Menceritakan kisah percintaan dua anak manusia, yang melewati banyak cobaan serta ke salah fahaman, hingga terjadi konflik akibat dendam lama, yang berakhir penyesalan.
Akankah....cinta mereka bersatu, mari simak ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kinoi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyelidikan secara tersembunyi
Dengan risih Andreas kini berada satu mobil bersama Nona laura.
Dan dengan bahagia pula, Nona Laura yang merasa ini adalah kesempatan baginya, yang untuk semakin dekat mencapai misinya.
Ia mulai sedikit melirik dan mencari-cari alasan agar terus bisa berbicara serta lebih dekat dengan Tuan Andreas.
Dan dengan beraninya pula, ia sedikit menaikkan rok nya yang memang sangat minim, serta sesekali kadang mencoba menggodanya dengan sedikit terjatuh dan memperlihatkan asetnya yang sangat besar itu.
Andreas mengeram hingga ia menyudut dan memperingatkan Nona Laura.
Dan dengan drama lain lagi. Ia pun selalu mencari cara. Yang hingga terlihat sedikit kecewa serta menundukkan wajahnya, dan kadang memohon maaf sambil memegang paha Tuan Andreas.
Andreas dengan cepat sadar, mencoba menepis, dan mulai prustasi serta mulai menjaga jarak.Yang akhirnya kini mereka telah sampai dikantornya.
Dan yang membuat Andreas semakin terkejut adalah. Bagaimana mana kini, begitu banyak wartawan didepan kantornya.
Siapa yang berani memanggilnya, hingga ia menatap curiga kepada Nona Laura.
Dan Nona laura, saat ini bergegas berlagak sedih serta takut.
Andreas mengeram marah. Mau menghindar pun tidak bisa.
Dan akhirnya memutuskan keluar dari mobil bersama Nona Laura.
Hingga mereka keluar dari dalam mobilnya itu. Wartawan yang sudah menunggu, langsung mengerumuni mereka, untuk segerah mengambil gambar, dan juga hendak membuat berita.
Andreas yang ingin mengkonfirmasi pun, langsung dipatahkan oleh Nona Laura.
Dan juga, ia dengan tampa malunya, mulai merangkul tangan Tuan Andreas serta memasang senyum yang mempesona.
Ia pun mulai berkata, "Kalau ia sudah sering pergi bersama, serta kini, mereka pun telah tinggal bersama, dan membenarkan kan semua berita, yang menceritakan tentang mereka yang sedang dekat.
Serta memberitahukan, kalau mereka sudah bertunangan sejak lama dan berusaha menyembunyikannya.
Yang membuat wartawan dengan bersemangat mengambil berita ini.
Hingga mereka rela berdesak-desakan untuk mengambil poto serta merekam suara pernyataan Nona Laura tadi.
Dan kini, sang asisten yang paham. Langsung membopong serta melindungi Tuannya, agar dapat dengan segerah memasuki kedalam kantornya.
Sesampainya didalam Ruangan Andreas.
Andreas langsung membentak Nona Laura hingga membuat Nona Laura serta sang asisten terjingkrat, karena kaget.
Andreas berkata dengan marah ! "kau berani sekali membuat persepsi seperti itu.Tau kah kau apa akibatnya !
Dan Aku bukan tidak memikirkan proyek itu. Tapi bila kau masih berani berlaku seperti ini.
Maka aku akan segerah membatalkan kerjasama ini.
Maaf Tuan Andreas. Tapi usaha kita telah separuh jalan. Dan ini juga untuk sementara saja, "ucap Nona Laura yang sedikit ketakutan akan pembatalan kerjasamanya.
Yang kalau itu sampai terjadi. Maka bukan saja kerugian yang di terima oleh perusahaannya. Tapi juga berdampak pada karirnya.
Dan ia yang ingin segerah meluluhkan hati Tuan Andreas dengan cara apapun. Agar karir nya cepat meningkat, serta mendapatkan pria yang diinginkannya.
Dengan memelas dan bersimpuh, sambil memegang kaki Tuan Andreas.
Kini Nona Laura memohon, agar sang Tuan Andreas mau memaafkan kesalahannya.
Dan mengikuti permainan nya saat ini.
Andreas mengeram marah. Sambil kini ia pun mulai mencekik leher Nona Laura, karena tidak bisa lagi menahan amarahnya.
Dan ia pun berkata, "Secepatnya kau konformasi wartawan tadi, agar berita tadi akan lenyap secepatnya.
Tapi sang asisten berkata dengan memotong. Maaf Tuan ! Sepertinya berita telah tersebar, dengan menunjukan internet di ipat nya kepada Tuan Andreas.
Andreas mengeram marah, dan memerintah sang asisten untuk bagaimana pun menghentikan berita itu.
Tapi Tuan ! "ucap sang asisten. Berita yang sudah tersebar, akan terus berdampak, walau sudah kita hentikan saat ini.
Andreas semakin, mengeram hingga kembali mencekik leher Nona Laura.
Ia berkata, cepat kau konfirmasi semua berita tadi.
Atau kau tau akibatnya. Dan kau Alex...!
Cepat kau selidiki masalah ini dan segerah laporkan kepada ku. Yang membuat Nona laura sedikit takut, akan terbongkarnya, semua ini. Dan juga akan mengetahui, kalau dalang semua ini, adalah dia.
Lalu Nona Laura memohon, agar semua masalah ini. Biarlah dia yang akan bertanggung jawab.
Dan dia berjanji akan segerah mengkonfirmasi semua berita ini.
Hingga Andreas menatap tajam dan memberinya kesempatan.
Dan segerah mengusirnya dari kantornya saat ini.
Setelah kepergian Nona Laura. Sang asisten memberi semua laporan, yang telah diperintahkan oleh Tuannya, sejak kejadian saat itu.
Andreas mengeram setelah melihat semua hasil laporan itu. Ia ingin mengetahui. Rencana apalagi yang akan dilakukannya.
Dan memutuskan untuk sementara, mengikuti permainannya hingga menghukumnya nanti.
Andreas kini memulai pekerjaan nya, dengan hati yang resah. Karena kini ia melihat apa yang dilakukan oleh istrinya lewat ihpone yang tersambung ke CCTV nya.
Melihat wajah itu begitu sedih. Hatinya ikut merasa sakit. Dan ingin sekali memeluknya serta menenangkan nya saat ini.
Tapi ia juga harus membuktikan serta membongkar kejahatan ini.
Dan Andreas harus menahan, agar semua rencananya bisa berjalan dengan lancar.
Maka dari itu, ia pun dengan segerah memerintahkan sang asisten, agar secepatnya menghentikan berita tadi, sebelum sang istri melihat dan mengetahuinya, serta membuatnya semakin sakit.
Saat ini, ia teringat akan jadwal pemeriksaan kandungan istrinya.
Andreas memerintahkan sang asisten. Untuk mengosongkan jadwalnya siang ini.
Dan ia akan segerah bersiap menjemput sang istri, yang masih berada di Mansionnya.
Tapi terlebih dahulu ia menelpon sang pelayan yang berada di Mansion.
Agar segerah menyuruh sang Nyonya bersiap, karena ia akan segerah menjemputnya.
Hingga kini ia dalam perjalanan menuju ke Mansionnya
Yang sebelumnya ia juga, sudah mempersiapkan karangan bunga, yang akan diberikannya ke pada sang istri.
dan juga agar suasana hati sang istri, tidak lagi muram dan bersedih.
Andreas dengan bersemangat menuju ke Mansionnya.
Hingga kini ia telah sampai dan terburu-buru menuju ke kamar istrinya.
Tidak sabar bertemu dan segerah memeluk istrinya.
Dan terdiam sejenak, melihat penampakan ini.
Tertegun dengan kecantikan alami, yang tidak pernah ia lihat dari wanita lain.
Perempuan sempurna di Mata Andreas hingga tak dapat berpaling, mencoba mendekat dengan lingkung, lalu memeluknya erat.
Ingin menciumnya saat ini, tapi segerah di halangi oleh sang istri. karena pada saat ini.
Masih banyak pelayan, yang berada disekitar mereka dan ditambah moodnya yang sedari pagi sedang tidak baik-baik saja.
Andreas sadar dan langsung memberikan buket bunga tersebut.
Lalu tersenyum dan berusaha merayu, hingga menggoda dan menghilangkan wajah yang tadinya tak sedap di pandang mata, hingga tersenyum lebar dengan muka yang memerah dan malu-malunya.
Dan inilah yang paling disukai Andreas. Istrinya yang tidak banyak menuntut.
Dan ia yang sering melukai perasaannya. Hingga ia mengagumi sosok ini.
Lalu segerah mengajaknya, ikut untuk menuju ketempat tujuan yang telah direncanakan.
Hingga kini mereka telah berada didalam mobilnya, dan kini pun mereka telah berada disalah satu rumah sakit terbesar di kota tersebut.
Yang tak lama, nama mereka pun dipanggil dan hendak memasuki ruang perawatan tersebut.
Tapi betapa terkejutnya mereka, saat berpapasan Nona Diana yang juga baru keluar dari ruang yang di tuju oleh mereka.
tinggal revisi cara penulisannya kak
lanjut ya