NovelToon NovelToon
My Husband Is Cold

My Husband Is Cold

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:31.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Apple Cherry

Follow Instagram @cherry.apink
*** Alert!

Season 1

Terpaksa menikahi pria dingin pilihan Ayahnya. Adeline Maryvonne tidak kuasa menolak perjodohan itu. Keadaan ayahnya, memaksa dia untuk menerima perjodohan tersebut.

Pria dingin bernama Marvin Frederic, bahkan tidak menatapnya. mungkinkah mereka akan saling jatuh cinta?

Siapa sangka cinta hadir terlalu cepat, dia menyentuhku, membuatku berdesir..

Cerita manis nan romantis.
sekedar membuat lengkungan di bibir pembaca.



Season 2

Araabella Islean Frederic putri dari Marvin frederic dan Adeline maryvone.

harus menerima kenyataan bahwa jodohnya adalah seorang CEO TAMPAN Blasteran Korea.

Dannis Chin pria dingin yang memesona, akankah Araabella sanggup mencairkan sikap Dannis yang lebih dingin daripada Gunung Es itu.

Arsel Louvain, adalah kembaran Araabella. mereka berdua seringkali bertengkar. seperti tom and jerry yang tidak pernah akur. namun sesekali mereka terlihat sangat manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apple Cherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lupa Waktu

Waktu sudah menunjukkan Pukul 18.30 Adeline masih berada di Rumah Michele. saat ini wajah Michele sudah mulai bisa tersenyum. seperti nya emosinya juga sudah cukup stabil

"Eline.. Makasih ya sudah mau mendengarkan aku bercerita. kau memang sahabat terbaik ku Lin" Ucap Michele

"Kau kan sudah bilang terimakasih berulang kali Chel. lagipula aku ini sahabatmu jadi sudah sewajarnya kan kalau aku menghiburmu"

"Iya Eline, karena aku merasa sangat berterimakasih sekali bahkan aku merasa tidak cukup mengucapkanya hanya sekali. karena kalau tidak ada dirimu mungkin aku sudah melakukan Hal yang bodoh"

" Iya Chel. aku pun tadi sangat cemas saat kau bilang sakit. sampai aku lupa mengabari Kak Marvin kalau aku sedang berada di rumah mu Chel" Adeline merasa Cemas tidak memberi kabar kepada Marvin. tapi ia bingung mau menghubungi Marvin ternyata dia tidak memiliki Nomor ponsel suaminya itu

"Ya Tuhan. Maafkan aku ya Lin. aku sampai Lupa kalau sahabatku sekarang sudah menikah. Aku masih menganggap kamu single. mana kamu masih pengantin baru kan. aku jadi penasaran bagaimana hubungan mu dengan suami mu?" Tanya Michele merasa penasaran.

"Ah hubungan ku ya biasa saja Chel." Wajah Adeline berubah menjadi memerah.

"Hayoo.. Kamu udah ngapain aja sama Marvin? kok muka mu memerah gitu Lin" Goda Michele.

"Mau Tahu aja sih!" Ketus Adeline

"Beritahu dong Lin, Jangan main rahasia begitu. biasanya kamu nggak pernah main rahasia rahasiaan begitu kan."

"Hei ini urusan rumah tanggaku masa iya aku bongkar juga dihadapanmu".

"Wah wah berarti sudah terjadi sesuatu nih sepertinya" Michele menyeringai.

"Sudah kubilang hubunganku denganya tidak ada yang spesial. Bahkan aku sampai lupa mencatat nomor ponselnya. sekarang aku bingung mau memberi kabar padanya"

"Astaga Eline! Masa Kau tidak memiliki nomor ponsel suamimu sendiri sih?"

"Aku belum sempat menanyakan padanya"

"Benar benar kau ini Lin," Michele menggelengkan kepalanya.

"Sudahlah biarkan saja. mungkin dia juga sudah tahu kalau aku ada bersamamu"

"Apa kau lapar? Aku membuatkan kue coklat kesukaanmu tadi. makanlah pasti kau belum makan sedari tadi karena terus menangis." Ucap Adeline seraya memberikan Kue yang tadi sengaja ia buat.

"Eline.. kau sangat perhatian. aku akan memakannya" Ucap Michele yang merasa sangat senang.

Akhirnya mereka berdua bercerita panjang lebar tentang Adeline dan Marvin sampai Adeline lupa waktu tenyata sudah pukul 21.00

Sementara itu Marvin yang pulang Malam karena ada beberapa hal yang harus di selesaikan Malam itu juga di kantor. akhirnya sudah sampai di Rumah.

Marvin berfikir mungkin Adeline sudah tidur. jadi Marvin langsung masuk ke dalam kamar. Saat membuka pintu ternyata di dalam kamar tidak ada Adeline.

"Eline.. " panggil Marvin sambil mencari cari di sudut ruangan sampai mencari di semua ruangan yang ada di rumahnya tapi ia tidak menemukan Adeline.

"kemana gadis itu kenapa tidak ada di rumah?" Marvin yang mulai Panik langsung terduduk di Sofa ruang tamu sambil berfikir dimana kira kira Adeline sekarang. Ia baru ingat kalau ia tidak memiliki Nomor ponsel Adeline

"Sial kenapa aku bisa bodoh begini tidak memiliki nomor ponsel istri sendiri!" Umpat Marvin kesal.

Ia terus mencari cari Adeline bahkan sampai mencarinya keluar rumah di sekitar Halaman namun juga tidak menemukan Adeline.

"Bagaimana mungkin dia menghilang dan belum pulang sampai semalam ini. kalau sampai terjadi apa apa denganya bagaimana"

Sementara Adeline sudah dalam perjalanan pulang menuju Rumah karena ia khawatir Marvin mencari nya jadi ia berpamitan pulang kepada Michele.

Marvin yang Panik sudah berpikiran macam macam. bagaimana kalau istrinya dalam bahaya dan di culik.

pikiran Marvin sudah entah kemana.

ia buru-buru menekan nomor Han untuk meminta bantuan Han agar mencari Adeline. Namun belum juga diangkat oleh Asisten nya itu.

"Han keparat! kemana kau! Saat seperti ini malah tidak bisa di hubungi"

Marvin semakin kesal langsung keluar Rumah bermaksud mencari Adeline.

"Adeline kamu kemana sih! kenapa semalam ini belum pulang!" ia terus meracau sendirian.

Namun saat Marvin keluar rumah tenyata Adeline baru tiba di rumah.

Adeline berdiri di dekat pintu Gerbang Memperhatikan dari Jauh sosok Pria yang sedang mondar mandir seperti sedang kebingungan.

"Kak Marvin. dia kenapa" Gumam Adeline.

"Apa dia mencariku?"

Sontak Adeline dan Marvin saling terdiam bergeming menatap satu sama lain.

Wajah Marvin sudah pucat pasi karena Terlalu Cemas.

"Kau... Kau darimana?"

"A-aku.."

Sementara Adeline merasa bersalah kepada Marvin. ia tiba tiba merasa kaku tidak dapat berkata apa apa. ia melihat soror mata suaminya yang tajam menatapnya.

"Apa dia Marah padaku ya?" Gumam Adeline yang merasa takut kalau suaminya itu akan Marah padanya karena pulang kemalaman.

Marvin tanpa berlama lama langsung Memeluk istrinya. Tidak berucap sepatah kata pun. hanya terus memeluk Adeline. Adeline terdiam dan merasakan jantung Marvin berdebar sangat cepat.

Bahkan tubuhnya Gemetar. membuat Adeline jadi ikutan Cemas. ia tidak sadar kalau suaminya itu Panik karena mencari dirinya yang tidak ada di rumah.

"Apakah ia mencemaskanku?" Gumamnya.

"Kak Marvin tidak Apa apa? Maafkan aku kak.." Ucap Adeline yang hanya terdiam tidak bergerak sama sekali.

Namun Marvin Pun sama. Hanya diam saja tidak mengeluarkan sepatah kata pun pada Adeline.

"Kak Marvin Maaf aku pulang terlambat. aku ingin menghubungi mu tapi aku lupa tidak memiliki nomor ponsel mu. aku pergi kerumah Michele karena Michele bilang dia sedang sakit. aku menemani nya sampai tidak terasa sudah malam. Maaf sudah membuat Kak Marvin cemas" Adeline mulai menyadari bahwa suaminya mencemaskan dia. dari pelukan nya yang sangat erat saat ini bahkan suara jantung nya bisa terdengar jelas tidak beraturan.

"Katakan sesuatu Kak.." Pinta Adeline.

"Syukurlah kau tidak apa apa. aku sangat cemas. aku fikir kamu dalam bahaya. Maafkan aku yang bodoh sampai tidak memiliki Nomor ponsel mu. aku sangat bodoh" Ucap Marvin sambil terus memeluk Adeline seolah tidak ingin melepaskan pelukan nya itu

Adeline terkejut mendengar ucapan Marvin. dia baru kali ini melihat wajah Marvin yang dingin tanpa ekspresi itu sangat pucat sampai tubuhnya gemetar. Apakah dia benar benar segitu cemas nya dengan ku. Gumam Adeline.

"Maaf Kak. aku juga salah. seharusnya aku bertanya pada Ayah berapa nomor mu tapi aku sendiri yang sudah lupa waktu. jangan menyalahkan dirimu kak" Adeline menenangkan Marvin. Namun Marvin malah langsung mencium Bibir Adeline membuat Adeline sangat Kaget. Adeline tidak bergeming sama sekali. bahkan tidak merespon ciuman Marvin karena ia masih terkejut. Kenapa dengan Marvin. dia sangat Aneh. Pikir Adeline saat ini.

Marvin sendiri merasa dirinya sangat Aneh. ia merasa sangat takut kalau terjadi sesuatu yang burul dengan Adeline.

perasaan yang Belum pernah ia rasakan seperti satu persatu muncul di dalam hati Marvin.

"Benarkah aku sudah mencintai Adeline?" Suara Hati Marvin.

_____________

Makasih udah mau baca

jangan lupa like dan komentar yaa..

ADA YANG PUNYA KOIN NGGAK?

Boleh dong kalau ikhlas bagi tip koin untuk aku 😂

kalau nggak punya nggk papa 😘

1
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Ellllll8
astaaaagaaaaaaa..... bagussss skliii😆😆😆
Amaliah 🌹
Luar biasa
Yaser Levi
laki2 gila itu nmnya😂
Marie Louis AK
sy berkali kali baca tetap senang dg alur ceritanya.
Marie Louis AK: kapan di etak jadi buku yaa
total 1 replies
mila
dari cerita ini gw kangen sm seseorang yang dlu nya dimanja skrg org nya udh pergi kangen banget
Fia
💗💗💗💗💗💗
Author_Ay: +62 823-9159-3811Yuk baca juga karya aku kak My Bastard Boss

jangan lupa like, vote dan komen
total 1 replies
Shin-e🍁
Kerennn banget
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
HanSern
Norak amat dibelikan pembalut aja berterima kasihnya berlebihan
Ahmad Hanafi
bagus alur ceritax
Srilestari Asyiah Fitri Cienulingga
sangat luar biasa
Liana Rismawati
ada label 21+ , tp gak ada 21+ nya garing🤣🤣
Liana Rismawati
bego ama lugu beda tipis kali
Liana Rismawati
emang bagusnya novel daniah saga itu apa sih menurut aq biasa aja, aq baca jg cmn sekali doang, tp kok byk ya yg pd.lebay ktnya plg bagus pdhal byk banget novel yg lebih bagus🤔
SeoulganicId
hari gini pelakor mang lebih berasa punya hak di banding istri sah najis emang
Raima silitonga
semangat thor
SeoulganicId
tsundere lu marpin
Alka
mmmmmm
Maura
tambah semangat kalau ada visual thor
wiwin
aku mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!