NovelToon NovelToon
KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Contest / Cintapertama / Masalah Pertumbuhan / Healing / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: riri-can

'Aku berharap agar selalu di cintai dan di sayangi semua orang, terutama oleh kedua orang tua ku" -Lio


'Cinta? siapa yang percaya kata cinta, bagiku itu hanyalah semua omong kosong belaka, aku tidak percaya cinta dan aku tidak butuh di cintai" -Xavier


Liora merupakan gadis yang cantik dan penyabar, sejak kecil dia ingin sekali mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtuanya, bagaimana kah kisah Liora apa dia benar-benar mendapatkan kasih sayang itu atau tidak?

Sedangkan Xavier adalah seorang pengusaha yang menolak kata cinta, dia tidak percaya dengan cinta karena ada sebab tertentu.

So, gimana kelanjutannya guys , Silahkan di cek ya guyss... mohon di maklumi karena author masih pemula.

riri-can

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

????

Di negara lain tepatnya negara P terlihat seorang laki-laki yang tengah duduk di kursi kebesarannya dengan tatapan tajam.

Dia adalah Dave Addrisson Maxwel Xavier yang biasa di panggil Tuan Xavier, di adalah salah satu pengusaha berada di urutan pertama bahkan namanya sudah merajai seluruh di Negara lainnya.

Xavier sangat di takuti di kalangan bisnis karna dia dengan mudah nya mencungkir balikkan bisnis seseorang ke dalam titik terendah akibatnya perusahaan itu akan bangkrut lebih tepatnya perusahaan itu tidak akan pernah terlihat seolah-olah perusahaan itu tidak ada sehingga nama Xavier sangat di takuti oleh Negara P.

Tok...Tok...Tok..

Suara ketuka terdengar sehingga mata Xavier teralih pada sosok yang kini memasuki ruang kerjanya.

'Ada apa Ben?" Xavier menatap sekretaris nya ben

'Tuan muda, saya ingin menyampaikan pesan dari Nona Emillya Tuan" terang Ben

'Katakan!" perintah Xavier

'Nona Emillya mengatakan dia akan membenci tuan muda apabila tuan muda masih melarangnya berdekatan dengan Tuan Romeo" ucap Ben sedikit takut karna melihat tatapan tajam Xavier

Seketika tawa Xavier pecah membuat bulu kuduk sekretaris Ben meremang, jantungnya berdetak tak karuan karna dia tau tawa dari tuan mudanya merupakan suatu bencana.

'HAHAHA... kamu tau apa yang harus kamu lakukan Ben? aku tidak mau melihatnya besok merengek menjijikkan begitu pada ku lagi!" terang Xavier sambil tersenyum sinis

Sekretaris Ben menganggukkan kepalanya paham akan ucapan tuan muda nya yang terdengar seperti ancaman.

'Baik tuan muda, akan saya laksanakan, saya permisi tuan muda" ucap sekretaris Ben pamit

Xavier hanya berdehem tanpa mau membalas ucapan sekretaris ben hal itu sudah menjadi kebiasaan Xavier bahkan dia jarang menatap lawan bicaranya karna terlalu malas.

Mata tajamnya yang bernetra Abu-abu emas itu menyipit seolah berpikir tentang apa yang baru saja sekretaris Ben sampaikan padanya.

'Apa lagi yang bocah ingusan itu lakukan?" batin Xavier bertanya-tanya

Xavier menggeleng tidak mengerti dengan cara berpikir adik kecilnya itu.

'Sepertinya kamu perlu di hukum Emillya" sambungnya lagi

Dengan langkah panjang nya Xavier keluar dari ruangan nya itu menuju Lift yang di khususkan untuknya.

Lift itu berhenti di lantai tempat mobilnya terparkir sehingga Xavier tidak lelah harus berjalan jauh lagi, setelah memasuki mobilnya dan menghidupkannya, Xavier melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata.

Mobil berwarna Emas Gold itu terparkir indah di depan pintu mewah berwarna putih gading itu dan pemiliknya yang tidak lain adalah Xavier keluar dari pintu mobil setelah pintunya di buka oleh pengawal.

Xavier kembali melangkahkan kakinya untuk memasuki rumah mewah bergaya Klasik itu dan matanya langsung tertuju pada sosok gadis yang kini tengah menangis di suduk sofa.

Sedangkan gadis itu yang tidak lain adalah Emillya saat mendengar langkah kaki seseorang membuatnya menoleh dan matanya membulat sehingga terlihat menggemaskan tetapi hal itu tidak berlaku pada Xavier.

'Kakak hiks.. hiks.. kenapa kakak tega pada Emil hikss.." isak Emillya berlari dan memeluk Xavier

Xavier yang sudah biasa dengan kelakuan adik kecilnya itu hanya menghela nafas dan menggelengkan kepalanya pusing dengan sifat adiknya itu.

Tangan besar dan kekarnya mencoba melepaskan pelukan adiknya dan mendorongnya sedikit kasar membuat Emillya berdecak tidak suka.

'Kenapa kakak melakukan itu padaku? aku hanya ingin pacaran dengan kak Romeo" Emillya menatap Xavier benci

Sedangkan Xavier menatap Adiknya tajam, Emillya menundukkan kepalanya karna ketakutan melihat tatapan tajam kakaknya.

'EMILLYA!! sudah berapa kali kakak katakan Cinta itu hanya omong kosong jadi jangan pernah mengucapkan kata bod*h itu di hadapan ku!" amuk Xavier marah

'Tapi Emil suka sama kak Romeo, lagian kak Romeo itu sahabat kakak, kenapa kakak tidak mau merestui kami!" Emillya membantah ucapan Xavier

'Romeo sahabatku bukan berarti aku harus merestui hubungan kalian, Romeo hanya menganggap mu sebagai adik dan tidak lebih jadi mengertilah,EMILLYA!" teriak Xavier karna rasa kesalnya sudah di ubun-ubun

Emillya terkejut mendengar bentakan kakaknya sehingga air matanya kembali mengalir bahkan kali ini air matanya terlihat semakin deras membuat Xavier merutuki dirinya sendiri karna membuat adiknya bersedih, tetapi Xavier malakukan itu untuk kebaikan adiknya.

'Jangan membantah ucapan ku Emillya! jangan sampai aku mendengar rengekan mu lagi!" ancam Xavier dan pergi begitu saja meninggalkan Emillya

'KAKAK JAHAT!! AKU BENCI KAKAK!" Teriak Emillya menangis tersedu-sedu

Sedangkan Xavier yang mendengar teriakan adiknya hanya mengabaikan nya meski hatinya sedikit tercubit mendengar isakan adik nya itu.

'Aku melakukan itu untuk kebaikan mu Emillya, jadi mengertilah" ucap Xavier pelan hanya dirinya yang mendengar

Xavier memasuki kamarnya dan menghempaskan tubuhnya di ranjang berukuran King Size itu, matanya tertutup oleh tangannya dan mencoba melihat apa yang telah terjadi selama ini padanya.

Ingatannya kembali pada saat dirinya masih berada di titik nol bahkan usahanya masih di tahap awal, saat itu dirinya mempunyai seorang kekasih yang sangat dia cintai dan setiap apa yang dimintai oleh kekasihnya itu akan dia kabulkan, kekasihnya itu juga sangat menyayangi nya dan juga perhatian padanya tetapi semua sikap itu hanya kebohongan, dia melihat kekasihnya itu ciuman dengan sahabatnya sendiri membuat hati nya seketika hancur begitu saja, mulai saat itu dia tidak mempercayai yang namanya Cinta bahkan dia tidak mau mendengarkan penjelasan kekasihnya itu menurutnya kekasihnya hanya menceritakan kebohongan lagi.

Xavier membuka matanya menatap langit-langit kamarnya, mata tajam itu perlahan tertutup hingga terdengar nafas teratur menandakan Xavier tertidur.

***

Kembali lagi pada Lio yang kini tengah makan siang di kantin sekolah bersama teman barunya Bima.

'Lo nggak lapar ya? " tanya Bima bingung melihat Lio yang makan sedikit

'Lapar kok, cuma aku lagi berpikir gimana cara buat ikut Study Tour ke Bali, kamu tau kan aku belum gajian sedangkan 2 hari lagi pembayaran wajib harus lunas" terang Lio menatap Bima dengan wajah melasnya

'Ooo.. lo kan tinggal minta sama orangtua lo, lagian kenapa lo pake kerja segala bukannya keluarga lo kaya?" Bima bertanya dengan kebingungan yang menyertainya

Sedangkan Lio yang mendengar terkejut, dirinya hampir keceplosan akan kisah hidupnya yang tidak begitu bagus.

'Hehehe.... aku tidak mau membuat beban pikiran  mama dan papa bertambah" bohong Lio tersenyum cengengesan

'Iya juga sih, kadang gue malu juga karna masih minta sama orang tua, terus lo gimana?" tanya Bima dan sedikit kagum dengan ucapan Lio tanpa ada rasa curiga

'Nanti deh aku pikirkan, aku bisa pake uang sodara aku dulu nanti baru aku kembalikan setelah gajian" Lio berpikir untuk meminjam uang Leo

'Lo bisa pake uang gue dulu kalau lo mau" ucap Bima menawarkan

'Enggak usah Bim, aku pake punya sodara aku aja hehe" tolak Lio halus

'Baiklah, kalau lo butuh tinggal bilang gue aja nanti gue kasih kok" terang Bima

'Iya Bim" ucap Lio

Mereka berdua kembali melanjutkan makan, tanpa mereka sadari sepasang mata menatap mereka berdua dengan tatapan tajam, sosok itu adalah.

🌻🌻🌻

Siapakah sosok itu??  saksikanlah selengkapnya di Chapter selanjutnya.

Jangan lupa Like dan komen setiap Chapter ya guysss, salam hangat dari riri-chan dan semoga kalian suka dengan ceritaku.

1
Anjelli
terimakasih bnyk thor cerita yg sangat bagus dan sangat menghibur ngak ada cerita nyh deh, bosan baca cerita, author, author nyh ngak pernah gagal deh bikin cerita yg sangat menarik, mau bilang thor udh 3 kali aku baca cerita keluarga bahagia Xavier sama lio emg bagus banget ngak pernah bosan pokok nyh❤😘
uca Samsidar
Luar biasa
Rahma Dania
sangat cocok
Sue Salmi
saya ada sepupu yg sama dngan sis boleh nmpk makluk alam ghaip mempunyai indera keenam,sllu brckp sndri,
Sue Salmi
blouse* author
neyla Hasyim
good
susanti Tri
ya thor..hrsny buat keluarga lio menderita..dan buat lio membenci keluargny..biarlah keluargny yg berusaha mengejar lio...nasib berbalik thor..lio jd orng yg kuat
falea sezi
one night stand
falea sezi
jangan maafin bkin bangkrut jd gembel dulu
yayaya
Luar biasa
Widya Sari SE
Setuju💗👍
Widya Sari SE
Tidak..Jangan pulangkan dulu Lio,biarkan Lio Bahagia dg Xavier💖🤗
Tia
lio terlalu lmah ,,
Luluk Erna Faqih
Lumayan
Luluk Erna Faqih
Biasa
Reni Anjarwani
keren bgt
Latipah 01
Luar biasa
Alejandra
Ya Allah, kenapa nggak dibuang aja dulu atau ditaroh di panti asuhan. Dari pada kayak gini, sakit banget...
Alejandra
Bukankah banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberi kejutan tanpa harus melukai seperti ini...
Mara
Hadir disini .... Good Bima buat Lio lupa sama sahabat gaje nya itu😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!