NovelToon NovelToon
Devia Pura Pura Amnesia

Devia Pura Pura Amnesia

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Ahli Bela Diri Kuno / Obsesi / Tamat
Popularitas:37.8k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Lanjutan Liontin
Kisah Dari putri Daniella Anderson. Devia Ganendra Abraham.

Devia selalu mendapatkan perlindungan dari kakak kakaknya yg protektif.
Hingga Devia merasa tidak bebas. Karena pengawasan dari kakak kakaknya, Davin dan Devan.

Suatu ketika ia mengikuti kegiatan arung jeram. Dan Devia hanyut, kemudian ditolong seseorang. Dan Devia pura pura amnesia, agar bisa bebas dari kakak kakaknya yg protektif tersebut.

Hingga Devia terjebak permainan hati dengan Satria, seorang dari keturunan Ningrat.

Sukma Satria terpenjara di kerajaan gaib, dan hanya Devia yang bisa menyelamatkannya

Bagaimana kelanjutannya ?

ikuti kisah Devia Pura Pura Amnesia

si©iprut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ojo Gumun

Resti yg masih memegang ponsel pun mau tak mau menghubungi Alfian. Orang kepercayaan Devia. Dan menyarankan membawa mobil untuk membawa mbak Watik dan juga nenek Welas ke rumah sakit.

Beruntung Alfian selalu siaga, selama di Yogyakarta ini. Bahkan ia tidak jauh dari tempat nenek Welas berada. Dan selalu mengikuti perintah Devia. Namun kali ini sungguh diluar dugaan Alfian. Jika Resti lah yang meminta bantuan atas nama nenek Welas.

Tak lama kemudian Alfian pun datang dan segera membawa mbak Watik serta nenek Welas ke rumah sakit. Resti Mila dan mas Yanto pun turut serta. Mila terlihat bingung. Ternyata om nya ini sigap dalam menangani nenek Welas.

Sesaat Alfian pun menelepon seseorang sambil mengendarai mobilnya. Karena untuk memastikan penanganan nenek Welas dan juga mbak Watik malam ini.

" Selamat malam nyonya..." Kata Alfian menjelaskan semuanya tentang kejadian malam ini kepada seseorang diseberang sana.

" bawa ke Jakarta. Biar kami yg mengurus mbak Watik dan simbok"

Sahut orang yg ada diseberang sana. Membuat Alfian kini mengarahkan mobilnya menuju bandara. Tentu saja hal itu membuat kaget Resti dan Mila. Terutama Mila yg tidak tahu menahu tentang mbak Watik.

" Siapa mas ?" Tanya mas Yanto kepada Alfian yg menyetir kendaraan saat ini. Walau ia fokus terhadap jalanan. Namun telinga tetap bisa mendengar pertanyaan mas Yanto.

" Nyonya Daniella " sahut Alfian membuat mas Yanto mengangguk mengerti. Daniella orang yg sangat berjasa pada dirinya dan juga mbak Watik. Makanya ketika diminta ke Jakarta, ia akan mengikutinya.

" Saya baru tahu, kalau Watik masih mempunyai simbok dan masih sugeng. Sejak dulu saya diminta nyonya mencarinya. Tapi ternyata yang bisa menemukan malah nona Devia" Keluh mas Yanto, yg pernah diminta untuk mencari simbok dari istrinya. Namun sedikit informasi yg ia dapat.

" Mungkin dengan menapaki rumahnya, beliau jadi sadar siapa dirinya itu mas " Sahut Alfian yg lebih baik memanggil mas Yanto dengan kata mas.

" ya mungkin saja begitu" Sahut mas Yanto.

Sementara Mila dan Resti termangu karena pernyataan dari mas Yanto itu. Sebab beberapa waktu lalu Devia memintanya untuk segera memberitahu budhe Watik dan suaminya. Jika sesuatu terjadi dengan simbok Welas. Dan benar saja dugaan dari Resti, jika mbak Watik masih terkait dengan nenek Welas.

" kalian kaget ya, jika nenek Welas ada kaitannya dengan mbak Watik ?" tanya Alfian kepada Resti dan Mila. Dan keduanya mengangguk, karena memang benar adanya.

" Beberapa waktu lalu saya diminta oleh non Devia untuk cek DNA nenek Welas dan mbak Watik. Dan benar dugaan non Devia. Jika mbak Watik adalah Rosmiyati yg hilang." Terang Alfian kepada keponakannya itu.

" maaf om, om Alfian panggil Devia Non ?, dan Devia sudah tahu sebelumnya?" tanya Mila penasaran tentang siapa Devia yg selama ini berada di rumah nenek Welas.

Alfian tersenyum melihat Mila yg bertanya tanya seperti itu. Sebab mungkin menurutnya Mila belum tahu kebenaran siapa Devia tersebut. Ingin menjelaskan pun tidak sempat karena sedang menyetir kendaraan.

" Resti bisa jelaskan " Sahut Alfian mengenai pertanyaan Mila, namun Resti hanya menutup mulutnya sambil menggelengkan kepala.

" haiisss, kasih tahu apa Res ?"

" ehhhh, Kowe wes ngerti ndisik yooo.!!"

" Aseeemmmm..!!!"

" hahaha.." Tawa Resti yg kemudian menutup mulutnya kembali. Khawatir mengganggu nenek Welas dan mbak Watik yg masih pingsan.

Tak lama kemudian mereka pun sampai di bandara yg dituju. Dan ternyata di sana sudah siap membawa nenek Welas dan juga mbak Watik menuju ke Jakarta .

" kalian ikut kan ?" tanya Alfian kepada Resti dan Mila. Keduanya pun mengangguk, karena tidak tega melihat nenek Welas. Beruntung sudah ada team dokter yg menemaninya sampai ke Jakarta nanti. Membuat Resti dan Mila merasa lega.

Terutama sikap cepat tanggap orang yg menolong nenek Welas tersebut. Begitu juga cara menangani mbak Watik dan nenek Welas tersebut. Bahkan berbagai alat dan perawatan langsung dalam pesawat.

" Gedhe tur mewah Yo Res" ucap Mila yg ikut masuk kedalam pesawat. Resti hanya tersenyum simpul, karena ini juga pertama kalinya ia ikut pesawat pribadi seperti saat ini. ( Besar dan Mewah ya Res )

" Ojo gumunan, Iki durung sepiro Nul " sahut Resti. Apalagi setelah mengetahui beberapa waktu lalu, jika Devia sendiri mempunyai perusahaan. ( Jangan heran, ini belum seberapa )

" Sugihe koyo ngopo Devia? " Tanya Mila lagi membuat Resti kembali tersenyum dan mengangguk angguk sependapat dengan Mila. ( Kaya nya seperti apa Devia? )

" Kuwi Ojo kok bayangno Nul, awake dewe tujuane dudu kuwi. " Sahut Resti yg tampak tidak ingin memberitahu Mila. Sebab Resti ingin Mila tahu dengan sendirinya. Dan tidak ingin tahu menahu tentang kekayaan Devia maupun keluarganya. ( Itu ga usah kamu bayangkan. Tujuan kita bukan itu ).

" Eh Iyo, berarti Devia ora amnesia nek ngono " kembali rasa penasaran Mila terhadap Devia yg amnesia akibat hanyut di sungai. Dan kini Resti mau tak mau mengungkapkannya. ( eh iya, berarti Devia tidak amnesia kalau begitu?.)

" emang ora." Sahut Resti singkat, membuat Mila menganga tak percaya. Jika Devia sebenarnya tidak lupa ingatan. (memang tidak).

" uaaaseeem, semprul, jathuko awake dewe diapusi no" Sahut Mila merasa dibohongi oleh Devia karena pura pura amnesia. ( kalau begitu kita di bohongi.)

" hehe, ora sih. Devia mung pingin mbales matur nuwun Karo Simbah Welas. Lha jebul Ono kisah sing kudu Melu tumandang " . Sahut Resti, mengingat jika Devia hanya ingin merasa terima kasih telah ditolong. Namun nyatanya ada suatu kisah yg menyangkut sanak saudaranya dahulu. ( engga sih. Devia hanya ingin membalas terima kasihnya kepada Simbah. Namun tanpa dugaan ternyata ada kisah yg harus ikut menyelesaikannya.)

" oh ngono ceritane." Sahut Mila yg tidak ingin panjang lebar bertanya kembali kepada Resti.

" lha Devia ngerti ora nek awake dewe Nang Jakarta Iki ngeterno Simbah Welas dan budhe Watik?" Kembali Mila bertanya kepada Resti. Jika dirinya juga turut serta ke Jakarta. ( Lha Devia tahu tidak jika kita ke Jakarta, mengantar nenek Welas dan budhe Watik.)

" Ya tahulah pasti. Orang tadi aku yg nyuruh Devia kok" Sahut Resti memang mengikuti segala perintah dari Devia.

" ohh"

Dan tak lama kemudian mereka pun sampai di Jakarta. Dan langsung menuju ke rumah sakit Ganendra. Rumah sakit keluarga besar Anderson Abraham. Dan di sana sudah ada Daniella serta Gerald yg menunggu. Kemudian mbak Watik pun langsung masuk ke UGD. Sementara nenek Welas berada di ruang perawatan bersama mas Yanto, Gerald dan Resti serta Mila.

" kalian sahabatnya Devia di Jogja ya?" tanya Gerald kepada Resti dan Mila, membuat keduanya terperangah atas ucapan Gerald. Suara lembut dan sangat hangat menurutnya.

" ii,..iya tuan "

Sahut Resti dan Mila bersamaan.

" Hey sejak kapan aku jadi tuanmu, panggil saja om atau paman " sahut Gerald yg memang sudah terbiasa dengan hal hal kecil di negara ini.

Mila dan Resti pun mengangguk kemudian saling pandang dan tersenyum. Kemudian menatap Gerald sekilas.

" iya om "

Kembali keduanya mengulang jawaban pertanyaan Gerald. Dan Gerald kini tersenyum simpul. Dan menepuk punggung kedua gadis remaja itu.

...****************...

Weeee...ketemu juragan Empang

Wkwkwkwk

Jangan lupa Subscribe

Like👍

Kasih gift 🌹🌹yg banyak.

Komentar protes juga ga papa 🤣🤣🤣

1
Mai Esya Noor
aduh thor..kenapa harus devia dengan satria?..tak setuju sangat thor.
yosh—
yang kubayangkan ikan lele yang keluar dari kolam🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: wkwkwkwkkk
total 1 replies
SE_PATU
habis Thor? Devia akan dipertemukan dengan satria, mereka tdk salingencintai tapi akan bertemu karena takdir.
lanjutannya ditunggu Thor, penasaran dengan satria, harus kembali doooongggggggg!
SE_PATU
kasihan den satria ya,
SE_PATU
Devia hebat banget, bisa melawan elang tanpa terkena pukulan sekali pun. tapi kemana satria?
SE_PATU
kok aku nggk seneng mbi Devia Yo, tapi Yo ana benere sih, lawan si preman elang, sok berkuasa, mugo2 wae Devia kalah, njur satria teko nulungi.
iihhh romantisme 😍😍😍
SE_PATU
sombonge mbak, kalau warisan habis nggk kerja ya ngalamat jadi kere🙄🙄
SE_PATU
jadi Devia anak orang kaya, pura-pura amnesia, we alah, tapi kan harusnya pamit sama dengan satria, kasihan bingung, begitu tahu Devia pura2 tok, marah dan kecewa loh ya kayaknya,
SE_PATU
kasihan kamu Satrio🙄🙄
terimakasih Fadil, Satrio harusnya cepetan kejar devia doooong
SE_PATU
kasihan satria ditinggal Devia, kenapa sih? rumit bgt hubungan mereka,
satria nunggu semalam suntuk, padahal tadinya mau membantu, eh, tak taunya malah ditinggal pergi.
SE_PATU
😱😱siapa ya ?
SE_PATU
😂😂😂
SE_PATU
ikut bingung 😕 Satrio ini sebenarnya baik atau enggak sih🤔🤔🤔
SE_PATU
/Applaud//Applaud/
SE_PATU
🙄othor masih nanya?? pasti khawatir SM sedih, mana udah sesayang itu sama devia
SE_PATU
lumayan ya, makanan gratis😂
SE_PATU
ikuttt
SE_PATU
nah, semakin penasaran🤔🤔🤔
SE_PATU
black card Thor??/Hunger/
jadi semakin penasaran siapa Devia sebenarnya🤔🤔🤔
SE_PATU
Devia untuk satria aja Thor😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!