Setelah empat tahun berusaha keras untuk melupakan cinta pertamanya, pada akhirnya Jennifer Graciela harus bertemu dengan pria yang sangat dibencinya itu. Sialnya, dia dipaksa untuk menerima perjodohan yang sudah disetujui oleh dua keluarga.
Dia adalah Andrew Garfield Ratajasa, pria yang pernah memberikan cinta sekaligus luka. Keluarga Ratajasa akan menanggung seluruh biaya pengobatan ibunya jika Jenni bersedia menikah dengan Andrew.
Demi sang ibu, Jenni menerima perjodohan itu dan mengesampingkan perasannya yang masih sangat terluka. Dia terpaksa terjebak dalam sebuah pernikahan dengan pria masa lalunya.
Apakah Jenni akan mencintai Andrew seperti dulu? Atau akan semakin membenci pria yang membuat hatinya patas sepatah-patahnya itu?
***
" Aku bersedia menikah denganmu karena Mama, jadi jangan berharap lebih " ~ Jennifer Graciela.
" Aku tidak peduli, sekarang kamu adalah istriku " ~ Andrew Garfield Ratajasa.
***
IG: gadis_taurus15
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadis Taurus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Peringatan Keras
Pada sore harinya, Jenni yang sedang menemani Rea bermain sedikit terkejut saat pelayan mengatakan ada seorang pria yang datang untuk menemuinya. Jenni sama sekali tidak memiliki janji dengan siapapun dan bahkan dia tidak memiliki teman yang memiliki kemungkinan datang untuk bertemu dengannya. Karena penasaran, Jenni pun memutuskan untuk menemui orang tersebut yang katanya menunggu di pos keamanan mansion itu.
" Siapa sih? Perasaan aku tidak mempunyai teman di sini. Kenapa juga dia tahu kalau aku tinggal di sini? " gumam Jenni sangat heran.
Pasalnya tidak ada yang tahu jika kini Jenni tinggal di mansion keluarga Ratajasa selain keluarga dan kedua sahabat Andrew.
" Rea, Kakak mau keluar sebentar. Rea mau ikut atau di sini saja? " tanya Jenni pada sang adik ipar yang sedang sibuk dengan boneka kelinci di tangannya.
" Itut, Tata " jawab Rea.
Jenni pun langsung bangkit dari duduknya dan membawa Rea ke dalam gendongannya. Akan membutuhkan waktu lama jika membiarkan adik iparnya itu untuk jalan sendiri, sedangkan dia sudah sangat penasaran siapakah yang ingin menemuinya.
Kemudian, Jenni segera keluar dari mansion dan menggunakan sepeda listrik untuk menuju pos keamanan. Jarak pintu utama dengan pos keamanan cukup jauh sehingga akan membutuhkan waktu lama jika berjalan kaki dan juga pasti akan terasa lelah.
Jenni memicingkan kedua matanya ketika melihat seorang pria yang berdiri di depan pos keamanan dan dia sangat mengenalnya. Pria itu adalah Fatih dan entah apa tujuannya datang untuk menemuinya. Jujur saja, Jenni masih kesal karena ucapan dari Fatih tadi pagi saat di pasar.
" Fatih? Kenapa kamu datang ke sini? " tanya Jenni tanpa turun dari sepeda listrik yang dinaikinya bersama Rea.
Sebisa mungkin Jenni mencoba untuk bersikap baik pada Fatih walaupun merasa tidak suka dengan pria itu. Awalnya memang biasa saja, tetapi sejak tadi pagi dia menjadi tidak suka dengan Fatih.
" Hmm, aku datang ke sini untuk bertemu kamu " jawab Fatih.
" Untuk apa kamu bertemu aku? " tanya Jenni pada Fatih.
" Aku ingin meminta maaf seandainya kata-kataku tadi pagi membuat kamu tersinggung " jawab Fatih.
Jenni menghela napasnya panjang karena pada kenyataannya dia tersinggung dengan ucapan Fatih.
" Tidak masalah, ya walaupun aku memang tersinggung. Aku sudah memaafkan kamu kok " ucap Jenni sangat jujur.
" Sudah selesai, kan? Kamu datang cuma untuk itu, kan? Jadi sebaiknya kamu pergi sekarang ya " usir Jenni terang-terangan.
Jenni merasa sangat tidak nyaman dan takut terjadi kesalahpahaman nantinya jika kedua mertua ataupun suaminya melihat ada seorang pria yang datang untuk menemuinya. Apalagi Jenni juga tahu jika Andrew sangat tidak menyukai Fatik sejak dulu, jadi bisa terjadi masalah nantinya.
" Iya Jen, aku akan pergi " jawab Fatih dengan tatapan kecewa.
" Oh iya, Fatih, aku juga minta tolong jangan temui aku lagi, apalagi di mansion keluarga suamiku. Aku tidak ingin mereka salah paham dan nanti akan menjadi masalah untuk aku " pinta Jenni merasa tidak enak kepada keluarga Andrew.
Bukan tidak mungkin nanti Fatih akan datang lagi ke mansion itu untuk menemukannya, jadi lebih baik Jenni melarangnya.
" Iya Jen, aku mengerti " jawab Fatih.
Setelah itu, Jenni segera kembali menuju mansion tanpa menunggu Fatih pergi terlebih dahulu. Dia tidak mau berlama-lama dengan pria itu, lagipula sebentar lagi akan pergi dari sana.
" Apa aku sudah tidak memiliki kesempatan lagi, Jen? " gumam Fatih melihat Jenni yang semakin menjauh.
Dari tatapannya, sudah terlihat sangat jelas jika Fatih memiliki perasaan lebih kepada Jenni. Sayangnya, dia terlambat karena Jenni sudah menikah dengan Andrew dan menjadi pemilik Jenni sepenuhnya.
Tin, tin, tin.
Suara klakson mobil mengejutkan Fatih yang akan menaiki motornya. Dia tentu sangat mengenali mobil yang tidak lain dan tidak bukan adalah milik Andrew. Fatih terdiam melihat mobil itu berhenti tepat di depannya dan tidak lama Andrew langsung keluar dari sana.
Tatapan tajam langsung Andrew layangkan ketika melihat keberadaan Fatih di mansion keluarganya. Dia yang baru pulang bekerja langsung dibuat emosi dengan pria yang sudah sangat jelas menyukai istrinya.
" Apa yang kamu lakukan di sini, hah? " tanya Andrew masih berusaha untuk menahan emosinya.
" Tentu saja menemui Jenni " jawab Fatih yang memancing emosi Andrew.
Srek.
Andrew menarik kerah pakaian Fatih dengan sangat kasar dan bersiap untuk memberikan sebuah bogeman mentah tetapi di tahan oleh salah satu pengawal yang sedang berjaga di pos keamanan.
" Tuan, ada apa ini? " tanya pengawal itu cukup panik.
Andrew sama sekali tidak menghiraukan pertanyaan dari pengawal itu dan menatap Fatih dengan sangat tajam.
" Jangan pernah temui Jenni lagi, dia adalah Istriku. Ini adalah peringatan keras untuk kamu dan kalau kamu masih tetap menemui istriku, maka siap-siap saja keluargamu akan hancur " ucap Andrew memperingatkan dan sedikit memberikan ancaman.
" Aku tahu kalau ayahmu itu seorang pemabuk yang setiap hari selalu berganti-ganti teman tidur dan kakak perempuanmu adalah seorang pelacur " lanjut Andrew dengan seringai licik di bibirnya.
Kedua mata Fatih terbelalak mendengar itu karena sama sekali tidak menyangka jika Andrew akan mengetahui rahasia keluarganya yang sudah dia coba tutup dengan rapat. Sepertinya dia lupa jika Andrew berasal dari keluarga yang tidak sembarang dan tentu saja sangat mudah untuk mendapatkan informasi tentang keluarganya.
" Sialan " umpat Fatih mendorong tubuh Andrew hingga terlepas dari pria itu.
" Aku ingatkan sekali lagi, jangan temui istriku kalau mau rahasia keluargamu itu tersimpan rapi " ucap Andrew menepuk pundak Fatih.
Setelah itu, Andrew kembali masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan Fatih yang pastinya sangat emosi. Dia memang sudah mencari tahu semua informasi tentang Fatih dari salah satu anak buah Papa Alex. Semua itu bisa Andrew gunakan untuk mengancam Fatih agar tidak mencoba untuk mendekati Jenni lagi.
Andrew bukanlah orang bodoh yang tidak menyadari jika pria itu memiliki perasaan lebih kepada Jenni. Bukan hanya saat ini, tetapi sejak Jenni menjadi kekasihnya ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
" Aku tidak akan segan-segan membuat dia dan keluarganya hancur kalau masih saja berani mendekati Jenni " gumam Andrew sembari mengemudikan mobilnya.
***
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Tolong follow akun NT saya " Gadis Taurus " ya 😘
saat posisi pemeran utama pria yang salah pasti dibuat mengemis maaf dan berjuang dapat kesempatan dan karakter pemeran utama wanita dibuat tegas tidak mudah memaafkan
tapi pda saat pemeran utama wanita diposisi yang salah, semudah itu dimaafkan, tidak perlu susa2 mengemis dan berjuang malah tetap saja pemeran utama pria yang dibuat berjuang dan semudah itu memaafkan