NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti CEO Culun

Pengantin Pengganti CEO Culun

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:184.2k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Ferina

Nadia hanya merupakan figuran di rumahnya. Walaupun ia bagian dari keluarganya, tapi tetap saja ia tak dianggap sama sekali seperti keluarga. Malah lebih tampak seperti seorang budak yang dipekerjakan tanpa upah. Ini semua karena ia lahir dari istri kedua ayahnya yang membuatnya harus menanggung semuanya.

Namun, secara drastis Nadia mengalami klimaks takdir di mana dirinya tiba-tiba menjadi pengantin pengganti yang harus menggantikan kakaknya yang tidak ingin menikahi CEO culun.

Nadia secara terpaksa memenuhi keinginan itu hingga dirinya jatuh ke dalam kelamnya kehidupan hidup Saddam yang tak pernah ia kira secepatnya. Tapi, di samping itu Nadia baru tahu jika menjadi culun hanyalah penyamaran pria itu. Sebenarnya dia sangat tampan dan bahkan Nadia terpesona saat pandangan Pertama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

Kelly belum benar-benar pergi. Wanita itu melihat sang adik yang terlihat sangat bahagia bersama dengan Saddam. Entah kenapa rasa iri yang sangat berlebihan itu muncul di dadanya. Ia mengepalkan tangannya karena merasa tidak rela dengan apa yang didapatkan oleh adiknya.

Kenapa di sini ia selalu saja ketimpa sial dan tak bisa mendapatkan keadilan yang diinginkan oleh dirinya. Padahal wanita itu sangat berharap ia akan menemukan kebahagiaan yang diinginkan olehnya. Akan tetapi kenyataan malah berkata sebaliknya. Jujur saja hati Kelly sangat sakit dan juga iri kepada adiknya.

Wanita itu mengepalkan tangan dan menatap ke arah sang adik dengan tatapan penuh mangsa. Tampaknya, wanita itu menyimpan dendam yang sangat besar kepada adiknya.

Kelly menarik napas panjang dan lalu meninggalkan ruangan tersebut. Wanita itu berusaha untuk terlihat sangat tegar walaupun hatinya sedang hancur berkeping-keping melihat kebahagiaan yang tampak nyata di depannya.

Saddam melirik ke arah Kelly yang meninggalkan ruangan tersebut. Ia tahu jika ada Kelly di sana sehingga ia memanas-manasi wanita itu. Namun untuk saat ini Saddam tak menyadari apa dampak yang akan terjadi jika pria tersebut melakukan hal seperti tadi. Malah akan memberikan efek yang sangat buruk kepada Nadia.

Tentu saja bahaya itu selalu akan mengincar dirinya di manapun. Apalagi Kelly memiliki ambisi yang sangat tinggi dan sukar untuk ditaklukkan.

"Apa yang sedang kau lihat?" Nadia pun menatap ke arah pandangan Saddam.

Tapi untungnya wanita tersebut tidak melihat apapun di sana sehingga ia hanya bisa melihat punggung punggung para karyawan. Saddam melihat ke arah Nadia seraya menarik napas panjang dan menghembuskannya secara perlahan.

"Aku harus tau apa yang sebenarnya terjadi," ucap Nadia sembari mengercutkan bibirnya. Wanita itu terlihat sangat marah dan sekaligus bingung. Entah kenapa ia tiba-tiba merasa kepo dengan urusan Saddam.

"Apa yang kau lihat?" tanya Saddam seraya menjentik kening Nadia.

Nadia mengaduh kesakitan sembari mengusap keningnya tersebut. Wanita itu tampak sangat kesal dengan Saddam dan berusaha untuk meninggalkan pria tersebut.

Akan tetapi Saddam malah menarik tangannya ke tempat sepi. Sontak saja apa yang dilakukan oleh pria itu memancing atensi Nadia. Ia menatap ke arah laki-laki tersebut dan menaikkan satu alisnya.

"Apa yang sedang kau lakukan? Kau sedang tidak bercanda, kan? Kau benar-benar sangat menyebalkan," umpat Nadia dan lalu kemudian membuang wajahnya.

Saddam secara tiba-tiba mendekatkan tubuhnya dengan wanita itu. Ia menghimpit tubuh Nadia ke dinding dan hal itu membuat sang empu kesulitan untuk bernapas.

Bagaimana bisa ia bernafas dengan tenang sementara Saddam berada tepat di depannya. Nadia berusaha untuk tetap terlihat tenang walaupun sesungguhnya hatinya benar-benar sangat merasa gugup.

Mata mereka saling bertemu dan Nadia menata pancaran tak dimengerti dirinya dari pria tersebut. Alhasil Nadia hanya bisa bungkam tanpa bisa melakukan perlawanan. Wanita itu menundukkan kepalanya dan kemudian mengangkatnya secara perlahan.

Entah kenapa Ia melakukan hal tersebut. Dan Nadia berusaha untuk menghilangkan kontak mata dengan Saddam.

"Saddam, apa yang sebenarnya telah kau lakukan? Kau benar-benar membuatku sangat malu," ucap Nadia dan kemudian berusaha untuk menyingkirkan Saddam dari depannya.

Pada masih juga kekeh di tempatnya. Hal itu membuat Nadia sangat pasrah. Ia pun menatap ke arah pria tersebut dengan tatapan malas.

Tanpa diduga, Sada mendekatkan wajahnya dan hampir saja bibir mereka bersentuhan, tapi untungnya Saddam menghentikan hal tersebut. Laki-laki tersebut pun berhenti dan masih tetap di posisinya yang seperti itu.

Nadia sendiri terhipnotis dengan apa yang dilakukan oleh Saddam. Mereka paling panjang namun sedikit kemudian barulah mereka sadar dengan apa yang telah dilakukan. Nadia menampar wajah pria itu dengan cukup keras hingga menumbuhkan bunyi yang cukup nyaring.

Saddam langsung sadar dengan apa yang telah dilakukannya. Laki-laki tersebut menyentuh bekas tamparan Nadia yang memerah di wajahnya. Ia terdiam karena tak menyangka dengan apa yang telah dilakukan oleh dirinya.

"Hal konyol apa yang telah aku lakukan?" tanya Nadia kepada dirinya sendiri dan berusaha untuk tampak biasa saja.

Ia sejujurnya merasa sangat tidak tega karena telah lancang menampar Saddam. Perasaan tidak enak itu muncul begitu saja di hatinya dan sembari menatap ke arah Saddam.

Ia mengira Saddam akan marah besar kepada dirinya dan tapa diduga oleh wanita itu Saddam tersenyum ke arah dirinya dan mengusap kepalanya. Hal itu mampu membuat tubuh Nadia menegang seketika.

"Maafkan aku."

"Saddam," cicit Nadia dengan suaranya yang tak berdaya diperlakukan seperti itu oleh Saddam.

Nadia menundukkan kepalanya dan menarik napas panjang. Wanita itu tanpa sadar ikut tersenyum dan tiba-tiba senyum itu hilang ketika Nadia sadar dengan apa yang dilakukannya.

"Kenapa kau berhenti tersenyum?"

"Hah?" tanya Nadia berpura-pura menjadi wanita yang lugu. "Padahal senyum mu sangat manis."

Blussh

Pipi Nadia langsung memerah dan wanita itu tak bisa menyembunyikan keterkejutannya dengan hal tersebut. Ia tak menyangka jika Saddam bisa seperti itu.

"Apa yang telah kau lakukan? Kau membuat ku benar-benar merasa sangat malu."

"Tidak melakukan apapun selain ingin melihat istriku dari dekat."

Nadia menatap ke arah Saddam, "istriku?" Kalimat itu terulang lagi di mulut Nadia saat mengingat apa yang telah dikatakan laki-laki tersebut. Yang benar saja Saddam bisa bersifat demikian.

"Apa yang kau katakan?"

"Sudah aku duga jika kau adalah wanita yang peka. CK, mending kau langsung saja pulang dan memasakkan ku makanan karena sebentar lagi aku akan pulang."

Saddam pergi meninggalkan Nadia yang termenung di tempat dengan segala pikirannya.

Mereka, Saddam dan Nadia hidup dengan bahagia. Tidak seperti Kelly yang seumur hidupnya harus merasakan amarah dan itu membuatnya sampai dirawat di rumah sakit jiwa.

__________

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.

1
ɛʟƑ⃝🧚‍Miko miaw🧚
banyak typo
ɛʟƑ⃝🧚‍Miko miaw🧚
kesukaan kale thor kalau kesultanan ambigu kayak kesultanan tidore gitu maksud mya
Nur Hafidah
setuju saja nadia,maka kamu akan terbebas dari keluarga yang tidk pernah menganggapmu
Nikma: Permisi kak Author ..

Halo kak reader, kalau berkenan mampir juga karya aku 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Nur Hafidah
senang nadia bisa diterima oleh mertuanya
Nur Hafidah
tunjukkan pesonamu saddam
Soraya
banyak typo thor
Ing
ceritanya bagus lanjut thor
Zalina Ariffin
tolonglah jangan typo
Elly Ishak
lanjut
Erha Print
singkat padat dan kurang banyak
Lily
hatihati nadia sama kelly jgn berurusan sama orang tidak waras
Lily
terlalu banyak iklannya
Lily
jangan gengsi dong coba saling terbuka
Lily
sudah terlanjur nadia dari pada dirumah keluarga disiksa lagi mending dirumah suami berdoa semoga ada keajaipan dari tuhan
Lily
kayaknya nadia yg banyak jadi peran pambantu dirumah sendiri
Erniey Yani
y
ratna masot
lama banget iklannya
Nuyawira Nusantari
cerita nya bagus kayak realita kehidupan sehari-hari
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Yuen
Sok polos dan lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!