NovelToon NovelToon
Cinta Di Alam Mimpi

Cinta Di Alam Mimpi

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Horor/Misteri / Rumahhantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: ney-nNa

Citra adalah anak tunggal kesepian yang kerap kali tinggal sendirian di rumah. Sebab, orang tuanya bekerja dengan berpindah-pindah kota. Semasa ia beranjak remaja, Citra memutuskan untuk menetap di rumah barunya meski tinggal sendirian.

Dari situlah dia sering mendapatkan gangguan oleh sosok tak kasat mata. Sampai suatu ketika dia bertemu dengan seorang pemuda yang datang menolongnya dan benih-benih cinta pun tumbuh di antara keduanya. Namanya adalah Andra.

Namun, anehnya ketika berada di sekolah, Andra tidak mengenali Citra. Hal itu membuat Citra kecewa terhadap Andra.

Sedangkan Andra merasa mengalami keanehan setelah kepindahannya ke Indonesia. Setiap habis joging di malam hari, ketika paginya dia akan terbangun di teras rumahnya. Dia seolah bermimpi bertemu dengan seorang gadis. Namun, dia tidak mengingat wajah gadis itu ketika bangun dari tidurnya.

Seperti apakah kisah selanjutnya yang akan terjadi antara Citra dan Andra?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ney-nNa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 31

Terlihat Bima berdiri di depan pintu.

"Ada apa?"

Bima menjulurkan sebuah dus berisi makanan ke hadapan Citra. "Nih ..., mbak Nara yang suruh!"

Citra melirik pada dus makanan tersebut kemudian menerimanya. "Terima kasih!"

Bukannya pergi Bima malah duduk di kursi panjang yang terletak di depan kamar Citra. Punggungnya bersandar di sandaran kursi, salah satu kakinya dia angkat menumpang di atas lutut dan kedua tangannya dia masukkan ke dalam saku celananya.

Citra bingung dengan apa yang harus dia lakukan. Meninggalkan Bima masuk ke dalam kamar rasanya tidak sopan. Namun, memintanya untuk masuk ke dalam kamarnya juga tidak dibenarkan.

Akhirnya Citra duduk di kursi yang sama di sudut yang lain. Citra duduk diam sembari memangku makanannya. Pandangannya melihat ke arah depan. Ke arah pemandangan kota yang padat penduduknya.

Bima menoleh ke arah Citra kemudian beralih pada sosok di belakang Citra. Bima memandanginya dengan intens.Tanpa berkata apa pun.

Citra mengira Bima tengah memandangi dirinya, hingga membuatnya tidak nyaman.

"Ada apa? ada yang salah padaku?" tanyanya.

Bima kembali beralih ke arah Citra dengan tatapan misteriusnya. "Apa yang ingin lo tanyakan?"

Sebenarnya, sebelumnya Dinara mengatakan jika Citra sedang sakit, dia meminta Bima untuk membelikan makan siang untuk Citra dan juga mengatakan jika ada yang ingin ditanyakan oleh Citra kepadanya. Nara juga meminta agar Bima membantu Citra. Karena itulah Bima menunggu hingga Citra berbicara terlebih dulu.

"Hahh ... Oh, itu!" Citra baru paham jika sejak tadi Bima menunggunya untuk berbicara terlebih dahulu. Rupanya Dinara sudah memberitahu Bima soal yang tadi pagi. "To the point aja, kata mbak Nara ada yang ngikutin aku, bener nggak?"

"Banyak!" jawab Bima.

"Hah, yang bener, Bim?" tanya Citra yang seketika terkejut dengan jawaban Bima. "Jangan bohong dong, Bim!"

Hal itu jelas membuat Citra kaget dan takut. Bagaimana mungkin dia tidak panik ketika dibilang ada banyak makhluk tak kasat mata yang mengikuti dirinya. Tentu saja membuat bulu kuduknya seketika meremang.

"Ya emang bener. Ada beberapa malaikat dan jin yang mengikutimu. Semua orang juga pasti ada yang seperti itu," tutur Bima seraya menyunggingkan salah satu sudut bibirnya.

"Ishh ... bercandamu itu nggak lucu tau nggak!" Citra beranjak berdiri dan hendak masuk ke kamarnya. Bima memang selalu membuatnya kesal.

Ngomong sama dia tuh percuma dan buang-buang waktu aja deh! gumamnya dalam hati.

"Cit, tunggu!" Bima bangkit dan menghadap ke arah Citra.

"Apa?!" jawab Citra singkat.

"Lebih baik katakan apa yang kamu pikirkan dari pada berbicara dalam hati, mereka lebih bisa mendengar kata hatimu dari pada perkataan yang ke luar dari mulutmu!" ujar Bima kemudian melangkah pergi menuju kamarnya.

Citra mengurungkan niatnya untuk masuk ke kamar dan hendak menimpali kata-katanya, namun terurung karena Bima melangkah dengan cepat dan tidak lagi berbalik hingga menghilang di balik pintu kamarnya.

Citra tidak ambil pusing dengan hal itu. Dia masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya rapat-rapat.

...................

Di tempat lain papa Andra telah sampai di sebuah desa yang tidak jauh dari tempat sekolahnya dulu semasa masih bersekolah menengah atas. Dia merasa pilu saat memandang ke sekitar rumah Alya. Bayangan masa lampau pun kembali terputar dalam ingatan Ardi.

Flashback On.

Ada sebuah rumah yang berdiri di tengah sawah yang cukup dekat dengan sekolahnya. Rumah yang hanya berjarak 200 meter dari sekolah mereka itu adalah rumah Alya.

Dahulu Andra dan sekelompok genk di kelas mereka akan nongkrong di rumah Alya jika ada yang bolos sekolah di jam terakhir atau pulang lebih awal dikarenakan suatu hal oleh yayasan atau rapat guru.

Dari sanalah Ardi mengetahui rumah Alya. Rumahnya agak jauh dari perkampungan dan juga selalu sepi. Sebab, kedua orang tuanya yang bekerja sebagai karyawan pabrik hanya berada di rumah diwaktu sore hingga keesokannya. Mereka bekerja dari jam delapan pagi hingga jam lima sore baru sampai di rumah. Hal itu lah yang membuat rumah Alya sering dijadikan tempat berkumpul teman satu genknya.

Ardi cukup dekat dengan Alya, karena Alya paling fleksibel jika diajak hangout. Dia juga sering meminta bantuan kepada Alya jika berhubungan dengan kaum wanita.

Di saat Ardi membutuhkan teman curhat, dan membutuhkan pertimbangan disaat mencari hadiah atau kado ulang tahun untuk gebetannya, maka dia akan datang ke rumah Alya dan mengajaknya pergi untuk hunting ke berbagai pusat perbelanjaan.

Hingga lama-kelamaan persahabatan keduanya terjalin dengan erat. Namun, bagi Alya hal itu cukup berat. Sebab dia harus berpura-pura menjadi seseorang sahabat yang baik. Padahal kenyataannya Alya menyimpan perasaan yang lebih dari sekedar sahabat kepada Ardi.

Dia menyembunyikan perasaannya agar Ardi tetap berada di sampingnya meski hanya dianggap sebagai seorang sahabat. Alya pun harus rela ketika melihat Ardi berkencan dengan perempuan lain dan berpura-pura untuk mendukung hubungan mereka.

Hingga suatu saat Ardi tahu jika pacarnya berselingkuh. Dia lantas memutuskan hubungannya dengan pacarnya itu, kemudian Ardi meminta Alya untuk berakting sebagai pacarnya untuk membalas dendam kepada pacarnya yang mengkhianatinya.

Hingga akhirnya hari naas itu tiba dan menjadikan persahabatan mereka merenggang. Terlebih ketika Alya harus menyembunyikan kehamilannya dari keluarga dan teman-teman sekolahnya karena Ardi tidak mau bertanggung jawab.

Alya harus menghadapi kesulitan menjalani hari-harinya sebagai wanita hamil di luar nikah seorang diri, hingga mereka lulus sekolah dan terpaksa menggugurkan kandungannya. Bahkan saat dia meregang nyawa usai menggugurkan kandungannya, Alya hanya berjuang hidup seorang diri. Hingga Allah mengambil nyawanya saat itu juga.

Flashback Off.

Tok tok tok.

Bejo mengetuk pintu dengan ragu rumah berdebu dan seperti tidak terurus itu atas perintah majikannya. Sedangkan Ardi memilih berdiri bersandar di mobilnya sembari mengawasi. Sebab, dia tidak yakin rumah itu masih ada penghuninya saat melihat keadaan sekitar pada halaman rumahnya yang cukup banyak terdapat sampah organik berserakan di sana.

Hingga ketukan ketiga Bejo tidak mendapat jawaban dari dalam. Dia kemudian melaporkan hal itu kepada majikannya. Ardi pun pasrah, jika mau bertanya dia tidak tahu harus bertanya kepada siapa sebab Alya tidak mempunyai tetangga yang dekat. Ardi telah kehilangan jejak Alya.

"Cari siapa, Mas?" tanya seseorang laki-laki paruh baya yang kebetulan usai menggarap sawahnya yang terletak bersebelahan dengan rumah Alya.

"Saya mencari penghuni rumah ini, Pak. Dahulu saya adalah teman sekolah anak dari pemilik rumah ini!" tutur Ardi.

"Wah, sudah lama sekali rumah ini ditinggalkan, Pak. Setelah anak gadis satu-satunya meninggal tak berapa lama kemudian mereka meninggalkan rumah ini."

Deg.

Ardi bagai tersambar petir saat mendengar Alya dikabarkan meninggal.

"Anaknya meninggal karena apa, Pak?" tanya Ardi.

"Wah saya kurang tahu pastinya, Pak. Tapi seingat saya kejadian itu tidak lama dengan keluluan anaknya. Orang tuanya sempat mengobrol dengan saya, kala itu dia terlihat sangat senang setelah mengambilkan rapor anaknya. Namun, beberapa hari setelahnya terdengar kabar jika anaknya meninggal. Dan, ternyata anak gadisnya dikabarkan hamil di luar nikah. Orang tuanya yang malu akhirnya memutuskan untuk pindah setelah anaknya meninggal.

Ardi terkesiap mendengarnya. Itu artinya Alya meninggal tidak lama dari saat dia menggugurkan janinnya saat itu.

Astaga, mungkinkah Alya telah bunuh diri? gumam Ardi di dalam hati.

Tiba-tiba tenggorokannya terasa tercekat dan sulit berkata-kata saat mengetahui kenyataan getir tentang Alya.

...______Ney-nna______...

1
lina
semangat updat ney
Zil@
kau yg menabur kau juga yg menuai...🙏🏻
Sri Sari
bab ny dkit doang ya Ney, tp ga pp krna rasa pnasaran ny sudh terjwb. mantap 👍
Wury Ayra
loh.... udah tamat aja.... tp ya udah deh... yg penting ending bahagia.... sukses trs nay...
Uyhull01
lahh udah tamat lgi,
slmat ya citra, andra smga smawa slalu, dri mimpi membawamu kdalm kbhgian,
ini novel pertma yng ku bca beragensi horor, sblmnya plng gk ska sma berbau horor🤭
trima ksih aku ska sma jln critanya ttp smngat kak💪
Uyhull01: aihhh tp jangan yng extrem seremnya yng ada putus tngah jalan bcanya🤭
ya masama kak🤗
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kak Ney tamat beneran ini
Neyna 🎭🖌️: beneran kak Rahma 😂🤭
total 1 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
alhamdulillah, aku banyak mengambil hikmah dari cerita ini, meskipun aku gak bisa mengungkapkan dengan kata kata,, kau yang selalu terindah dalam hidupku
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : sama sama kak Neyna
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
terima kasih kak Ney engkau memberikan cerita yang indah,aku sangat suka, selamat berbahagia ya Citra sama Andra kalian pasangan yang luar biasa,, sabar ya Bima cinta gak harus memiliki, kalau kita mengikhlaskan orang yang kita cintai akan lebih baik, apalagi dia mencintai kekasihnya sendiri, semoga kamu mendapatkan yang lebih baik lagi Bima 🤗🤗🤗
Neyna 🎭🖌️: terimakasih kak Rahma karena masih setia sampai akhir cerita ini 😍😍😍 terima kasih juga atas dukungannya selama ini 😘🙏💕💕
total 1 replies
lina
semangat updat
lina: sama2 ney
total 2 replies
lina
andra jagm d buat mati dong
Wury Ayra
ehh.. cpt amat tiba2 udah 4th aja... akhirnya citra bisa bahagia dgn keluarganya apalagi mila udah meninggal.. btw bisa mau kasih apa tuhh buat citra??
Sri Sari
yeeeeyyy Mila ny udh ga ada 🤭😂 bahagia sllu ya bwat kluarga ny citra 🥰 smangat up lg Ney 💪😁
Sri Sari
sukurin lu Mila 😁
Uyhull01
cepet amat udah 4 thun lgi,
ehhh mila udah minggal trut berduka cita ya mila, kna azab ini tp bkn d sinetron ikan terbang🤭 apa mila mngakui perbuatannya ??
mmm hadiah apa Bim kmu ska sma Citra kah ??
☘️BILAA☘️
yeee Bima mau ngasih kejutan apa ya, jadi penasaran ini,, udah 4 tahun lagi, akhirnya Mila meninggal semoga yodha jadi anak yang baik ya
☘️BILAA☘️
ah aku keduluan sama bang pepenk
~A G~
komen pertama😁😁😁
Wury Ayra
wahhh... santetnya slh sasaran yaa?? senjata makan tuan dong 😂😂😂
Neyna 🎭🖌️: 🤭 begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Erlin
sukurin simila kena azab 🤣🤣
Neyna 🎭🖌️: begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Uyhull01
woww amazing santet nya terkena sama yng mnyuruh menyantet,, hahahha tawa jahat😏😏
gimna Mila enak gak sama yng gtuan😏😏😏
Neyna 🎭🖌️: 🤭👍 terima kasih kak 🙏💕💕
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!