Cerita ini Menceritakan tentang Perjalanan Hidup dan cinta gadis muda.
Dahulu dia adalah Seorang Gadis yang Ceria, Manja dan Dia juga Terlahir dari Keluarga Pengusaha.
Semenjak Ayahnya pergi Kehidupannya mulai tersiksa, Hari-harinya penuh Siksaan dan Cacian.
Awal mula kehidupan baru terjadi, Dia Di pertemukan dengan Seorang Pengusaha, di pertemukan di tempat dan waktu yang salah.
Pertemuan mereka begitu pahit, Namun akan kah berbuah manis pada akhirnya?
Ikuti Cerita ini ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GIRL MEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SAMA-SAMA PENASARAN
Apa yang sedang terjadi dengan mereka berdua? Kenapa malah jadi tidak akur. Dan baru kali ini saya lihat Salsa begini, beberapa hari yang lewat mereka sangat akur.
"Kamu yakin Alika?" Tanya Arfan. Sambil melihat kepergian Alika.
Sedangkan Salsa hanya pura-pura tidak terjadi apa-apa. Melihat Alika pindah tempat duduk di sangat senang.
"Iya Fan, tidak apa-apa." Jawab Alika.
Alika berjalan ke arah bangku yang ada di belakang karena ada satu bangku kosong. Di bangku itu ada anak gadis yang juga Murid baru.
Dia masuk ke sekolah itu, di saat Alika tidak masuk sekolah. Gadis itu tersenyum manis dan ramah melihat kedatangan Alika yang ingin duduk di samping nya.
Alika membalas senyuman gadis itu, "Hay! Boleh aku bergabung dengan mu?" Tanya Alika.
"Oh.. Iya silahkan dengan senang hati." Jawab si Gadis, sambil menarik bangku dan mempersilahkan Alika untuk duduk.
"Terimakasih." ucapa Alika, sambil menerima tawaran Si gadis.
Alika melihat gadis itu lekat- lekat, karna dia merasa baru melihat dia.
"Kamu anak baru ya?" Tanya Alika.
"Iya." Jawab Rara.
Rara adalah Gadis Cantik, baik, imut, pintar dan dia juga terlahir dari keluarga pengusaha sukses di kota itu.
Namun dia menyembunyikan marga nya karna dia tidak mau ada satu orang pun yang mengenali dirinya dan siapa dia sebenarnya.
Karna dia selalu berfikir, jika orang mengetahui siapa dia, mungkin saja orang berteman dengan dia cuma karna harta. Bukan karna ketulusan.
Rara melakukan itu semua, karna dia ingin punya teman yang tulus, dan mau berteman dengan dia karna apa adanya, bukan karna ada apanya.
Alasan dia pindah karna dia ingin mencari salah satu keluarga nya yang hilang selama ini.
Rara mengulurkan tangannya ke arah Alika, "Hy kenalin Aku Rara Casanova."
"Kamu bisa panggil aku Rara." Ucap Rara sambil berjabat tangan dengan Alika.
"Aku murid baru di sini, baru masuk 2 hari yang lewat." Lanjut Rara sambil lelepat jabatan tangannya.
"Aku Nafasya Alika Armadja." Ucapa Alika sambil tersenyum ramah.
"Kamu bisa panggil aku Fasya atau Alika." Ucap Alika lagi.
"Fasya atau Alika?" Tanya Rara, sambil berfikir sejenak. Alika mengangguk.
Seperti nya nama ini tidak asing di telinga ku, siapa gadis ini sebenarnya.
Melihat Rara binggung, karna dia melamun sejenak Alika malah ikutan binggung.
"Lah kok benggong?"
"Kenapa ada yang salah dengan nama ku?" Tanya Alika binggung, lamunan Rara terhenti seketika mendengar pertanyaan Alika.
"Eh tidak kok." Jawab Rara gugup.
"Kamu biasanya di panggil banyak orang apa?" Tanya Rara. Sambil memainkan jemarinya di pipi.
"Aku biasa nya di panggil Alika." Jawab Alika sambil menatap wajah Rara.
"Aku boleh panggil kamu dengan sebutan aku sendiri tidak?" Tanya Rara sambil menahan tawa.
Melihat Rara menahan tawa, Alika malah di buat semakin binggung oleh tingkah dia.
"Boleh tapi jangan yang aneh-aneh." Jawab Alika, dia penasaran Rara mau panggil dia dengan sebutan apa.
Rara malah tertawa lepas, melihat Alika yang masih binggung di tambah lagi rasa penasaran yang di buat oleh Rara.
Setelah Rara menjawab nama apa yang dia berikan kepada Alika sambil tertawa, Alika malah juga ikutan tertawa.
Dari arah depan Salsa selalu melihat Alika. Di melihat Alika dan Rara sambil bercerita dan tertawa. Ada rasa tidak suka kalau Alika dekat dengan Rara.
Apa-apaan Alika?
Cuma segitu kah pertemanan mu dengan ku, kamu bisa melupakan ku dalam waktu singkat.
Salsa berpikir demikian, namu dia lupa akan satu hal, bukan Alika yang menjauh dia tapi dia sendirilah yang membuat Alika begitu.
Arfan melihat Salsa sedang memperhatikan sesuatu, Arfan melihat apa yang di lihat oleh Salsa.
Oh.. jadi Salsa melihat kedekatan mereka, tapi ada apa dengan mereka aku masih penasaran.
Ingin sekali aku bertanya di antara mereka tapi mungkin ini bukan waktu yang tepat.
Hari ini bell sekolah pertanda siswa mengikuti jam pelajaran sedikit terlambat, Karena para guru Sedang Rapat mendadak sebentar.
16 menit pun berlalu, Rara dan Alika begitu semakin akrab. Layak nya dua anak kembar.
Kenapa Rara ini mirip dengan seseorang yang aku kenal, tapi aku lupa, siapa dia sebenarnya.
Kenapa aku makin penasaran ya? Apa kah ini karena aku merindukan seseorang. Tapi entah lah.
deg2an jg bc y selamat dr kucing garong mlh masuk kandang buaya, mudah2an si buaya mau bertanggungjawab kpdmu