karena sebuah hutang, Rere Margaretha, seorang remaja cantik yang berusia 19 tahun harus dipaksa menikah dengan CEO di perusahaan di mana Rere bekerja.
Sean Agipratama, seorang pria dewasa berusia 32 tahun, pria dingin dan arrogant, harus menikahi gadis yang tidak ia cintai karena tujuannya.
akankah pernikahan yang mereka jalani sesuai dengan tujuan Sean, atau malah sebaliknya.
ikuti terus ceritanya agar tau kelanjutannya 🤗
ikuti ig author untuk informasi MPH
@aran_diah
Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arandiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 31
Selamat membaca,,, 😘😘😘
...****************...
“Cih, setelah dua tahun lamanya kau meninggalkan aku dan begitu mudahnya kau meminta maaf padaku,” kali ini ucapan Sean terdengar sangat dingin.
“Maafkan segala keegoisanku, dan sekarang aku sadar kalau-,” sebelum Liora mengatakan ucapannya Sean langsung memotong ucapan wanita itu.
“Kalau apa?” tanya Sean yang sudah muak dengan wanita yang sedang berada dalam pelukannya.
“Bolehkah sekarang aku serakah Sean?” bukan menjawab pertanyaan Sean, malah wanita itu dengan tidak tau dirinya meminta lebih.
“Bisakah kau tidak menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi,” dan lagi wanita itu hanya diam tak berniat menjawab pertanyaan dari pria yang di cintainya.
“Aku menyesal telah pergi meninggalkanmu Sean, sungguh aku menyesal,” sesal Liora dan semakin mengencangkan pelukannya.
“Apakah kau pernah berpikir bagaimana aku setelah kau pergi?” tanya Sean sambil melepas pelukan wanita itu dan menatap manik mata indah milik wanita tersebut.
“Aku juga merasakan hal sama denganmu, aku merasa tak bisa hidup tanpamu,dan sekarang aku kembali untukmu, untuk cinta kita,” ucap Liora yang sudah berkaca-kaca menatap pria yang ia cintai kini sudah mulai berubah.
“Kau begitu serakah karena masih mengharapkan cinta dariku, maaf aku sudah menikah,” ucap Sean dingin sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.
“Iya, aku serakah, dulu aku pergi darimu untuk menggapai impianku dan kau tau itu, sekarang aku kembali,” ucap Liora yang sudah terisak.
“Ada apa kau datang ke sini?” tanya Sean mengalihkan pembicaraan.
“Kau masih seperti yang dulu Sean, aku yakin kau masih sangat mencintaiku,” ucap Liora dengan penuh percaya diri.
“Kalau kau tidak ada hal lain lagi, sebaiknya kau cepat pergi,” ucap Sean dingin tanpa melihat ke arah wanita itu.
“Aku ke sini ingin mengundangmu secara pribadi untuk datang ke acara nanti malam,” ucap Liora yang memang ingin mengundangnya dan bertemu dengan kekasihnya.
“Kau tidak perlu melakukan itu, aku dan istriku sudah mendapatkan undangan itu dan kau jangan khawatir, aku pasti datang,” ucap Sean datar.
“Baiklah, aku rasa kau hanya perlu waktu untuk memaafkan aku dan setelah amarahmu reda aku yakin kau akan kembali lagi padaku,” ucap Liora dengan percaya diri sambil berinjit untuk mencium bibir Sean, sedangkan Sean hanya diam dan ingin melihat sejauh mana wanita itu bertindak, bahkan Liora tak segan untuk mel***umat bibir Sean.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat kegiatan mereka sambil menahan gemuruh yang ada di dadanya, bahkan buliran kristal sudah berjatuhan menghiasi pipi indahnya, sampai ia merasa tidak kuat untuk menopang tubuhnya dan segera ia pergi dari tempat itu untuk mencari Sekertaris Suaminya itu.
......................
“Nona, apa yang anda lakukan di sini, kenapa anda menangis?” tanya Sekertaris Roy ketika mereka sudah bertemu dan melihat keadaan Rere yang menyedihkan.
“Aku titip ini padamu Sekertaris Roy,” ucap Rere sambil meletakan rantang makanan untuk suaminya di meja kerja Sekertaris Roy dan segera pergi dari hadapan Sekertaris Roy agar tidak melihat air mata yang hampir saja terjatuh.
‘Astaga, pasti Nona Rere sudah melihat apa aku takutkan selama ini, Tuan muda, anda sudah melukai hati gadis polos itu,’ batin Sekertaris Roy yang pusing dengan keadaan yang telah terjadi, karena bagaimana pun ia yang akan membereskan masalah dari Tuan mudanya itu.
*To be continue*
Terima kasih,,,
...****************...
Ikutin terus kelanjutannya yaa gengs,,,
Dukung karya mimin terus ya, berikan masukan yang membangun agar lebih baik lagi, maaf kalau ceritanya tidak menarik dan monoton, dan untuk pembaca, mohon bersabar dan tetap ikuti terus ceritanya yaa,,, 🤗
Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,, 😘
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,, 🤗
Follow IG Author @aran_diah