggir ! Aku mau masuk !"

Bruuuuk!

Membuat laki-laki yang ditabraknya memundurkan langkahnya, jika ia tidak kuat mungkin ia sudah terjatuh.

Jegreekkkk

Cheril membuka pintu kasar, dan masuk kedalam membiarkan pintu itu tetap terbuka.

Jenika yang tadi nya duduk, seketika sudah beranjak dari kursinya karena kaget dengan sikap Nona Cheril.

Kedua orang tersebut saling berpandangan melihat tingkah Cheril yang sedikit kekanakan itu.

Elvano masih berdiri di depan pintu, ia juga tidak mungkin masuk ke dalam karna ada Nona Cheril, namun tiba-tiba Elvano dikejutkan oleh teriakan Nona Cheril dari dalam ruangan, Jenika pun kaget bukan main.

Aaaaaaaaaaaaaaaaaah

Cheril membiarkan teriakannya meledak. Ia sudah tidak peduli lagi, sekalipun semua orang akan mendengar teriakannya.

Seketika Elvano langsung masuk ke dalam ruangan.

"Ada apa Nona Che....."

"Eh...."

"Nona....Nona.... Anda dimana??"

Elvano tersadar di dalam ruangannya ternyata kosong.

"Aku disini !" Jawab Cheril singkat

"Eh, Nona.... Saya bisa mendengar suara mu, tapi tidak melihat mu. Nona ada dimana?" Elvano mulai kebingungan. Sedikit rasa ketakutan terpancar dari wajahnya.

"Eh, tunggu ! Jadi dia tidak tau ada ruang rahasia disini? Cheril berkata pelan. Elvano tidak dapat mendengar nya.

Hehehe

'Mari kita bermain Tuan Elvano ! Aku akan mengerjainya. Ya, hitung-hitung sebagai ganti rugi karna sudah mengambil ruangan ini dariku.'

Cheril menemukan ide cemerlang untuk mengerjai Elvano.

"Heh ! Aku disini..! Cheril sedikit berteriak dari balik dinding.

"Eh,, Apa suaranya dari sana?"

Elvano semakin penasaran, ia pun mendekati dinding itu.

"Nona, Apa kamu di dalam dinding ini?"

"Iya, aduh.. Tolooooong aku !"

"Aaahh... Kakiku, kakiku sakit.. Tolooong !"

"Haaah ? Jadi benar Nona Cheril ada di dalam dinding? Bagaimana bisa ia masuk kedalam dinding?"

"Apa yang harus aku lakukan?"

Elvano terlihat sangat ketakutan, ia sudah tidak bisa berpikir jernih saat itu.

"Bagaimana ini?"

"Nona, Apa Anda masih kesakitan?"

"Ahh.. Iya.. Tolong aku ! Kakiku sangat sakit, sakit sekali.. Aku hampir pingsan !" Hik*

Sementara dibalik ruangan Cheril sudah cengengesan. Hihihi

Rasain.... Cheril menutup mulutnya menahan tawa yang hendak keluar.

"Nona, Nona sabar dulu ya ! Saya akan mencoba cari cara supaya Nona bisa segera keluar dari tembok ini !" Wajah Elvano terlihat sangat khawatir.

"Gimana ini? Bagaimana Nona bisa masuk kesana sih? Apa di ruangan ini ada hantu nya?"

"Iya, benar pasti hantu yang membawa Nona Cheril masuk ke sana ! Aku harus menolong Nona Cheril, tapi gimana caranya?" Elvano berpikir keras

"Oh iya,, sepertinya aku harus memohon pada hantu itu supaya ia mau melepaskan Nona Cheril."

Elvano berkata dengan suara pelan, Cheril tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Elvano.

"Dia ngomong apa ya?" Cheril sangat penasaran.

Elvano kemudian bersujud dihadapan tembok yang dimana ada Cheril dibaliknya dan meletakan kedua tangan nya didadanya membentuk 🙏

"Hantu, aku mohon, lepaskan Nona Cheril ! Aku mohon,aku mohon ! Ucap Elvano sedikit mengeraskan suaranya memohon agar hantu itu mendengarkan pikirnya sambil menggoyangkan tangannya menyembah.

Tentu saja Cheril bisa mendengar dengan jelas suara Elvano kali ini.

"Eh, dia sedang apa?" Cheril menempelkan kupingnya didinding penasaran.

Mendengar suara keributan yang terus berlangsung Jenika sudah tidak bisa menahan diri, ia pun melangkah masuk kedalam ruangan itu.

Dan ia mendapatkan Elvano sedang dalam posisi berlutut sambil menyembah ke arah dinding membuat dia heran.

"Pak Vano, Apa yang sedang anda lakukan?"

"Eh, A-aku sedang menyembah kepada hantu tembok ini, ayo kamu juga ikut !"

Elvano menarik tangan Jenika mengajak nya berlutut bersama.

"Eh..."

Setelah dalam posisi berlutut, Jenika bertanya lagi.

"Memangnya kenapa kita harus berlutut seperti ini Pak?"

"Ini,, Nona Cheril diculik !" Ucap Elvano dengan wajah panik

"Apa?" Jenika sedikit berteriak

Ssssssttttt ! Pelankan suaramu Nona Jenika. Nanti hantu ini bisa tambah marah." Ayo sembah, cepat minta maaf pada hantu itu !" Ucap nya lagi.

"Maksud Pak Vano apa sih? Jenika masih kebingungan.

"Iya, maksudnya Nona Cheril tiba-tiba hilang, dan suaranya ada di dalam tembok ini. Hantu dibalik tembok ini menculik Nona Cheril !"

Mendengar penjelasan Elvano membuat Jenika tertawa seketika.

Hahahahahahahah

Ia tertawa sejadi-jadinya.

"Kenapa kamu tertawa jenika?"

Sedangkan Cheril juga tidak bisa lagi menahan tawanya yang akhirnya meledak juga.

Hahahahahaahahahaha

"Tunggu ! kamu lihat Jeni? Kamu membuat hantu itu marah, dia tertawa sekarang.

Nanti dia marah bagaimana? Nyawa Nona Cheril bisa terancam Jenika."

Elvano semakin khawatir, ia bahkan masih berlutut dan menyembah lebih khusyuk.

"Mohon maafkan temanku ini hantu, tolong jangan menyakiti Nona Cheril. Aku mohon aku mohon !"

Jenika menatapnya Elvano dengan tatapan yang tidak bisa diartikan, dalam hatinya berkata;

'Pak Vano, sayang benar-benar tidak menyangka anda sepolos ini !'

'Nona Cheril, anda benar-benar sudah sangat berhasil mengerjai laki-laki ini, ia bahkan tidak mengenali suara tawa mu, malah ia mengira itu adalah suara hantu.'

Jenika menahan tawanya yang hendak meledak kembali.

'Bagaimana ini, apa aku harus memberitahukan pada Pak Vano bahwa lemarinya yang ada di pojok adalah pintu dari ruangan yang ada di balik ruangan ini.

'Nanti, Nona Cheril malah marah.'

"Eh.... Kenapa tidak ada lagi suara Nona Cheril?"

"Jenika, jangan-jangan Cheril sudah diapa-apakan sama hantu itu. Bagaimana ini?"

Elvano terlihat semakin dan semakin panik.

Ia berlarian kesana kemari, kemudian menuju ke arah lemari pojok, mencoba mencari-cari sesuatu yang bisa ia pakai. Mungkin ia berpikiran untuk membongkar tembok itu.

Ketika ia sedang mencoba mengambil sesuatu yang bisa ia gunakan tiba-tiba lemari yang tidak lain adalah pintu itu bergerak.

"Eh...."

Elvano ikut terdorong masuk kedalam ruangan dibalik dinding tersebut, dan ia sangat kaget melihat Cheril ada didalam sana.

Begitupun dengan Cheril, ia kaget tiba-tiba Elvano sudah ada didalam ruangan itu.

Wajah Elvano memerah seketika, ia sangat marah karena menyadari Cheril sudah mengerjainya. Selain marah ia juga sangat malu.

Cheril yang sebelumnya cengengesan seketika berubah pucat, ia sangat ketakutan melihat wajah Elvano yang sudah merah padam.

Cheril kemudian memilih melangkah keluar dari ruangan itu meninggalkan Elvano yang masih didalam.

Di ruangan kerja ia melihat Jenika masih disana, ia tertawa kecil ke arah Jenika, Jenika juga ikut tertawa kecil, namun keduanya terdiam ketika mendengar suara teriakan.

"Nona Cherilllllll ! Kamu sungguh keterlaluan !"

Giliran Elvano yang berteriak dari balik ruangan kerja tersebut, namun ia masih mengontrol emosinya, ia berteriak dengan suara yang tidak terlalu kencang, hanya terdengar keras didalam ruangan kerja yang ada dibaliknya saja.

1
Nanang Aja
lanjutkan lagi cerita nya
Kusman Kusman
mengasikan
Kusman Kusman
asik
Gavian Alfarino
kbnyakan kta ah eh ah eh
Gavian Alfarino
tmen2 cheril kl ktmu el psti tmbh klpepek2
Jhon Sheva
bagussss
Oma Muhammad Hatta
bagus atuh
Yudi Hermawan
Kecewa
Dian Hardianto
good job
Reza Ahmad
lanjut dong
Gerrard Nedved
terlalu muter2 alurny g jlz
Jong Java
cerita yg bagus, imajinasi yg cukup liar, ada sedikit koreksi penggunaan kata dann penulisan,
terpesona itu terpana bukan terpanah,
"take off" itu terbang meninggalkan landasan, dan kalau menuju landasan itu "landing"
Suprayogi
novel lebay
Fahrul Fahrul
jodo maut dan rezki suda ada yang mengaturnya
Fahrul Fahrul
lanjut
Den Baguse
👍👍👍
Amri
maaf thor,
diawal cerita ini sangat bagus.
tapi semakin dalam saya membaca, saya jadi merasa kwalitas cerita ini rusak krn sang penulis, tdk bisa menjaga kwalitas pemeran utama elvano, yg akhirnya menjadi manusia tdk beradab, tdk tau aturan dan tdk beretika serta hiper posesif.

🙏🙏🙏
Diandadendi Dendi
Bacanya sampai lupa waktu🤭
Diandadendi Dendi
Soo Sweat
Diandadendi Dendi
jadi terharu akoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!