NovelToon NovelToon
Kupu-kupu Malam

Kupu-kupu Malam

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:155.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Vanya Mentari, gadis yang memulai peruntungan bekerja di ibu kota menjadi kupu-kupu malam, terpaksa harus terlibat pernikahan kontrak dengan pria yang terkenal sangat dingin.

Pernikahan yang membawa penderitaan pada Vanya di setiap harinya. Bukan hanya luka fisik, melainkan luka batin. Tiap hari, perkataan yang terlontar dari mulut pria yang menikahinya begitu sangat pedis, dan tanjam hingga mampu menusuk rongga jantung dan membuat luka yang teramat mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KKM 31

Pintu kamar terus saja di dobrak, namun tetap saja tidak bisa terbuka.

"Bian!" Teriak Vanya dari dalam kamar. "Keluarkan aku Bian!" Ucapnya kemudian. Namun sekencang apapun Vanya teriak dan memukul pintu kamar tetap saja tidak ada jawaban sama sekali dari luar.

FLASHBACK.

Hawa mobil begitu sangat mencekam. Di mana Bian mengendarai mobil, dengan wajah dingin dan diam tanpa sepatah kata pun. Namun diamnya Bian tidak membuat Vanya berhenti berbicara.

"Jangan lakukan hal apa pun pada Dito. Jika sesuatu terjadi maka aku tidak akan mengampunimu." Ancam Vanya dan Bian pun tetap diam.

"Bian! Aku tidak suka dengan caramu yang seperti ini!" Teriak Vanya, karena Bian menginjak gas mobil lebih dalam sehingga membuat Vanya ketakutan. "Hentikan Bian. Aku bilang hentikan!"

Mendadak mobil pun berhenti membuat Vanya menutup mata, dengan debaran jantung yang berdetak dengan kencang karena merasa takut.

"Kau gila!" Kata Vanya sambil memukul lengan kiri Bian. "Kau ingin membunuhku, ha?"

Bian masih diam. Membuat Vanya semakin kesal dengan pria yang dinginya mengalahkan kutub utara.

"Kalau kau ingin mati. Mati sendiri saja, jangan mengajakku. Aku masih punya orang yang ingin aku bahagiakan."

"DIAM...!" Bentak Bian hingga membuat Vanya kaget dan menjadi takut. Di tambah, kini Bian menoleh dan menatap tajam ke arah nya.

"Sekali lagi kau bicara, maka akan aku pastikan kau dan pria itu hanya tinggal nama saja." Ancam Bian, membuat Vanya menelan salivanya secara kasar. Dan Bian pun melanjutkan menjalankan mobil menuju apartemen.

Dan saat keduanya sampai di apartemen, Bian pun menarik paksa tangan Vanya tanpa memperdulikan langkah kaki Vanya yang tertatih mengikuti langkah kaki lebar Bian.

"Masuk!" Ucap Bian sambil mendorong tubuh Vanya kedalam kamar, dan menutup pintu dengan keras dan menguncinya dari luar.

FLASHON.

Dito kini berada di rumah sakit dengan luka lebam di sekujur wajah dan juga badannya. Luka yang di berikan oleh Zam karena mendapat titah dari Bian.

"Dito." Panggil Mia, sambil duduk tepat di samping Dito berbaring.

"Maaf, mungkin saja pria itu. Hm, suami Vanya tidak tahu jika kau adalah pacarku." Kata Mia. Karena Mia sudah tahu siapa yang menyebabkan sang pacar terbaring di rumah sakit. "Aku sudah mencoba menghubungi ponsel Vanya, tapi tidak aktif." Ucap Mia di sertai rasa khawatir terhadap sang sahabat.

"Sayang aku baik-baik saja. Jangan khawatir tetang aku. Tapi khawatirkan tentang sahabatmu."

••••••

"Bian!" Teriak Vanya. Karena sudah semalaman ia di kurung di dalam kamar.

"Bian." Teriaknya sekali lagi sambil memutar handel pintu.

Beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka.

"Nyonya, sarapan sudah siap." Kata seorang wanita yang usianya lebih tua dari Vanya.

Vanya menatap seseorang di dahapannya yang baru ia lihat pagi ini.

"Oh ya, perkenalkan saya Jum. Asisten rumah tangga, dan sekaligus sebagai pelayan pribadi nyonya" Jum memperkelankan dirinya.

"Di mana pria itu? Bian, maksudku?" Tanya Vanya lalu keluar dari dalam kamar.

"Tuan sudah berangkat kerja. Dan tuan bilang padaku, agar nyonya tidak keluar selangkah pun dari apartemen ini."

"Apa?"

Vanya berjalan mondar mandir memikirkan cara agar bisa keluar dari apartemen ini. Namun, setiap Vanya melangkah maka akan ada Jum yang selalu mengikuti langkah kakinya. Jum sudah seperti banyangannya sendiri.

"Jum stop! Kau membuatku menjadi pusing." Ucap Vanya lalu duduk di sofa.

Mata Vanya pun langsung melihat telpon rumah.

"Ya ampun, kenapa aku tidak kepikiran." Batin Vanya lalu berdiri dan berjalan menghampiri posisi telpon apartemen.

"Nyonya, mulai hari ini telpon apartemen sudah tidak dapat di gunakan. Karena tuan sudah memutuskannya."

"Apa?" Teriak Vanya, sambil mencoba dan benar saja tidak dapat di gunakan.

"Berikan ponselmu." Pinta Vanya pada Jum. "Cepat, berikan ponselmu." Ulang Vanya, namun Jum tetap tidak memberikan apa yang Vanya minta.

"Maaf nyonya. Tapi tuan tidak memberikan izin."

"Telpon tuanmu sekarang juga. Cepat!"

Jum pun langsung menghubungi Bian, dan dengan cepat Vanya merampas ponsel yang Jum genggam. Dering pertama, panggilan langsung terhubung.

"Bian!" Teriak Vanya hingga membuat Bian di seberang sana, menjauhkan ponsel dari kupingnya. "Aku bukan tahanan mu, jadi katakan pada Jum, untuk tidak mengikutiku dan juga katakan berapa paswoard pintu apartemen."

Tidak ada jawaban. Hanya keheningan yang ada.

"Bian. Aku tidak suka dengan caramu seperti ini."

Tut.. tut.. tut.. Panggilan terputus, membuat Vanya merasa semakin geram karena seedat jidat Bian memutuskan panggilan tanpa berbicara sepatah katapun.

1
Mrs. Ketawang
Endingnya kok gini😐
Mrs. Ketawang
Spek mertua idaman menantu sejagad raya
Mrs. Ketawang
Tuh kaan Bian gak ingat bgaimna rasanya saat prtama kali bobol gawangnya Vanya,.
saking banyaknya dosis obat lerangsang sampe lupa gawang yg udah loss doll atau masih tersegel rapi😅
Apa Bian jg gak liat bekas darah d sprei🤔
Mrs. Ketawang
Bu Rossq definisi ibu yg luar bysa baik hatinya🥺👍
Yayuk Susilowati
masih penasaran jd blm bisa komen byk
Warni Ajja
mungkin penyebutan nama nya perlu di peehatikan 😁
Warni Ajja
maksudnya yg paling berharga apa sih , cinta apa apa 😅 dia kan kupu kupu malam apa dia masih perawan , please jelasin dong
Sweet Girl
Yaaa Tor kenama bener bener Kao putus tali pernikahan nya ....
mereka sekarang saling mencintai lho Tor ....
Diya Sofi Indriani: ha? serius ini endingnya begini? hah? Thor?
total 1 replies
Sweet Girl
Pok
Sweet Girl
Bwahahaha fanas fanas kamu Bian...
beruntung sekali nasibmu Zam...
Sweet Girl
kapok luuu
Sweet Girl
ih anakmu itu tolol....
Sweet Girl
Tamat riwayat mu ZAM...
bertaubat lah ZAM...😂
Sweet Girl
Ih.... Ndak curiga dia... Vanya hamil anak siapa?
apa sudah menyadari klo dia satu²nya pria yang tidur sama Vanya...??
Sweet Girl
Sudah... jangan banyak membatin...
lihat aja...
Sweet Girl
Istriku... istriku.... ada apa ini...???
Sweet Girl
Wah Joooosss si Bian, langsung tumbuh benih kecebong
Sweet Girl
Iya bener tuu ZAM... Tuan mu sudah jatuh cinta sama Vanya.
Sweet Girl
Aamiin
Sweet Girl
Me bi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!