NovelToon NovelToon
Melody Untuk Galaxy

Melody Untuk Galaxy

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:606.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aysha Siti Akmal Ali

Konflik ringan ya, Gaes! Gak ada kisah sedih-sedih di sini. Tidak ada Valakor dan lain sebagainya 😘😘😘


"Hush ... hush! Menjauh, jangan dekat-dekat! Kamu hanya akan membuatku sial saja," celetuk Melody kepada Galaxy yang menatap dirinya dengan tatapan dingin.

Galaxy Putra Dirgantara, seorang pengusaha muda sukses yang digandrungi ribuan wanita cantik. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Melody Indah, si penyanyi dangdut di sebuah Cafe.

Gadis itu bahkan terus menghindar dari lelaki tampan nan dingin itu. Ia merasa bahwa Galaxy hanya pembawa sial untuk dirinya.

Bagaimana bisa seperti itu? Yukk, baca cerita halu Othor yang satu ini.

Disarankan baca kisah Daniel dan Dania dulu, ya! Mommy dan Daddy-nya Galaxy Putra Dirgantara.

"Pengantin Pengganti Tuan Pemarah"

Terima kasih 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Prank!

Senjata yang dipegang oleh lelaki itu jatuh ke tanah setelah Galaxy berhasil merebutnya. Dan sekarang, bukan hanya Tino yang mendapatkan balasan dari Galaxy. Lelaki itu akhirnya tumbang dengan wajah penuh luka lebam.

"A-awas! Kami akan bikin perhitungan denganmu suatu saat nanti!" kesal lelaki itu sembari bangkit dari posisinya.

Tino pun segera menyusul. Dengan langkah sempoyongan, ia berjalan menghampiri motornya kemudian siap melarikan diri dari tempat itu.

"Ya, akan kutunggu. Temui saja aku kapan pun kalian siap berduel lagi denganku," jawab Galaxy tanpa gentar.

Setelah itu, mereka pun segera kabur dan meninggalkan Galaxy serta Melody yang sampai saat ini masih terpaku.

"Sekarang apa kamu masih menganggap aku sebagai lelaki pembawa sial untukmu, hei, Nona?" Galaxy tersenyum miring sambil mengepalkan tangannya yang tadi terluka agar darahnya tidak terus mengucur.

Melody masih terdiam dan ia tidak tahu harus menjawab apa. Galaxy berbalik dan melangkah sambil bergumam.

"Aku rasa kamulah gadis pembawa sial yang terus-terusan membuat aku terlibat dalam berbagai masalah," gumamnya.

Melody sempat terkejut mendengar penuturan Galaxy barusan. Namun, untuk saat ini ia sama sekali tidak berani protes. Ia memperhatikan Galaxy yang kini melenggang pergi, hingga tatapannya berhenti pada luka di tangan lelaki itu.

"Tu-Tuan, tunggu sebentar!" panggil Melody yang akhirnya berani membuka suaranya.

Galaxy menghentikan langkahnya, tetapi lelaki itu masih berdiri dengan posisi membelakangi Melody. Ia bahkan enggan membalikkan badannya untuk menatap Melody.

Melody bergegas menghampiri Galaxy sembari mengeluarkan sebuah sapu tangan bermotif bunga-bunga kesayangannya. Kini gadis itu berdiri tepat di hadapan Galaxy yang tengah menatapnya dengan tatapan malas.

"Tanganmu terluka. Sini, biar aku balut dengan ini." Dengan ragu-ragu Melody menawarkan jasanya kepada Galaxy.

Lagi-lagi Galaxy tersenyum sinis. "Memangnya benda itu bisa menyembuhkan lukaku?" ucapnya sambil membuang muka.

"Ish, sombongnya!" gumam Melody dalam hati. "Sabar, Melody ... sabarrr. Kamu punya hutang budi kepada lelaki ini, jadi bersabarlah!"

Melody membuang napas kasar sembari membalas senyuman Galaxy. "Setidaknya benda ini mampu menahan darahmu supaya tidak keluar lagi," jawabnya singkat.

Galaxy yang saat itu tengah membuang muka, mengulurkan tangannya yang terluka ke hadapan Melody.

"Hmm!"

Melody bergegas meraih tangan kekar lelaki itu dan membalutkan sapu tangan miliknya ke tangan Galaxy.

"Sebenarnya apa hubunganmu dengan para lelaki sangar itu?" tanya Galaxy tiba-tiba di saat Melody masih mengikatkan sapu tangannya.

Melody sempat mendongak dan menatap wajah dingin Galaxy untuk beberapa detik. Setelah itu, ia pun kembali fokus pada tangan Galaxy.

"Haruskah aku menjawab pertanyaan darimu itu, Tuan?"

"Harus! Karena kamu sudah membuat aku terlibat dengan masalahmu. Apa kamu tidak dengar, kedua lelaki itu bahkan mengancam akan kembali dan memberikan perhitungan kepadaku," celetuk Galaxy yang berhasil membuat Melody merasa bersalah.

Melody melepaskan tangan Galaxy yang sudah ia balut dengan sapu tangan miliknya. Ia menghela napas panjang kemudian menjawab pertanyaan dari lelaki tersebut.

"Sebenarnya mereka adalah preman yang berasal dari kampungku. Mereka anak buah Juragan Kasim yang merupakan seorang rentenir besar di sana. Aku terjerat hutang kepada Juragan Kasim dan karena aku tidak bisa membayar hutang-hutangku, aku memilih melarikan diri dari kampung itu. Ehm, sebenarnya bukan melarikan diri. Aku sengaja pergi ke kota ini untuk mencari pekerjaan. Aku ingin mengumpulkan uang yang banyak kemudian membayar seluruh utang-utangku kepada Juragan Kasim," tutur Melody dengan raut wajah sedih.

Galaxy yang tadinya sempat merasa kesal, kini malah tampak iba kepada Melody. "Memangnya berapa banyak hutang-hutangmu kepada rentenir itu?"

"50 juta. Tapi ... sekarang aku tidak tahu berapa jumlahnya sebab bunga dari utang-utangku tersebut terus bertambah tanpa kenal waktu," jawab Melody.

"Apa kamu butuh bantuan?"

Melody mengangkat kepalanya menghadap Galaxy sambil menggeleng pelan. "Terima kasih, Tuan. Aku percaya bahwa aku bisa membayar hutang-hutangku tanpa bantuan orang lain."

Galaxy mencebikkan bibirnya. "Ya, sudah kalau begitu."

"Ya, sudah. Aku harus pergi karena seseorang sudah menungguku dan terima kasih banyak atas bantuanmu." Melody mengangguk pelan kemudian berbalik dan meninggalkan Galaxy yang masih memperhatikan dirinya dengan serius.

Melody menghampiri motor matik kesayangannya kemudian kembali melaju menuju kafe. Setelah Melody menghilang dari pandangannya, Galaxy pun kembali menghampiri Pak Memet yang berdiri di samping mobil dengan wajah memucat.

"Ayo, Pak. Kita pulang," ucap Galaxy sembari masuk ke dalam mobilnya.

"Ba-baik, Tuan!" jawab Pak Memet dengan terbata-bata.

Pak Memet pun segera melajukan mobil itu menuju kediaman megah milik Tuan Daniel dengan hati yang gelisah. Ia takut disalahkan oleh majikannya itu karena membiarkan Galaxy terlibat dalam perkelahian tersebut.

...***...

1
Anonim
Lanjut donk
susi ana
janjinya mau ditamatkan, menunggu ni thor
Widi Nuhgraeni
lanjut Thor...semangat💪🏻
Mi Iwan
lama banget nggak up date, yaa..
Fauzy Ozay
paling sebel kalo BCA cerita lagi seru" nya,trnyata selsai bgtu ja
Wirda ChywingsQueenchez
bagus
Atik Marwati
gpp Thor tetap semangat ya
Atik Marwati
kalo aq jadi melody aq milih nikah sama gala aja udah ganteng tajir mlintir lagi...
Atik Marwati
tetep dah mata duitan...
Atik Marwati
mimpi saja kau kasim
Atik Marwati
tak kirain sombong itu punya perusahaan sendiri ternyata bawahannya gala
Atik Marwati
melody... tar kalo dah cinta dunia bagai milik berdua
Trisna Savitri
Menag banyak uiiiii
Siti Fatimah
aku tunggu lanjutannya kak
Swy Ajjh
ceritanya bagus ok bgt pokoknya
Erina Munir
😂😂😂 galaxyy ...mumpung yaak
Erina Munir
😂😂😂😂😂😂 aya2 waeee
Erina Munir
fithonah lgii..yaa...hidup kenapa seneng banget mitnah2 orang...hadèeeehhh
Erina Munir
mulai deeh biang kusut ngebigos
Ayuu Santa
Sudah sampe berganti tahun 2023 gak juga up… kayaknya mmg putus sampe disini. Sayang banget kisahnya bagus.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!