Adelia Balqis gadis bertubuh mungil rambut panjang mata indah hidung mancung berkulit putih, dengan tinggi 165cm postur tubuh yang cukup ideal.Merupakan gadis brokenhome yang sekarang hidup sebatangkara namun tak pernah putus asa menjalani kehidupannya.masa remajanya dihabiskan untuk belajar sambil bekerja.Hidupnya cukup bahagia setelah adelia memiliki seorang kekasih yaitu Arga Devano.kini mereka sudah mencapai 3tahun berpacaran,melewati masa suka duka susah senang sedih bahagia dan setia.sampai akhirnya adelia jatuh kedalam pelukan Pria lain yang telah memiliki Tunangan dan akan segera melangsungkan pernikahan.disitulah khilaf awal mula kisah cinta segitiga dimulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VivieCha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tanda Dari Rey
Saat tengah bermimpi aku merasa ada seseorang yang tengah mencium ku dan meraba area dada ku dengan sensual.. seperti diremas..itu sakit dan membuatku terbangun..
Ternyata bukan mimpi.. benar.. Rey yang melakukannya.. namun aku bukannya marah, aku duduk dan menutupi dadaku kembali..Ku lihat waktu menunjukkan pukul 03 : 00 pagi..
"Yaudah ayo tidur..aku ngantuk banget yank" ajak ku kedalam kamar.. rey pun dengan senang hati mengikutiku..
Aku pun tertidur dengan pulas, ya karna aku memang mengantuk berat..tapi tidak dengan rey..rey yang berbaring tidur disebelahku memelukku dan meletakkan kepalanya didada ku.. entah apa yang ia fikirkan hingga membuatnya tak bisa tidur dengan pulas..rey menggesekkan kakinya pada kakiku.. rey terus melakukannya seolah sengaja mengganggu tidur nyenyak ku..
............
Pada malam itu aku dan rey melakukannya. yang tak seharusnya kami lakukan dengan batas yang sama seperti arga.
Tak lama kami pun tertidur pulas.
Saat pagi menjelang, sekitar pukul 05:00 rey pun menepati janjinya.
ia membangunkan ku lalu berpamitan untuk segera kembali kerumahnya.
"Sayang aku pulang ya"
"Hee eum" sahut ku dengan nada ngantuk dan mata terpejam. antara tersadar dan tidak.
Tak lupa rey mengecup kening ku lembut. kemudian rey pun secara mengendap endap segera keluar, perlahan rey membuka pintu layaknya pencuri yang akan membobol rumah incarannya lalu menutup kembali pintu dan segera mengunci pintu dari luar..
Trik nakal rey seperti seorang pelaku profesional, Rey melemparkan kunci tersebut lagi melalui sela sela jendela kost milik adel hingga menimbulkan suara kunci yang terjatuh dilantai..
Oopppsss...
Rey celingukkan kesana kemari melihat keadaan sekitar, tentu saja sepagi itu belum ada yang terlihat beraktifitas diluar kost..mungkin sebagian penghuni kost sudah ada yang bangun dan telah beraktifitas didalam kost, itu terlihat beberapa kost dengan lampu yang sudah menyala.
Untung aja belum ada yang keluar kost, aku harus buru buru pergi agar tak ada yang melihatku.. batin rey...
Rey pun pulang dengan berlari kecil hingga memanjat pintu pagar kost..
Pukul 06:00 aku terbangun, aku mulai melakukan aktivitas pagi ku.. mulanya tak ada yang aneh, namun setelah selesai mandi dan aku masih mengenakan handuk ditubuhku. aku berdiri didepan cermin, "Haaahhh????" aku syok!.
Jelas syok. ada sesuatu dileherku, merah sedikit kehitaman. sudah pasti itu tanda yang sengaja ditinggalkan oleh rey dini hari tadi..dan itu tepat disisi kanan bawah dagu ku.
"Apa ini??" aku menyentuhnya..tak ada rasa sakit..
"Pasti ini ulah rey?? gimana ini?? dia buatnya dibawah dagu gini?? gimana nutupinnya??? aahhhh" aku panik sepanik paniknya.. tanda itu tak akan tertutupi oleh kerah baju kemeja ku, mungkin akan tertutup jika aku memaki syal tebal dileherku. tapi akan sangat lucu dan aneh jika aku bekerja memakai syal tebal, akan banyak pertanyaan dari teman teman dikantor.. lalu bagaimana aku mengatasinya??
Aku mengirim pesan pada rey "Bagaimana aku menutupinya??" dengan memfoto bekas merah dileher tepatnya dibawah dagu..
Tak ada jawaban dari rey..
Aku berusaha menutupinya dengan make up tebal dileherku, namun tak mengalihkan bekas merah dileherku. masih tampak samar samar, mungkin sebagian orang akan tersadar bekas apa yang ada dileherku jika melihatnya..
Setelah menutupinya dengan make up tebal, aku memutuskan untuk mengurai rambutku..jika biasanya aku menyanggul rambut layaknya pramugari, tapi hari ini aku akan membiarkan rambutku terurai indah. aku akan menyibakkan rambut kedepan untuk mengalihkan penglihatan beberapa pasang mata yang akan berhadapan denganku..
Jam berangkat ngantor telah tiba..
Aku gugup dan tak yakin untuk melangkah..
Saat pertama kali memandang sekitar area kost, mata ku tertuju pada pintu gerbang kost. yang dimana biasanya rey telah memarkirkan mobilnya untuk menungguku dan mengantarkan ku kekantor.. tapi.. "Dimana rey?? kenapa gak keliatan? biasanya udah parkir digerbang??" aku berjalan dan bertanya tanya didalam hati sembari mengecek ponselku.
Bahkan pesanku sebelumnya belum juga dibalasnya.. "Kenapa belum dibalas?? biasanya rey langsung balas kalau aku chat!"..
Aku menunggunya untuk beberapa menit sembari menelponnya namun tak juga dijawab..
*Hari ini kamu antar aku nggak?? aku udah telat nih, aku nungguin kamu dari tadi loh..
Send....
Tak ada jawaban*...
"Kemana anak ini?? apa dia masih tidur akibat begadang semalaman?? aku bisa telat kekantor ini kalau kelamaan nunggu rey!!"
Tak ingin telat kekantor, akhirnya aku mencari ojek online untuk berangkat kekantor.
R U ok😘😘😘😘😘
lanjutan'ya mana thor, jangan lama" ya...
aku suka banget cerita'ya...