"masukkan kartu penyegelnya sekarang, atau kita akan mati di tempat ini!,
saat satu persatu siswa lenyap misterius dan hanya memisahkan debu hitam, itsuki ikawasi dan teman temannya terjebak oleh siluman pemangsa manusia, situasi menjadi gila ketika sahabat mereka berbalik menyerang di bawah sihir hitam!
dipojokkan oleh amukan api dari raja siluman pemangsa manusia dan penyanderaan di atas kawah lava gunung valerius, itsuki terpaksa meledakkan rahasia terbesarnya: kebangkitan murni kekuatan 7 elemen.
berhasilkah mereka menyegel monster legendaris tersebut, ataukah ini awal dari perang dimensi yang jauh lebih besar? .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NABILA_08.p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 4 Pemangsa Baru Sang Belahan Jiwa, Tubuh Karib, Jiwa Iblis
"Ternyata!", Roy telah berubah menjadi sesosok mahluk , yang dikarenakan jiwanya telah di ambil oleh mahluk yang di lawan oleh itsuki, dan Kaguya yang mendapati Roy berada di tempat yang sangat kotor, berantakan serta berlumuran darah, ia langsung syok
belum sempat Kaguya berbicara, sesosok siluman bertaring tajam dengan wajah yang mengerikan yang menyerupai Roy dan memakai tubuhnya mendadak muncul dari balik bayangan koridor, sontak Kaguya langsung berlari dan menghampiri itsuki sehingga selamat dari kejaran mahluk itu.
Lalu tiba-tiba,Mahluk itu meraung dahsyat sampai mengejutkan kaguya, "TOLONG!".... Terdengar suara jeritan murid lain yang tertangkap di ujung lorong.
Dan rencana esok hari yang di rembukan saat melawan mahluk itu pun terpaksa batal! Karena teror bergerak lebih cepat!, dan setelah Kaguya selesai menceritakan itu semua kepada itsuki, mereka nekat untuk bertindak malam itu juga, demi menyelamatkan seluruh teman temannya
Malam itu, Kaguya dan itsuki nekat melintasi koridor sekolah yang gelap gulita, demi membuktikan seluruh kejadian yang di alami oleh Kaguya dan menyelamatkan teman-teman mereka.
Langkah mereka terhenti saat melihat ceceran debu hitam pekat di lantai yang disertai dengan darah.
"Dan akhirnya pun Kaguya menghampiri
posisinya di pagi hari, yang dimana saat dia bertemu dengan mahluk tersebut!"....
lalu Kaguya menatap itsuki dengan serius dan berkata "Disini tempatnya itsuki!..., tadi pagi aku melihat mereka muncul tiba-tiba di sini!....., dan rupanya sama persis seperti rupa Roy dan teman-teman kita yang lain!"......
seketika batin itsuki tegang, tiba-tiba, suara desisan gaib kembali terdengar dari sudut gelap ---"HEEE...."--- membuat bulu kuduk mereka kembali meremang. "Kau merasakan sesuatu di sini, kaguya?"... Bisik itsuki.
Situasi langsung berubah menjadi kacau, hawa mistis memancar kuat di area sempit tersebut, sesosok bayangan monster yang menyerupai Roy dan sangat menyeramkan,
tiba-tiba muncul dan merayap di dinding meluncur jatuh dan menyapu kaki itsuki sampai ia terjatuh keras di lantai koridor gerakan mahluk yang itu menyerang dengan tiba-tiba, sebelum itsuki sempat beraksi.
"Sial!.... Kenapa Harus Sekarang?!", Teriak itsuki sambil menahan rasa sakit, Kaguya yang panik mencoba memasang posisi bertarung di dengah kepungan asap dan debu gaib yang mulai memenuhi lorong sekolah, tetapi sia-sia, mahluk itu bergerak terlalu cepat.
Dan di saat-saat kondisi kritis, itsuki langsung berdiri dan menjadi tameng bagi Kaguya dan menarik nya dari kejaran mahluk itu ke sisi tembok Koridor.
Lalu Kaguya dengan panik iya berbicara, "Apa yang harus kita lakukan itsuki?!"...
"Kita Hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk bertindak!".... Sahut itsuki dengan sangat percaya diri.
Dan di balik lorong koridor itsuki dan Kaguya menunggu dan mengamati setiap gerak gerik mahluk tersebut, dengan memasang posisi bersiap untuk menyerang, dan di saat mereka mendapatkan celah untuk bertindak, dan melihat kondisi mahluk tersebut sedang lengah itsuki dengan bersemangat menyuruh Kaguya untuk tetap di tempat untuk bersembunyi dan berkata seakan akan pasti akan bisa memojok kan dan mengalahkan mahluk tersebut.
Tetapi takdir berkata lain!, saat itsuki meloncat dengan kecepatan yang membelah cahaya, bersiap untuk menyerang mahluk itu habis habisan sampai lemah. Namun, monster bertanduk tajam lain nya sudah menunggu di balik pilar koridor dan memang memancing itsuki untuk keluar dan menjebaknya.
Cakar monster itu langsung berayun dengan kecepatan kilat yang membelah udara,saat melihat itsuki muncul, dan hampir saja memenggal kepala itsuki jika dia tidak reflek menjatuhkan dirinya ke belakang demi menghindar.
Tubuh itsuki terseret di lantai beton, demi menghindari tebasan maut yang menghancurkan dinding di atasnya, "HEEH!...
Hampir Aja!".... Seru itsuki dengan jantung berdetak kencang, dengan sambil menatap cakar monster yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya.
Seketika itu juga itsuki langsung masuk ke mode tidak terkalahkan dengan mengeluarkan seluruh kekuatan elemen nya yang bercampur dengan seni bela diri tingkat tinggi, tetapi Naas!, jumlah monster tersebut terlalu ramai untuk itsuki yang cuman sendiri.
tetapi itsuki tetap melangkah maju walaupun baju tempurnya sudah tercabik-cabik parah dan tubuh itsuki yang telah di penuhi oleh luka cakaran yang begitu mendalam dan sangat membekas serta menyampaikan.
di detik-detik terakhir, itsuki mengeluarkan seluruh kekuatan elemennya dan meloncat tinggi ke udara, sampai menciptakan pusaran energi tiada tandingannya, ia turun dengan tebasan pedangnya yang begitu dahsyat yang menyapu rata seluruh reruntuhan gedung
tetapi takdir lagi-lagi berubah!, seluruh mahluk yang berujud setengah manusia itu bergabung menciptakan energi yang sangat jauh lebih mematikan di banding dengan kekuatan itsuki,
dan di saat itu juga pedang itsuki hancur dan iya terhempas ke ratusan meter ke koridor, sontak Kaguya langsung keluar dan tidak dapat menahan diri lagi untuk bersembunyi, iya keluar dengan berteriak histeris "HENTIKAN!"....
Lalu Kaguya mengerahkan seluruh tenaga nya yang tidak memiliki kekuatan, langsung bertarung dengan seni bela dirinya, tetapi bagi Monster itu Kaguya tidak ada apa-apanya, dengan sekali gerakan saja Kaguya langsung terhempas ke arah itsuki.
Tetapi, kerena soli dari atas Kaguya terlalu tinggi, iya tidak memikirkan semua luka luka dan rasa sakit yang ia rasakan, dengan tubuh yang berlumur darah ia tetap berdiri dan melawan, dan tekat serta semangat pantang menyerahnya tidak dapat di patahkan, walaupun ia terhempas dan tercabik cabik bertubi-tubi,
dan di saat tubuhnya benar benar lemah iya tetap bangkit berdiri tepat di depan itsuki dengan darah yang terus mengalir dari mulutnya dan berkata "Dasar Kau Mahluk Jur jana!....
"Kau Kira sementara Aku hanya seorang siswi biasa aku takut sama mu!"....
"Rasa sakit ini tidak akan membuat ku runtuh!".... "dan membiarkan kau mencabik-cabik dan menghabisi temanku lagi!"....
Dan selepas kata-kata Kaguya selesai, itsuki akhirnya sadarkan diri, ia sadar dengan penuh keheranan melihat dia masih hidup dan tidak di habisi oleh monster itu, dan saat iya menoleh ke samping barulah ia sadari bahwa Kaguya yang telah berlumuran darah yang rela melindungi dan menjadi tameng nya
tetapi tubuh itsuki yang sudah terlalu lemah dan tidak dapat melawan lagi, ia hanya bisa pasrah pada takdir dan menyuruh Kaguya untuk pergi menyelamatkan diri dan lari.
Tetapi saat kata kata itsuki terucap Kaguya langsung tumbang dan pingsan, di saat momen genting itu, seluruh monster malah berkumpul mengelilingi mereka, Itsuki yang tidak berdaya berusaha merangkak dan menyeret tubuh nya untuk mendekati Kaguya dan melindungi nya.
Namun naas!, para moster telah duluan membawa Kaguya pergi untuk ditumbalkan sebagai persembahan kaki gunung Ambarawa dan tiba-tiba sesosok mahluk yang berwujud monster yang menyerupai Roy datang menghampiri Itsuki.
Lalu mengangkat tubuh Itsuki benar benar naik ke udara dan mencekik nya, hingga ia menjerit kesakitan "AAA!... TOLONG!"....
(Bersambung).
Pesan Author:
Waduh, monster itu kok mukanya mirip Roy ?!😱 menurut kalian, apa Roy sebenarnya berkhianat, atau dia sudah di kutuk oleh moster? Coba tulis teori kalian di kolom komentar ya. Author kepo banget!👇
jangan lupa like dan vote juga!