NovelToon NovelToon
Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Fanfic / Tamat
Popularitas:10.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: shangrilla

Raniar Jihania adalah seorang gadis muda dan cantik, namun dia berasal dari golongan menengah ke bawah yang butuh banyak biaya untuk berobat ayahnya.


Yusuf Samudra adalah seorang pengusaha sukses, sudah berumur namum belum memiliki pasangan, karna belum menemukan cinta sejatinya.

Apakah mereka bisa bersatu?
Kalau orang tua yusuf tau pekerjaan Niar. Padahal orang tua Yusuf sangat menginginkan seorang menantu yang terhormat, berpendidikan tinggi. 19-09-2019



SEQUEL : An Agreement

Erlang seorang pria yang sudah memiliki istri namun istrinya tidak bisa memberinya keturunan dan dia harus menerima perjanjian konyol dari orang tuanya supaya bisa memiliki keturunan dari wanita lain.

🌴🌴🌴

Erlang : Aku harus segera menghamilinya agar perjanjian konyol ini segera berakhir.

🌴🌴🌴

Mutiara : Tolong lakukan dengan pelan biar bagaimanapun ini yang pertama bagiku.

29-03-2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shangrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu ingin bersama cucu

Saya lebih bahagia disana Bu.

Yusuf menarik pergelangan tangan Ibunya. "Bu, sudah jangan memaksa Niar! Ibu sendiri kan yang dulu menyia-nyiakan Niar."

Ibu menyentak tangan Yusuf. "Tapi sekarang Ibu sudah menyesalinya dan sudah meminta maaf."

"Sudah, jangan ribut aku datang kesini bukan untuk cari ribut, ayo mas kita berangkat sekarang."

"Kami pergi dulu Bu."

Ibu menangis terisak. "Tolong jangan bawa cucu ibu."

Yusuf mengusap lengan Ibunya. "Kapan-kapan Yusuf pasti akan ajak Ibu menemui Erlang di Bogor."

Akhirnya Ibu masuk ke rumah dalam keadaan sedih dan terus menangis, dia baru saja bertemu cucunya namun sudah dipisahkan lagi.

Mereka segera berangkat karena hari sudah mulai sore.

Sepanjang perjalanan Yusuf selalu memandangi wajah Niar, wanita yang selama ini ia rindukan dan wajah anaknya seakan tak rela untuk berpisah, 2 tahun lebih tidak bertemu, baru bertemu sudah harus berpisah lagi.

Perjalanan telah selesai mereka sampai di Bogor, Erlang masih tidur dan Yusuf membopongnya masuk ke rumah, dia tidak menidurkan Erlang di kamar namun Yusuf memangkunya.

Yusuf masih ingin memeluk dan memandangi wajah anaknya, seakan tidak ingin melepasnya barang sedetikpun.

Niar merentangkan kedua tangannya hendak mengambil mengambil alih Erlang dari pangkuan Yusuf. "Sini mas, biar Erlang tidur di kamar."

"Izinkan aku memangkunya, aku masih ingin memeluknya."

"Nanti kamu capek loh."

"Aku tidak akan capek, biarkan aku mengobati rinduku pada Erlang."

"Ya sudah terserah kamu, nanti kalau sudah capek kamu tidurin aja di kamar, aku mau rebahan dulu di kamar, capek banget." ujar Niar dan di angguki oleh Yusuf.

Yusuf terus memandangi wajah Erlang. "Kamu istirahat aja dulu, aku nggak akan melepas pelukanku padanya."

Beberapa jam kemudian Erlang bangun dan mencari mamanya, Yusuf segera menyusul Niar dikamar. "Sayang, Erlang bangun nyariin kamu."

Niar membalikkan tubuhnya. "Bawa sini mas!"

Yusuf menidurkan Erlang di samping Niar,

hebatnya Erlang tidur lagi dalam pelukan Mamanya, Yusuf terus memandangi wajah mereka berdua yang sedang tidur, rasanya berat sekali untuk meninggalkan mereka berdua.

Malam semakin larut Yusuf harus segera pulang, dia mendekat dan mencium mereka berdua.

Yusuf keluar kamar lalu menemui bi Imah yang sedang berada di dapur. "Bi saya pulang dulu, tolong jaga mereka ya bi."

Bi Imah mengangguk. "Baik tuan."

Yusuf masuk mobil dan pulang.

*

Sampai di rumah ternyata ibunya belum tidur masih menunggu dirinya.

"Yusuf, kenapa kamu biarkan mereka pergi meninggalkan kita, padahal ibu baru saja bertemu dengan Erlang cucu ibu." tanya Ibu.

Yusuf menghembuskan napasnya berat. "Bu. Kita harus pelan-pelan mengajak mereka tinggal disini, kesannya jangan terlalu memaksa. Ibu sendiri kan yang dulu tidak mengakui adanya cucu ibu."

Ibu menunduk. "Maafkan Ibu, Ibu termakan omongan teman ibu."

Yusuf memicingkan matanya. "Kok Ibu bisa yakin kalau Erlang adalah anak Yusuf? Kan belum di tes DNA."

"Nggak usah tes DNA saja Ibu sudah yakin kalau Erlang cucu Ibu, dia mirip sekali sama kamu 11 12 bentuk wajahnya, rambutnya, matanya, hidungnya, bibirnya, kulitnya, pokoknya dia persis sama kamu waktu kecil." ujar Ibu panjang lebar.

"Saat pertama kali Yusuf melihat Erlang, Yusuf juga sudah yakin kalau dia darah daging Yusuf, buah hati Yusuf."

"Terus Ibu harus menunggu sampai kapan lagi? Ibu sudah bertahun-tahun menginginkan cucu."

"Yusuf pasti akan membawa mereka tinggal bersama kita, tapi pelan-pelan ada prosesnya Bu."

"Terserah kamu, tapi jangan lama-lama

Ibu nggak mau pisah sama cucu ibu lebih lama lagi!"

Bersambung...

Gimana gayss.. kira-kira Niar mau nggak ya Tinggal di Jakarta lagi?

Terima kasih buat semua yang sudah setia mengikuti karya saya 🙏🙏 jangan lupa like & share ya😍😍

1
Kristan Tiara
Cerita yg menarik dan luar biasa
copai
Luar biasa
copai
Ceritanya sederhana, singkat padat.
Lanjuut
copai
Hadir yaa kak...
Upi atau Copai, sama aja
Gilang Ramadhan
aku suka bgt
Linda Charoline
cerita nya sat set wat wet 😁
Kafiya Nur Annisa
ceritanya bagus banget
Masnah Ana
☺☺☺
Masnah Ana
😍😍😍🥰🥰
Masnah Ana
lanjutkan...
Masnah Ana
biar kapok oma rempong 🤣🤣🤣
Masnah Ana
selalu terlambat....
Masnah Ana
ketemu sama ibunya yusuf🤔🤔🤔
Masnah Ana
ini mak.....
Masnah Ana
gimana akhirnya....
Masnah Ana
kayak film didrama seri🤣🤣🤣
Masnah Ana
🧐🧐🧐🧐
Masnah Ana
🤣🤣🤣
Masnah Ana
lanjutkan...
kageyama🛐
semangat thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!