NovelToon NovelToon
Mantan Kekasih Dr.Banyu

Mantan Kekasih Dr.Banyu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Perjodohan
Popularitas:571
Nilai: 5
Nama Author: Bondan wardoyo

Banyu dan Alia sudah lama menjalin kasih, sejak mereka masih dibangku SMU sampai mereka sudah sama - sama bekerja. Banyak mimpi dan harapan yang ingin mereka wujudkan tapi semua itu terhalang oleh restu orang tua.
Banyu biru Aji berasal dari keluarga biasa saja pemilik restoran kecil yang sudah turun temurun warisan dari kakek dan nenek banyu, sementara keluarga alia berasal dari keluarga terpandang dan kaya raya.
Diam diam orang tua aliya tidak menyetujui hubungan mereka bahkan mereka sudah menyiapkan jodoh dan rencana untuk memisahkan aliya dan juga banyu.
Akankan cinta mereka bisa berlanjut atau akan menyerah dan kalah????

" Hai.....aku come back setelah lama tidak menulis.... semoga karyaku ini bisa dibaca dan diterima banyak pembaca"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bondan wardoyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode *4 kotak warna biru

Tak berapa lama meraka sudah sampai di cafe tempat biasa mereka menghabiskan waktu bersama, tempatnya nyaman makanan dan minumanya pun enak dan tidak begitu ramai suasanya sejuk dan tenang cocok untuk ngobrol. Sudah sejak lama Aliya dan Banyu sering menghabiskan waktu di LESTARI CAFE bahkan ada beberapa pelayan disana sudah hafal dengan pasangan dua sejoli ini.

Bahkan mereka selalu duduk ditempat yang sama jika tempat itu tidak ada yang menempatinya terlebih dahulu pasti mereka memilih duduk disana.

" Siang kakak silahkan untuk menunya hari ini kita ada special menu nasi goreng kambing sudah free orange jus."

Aliya langsung menjawab.

" Pesanan kita seperti biasanya mas dan tolong minta air es dingin dulu ya satu nanti kalau ada tambahan yang lain kita panggil."

" Baik kak, mohon tunggu sebentar ."

" Hai kenapa sih, dari tadi aku perhatiin sejak masuk mobil kamu bete ada apa sih?, katanya lapar gak mau coba nasi goreng kambingnya sepertinya enak ."

" Aku mau makan masakan Ibu aja disini, udah aku bawa turun kan tadi kamu bilang ibuk bawain soup buntut kan jadi aku makan ini aja. "

" Makan disini?"

" Iya gak sabar mau makan soup masakan Ibu aku kangen banget udah lama aku gak makan masakan Ibu, andai aja setiap hari bisa makan masakan Ibu aku juga mau lho belajar masak sama Ibu pantesan ya catering Ibu rame masakannya enak apa aku ambil les masak aja ya gimana menurut kamu Sayang."

" Bukanya kamu mau ambil S2 diluar kenapa masalah jadi les masak ?"

" Kenapa emang gak boleh aku kan mau jadi istri yang baik nungguin suami pulang kerja sambil masak dirumah kayaknya seru."

Aliya sengaja memancing Banyu untuk membicarakan pernikahan. Tapi Banyu belum mau membicarakan itu. Dan malah mencoba mengalihkan pembicaraan.

" Sayang kapan kamu mau lamar aku ?" Aliya bertanya dengan serius ke Banyu.

Banyu terdiam sejenak sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya, Aliya terlihat penasaran, dan Banyu mengeluarkan kotak kecil berwarna biru dan meletakannya dimeja. Aliya yang penasaran bertanya kepada Banyu apa isinya, Aliya sebenarnya sudah menduga kalau didalamnya ada cicin yang sudah lama dia nantikan selama ini.

Aliya mau membuka kotak itu tapi Banyu meraih kotak itu terlebih dahulu sebelum Aliya mengapainnya. Aliya lalu bertanya pada Banyu kenapa dia tidak boleh melihat nya apa kotak itu bukan untuknya atau apa maksudnya.

" Sebelum kamu buka dan melihat apa isinya janji dulu apapun yang ada didalamnya kamu tidak akan kecewa kamu boleh bertanya apa saja."

" Oke baiklah aku janji."

Banyu lalu memberikan kotak kecil warna biru itu kepada Aliya. Dan Aliya sangat antusias membukanya karena penasaran dan bahagia, Aliya membuka kotak itu dan apa yang Aliya temukan disana tidak sesuai apa yang ada di bayangan Aliya.

Kosong tidak ada isinya itu hanya sebuah kotak kosong, Aliya semakin bingung dan tidak mengerti dia segera meminta penjelasan pada Banyu kenapa dia memberinya kotak kosong kemana isinya? Yang dia harapkan adalah cicin untuk melamarnya menjadi istrinya.

" Awalnya kotak itu ada isinya tapi sewaktu aku mau memberikanya pada mu, aku kembali teringat sesuatu yang harus aku lakukan terlebih dahulu."

Kata - kata Banyu malah membuat Aliya semakin bingung dan tidak mengerti dengan maksudnya.

" Ya aku udah membelikan cicin emas putih sederhana untuk mu tapi rasanya cicin itu tidaklah pantas untuk mu dan aku teringat akan janji ku kepasa kedua orang tua mu, itu yang membuat ku berpikir lagi, aku harus bekerja keras terlebih dahulu untuk membuktikan aku bisa pantas untuk mu dan bisa membahagiakan mu nanti dan selamanya, apa yang akan orang tua mu katakan jika hanya melihat cicin emas sederhana yang ku beli walau aku membelinya dengan penuh cinta dan kasih tapi rasanya itu tidak akan pantas dan tidak ada artinya didepan kedua orang tua mu, maka aku minta dan mohon untuk kamu bersabar dulu kita tidak akan menikah sebelum aku bisa memenuhi semua syarat dari kedua orang tua mu."

Aliya menyela penjelasan Banyu

" Tapi sayang."

Tapi Banyu mengehentikan Aliya dan meminta Aliya mendengarkan dia sampai selesai.

" Sayang aku tidak mau setelah kita menikah kamu jadi jauh dengan mereka begitu pula dengan aku bagaimana nanti anak - anak kita tumbuh dilingkungan keluarga yang kakek neneknya tidak menyukai ayah mereka, aku ingin kita bahagia tapi aku juga ingin melihat kedua orang tua kita juga bahagia, biarkan aku berusaha saat ini aku yakin aku bisa , kamu percaya kan sama aku." Banyu sambil memegang tangan Aliya dengan erat.

" Aku percaya sepenuhnya sayang dan aku yakin suatu saat nanti kita bisa bersama selamanya dan aku mau kita bersama- sama , aku gak mau kamu sendiri berjuang untuk memenuhi syarat yang papa dan mama ajukan, aku mau bantu kamu ."

" Hai kamu bantu aku dengan sabar dan doa mu itu sudah cukup."

" Sayang bukanya kalau berdua itu akan lebih baik dari pada sendiri, aku memang tidak sabar untuk segera menjadi istrimu jadi ijinkan aku bantu kamu, please...." Aliya merengek manja sambil berkaca - kaca dan hampir meneteskan air mata.

" Lalu gimana caranya mereka kan ingin melihat kemampuanku bukan kemampuan kita."

" Dengar sayang aku besok akan mulai mencari pekerjaan sendiri aku bantu kamu dengan uang hasil kerja sendiri kita menabung buat beli rumah kalau berdua pasti akan lebih cepat dari pada kamu sendiri kamu kan juga harus keluar biaya untuk ambul specialis."

" Sebenarnya aku ada tawaran praktek di sebuah klinik waktunya seminggu tiga kali dan sepertinya aku mau ambil kesempatan itu resikonya kita bakal jarang bertemu apa kamu tidak masalah?, soal kamu mau kerja aku setuju tapi uangnya kamu simpan sendiri selagi aku masih bisa aku akan usaha sendir sebenarnya aku juga sambil bantuin Ibu memasarkan ketring nya dan Alhamdulillah sudah ada pesenan yang masuk jadi selain dokter aku ini pengusaha ketring."

" Iya aku gak masalah kita sama - sama berjuang dulu dan aku yakin suatu saat niat kita pasti akan terwujud."

" Aku mau kamu simpen kotak kosong itu suatu saat nanti jika aku sudah siap aku minta kembali dan akan aku isi sengan berlian yang bersinar seperti kamu karena kamu pantas."

Aliya terharu dengan kata - kata Banyu sampai dia meneteskan air mata.

Sebenarnya apa saja syarat yang diminta orang tua Aliya pada Banyu penasarankan.

Kita akan bahas di episode lima jangan lupa tinggalkan like dan komen untuk aku semangat terus ya.

Bersambung ke episode berikutnya.

Dukung aku terus ya dan kasih semangat aku dengan like dan komen terima kasih.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!