NovelToon NovelToon
Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Playboy / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:83.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kirana Putri761

Ketika semesta selalu mempertemukan takdir keduanya. Ambar dan Zayn tak bisa mengelak untuk tidak saling terikat.

Takdir dan Rasa. Dua hal yang bisa mengikat dalam sebuah perbedaan. Tapi, jika rasa cinta itu tertuju untuk orang yang salah, bisakah sebuah takdir akan membawa rasa cinta pada orang yang tepat?

Takdir Zayn dan Ambar berada dalam sebuah dilema yang tak berkesudahan. Keduanya terikat takdir tapi dengan rasa yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Putri761, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ambardina

Ambar menutup muskhaf Al_quran yang selesai dia baca untuk memberikan petunjuk. Sudah tiga kali salat istikharah yang dia lakukan , tapi tetap saja pilihannya pada Zayn Bagaskara.

"Benarkah ini petunjuk-Mu atau sekedar halusinaku?" gumam Ambar yang masih belum yakin jika usahanya meminta petunjuk terarah pada Zayn Bagaskara

"Apa yang sedang Engkau rencanakan untuk hidupku ya Allah?" lanjut Ambar dengan memejamkan kedua matanya. Dengan persoalan yang ada berat rasanya melanjutkan rencana pernikahannya dengan Zayn.

Gadis itu malah semakin bimbang hingga. Tapi hatinya tergelitik, dari awal bukankah dia tahu jika Zayn adalah pria brengsek. Lantas kenapa dia harus banyak pertimbangan, seharusnya dia sudah mematikan rasanya. Biarlah itu urusannya dia yang terpenting papanya bisa tenang dan merasa lega. Ketakutan akan penyakit papanya membuat Ambar bisa melakukan apapun termasuk menikahi orang yang dianggapnya bukanlah pria yang baik.

###

Zayn membawa Ambar bertemu dengan orang suruhannya. Dia pun mencoba meyakinkan Ambar jika anak yang dikandung Alea punya banyak kemungkinan itu bukan anaknya.

"Sebenarnya kamu yang perlu meyakinkan diri sendiri jika itu bukan anakmu, Mas? Kalian kan memang pernah tidur bersama." ucap Ambar saat mereka dalam perjalanan menuju sebuah restoran.

"Aku yakin jika itu bukan anakmu. Meskipun pernah tidur dengannya peluang jadi kan kecil apalagi aku aku minum alkohol."

"Masak? Nyatanya mereka yang masih sekolah kan hanya kecelakaan juga hamil." sela Ambar dengan senyum mengejek.

"Kamu kira mereka hanya kecelakaan sekali? Aku yakin mereka yang sampai hamil kecelakaannya berkali-kali." sergah Zayn. Dia pikir Ambar sudah berpengalaman dengan pergaualan bebas.

"Memang ada yang sekali saja jadi. Tapi, itu hanya berapa persen saja." lanjut Zayn.

Ambar hanya mengernyitkan dahi seolah dia tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh calon suaminya. Tapi Zayn membiarkan saja gadis keras kepala itu dengan persepsinya sendiri.

Mobil berhenti di depan sebuah resto yang cukup mewah. Ambar pun segera membuka pintu mobil setelah pria yang duduk di belakang kemudian itu segera turun.

Langkah keduanya saling beriringan memasuki resto dimana orang kepercayaan Zayn sudah menunggu.

"Selamat sore, Pak Zayn." sapa pria tersebut setelah Zayn berdiri di depannya.

"Sore." jawab Zayn kemudian menarik satu kursi untuk Ambar dan sebelum dia duduk di depan pria tersebut.

"Nona Alea masih menjalin hubungan dengan kekasihnya, bahkan aku bisa mendeteksi sejak malam kejadian bersama anda..." kalimat pria tersebut terhenti dengan lirikan yang tertuju pada Ambar.

"Lanjut saja!" titah Zayn.

"Dia sempat ada kerjaan di Bali dan bersenang-senang dengan orang asing." lanjut pria tersebut.

"Itu yang membuatku yakin jika anak yang dia kandung adalah anaku." ucap Zayn dengan menatap Ambar yang hanya terdiam. Sungguh, Ambar tidak tahu harus bereaksi bagaimana.

"Bagaimana, Mbar?" tanya Zayn. Sementara Ambar masih terdiam. Otaknya benar-benar buntu.

"Bagaimana jika kalian melakukan perjanjian Pra-nikah agar tidak ada yang dirugikan secara sepihak." Melihat Ambar yang hanya terdiam. Pria itu memberikan sebuah ide.

"Ya aku akan memberikan setengah dari kekayaanku padamu, Mbar." sela Zayn malah membuat Ambar tersenyum sini.

"Bagaimana, Mbak Ambar? Ini sangat menguntungkan Anda karena separo kekayaan yang Pak Zayn miliki bisa untuk hidup tuju turunan." lanjut Pria itu.

Miris sekali, apa yang barusan Ambar dengar dari dua pria di dekatnya itu. Apa semua hanya tentang materi saja. Padahal dia hanya mau menikah dengan Zayn hanya untuk membuat papanya merasa tenang.

"Bagaimana jika Tuhan menenggelamkan kekayaan Mas Zayn dalam waktu semalam, padahal dia belum punya keturunan yang pasti."

Mendengar kalimat Ambar seketika Arfa tertawa terbahak-bahak, sedangkan Zayn terlihat menegangkan. Bagi Zayn, Ambar terlalu menyebalkan.

"Kamu sangat berbeda, aku harap Pak Zayn bisa sukses menjadikanmu istri, Mbak Ambar." ucap Arfan penuh dengan kekaguman.

"Karena aku juga tidak yakin anak siapa yang dikandung wanita itu. Aku hanya ingin, rahasia ini tersimpan rapat. Aku tidak ingin publik tahu atau sampai viral." ucapa Ambar membuat Arfan tersenyum dengan memperhatikan Ambar dengan seksama.

Gadis ingusan itu memang beda. Tampilan sederhana, wajah yang masih remaja dan tanpa polesan tapi pemikiran dan karakternya membuat pria angkuh yang membayarnya tak berkutik.

"Pasti itu, Mbar. Reputasi keluarga dan Bisnisku akan terpengaruh." ucap Zayn merasa lega.

"Apapun itu bisa diatur dalam perjanjian pra-nikah." sahut Arfan menguasai ilmu hukum.

Arfan pun pamit. Kini tinggal Ambar dan Zayn yang masih duduk di dalam resto untuk sekalian makan siang yang tergolong telat. Masalah yang melanda menjelang pernikahan membuat kehidupan mereka tidak teratur.

Sesekali Zayn melirik Ambar yang masih terdiam. Entah kenapa dia ingin sekali menikahinya? Pria itu juga masih merasa gamang tentang niatnya. Apa benar hanya untuk menaklukkan keangkuhan gadis di depannya itu atau dia benar-benar jatuh cinta?

"Ah mana mungkin aku sebucin itu?" gumam Zayn dalam hati. Dia pun menggeleng pelan hingga membuat Ambar yang tidak sengaja melihatnya pun menjadi penasaran.

"Apa yang Mas Zayn pikirkan?" Ambar merasa insecure saat Zayn menatapnya sambil menggelengkan kepalanya pelan.

"Nggak ada." jawab Zayn singkat.

"Apaan sih? Bukankah Mas Zayn bilang GK selera denganku? " ucap Ambar kemudian membenarkan posisi jilbabnya agar menjuntai menutupi dadanya.

"Ternyata otakmu yang mulai mesum, Mbar. Siapa pula yang berminat sama kamu!" sahut Zayn merasa geli dengan sikap Ambar.

Pria itu malah tertawa kecil menyadarinya. Ambar seolah mengingatkan dia akan malam pertama nantinya. Hatinya kini tertawa keras membayangkan semuanya.

Ambar, tahukan dia tentang r*ngsang mer*ngsang dan goda menggoda? Zayn merasa geli sendiri jika akan melewatkan malam pertama bersama dengan remaja yang masih masih ingusan.

Ambar menahan malu dengan mempercepat makannya. Wajah yang terlihat memerah malah membuat Zayn merasa gemas.

"Ingat tinggal dua hari lagi, Mbar. Kamu wajib melayani suami dengan sepenuh hati." goda Zayn. Dia tahu Ambar menikah dengannya pun tidak dengan sepenuh hati.

Ambar terdiam, sedih jika mengingat itu. Bagaimana bisa dia melakukan itu dengan pria yang sudah banyak tidur dengan banyak wanita.

"Asal ada surat keterangan sehat dari dokter tidak ada virus apapun yang bersarang dikel*min Mas Zayn." Mendengar kalimat Ambar seketika Zayn langsung tersedak. Kini pria itu terbatuk-batuk hingga Ambar pun membantunya mengambilkan air putih.

"Astaga, bocah satu ini benar-benar keterlaluan. Belum ada yang berani bicara seperti itu padanya tapi Ambardiana." gumam hati Zayn karena pria itu belum bisa mengatakan sepatah katapun untuk menaklukkan kalimat Ambar.

"Ya Allah makanya kalau makan jangan banyak bicara." ucapa Ambar dengan mengusap punggung Zayn. Saat Zayn tersedak Ambar dengan sigap berdiri membawakan air putih untuk Zayn.

NB

Yuk mampir di karya othor lainya

'Bukan Cinta semu' yang bikin Othor gagal move on.

'Rahasia cinta Zoya' Si Nenek moyang yang melahirkan tiga novel lainnya

'Rindu Alexa'

'Hasrat Cinta Alexander'

1
DEWI MULYANI
Luar biasa
Thea_noni
terimakasih ya thor....untuk ceritanya 🙏🤗
Kirana Putri761: sama2 kak
total 1 replies
mom farhan
di tunggu yah thor kisah mbk anik nya
Kirana Putri761: sedang otw meneruskan mbak
total 1 replies
Dwi Puji Lestari
di tunggu crt2 yg lain kak
Kirana Putri761: terima kasih mbaj
total 1 replies
Dwi Puji Lestari
akhirnya yg dtgu2 dtg juga
Rahma Lia
Deg-deg an nunggu hasilnya,,,
Rahma Lia
Udah baca semua ceritanya thor...bagus² semua tulisanmu,,sllu menunggu karya terbarumu👍👍
Rahma Lia
Bukanny kantor polisi ya🤔
Rahma Lia
Jangan lemah dgn bujuk rayunya,Ambar..
Rahma Lia
Luar biasa
Ikaaa1605
Lanjut thor extra part nya
Vera Uni
lanjut Thor
Syfa
di tunggu kelanjutanya jgn lama2 upnya
Dwi Puji Lestari
dtggu ekstra partny lagi kak...
Hana Roichati
Makasih lanjutan extra part nya kak, selalu ditunggu upnya lagi, 👍👍❤❤
Syfa
knp udah tamatnya aja padahal kangen nungguin lama sekalinya up end🥰🥰
Popo Hanipo
lama gk up tau2 end sampai lupa terakhir bacanya apa,,pdhl berharap novel ceritanya panjang
༄⃞⃟⚡🌳¹𒈒⃟ʟʙᴄ🍅🍅🍅
ini beneran Ambar gak bisa kasih keturunan kk.? wah sedih
Dwi Puji Lestari
lah tau tau dah end saja kak...
Hana Roichati
nanggung kak ceritanya, ditunggu extra partnya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!