NovelToon NovelToon
Avenge The Princess

Avenge The Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:642.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nia Nia

lily yhudisty adalah gadis Yang baru berumur 16 tapi dia merupakan seorang ketua mafia Yang sangat disehani oleh banyak orang.

Akan tetapi suatu kecelakan membuatnya berpindah dimensi Dan menjadi putri terbuang dari sang kaisar

selalu di tindas oleh selir kaisar Dan juga putri kedua kaisar yang bernama Xuan Yuan yin

"lily tolong balaskan dendamku dan lindungi keluargakukeluargaku!" teriak Xie Lin yang jiwanya mulai terpecah pecah dan hilang terbawa arus angin

"aku janji aku akan membalaskan dendammu dan juga melindungi keluargamu!" teriak lily yang terus mengejar serpihan kecil jiwa Xie Lin yang tersisa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Nia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EP 31

Cuplikan~

Xie Lin sebaiknya kau tidak perlu ke kelas mu hari ini, kau cuti saja untuk hari ini." ucap Xuan yuan yao

Xie Lin menganggukkan kepalanya dan kembali berbaring di tempat tidurnya sambil mencoba memikirkan mimpinya lagi akan tetapi hasilnya tetap sama, kepalanya terasa sangat sakit jika mencoba mengingat ingatan di mimpinya

"haih... sebaiknya aku memulihkan diriku dulu." ucap Xie Lin laku duduk lotus dan kembali menyerap energi Qi yang ada di sekitarnya

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

beberapa jam kemudian Xie Lin selesai dan turun dari kasurnya

"sekarang sudah jam berapa ya?" ucap Xie Lin sambil melihat jendelanya dan ternyata sudah malam

"malam yang indah rembulan bersinar cerah, pepohonan bergoyang goyang dan rumput meliuk liuk terkena hembusan angin." ucap Xie Lin lalu menghela napasnya

"haih... andai aku punya keluarga yang lengkap seperti bulan yang ditemani oleh bintang bintang." ucap Xie Lin dengan perasaan sedih

tiba tiba Xie Lin mengingat kembali hal yang terjadi di dalam mimpinya dan seketika saja dia terkejut

"aku ingat sekarang, didalam mimpiku ada seorang wanita dan seorang laki-laki, kalau tidak salah mereka bilang...mereka adalah orang tua ku!"ucap Xie Lin dengan terkejut

Xie Lin kembali ke kamarnya dan merenungkan tentang mimpinya

"ibu pernah menulis di surat kalau dia tinggal di dunia atas, dan jika disingkat berarti ibu ada didunia dewa dan dunia dewa yang ibu bicarakan dalam surat adalah dunia yang muncul di dalam mimpiku waktu itu." ucap Xie Lin dengan menerka nerkanya

Xie Lin jadi tambah terkejut lagi dan menjatuhkan dirinya di atas kasurnya

"hidupku susah sekali." ucap Xie Lin sambil menatap langit langit kamarnya

Xie Lin perlahan menutup matanya dan dari pelupuk matanya keluar cairan cairan bening dan membanjiri matanya

Xie Lin menangis tanpa suara di bawah sinar rembulan malam

"ibu.. tunggu aku menjadi kuat, aku pasti akan menyusul kalian ke sana." ucao Xie Lin lalu perlahan tertidur di bawah sinar bulan

keesokan harinya Xie Lin bangun awal pagi dan berolahraga terlebih dahulu kemudian mandi dan sarapan pagi seperti biasa bersama dengan saudara saudarinya

sedangkan untuk xuan yuan ying tinggal di tempatnya dengan perut yang tidak bisa berhenti sakit, hal tersebut sudah terjadi selama dua hari

Xuan yuan ying hanya bisa meratapi nasibnya dengan pergi ke toilet setiap menit dan bahkan matanya sudah mirip dengan mata panda

yah, itu karena dia tidak berhenti ke toilet setiap menitnya

"sial! kenapa perutku tidak bisa berhenti sakit?" ucap Xuan yuan ying dengan kesakitan

sang pelayan pribadi sudah melakukan sebisanya bahkan memanggil tabib untuk memeriksa keadaan majikannya, sang tabib juga memberikan obat sakit perut pada Xuan yuan ying

akan tetapi hasilnya nihil, tidak ada reaksi apa apa, perut Xuan yuan ying tetap saja sakit

"huhuhu... aku benci akademi ini.. ibu.. bantu aku." ucap Xuan yuan ying yang lemas karena bolak-balik ke toilet

"aku bersumpah siapa pun yang membuatku seperti ini.. aku akan membalasnya beribu ribu kali lipat." Ucap Xuan yuan ying sembari mengepalkan tangannya

"Hatchii!" ucap Xie Lin lalu mengelus hidungnya

"siapa yang membicarakan ku?" ucap Xie Lin sambil memakan makanannya

"ada apa Xie Lin?" ucap Xuan yuan mei

"ah, tidak apa apa, aku Hanya merasa ada yang membicarakan ku." ucap Xie Lin sambil mengepakkan tangannya ke depan atau semacamnya, gk tau lah

Xie Lin memakan sarapannya dengan cepat dan meninggalkan saudara saudarinya di kantin sambil berlari

"gege jiejie meimei, aku pergi dulu ya! sampai jumpa saat jam istirahat nanti." ucap Xie Lin agak sedikit berteriak

Xuan yuan Shao dan yang lainnya melambaikan tangan mereka lalu lanjut makan

Xie Lin yang baru sampai dikelasnya melihat jika belum ada seorang pun di kelas dan membaca bukunya

beberapa saat kemudian satu persatu murid masuk dan setelah menunggu selama setengah jam guru yang mengajari Xie Lin sampai

tap! tap! tap!

"selamat pagi anak anak." ucap guru Li wenji

guru Li wenji berjalan menuju mejanya dan meletakkan beberapa buku pelajaran

buk!

"anak anak, hari ini kita akan belajar cara meracik pil jadi Siapkan tungkunya dan bahan bahannya, ingat cepat." ucap Guru Li wenji lalu tertidur di tempatnya lagi

sisa sisa murid yang bertahan pergi mengumpulkan bahan bahan untuk meracik pil sedangkan Xie Lin duduk diam di tempat nya tanpa melakukan apapun

guru Li wenji menatap Xie Lin yang duduk diam tanpa melakukan apapun selain membaca buku

"hei nak, kita akan mempraktikkan cara meracik pil dan semua temanmu sudah pergi mengambil tungku dan bahan yang diperlukan, kenapa kau malah duduk diam disana?" ucap guru Li wenji sembari menguap

Xie Lin menatap balik Guru Li wenji sembari mengangkat tangannya dan seketika saja muncul tungku dan bahan untuk meracik pil di atas meja Xie Lin

sedangkan untuk guru Li wenji yang ternganga dan terkaget kaget akibat Xie Lin

"kau.. memiliki cincin ruang?!" ucap Guru Li wenji dengan ketidakpercayaannya pada Xie Lin

Xie Lin mengangguk dan lanjut membaca buku pelajarannya dengan santai

'anak ini.. hm tapi masuk akal juga jika di memiliki cincin ruang, dia kan seorang putri kerajaan.' Gumam pengajar Li wenji dalam hati

"haih.. baiklah lanjutkan membacanya tapi nanti saat kita mulai mempraktikkan cara meracik pil kau harus berhenti membaca dan ikut serta mempraktikkan nya." ucap pengajar Li wenji

Xie Lin menatap pengajar Li wenji dan menganggukkan kepalanya kemudian lanjut lagi membaca bukunya

beberapa menit kemudian semua murid kembali dengan membawa tungku dan bahan meracik pil

tanpa sengaja seorang murid perempuan menatap Xie Lin Dan melihat sebuah tungku yang bagus di atas meja Xie Lin

'hah?! tungku yang sebagus itu kenapa ada di anak itu?! seharusnya itu milikku.' Gumam murid perempuan itu sambil berjalan ke arah Xie Lin

"woi! harusnya tungku ini milikku, cepat berikan aku tungku itu!" bentak murid perempuan itu pada Xie Lin

Xie Lin mengabaikan murid perempuan tersebut dan pengajar Li wenji yang melihatnya terdiam dan tak berani bersuara sedikit pun

'haih.. ada saja yang iri dengan milik orang lain.' Gumam pengajar Li wenji dalam hati

murid perempuan itu yang merasa terabaikan mengambil paksa tungku Xie Lin Dan pada akhirnya dia tersengst listrik

"argh!" pekik murid perempuan itu dengan kesakitan sambil menjatuhkan tungku Xie Lin

yah untungnya Xie Lin menangkap tungku nya tepat waktu sebelum terjatuh ke lantai

"aduh! apa yang kau lakukan pada tungku itu? kenapa seperti ada sesuatu yang Menyengatku dan rasanya sakit sekali." ucap murid perempuan itu dengan Pura pura kesakitan

yas, walaupun memang sakit jika tersengat listrik

"tidak ada, aku Hanya menaruh sebuah jimat perlindungan pada barang barangku." ucap Xie Lin dengan santai nya

murid perempuan itu mulai marah dan mencemooh Xie Lin terang terangan di depan semua murid dan pengajar Li wenji

"barangmu? tungku ini milikmu? dan tanaman obat ini juga milikmu? apa kau bercanda hah?" sindir murid perempuan itu dengan angkuh dan menaikkan kakinya di atas meja Xie Lin

"hei! bisa diam gk sih? apa kau tidak lihat aku sedang membaca hah!" bentak Xie Lin pada murid perempuan itu

murid perempuan itu menjadi semakin marah dan melayankan sebuah serangan pada Xie Lin

Xie Lin yang sudah menyadari serangan dari murid perempuan tersebut menangkis nya dengan serangan yang sama

sang murid perempuan tidak Terima dengan perilaku Xie Lin yang berani melawannya dan melayankan sebuah serangan lagi

"hmp, ama masih belum cukup?" ucap Xie Lin sambil melayankan tangannya kedepan dan secara otomatis beberapa pisau angin muncul dan meluncur ke arah murid perempuan itu

serangan dari murid perempuan itu tertangkis oleh serangan pisau angin Xie Lin Dan berhasil mengenai beberapa bagian tubuh sang murid

ada di pipi sebelah kanan ada di bagian tangan di sebelah kiri dan beberapa goresan lainnya

"ah!" pekik murid perempuan itu dengan kesakitan

"tungku dana bahan bahan ini memang milikku! kenapa? iri? bilang boss!" ucap Xie Lin sambil memberinya hari tengah

sang pengajar sungguh tidak bisa berkata kata atas perilaku dari Xie Lin yang menurutnya bar-bar

sang murid perempuan tidak Terima dan mencoba menampar Xie Lin alhasil...

plak!

bukan dirinya yang menampar tapi dirinya yang ditampar

dia sungguh malu semalu malunya karena Xie Lin menampar nya tepat didepan semua murid dan pengajar Li wenji

"dasar kau.. hiks! aku akan membalas semua perbuatanmu! akan ku laporkan pada ayahku!" ucap murid perempuan itu sembari berlari keluar dari kelas

Xie Lin melihat kepergian sang murid dengan tatapan datar dan kembali duduk di tempat nya tanpa memperhatikan situasi

oke next~

lanjut episode selanjutnya~~~

mohon maaf bila ada kesalahan ketik atau karya saya kurang menarik dan mohon maaf bila ada dari kata kata saya yang menyinggung para pembaca sekalian~

sekian terima kasih~

see you~~

bye bye 👋👋👋

1
Sutami Andriani
👍👍
Mitha yoga
Rajanya dibunuh saja.. sebel aku..
Xia lin BOEDOH
Mitha yoga
Menyebalkan.. putri kedua Kok gak dihabisi? meninggalkan bencana masa depan aja hhhh
Mitha yoga
Xuan Lin memang bodoh karena tidak ada adegan menyimpan jarahan Bandit.. pasti banyak.
Ya udah buat Aku saja deh...
makasih Lin..
Mitha yoga
Saudara Tiri seperti itu harus dibunuh ditempat. Gak pakai Lamaaa Lelet nanti
Mitha yoga
Xie lin jadi petani saja....
biar gak dipanggil Putri dan gak perlu dihormati Ok
Mitha yoga
Xie lin Koplak.... haha...
jaman kerajaan ya ngikuti adat dong.
Putri ya Putri .. gak boleh langsung Nama... Apaan sekarepe Dhewe hh
Sribundanya Gifran
lanjut
Cha Sumuk
mla BC sdh lh bikin bingung trlu bnyk nm2 daerah nya.
Itoh
kbnykn jdi puyengg
Nitnot
Othooor, ceritanya bagus, sayang banyak typo dan tdk kontkstual, coba diedit dulu sebelum diupload, shg karyanya lebih mantafs enak dibaca, saya yakin othor sangat berbakat ... semangaaaat
𝕭𝖆𝖓𝖏𝖎𝖓𝖌𝖆𝖓: oh iya kak, makasih ya kak
total 1 replies
Nitnot
othoooor, ceritanya bagus, coba dibaca ulang sbelum diposting y... sayang kan bikin pusing pembaca, padahal othor sdh cape
𝕭𝖆𝖓𝖏𝖎𝖓𝖌𝖆𝖓: baik kak
total 1 replies
Purwanto Purwanto
👍👍
NIA DJOHAN Djohan
maaf pusing bacanya ,rada2 tak mudeng ,tp tetep dukung author ciayo/Good/
𝕭𝖆𝖓𝖏𝖎𝖓𝖌𝖆𝖓: ini cerita pas kelas 1 smp kak jdi maklum agak gk jelas hahaha😃
total 1 replies
Kas Mia
Luar biasa
Kas Mia
Buruk
𝕭𝖆𝖓𝖏𝖎𝖓𝖌𝖆𝖓: 🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿
total 1 replies
Isabel Hartono
menarik
Isabel Hartono
lanjut
Dwi Fadilah
Luar biasa
Dwi Fadilah
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!