NovelToon NovelToon
Detective Wasabi

Detective Wasabi

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Mata-mata/Agen / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Chicklit / Tamat
Popularitas:417k
Nilai: 5
Nama Author: Virus

Wasabi seorang mahasiswa pintar dan tampan. Ketika berumur 12 tahun, dia menjadi bahan bullyan karena namanya. Saat itulah, Ia menemukan kekuatan aneh yang tiba-tiba muncul dalam dirinya yaitu dapat berteleportasi, berpindah dari suatu tempat ke tempat lain.

Kedua orang tuanya seorang detektif. Kematiannya mencurigakan. Tampak seperti dibunuh. Tapi tak ada bukti, tak ada saksi kasus pun ditutup.

Orang tuanya meninggal saat dia berumur 12 tahun. Sejak saat itulah Wasabi menjadi seorang yang dingin dan terobsesi menjadi detektif untuk mengungkap misteri kematian orang tuanya.

Akankah Wasabi dapat mengungkap misteri kematian orang tuanya?

Dan dapatkan ia menjadi Detektif muda yang terkenal?

Dari manakah kekuatannya berasal?

Misteri demi misteri akan terungkap di tangan Wasabi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lost

Sementara di rumah sewaan milik Lyn. Emi melihat sesuatu yang tertangkap di layar monitor cctv.

"Andi lihat itu, ada yang keluar dari rumah kaca," ucap Emi

Andi ikut melihat melalui layar monitor

"Benar, seorang laki-laki sedang menggendong wanita. Itu mungkin Desi," ucap Andi

"Ayo Emi kita kejar," pekik Andi

"Ayo," ucap Emi lalu meraih ponsel dan menekan dial nomer telepon Wasabi

"Ah nada sibuk! Aku tidak bisa mengubungi Wasabi," ucap Emi sambil berlari bergegas keluar mansion.

"Biarkan saja, kita kejar dulu," ucap Andi

Mereka pun mengejar laki-laki yang membawa Desi. Saat Mereka tiba, laki-laki itu sedang keluar lewat atap belakang dan bersiap turun.

"Sungguh kuat laki-laki itu masih menggendong Desi," ucap Emi karena Desi bertubuh tinggi dan sedikit berisi

"Aku juga bisa menggendongmu Emi," Andi malah bercanda dengan tertawa sedikit

"Hey turunkan dia!" pekik Andi Andi sudah mendekat. Tapi laki-laki itu mengeluarkan pistolnya dan menembaki Andi dan Emi.

Dor Dor

Gun Silencer, suara pistol redam.

Andi dan Emi merunduk dan bersembunyi di balik tembok.

"Sial dia membawa pistol," ucap Andi

Emi sedikit mengintip dari persembunyiannya, laki-laki itu naik sebuah mobil Jeep. Andi juga ikut mengintip lalu Andi keluar mengejar dan melihat kemana arah yang mereka tuju.

"Kita bisa kehilangan jejak kalau begini," ucap Andi

"Hey Andi, Emi kalian sedang melihat apa dijalan?" tanya Hasanah yang tiba-tiba datang dengan mengendarai mobilnya

"Ah untung ada kau Ana, Kita harus mengejar mobil Jeep didepan itu. Ayo," pekik Andi

"Kalau gitu ayo kita harus cepat. Andi kamu saja yang menyetir," pinta Ana

Andi dan Emi kemudian masuk ke mobil itu. Ana turun dan duduk kursi penumpang belakang, Andi mengambil alih kemudi dan Emi duduk di depan

"Maaf aku duduk depan," ucap Emi pada Ana

"Tidak apa Emi," jawab Ana

"Aku harus menelepon Wasabi," desis Emi

"Bagaimana apakah tersambung?" tanya Andi

"Masih belum,"

"Hey kalian minum dulu agar tidak panik. Ceritakan apa yang terjadi," ucap Ana sambil menyodorkan sebotol air mineral

"Terimakasih Ana," Emi mengambil air minum itu kemudian mulai bercerita

"Ceritanya panjang. Intinya Desi selama ini ada dirumah itu dan sekarang sedang dibawa oleh pria yang di dalam mobil Jeep di depan

Emi meneguk air mineral itu kemudian menawarkan kepada Andi. Andi mengambil air mineral itu dan juga meminumnya bahkan sampai habis.

"Kalau gitu kita tidak boleh lengah. Terus fokus dengan mobilnya, dan Emi kamu terus menelepon Wasabi," ucap Ana

"Ya aku sedang berusaha menghubungi Wasabi," jawab Emi

"Sayang kenapa kita terus berjalan lurus? mobil itu berbelok ke kanan," sahut Emi

"Ah.. apa.. sepertinya aku sudah mengikutinya. Kenapa salah jalan. Aduh.. kepalaku pusing," ucap Andi Sambil memegangi kepala

"Kalau begitu menepilah, biar aku ambil alih," ucap Ana

Andi menepikan mobilnya kemudian ia duduk dibelakang, sedangkan Ana yang menyetir.

"Kenapa kepalaku juga ikut pusing. Sepertinya kita tidak salah makan," ujar Emi

Emi melihat Andi yang sudah pingsan di dalam mobil. Tak berapa lama Emi pun ikut pingsan

Dua kutu telah pingsan. Misi berhasil, batin Hasanah

.

.

.

Disisi lain Tuan Paldo, Wasabi dan lainnya telah sampai didepan rumah kaca

"Di mana tempat rahasia itu. Ayo katakan!" ucap Tuan Paldo

"Kamu harus percaya padaku Paldo, Aku tak menyembunyikan Desi," ucap Nyonya Mayang

"Ada ruangan bawah tanah di bawah meja ini, itu untuk penyimpanan pupuk saja," ucap Nyonya Mayang

Paldo memberi isyarat kepada Chaky, asisten sekaligus bodyguard nya untuk membuka pintu bawah tanah.

"Kosong Tuan," jawab Chaky

"Dibawah sini tidak ada apa-apa hanya ada pupuk dan bunga Edelweis," ujar Chaky

Tuan Paldo dan Wasabi ikut menuruni tangga ruang bawah tanah itu. Mayang mengikutinya dan terhenti di anak tangga.

Ada banyak bunga Edelweis dibawah ruangan itu.

"Wasabi. Ini kan yang kamu pertanyakan? Baju saya tertempel bunga Edelweis karena Bunga Edelweis ini ditanam dibawah sini," ucap Nyonya Mayang

"Kamu harus percaya padaku Paldo," pinta Nyonya Mayang

"Bagaimana dengan arsenik? Bagaimana dengan obat depresan itu, Bagaimana kamu menjelaskan tentang tinta. yang menempel di ibu jariku. Aku tetap mempercayai Wasabi," ujar Paldo meski belum ada bukti yang mengarahkan jika Mayang pelakunya

"Terserah jika kamu mempercayai Wasabi. Aku sudah tidak membutuhkan mu lagi," ucap Nyonya Mayang sambil berjalan keatas lalu memberi kode ke pada Wisnu

Wisnu kemudian mengunci Tuan Paldo, Wasabi serta Chaky, sang asisten di dalam ruang bawah tanah itu.

"Merepotkan," gumam Nyonya Mayang

Nyonya Mayang berjalan menuju keruang tengah lalu berteriak dengan para pembantu yang masih berkumpul disana.

"Sekarang kalian dibawah kendali ku. Jika menentang ku, kalian akan bernasib sama seperti Desi. Paham!" ucap Nyonya Mayang yang berbicara dengan para pembantu, asisten dan satpam rumah

"Paham," jawab semuanya serentak dengan penuh rasa takut

"Wisnu. Bagaimana dengan Ana," tanya Nyonya Mayang

"Ana berhasil menangkap dua rekannya," ucap Wisnu

"Haha Wasabi bodoh, percuma saja dia lari dari hotel," kekeh Nyonya Mayang

1
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kucing? ada kaitankah dengan kucing di tempat Vin🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
saya khawatir dia adalah orang lain yang menyamar🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
loh? kan dia yang mulai pukul duluan 🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
tetap saja mereka tidak layak jadi orang tua🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
yakin? karena itu? lalu alice? tidak pernak mencontek dan memboloska? saya tidak yakin🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
pencuri hati😍😍😍
🎧Reo Ruari Onsiwasi
thor apa yang kamu lakukan itu jahat. kasihan joy🤭🤭🤭
🎧Reo Ruari Onsiwasi
taruhan dengan siapa? begitu harusnya wasabi membalas🤭🤭🤭
🎧Reo Ruari Onsiwasi
sama, saya juga terkejut inspektur🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
wah, agen rahasiakah?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
hey sadar. kamu sedang ada misi🙂🙂🙂
ᴅ͜͡ ๓virus✰͜͡v᭄࿐: gc yg ke 3 bang, reader virus. 😬
total 3 replies
🎧Reo Ruari Onsiwasi
panik tidak? paniklah, masa tidak🤭🤭🤭
🎧Reo Ruari Onsiwasi
dapat kemampuan lagi
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kenapa sill terasa tidak berguna ya jadi pengintai🙂🙂🙂
🎧Reo Ruari Onsiwasi
joy diculik
🎧Reo Ruari Onsiwasi
joy?
🎧Reo Ruari Onsiwasi
si aldo oplas tapi kenapa wasabi tau foto lama saat alma berfoto dengan aldo adalah foto paldo yang sekarang. apa berdasarkan tanggal? karena alma bahkan tidak mengenal aldo/paldo setelah oplas🙂🙂🙂
🎧Reo Ruari Onsiwasi
tidak masuk akal pola pikir kyoshi
🎧Reo Ruari Onsiwasi
ok pantas saja wasabi aman sampai ia kuliah
🎧Reo Ruari Onsiwasi
oh aldo oplas. tapi kenapa setya bisa tetap kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!