NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI CEO

MANTAN ISTRI CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa Fantasi
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Dikhianati. Ditinggalkan. Ditindas.
Itu yang Miracle dapat setelah 5 tahun berjuang untuk Morgan mantan suaminya.
Tapi Miracle bukan wanita yang bisa diinjak lalu dibuang. Tiga tahun kemudian, namanya jadi momok di dunia bisnis. Dia kembali bukan untuk balikan. Dia kembali untuk membeli perusahaan itu. Dan untuk membuat Morgan berlutut di hadapannya.
Siapkah kamu menyaksikan seorang "Mantan Istri" merebut kembali tahtanya?
Kita ikuti sepak terjang mantan istri CEO...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.19. Ditampar.

Hari ini Miracle tidak mau dijemput oleh Gio, dia membawa mobil sendiri, alasannya supaya Gio tidak repot menunggunya terlalu lama.

"Aku tidak merasa direpotkan oleh kamu, aku senang menjemput mu."

"Gio, aku sibuk, aku tidak tentu pulang jam berapa. Kadang aku ke perusahan M.W Group, jadi jangan berpikir macam-macam."

"Di Morgan's Kitchen sudah ada CEO Morgan yang ngurus, dia CEO disitu. Walaupun kamu punya saham 50% tapi kamu tidak perlu terus nongkrong disitu dan ikut terjun mengurus perusahaan itu. Kamu cukup mengurus M.W Group perusahaanmu sendiri, kecuali kamu tidak bisa move on."

"Gio jangan kekanak-kanakan. aku hanya ingin Morgan's Kitchen pulih kembali, dulu aku yang mendirikan perusahaan itu dari nol."

"Perusahaan bisa sukses dan bangkrut itu wajar. Jika yang membuat bangkrut Morgan dan selingkuhannya kenapa kamu yang sibuk, apa penderitaanmu kurang?"

"Gio kamu ngerti gak maksud ku, semua ini aku kakukan untuk balas dendam, supaya Morgan sekeluarga dan pelakor itu tahu siapa aku. Selama ini mereka menindasku, menipu ku."

Giovanni diam mendengar alasan Miracle yang tidak masuk akal. Tapi ia akan bersabar dan melihat apa akan terjadi selanjutnya. Dia juga mendekati Miracle dengan tujuan balas dendam, namun belakangan ini perasaannya ragu. Miracle sangat baik dan perhatian, hanya saja terlalu polos makanya gampang di tipu.

"Aku akan lihat perkembangan selanjutnya. Kita hampir sebulan bersama, tapi di pikiran mu selalu ada Morgan...."

"Gio..aku sudah berkomitmen akan mengabdi kepada keluarga Arka, kamu harusnya tidak perlu ragu akan niat baik ku. Aku anggap Morgan masa lalu, hanya sebatas teman, sama seperti mu."

Jadi sebulan ini dia anggap aku teman, aku kira dia suka padaku. pikir Gio sedih.

Pukul. 14.55. Ruangan Miracle. Lantai 35.

Tookk..Tookk ..

Pintu di ketuk pelan. Morgan celingukan, ia berpikir tidak ada orang di dalam. Akhirnya dia masuk.

"Bagus lah kalau kosong." gumamnya. Masih memakai kemeja dari pagi, dasi udah dilepas.

Wajahnya masih pucat, tapi dia sudah mandi dan cukuran. Aroma parfumnya tercium maskulin.

Di meja Miracle ada beberapa tumpukan map dua laptop dan kopi hitam. jaket tersampir di kursi. Morgan mengelus blazer Miracle yang tadi dipake ngamuk dengan senyum penuh arti. Burung kenari yang terbang tinggi pasti akan kembali. pikir Morgan.

Morgan lalu duduk di kursi tamu. Lelah.

"Tinggal 5 menit sebelum eksekusi..."

Pintu terbuka. Miracle masuk membawa file, dia berhenti saat melihat Morgan.

"Kamu ngapain di sini? Bukannya harus istirahat? jangan membuat masalah, aku tidak mau ada gosip di kantor. Kita sudah cerai." ucap Miracle alis mengernyit.

"Aku kangen kamu, kalau aku tidak kesini Gio yang ngerebut kamu." ucap Morgan seraya menyandarkan punggungnya di sofa.

Miracle meletakan file dan menghampiri Morgan.

"Demam 38° masih keluyuran. Mau aku apain?"

Morgan mendongak dan tersenyum, capek."

"Aku mau dikurung dikamarmu." jawabnya pongah. Hening 3 detik.

Miracle mengelus kening Morgan. Dingin. Lalu duduk disampingnya. Jaraknya sedepa.

"Bodoh, kalau kamu pingsan di sini siapa yang malu?"

Morgan memegang pergelangan tangan Miracle. Ia betul-betul menyesal bercerai dengan wanita itu.

"Soalnya kamu yang ngamuk tadi, makasih sudah belain aku."

Miracle ketawa kecil. "Yaa..ya...aku. belain perusahaan."

Miracle menarik napas, berusaha tenang, dia memegang tangan Morgan dan mengelus punggung tangan pria itu dengan jempolnya supaya Morgan tenang.

"Aku nervous memikirkan Audit ini. Banyak karyawan yang menyelewengkan dana. Semua ini salah ku tidak belajar mengelola perusahaan yang Go Public "

"Setelah urusan Audit ini selesai, aku akan pindah ke kantor M.W. Tugasku sudah selesai."

"Kantor kita satu gedung, hanya beda lantai saja. Aku tidak keberatan, asal kamu tetap membantuku." ucap Morgan.

Pukul. 17.00 WIB.

Ada yang mengetuk pintu. Miracle reflek berdiri dan membuka pintu. Gio ada depan pintu sambil menenteng makanan.

"Gio..kenapa kesini? aku ntar lagi ada meeting."

"Sayank...siapa itu?" ucap Morgan. Dia sengaja melakukan itu supaya Gio tahu kalau Miracle tak boleh di dekati lagi.

Wajah Gio langsung memerah.

"Kamu nyimpan pria di kamar, tidak kapok sudah pernah hancur?" suara Gio tertekan membuat Miracle membeku.

"Dia yang datang ke ruanganku. kķamu pulang dulu nanti kuta makan malam bersama."

"Aku ingin kamu sekarang pulang, temani aku kundangan amal."

"Oke...tung....."

"Sayank...aku sakit, jantungku seperti meledak-ledak!" teriak Morgan.

Miracle berlari ke ruang tamu, buru-buru menolong Morgan. Ia dengan sigap mengurut dada Morgan dengan minyak kayu putih.

"Rebahan...aku akan memijit kaki mu." ucap Miracle tegang.

"Kalau sakit panggil dokter jangan nyusahin orang." ketus suara Gio. Ia kesal melihat Morgan yang pura-pura sakit.

"Gio, jangan fitnah, Morgan perlu perawatan ku. Lihat dia mulai tinggi panasnya."

"Aku ngomong apa adanya, dia sudah bangkotan, bisa ngurus diri sendiri, lebay."

"Rupanya kamu tidak senang melihat aku dan Miracle dekat, jangan salah sangka kami ini murni bersahabat."

"Miracle, kita pulang!" ajak Gio.

"Sabar Gio, aku mau ngobati Morgan."

Perdebatan antara Gio dan Miracle terjadi tanpa bisa dihindari. Morgan yang sengaja ingin merusak hubungan Gio dan Miracle tepuk tangan, saat Miracle menampar Gio.

"Kamu menampar ku?!" teriak Gio menatap Miracle tajam.

"Supaya pikiran mu waras dan tidak asal fitnah."

¹"Oke...bela saja terus, aku tidak ada artinya di matamu." ucap Gio ngambek.

"Gio...bukan begitu, kamu pulang dulu ntar aku nyusul."

Gio tidak menjawab dia betul-betul marah, matanya merah membara. Miracle terpaksa melepaskan tangannya dari pegangan Morgan. Ia menatap Gio merasa bersalah.

"Morgan, kamu sudah mendingan, tolong pergi ke kamar mu. Aku mau pergi dengan Gio..."

"Tidak boleh, aku masih sakit, tanggung jawabmu mana, sebagai Direktur Wijaya Group, yang terkenal dermawan dan welas asih."

"Seharusnya kau tahu diri sebagai mantan. Miracle sekarang sudah mau menikah dengan ku. Move on dan cari selingkuhanmu yang membuat hidup mu bahagia."

"Br*ngsek...tak usah ikut campur dan sengaja mengungkit masalah yang dulu."

"Morgan mengertilah...aku mau pergi." ucap Miracle berdiri.

Morgan marah, ia meninggalkan ruangan dan pergi begitu saja. Baginya Miracle tidak adil. Sepanjang jalan ia menggerutu kgʻarena dan mengalahkan.

Giovanni memacu mobilnya dengan kecepatan sedang. Sepanjang jalan ia diam. Miracle juga tidak mau memulai percakapan karena belum waktunya.

Akhirnya sampai juga di Apartment Arka. Ntah dimana dia sekarang, apartement ini sudah menjadi miliknya.

Gio sangat baik, banyak hadiah telah ia terima dari pemuda itu. Ia menyesal kalau ingat menamparnya.

****

1
Cu
next
Ci
morgan tak bisa menerima kenyataan
Ca
novel baru semangat baru
Bo
lanjut penasaran
Be
sabar ya miracle
Bu
lanjut thor💪
Bi
morgan cemburu
Ba
si morgan kesenangan
Sin
suka thor👍
Lala
jangan hanya pasrah, takutnya kesenangan
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
hahaha,..
ini yang namanya ingat wajah ea ingat rasanya....
tapi rasa itu tak selalu nyaman....
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kenapa diladenin trs kalau kau kesel sama Morgan🥱🥱
90
makin penasaran thor. lanjut cepat
89
suka banget sama jalan ceritanya
88
novel baru nih
87
wkwk, ngakak banget.
86
waw Fotonya keren
85
lanjut jangan lama
84
semangat ya
83
ceritanya sangat bagus guys. yuk baca yuk!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!