Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menjalani aktivitas
Tak terasa sudah hampir satu Minggu,Aira berada di dalam novel,kini ia mulai menerima dan menjalani hidupnya sebagai Aira Wijaya,sosok cantik dan juga putri dari pengusaha kaya raya,
Kini hidupnya berbanding terbalik Dnegan di dunia nyata,dulu ia harus bekerja keras demi sesuap nasi,kini ia hanya duduk dan menikmati semua kekayaan kedua orang tuanya,
mungkin tuhan sedang memberi kompensasi atas dirinya,sehingga dirinya masuk kedalam sini,untuk memperbaiki hidupnya dan juga menikmati kasih sayang orang tua,yang tidak pernah ia rasakan,
Ia akan memperlakukan kedua orangtuanya Dnegan baik, tidak akan seperti Aira Wijaya yang asli,hanya karena hasutan tantenya,ia menjauhi kedua orang tuanya,
Bahkan kabur dari rumah karena dilarang berhubungan Dnegan tokoh utama,kini ia akan memperlakukan mereka Dnegan baik,dan membalas semua yang di lakukan tantenya,
Mungkin ibunya tidak tau,tapi sebagai pembaca setia,ia tau betul bahwa sang Tante mencintai ayahnya,dan sengaja membuat keributan agar mereka berpisah,
Di dalam novel,usaha Tante Arini berhasil,kedua orang tuanya bercerai,dan Tante Arini berhasil menikah ayahnya,dan menjodohkan ia Dnegan sang tokoh utama,yangg membuatnya mati tragis di tangan sang tokoh utama ,
Kini ia tidak akan membuat kesalahan yang sama,karena ia masuk kedalam buku ini,ia punya Chet,kalau sampai ia kalah maka ia memang pantas mati,
Dulu dii dunia nya ia banyak belajar ,dirinya juga menguasai bela diri,jika masih kalah maka percuma saja ia mengetahui alurnya,
"non Aira sudah waktunya berangkat sekolah"ucap BI Inah
Aira mengunakan seragam rapih,dan segera mengendong tasnya turun ke lantai bawah,"pagi pah,mah"sapa Aira ceria
"pagi sayang,sini duduk sarapan dulu"sahut kedua orang tuanya tersenyum
Keluarga kecil itu sarapan Dnegan tenang,setelah selesai Aira dan papanya segera berangkat ke tujuan masing-masing,otomatis menjadi perhatian semua siswa,Aira mengunakan mini Cooper berwarna biru langit,dan itu menjadi pusat perhatian semua siswa,
Mereka tidak melihat mobil itu saat MOS kemarin,begitu Aira turun dari mobil Dnegan santai, bisik-bisik pun terdengar
"siapa dia cantik banget??kayaknya gak lihat pas mos??"bisik salah satu siswi
"benar gue juga gak lihat,apa anak baru ya??"tanya yang lain penasaran
"gila mobilnya bagus banget,pasti anak pengusaha atau salah satu Mentri "ucap yang lainnya,
Aira berjalan dengan langkah yang tenang,ia tersenyum kearah para murid yang masih berada di parkiran,"permisi mau tanya ruang kepala sekolah dimana ya??"
"ohh ruang kepala sekolah ya??dari sini Lo lurus aja,abis itu belok kanan,ruangannya pas di pojok,Lo anak baru ya??"tanya siswi berparas cantik itu, seperti nya gadis ini penyuka warna pink,karena semua yang dia pakai bernuansa merah muda
"bukan anak baru sih, seharus nya gue ikut mos,tapi karena gue sakit jadi baru bisa masuk,bay the whay thanks ya"sahut Aira ramah dengan senyum manis
Ia menatap gadis itu Dnegan tatapan lembut,di dalam novel gadis penyuka pink inilah, satu-satunya sahabat sang antagonis,yang tidak pernah meninggalkan nya meskipun semua orang membencinya
"gue Naura Lo??"ucap Naura santai menjulurkan tangannya
"gue Aira salam kenal"sahut Aira ramah
"kalau gitu biar gue anter ke ruang kepala sekolah,ayo"ucap Naura semangat
"thanks ya"Aira berjalan berdampingan Dnegan Naura,keduanya mengobrol Dnegan santai dan penuh tawa,seoalah sudah kenal lama,
"udah sampai gue ke kelas dulu,semoga kita satu kelas ya bay bay"ucap Naura semangat
Aira hanya mengangguk kan kepalanya,lalu mengetuk pintu Dnegan tenang,meskipun ia udah tau pasti satu kelas Dnegan Naura dan sang tokoh utama wanita,tapi ia tetap harus melapor dulu,
"permisi pak saya Aira Wijaya "ucap Aira begitu memasuki ruang kepala sekolah
"kamu putrinya tuan Aryo ya??silahkan duduk dulu,saya akan panggil wali kelas kamu dulu"ucap kelapa sekolah Dnegan sopan
Bagiamana pun tuan Aryo adalah salah satu pemegang saham terbesar disekolah ini,ia tidak ingin berurusan dengan nya,semua orang juga tau,kalau tuan Arya sangat memanjakan putri satu-satunya nya,
Tak lama seorang lelaki Dnegan pakaian rapih datang,
"pak Anton ini Aira Wijaya,tolong antarkan dia ke kelasnya,nah Aira ini wali kelasmu pak Anton,silahkan ikuti dia"ucap kepala sekolah Dnegan ramah,
Pak Anton yang sudah di wanti-wanti oleh kepala sekolah pun,tersenyum tipis lalu membimbing Aira ke kelasnya,
"selamat pagi anak-anak,kita kedatang teman baru,silahkan perkenalkan namamu"ucap pak Anton ramah,
Aira terseyum manis kearah semua siswa"hallo semuanya perkenalkan nama gue Aira Wijaya,kalian bisa panggil Aira,salam kenal semuanya
"baiklah Aira silahkan duduk di samping Naura,Naura angkat tanganmu"ucap pak Anton
Naura tersenyum senang, melambaikan tangan nya kearah Aira,ia Dnegan semangat menarik tangan teman barunya itu"gue gak nyangka kalau kita bakal sekelas,sini duduk"
"haha ia sih gue juga gak nyangka bakal satu kelas sama Lo "sahut Aira Dnegan senyum tipis
[gue udah yakin kita satu kelas,tapi juga harus satu kelas dengan tokoh utama wanita, benar-benar menyebalkan]
"oke semuanya hari ini para guru ada rapat,jadi kalian akan belajar mandiri dan diawasi oleh anggota OSIS,selamat belajar semuanya "ucap pak Anton tegas sebelum keluar dari kelas
Aira menatap sekeliling jelas mencari sang tokoh utama,melihat temannya terus menatap kearah salah satu siswi Naura dengan santai menjelaskan "namanya Anita,sejak masuk suudah menjadi perhatian banyak orang,terutama anggota OSIS,katanya sih karena kenal Dnegan ketua OSIS kita kak Morgan"
"hah??"Aira menatap binggung kearah Naura
"habisnya Lo ngelihatin dia Mulu,makanya gue kasih tau"sahut Naura mengngakat bahunya acuh tak acuh
Sebenarnya dia gak perduli hubungan keduanya,di dalam buku sudah di jelaskan,kalau Anita dan Morgan adalah teman masa kecil,wajar kalau keduanya dekat,dulu demi memisahkan keduanya,ia meminta pada Sang ayah untuk menjodohkan mereka berdua,
Karena ayah Morgan adalah kariawan ayahnya,itu sangat mudah,tapi pada akhirnya dia tidak pernah bisa mendapatkan hati Morgan,dan cintanya yang tulus di balas Dnegan pembunuhan yang sangat tragis,
tak lama suara bising terdengar,semua orang menatap kearah pintu kelas,disana seorang pemuda tampan berdiri Dnegan gagahnya di pintu kelas, langkahnya tenang,tatapan nya tajam membawa buku pelajaran,
"selamat pagi,kalian pasti sudah di kasih tau pak Anton,kalau guru sedang rapat,jadi kali ini saya yang akan mengawasi kalian"ucap Morgan dengan tegas.......