NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Wanita Bersuami Dua

Reinkarnasi Ke Tubuh Wanita Bersuami Dua

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Mengubah Takdir
Popularitas:24.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sandri Ratuloly

Kecelakaan pesawat mengakhiri hidup Aruna Maheswari— perempuan independent yang menolak akan adanya cinta dan pernikahan di hidupnya. Namun, saat membuka mata, ia justru terbangun di tubuh Sekar Calista Pranawijaya, seorang istri yang dibenci… dan memiliki dua suami.

Sekar dikenal sebagai perempuan temperamental yang membuat rumah tangganya berubah menjadi neraka. Dua pria yang seharusnya menjadi pelindungnya justru menunggu saat ia pergi dari hidup mereka.

Namun kini, wanita yang sama memilih diam.

Tidak marah. Tidak menuntut. Tidak meminta cinta.
Perubahan itu membuat segalanya terasa salah.

Karena di rumah penuh kebencian itu, bukan cinta yang paling berbahaya— melainkan rahasia di balik kematian Sekar, dan fakta bahwa istri yang mereka benci… telah berganti jiwa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandri Ratuloly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31

******

Malam harinya, sekitar pukul tiga dini hari, Arkana akhirnya menyusul pulang ke mansion dengan wajah lusuh. Kantong mata yang menghitam tampak jelas menghiasi bagian bawah matanya, menjadi bukti nyata bahwa sang empu hampir tidak mendapatkan istirahat yang layak.

Langkah kakinya terdengar berat saat memasuki ruang utama yang sunyi. Mansion itu begitu tenang, seolah seluruh penghuninya telah tenggelam dalam mimpi masing-masing. Hanya suara sepatu Arkana yang bergema pelan di lantai marmer dingin.

Hembusan napas panjang ia keluarkan saat melihat tangga yang harus ia lalui agar bisa sampai ke lantai empat— tempat di mana kamar Calista dan kedua suaminya berada.

"Sepertinya aku harus mendiskusikan pada ayah mertua untuk dibuatkan lift di rumah ini. " setelah mengatakan itu Arkana melangkahkan kakinya dengan setengah hati menaikkan tangga menuju lantai empat.

*Meskipun keluarga Pranawijaya begitu terkenal dan kaya raya, mansion ini tidak tampak modern karena merupakan warisan turun-temurun dari generasi sebelumnya.

Karena itu, wajar jika mansion berlantai tujuh ini tidak memiliki lift. Tuan Hendra memang tidak ingin mengubah sedikit pun bangunan tersebut, membiarkannya tetap sama seperti sejak awal berdiri hingga diwariskan ke generasi berikutnya.

Balik ke topik awal pada Arkana. 

Tubuhnya sudah sangat lelah, Arkana ingin cepat-cepat membaringkan tubuhnya di atas kasur yang empuk. Sebenarnya bisa saja ia tidur di salah satu kamar tamu di lantai satu atau tidur dikamar pribadinya di lantai tiga tapi Arkana juga membutuhkan tubuh sang istri untuk ia peluk guna meredakan rasa lelah dan rindunya.

Padahal baru beberapa hari saja ia disibukkan urusan pekerjaan dan tidak pulang,  tapi rasa rindu tak bisa ia hilaukan sedikitpun. Padahal dulu, saat ia pergi hingga seminggu lamanya, Arkana tidak pernah merasakan perasaan seperti ini.

"Akhirnya sampai juga. " ujar pelan Arkana saat kakinya sudah menginjak pada lantai empat.

Dengan wajah lusuh penuh kelelahan yang tak bisa disembunyikan, kakinya melangkah cepat menuju ruang kamar Calista. Ia sudah tidak sabar untuk menidurkan tubuhnya di atas kasur empuk milik Calista sambil memeluk erat tubuh kecil istrinya.

Ceklek!

Dengusan kecil Arkana keluarkan saat melihat atensi Damar yang tengah duduk di kursi dekat jendela sambil memangku laptop di pangkuannya.

Ia melangkah masuk, melemparkan tas kerjanya asal sambil melepaskan lilitan dasi yang terasa mencekik lehernya, kakinya melangkah dekati Damar yang fokusnya tidak lepas sedikitpun pada layar laptop.

Satu alisnya sontak langsung terangkat saat melihat apa yang tengah Damar kerjakan dengan wajah super serius itu.

‘cepat juga dia kerjakan. ’ Arkana mengangguk-anggukan kepalanya dengan senyum miring.

Menjauh dari Damar, Arkana beralih pada sang istri yang tengah tertidur lelap dengan selimut yang menutup rapat tubuhnya hingga atas leher.

Jas beserta kemeja kerjanya sudah ia lepaskan, yang melekat ditubuhnya hanya celana bahan kerjanya, tubuhnya dibiarkan bertelanjang dada.

‘Damar sialan!’ umpat Arkana dalam hati saat ia ikut berbaring disebelah tubuh Calista yang ternyata tak mengenakan pakaian apapun. Damar pasti sudah melakukan sesuatu kepada istrinya ini, sialan! Arkana selalu tertinggal start dari Damar yang selalu memonopoli Calista.

Arkana menarik tubuh Calista untuk ia peluk dengan erat, bahu telanjangnya yang tidak tertutupi selimut yang melorot kebawah, ia ciumi dengan brutal sambil memeluk erat tubuh Calista.

Tak peduli bila nanti Calista kebangun karena ulahnya yang kini malah merambat menciumi dua puncak dada milik Calista yang kini sudah terekspos bebas karena kebrutalan Arkana.

"Jangan mengganggu tidur Calista, Arkana. Dia baru saja tidur belum sampai sejam. " tegur Damar, dia cukup terganggu dengan suara kecupan yang Arkana berikan pada tubuh Calista.

Arkana tidak dengar— tepatnya pura-pura tak dengar, ia kini malah sibuk memberikan beberapa tanda di tubuh Calista yang masih bersih dari tanda Damar.

"Eunghh." suara lenguhan Calista terdengar, merasa terganggu karena tubuhnya terus dicium brutal oleh Arkana.

"Bangun sayang, suami tampanmu ini sudah pulang, kangennnn. "

‘Si sialan ini!’ Damar berdecak jengkel melihat kelakuan Arkana yang malah sengaja membangunkan Calista.

"Bangun, sayang. " Arkana berusaha membangunkan Calista, bahkan pria itu sampai melumat bibir Calista hingga sang empunya mengeliat merasa terganggu.

"Bangun, sayang. Ini aku udah pulang, kangen bangett sama kamu. "

"Arkana....? " suara parau Calista terdengar, saat ia membuka mata— wajah Arkana pertama kali yang dilihatnya. "Kamu udah pulang? "

"Mmm, kangen kamu. " Arkana menelusuri wajahnya di leher jenjang Calista, sesekali ia berikan kecupan basah di sana. Sesekali ujung bibirnya menyinggung kesal saat melihat beberapa tanda merah di sana— ini pasti ulah biadab Damar!

"Eunghh, kamu ngapainhhh.... " Calista tanpa sadar melenguh saat ujung dadanya tiba-tiba saja di cium basah oleh Arkana.

"Ck." Damar berdecak keras melihat kelakuan Arkana, dia berdiri beranjak dari kamar Calista menuju kamar pribadinya dulu di lantai tiga dengan membawa serta laptop kerjanya.

Ia membiarkan Arkana sesuka hati berbuat sesuatu pada Calista, walau sebenarnya ia ingin sekali bergabung. Tapi melihat tatapan Arkana yang tidak ingin diganggu membuatnya mau tidak mau harus mengalah.

Toh, ia juga sudah mengambil jatahnya tadi, jadi sekarang biarkan Arkana mengambil bagiannya tanpa ia ganggu.

******

Tubuh yang terbalut dengan selimut putih tebal itu terlihat mengeliat pelan. Calista, si pemilik tubuh terlihat tengah mencoba bergerak pelan guna untuk melepaskan belitan pada tubuhnya yang terasa begitu kuat.

"Lepas..... " cicit Calista dengan suara super serak, dari kemarin hingga tengah malam ia terus berteriak kencang karena ulah suami suaminya yang terlihat begitu ganas menyerangnya.

"Arkana, bangun. " Calista memukul lemah dada Arkana yang tidak bangun padahal sudah ia bangunkan dengan sekuat tenaga yang ada.

Calista ingin buang air kecil, sudah tidak bisa ditahan lagi.

"Arkana bangun, aku mau ke kamar mandi, mau buang air kecil. Kamu mau aku ngompol disini. " ancam Calista, ia menjepit hidung Arkana membuat sang empunya buru-buru menarik diri agar terlepas karena jalan pernapasannya ditutup.

"Kamu mau jadi janda? Tega banget ngejepit hidung aku sampai susah napas. " dramatis Arkana.

Calista memutar bola matanya dengan jengah, "gendong, aku mau buang air kecil. "

Arkana langsung bergerak cepat mendekati Calista, tidak peduli dengan kondisinya yang tak memakai apapun. Ia langsung menggendong Calista menuju kamar mandi.

"Itu kamu bangun? " tanya Calista, saat digendongan Arkana ia bisa merasakan sesuatu yang keras menyentuh paha dalamnya.

"Biasa kalau pagi, semua pria di dunia ini selalu mengalami. "

"Aku capek. " ujar Calista tiba-tiba.

"Hah? "

"Aku capek, jadi kalau kamu mau lagi di kamar mandi aku gak bisa, badan aku sakit semua. " jujur Calista dengan bibir cemberut maju ke depan.

Mendengar jawaban Calista sontak membuat Arkana tertawa kencang, ucapana Calista tadi terdengar seperti cicitan anak kecil yang begitu polos.

Karena merasakan miliknya di bawah mengeras, Calista pikir ia akan kembali menyerang Calista dengan ganas? Kenapa istrinya ini begitu lucu sekali, Arkana jadi tidak tega nantinya.

"Istriku kenapa lucu banget sih. " Arkana menyerbu Calista dengan ciuman gemas, membuat Calista digendongannya menggeliat dan tertawa geli.

"Arkana, aku ngompol!!"

******

1
Fatimah Ima
ceritanya bagus kak aku suka
CaH KangKung,
hukum Arkan ma damar....jgn biarkan mereka cepet ktemu ma Calista,biar mereka yg ngerasain ngidam...pokoknya jgn lngsung ketemu dan d maafin....
Muft Smoker
kelimpungan kn anda berdua ,, biarin aj dlu mereka gx bertemu calista ,, biar tau rasa ,,
😒😒😒😒


lanjuut kak ,,
Nurhayati Nurhayati
pas tau hamil Aruna nya, keguguran biar pada nyesel
Muft Smoker
sad ending gpp kak ,, buat suami calista merasa bersalah ,,
sad tu bukan berarti calista meninggal ,, buat dy menghilang aj ,,
Aruna di tubuh calista
kucing kawai
buat arkan dan damar menyesal thor 🤧
kucing kawai: thorrr apdet yang banyak donggg thorrr
total 1 replies
Susilowati Jais
nasibnya Aruna, g pernah buka hati sekalinya buka hati lngsung hncur. Up lg thor...
Muft Smoker
waaaah ad apa niih sama damar???
apa kah arkana juga terlibat???

krn waktu damar kerjaa di kmr mereka arkana pun melihat apa yg di kerjakan damar ,,
ad sesuatu niih ,,
aaaaa kak author jgn di gantung dooonk ,, 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
E H Mukti
Lanjut thorrr🥰👌
Muft Smoker
dtggu kelanjutan ny kak,,
makin seruuu niiih ,,
ad rahasia yg Blum terungkap niii ,, ap yg lgi di kerjakan damar😁😁😁🤭🤭🤭🤭
Muft Smoker
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar bayiii gedeee ,,
Muft Smoker
lanjuuuut kak
Muft Smoker
waah apa niiih yg lgi di lakuin damar ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
next kak ,,

terkadang kesalahan org tua justru ank yg jd pelampiasan ,,
semangat trus arkana ,,
bukti ny skrang km sukses ,,
Muft Smoker
duuh damar lgi ngerencanain ap niich🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭 ,,
jgn yg aneh2 yx damar ,, 👍👍👍
Titah Ibrahim
semangat thor 💪
Muft Smoker
mantap arkana ,, biar tau rasa tu mokondo Atharva 😒😒😒😒😒 ,,

next kak
Muft Smoker
waaaah Elina hany tinggal nama ,, 🤭🤭🤭
Muft Smoker: yx kak bnr ,, cerita ny seruuu ,,
dtggu kelanjutan ny yx kak
total 2 replies
Muft Smoker
dtggu kelanjutan ny yx kak ,,
waaaah Atharva km slah org ,,
dy buukan. sekar yg cengeng dn manjaaa ,,
dy arunaaa si ratu bisnis ,,
jgn maen maen ,, jgn maen maen ,, 🤭🤭🤭
Muft Smoker
kak ni revisi yx???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!