NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 4 : Hidup dan pekerjaan baru

Eunbi menatap pantulan dirinya di cermin, sentuhan riasan terakhir menjadikan dirinya terlihat sangat cantik.

Ia mengecap bibirnya sekali, lipstik merah merona menghiasi bibir cantiknya.

"Terlihat seperti wanita penggoda" Eunbi terkekeh ringan.

Ia melirik ke arah jam dinding, sudah pukul 9 malam, sebentar lagi hyunjin akan pulang, eunbi berjalan tanpa alas kaki dengan tubuh telanjangnya, membuka almari pakaian dan mengambil sebuah gaun lingerine transparan berwarna hitam dan memakainya.

Tidak ada yang benar benar menutupi bentuk tubuhnya, pakaian itu terlihat di pakai hanya untuk pelengkap penampilan nya saja.

Eunbi berbaring di ranjang menatap langit langit dengan pandangan kosong, Ia benci selalu mengingat betapa menyedihkan nya hidup yang Ia jalani.

Setelah hampir setengah jam menunggu kunci pintu kamar tampak berdenting dan pintu terbuka dari luar, hyunjin terlihat di balik pintu, laki laki itu kembali menutup pintunya setelah masuk, sementara eunbi mulai bangkit.

"Kau menyalakan lampu?" Tanya hyunjin, bukan basa basi, selama ini eunbi tak pernah sekalipun menyalakan lampu utama hingga terang benderang seperti saat ini, wanita itu hanya biasa mengandalkan pencahayaan ventilasi dan lampu tidur yang remang remang.

"Bagaimana pekerjaanmu?" Tanyanya.

Hyunjin tersenyum kecut, rasanya tak biasa mendengar eunbi bertanya padanya, Ia benci kepura-puraan.

"Untuk pertama kali dalam hidup aku suka kepura-puraan" Kata hyunjin.

"Apa terlihat begitu?" Eunbi tersenyum lebar tampa menampakkan giginya membuat hyunjin menyadari riasan wajah yang di pakai sang pujaan hati.

"Berdandan?" Tanyanya.

"Apa aku terlihat seksi?" Tanya eunbi menggoda.

"Jika kau berfikir aku akan bahagia karena kau menyambut ku kau salah sayang" Kata hyunjin.

"Jadi kau tak senang?" Eunbi menyembunyikan tangan nya di belakang badan, Ia berjalan mendekati hyunjin.

"Aku hanya waspada apa yang akan terjadi setelah ini, apa kau akan lari?" Tanya hyunjin.

"Selama 2 bulan belakangan rasanya sangat lelah melawanmu, aku hanya ingin menikmati hidupku saja, lagipula aku sudah bilang akan memulainya dari awal kan?" Eunbi mengalungkan kedua tangan nya pada leher hyunjin, menjinjit meraih bibir hyunjin dan melumatnya sensual.

Hyunjin terbawa permainan dan mulai membalas ciuman tersebut, tangannya melingkar sempurna pada pinggang eunbi.

Setelah beberapa menit melakukan ciuman keduanya melepaskan tautan, hyunjin melihat lipstik merah yang di pakai eunbi terlihat berantakan, Ia mengusapnya.

Hyunjin mengangkat eunbi dalam gendongan koala, berjalan menuju kasur dan merebahkan tubuh kecil eunbi perlahan.

Ia melepas kemeja hitam yang di kenakan nya tak lupa juga melepas celana hitam yang kini sudah tertanggal.

Ia tak perlu lagi menarik paksa baju yang di kenakan eunbi karena kini wanita itu dengan suka rela melepas semuanya dan telanjang bulat.

Keduanya melanjutkan ciuman nya di atas kasur, ciuman yang semakin liar dan merambat ke bagian tubuh yang lain.

"Ahhh" desah eunbi saat hyunjin menyusu padanya, momen itu tak pernah bisa berhenti membuatnya terangsang.

Eunbi semakin menekan kepala hyunjin pada dadanya, kakinya terbuka lebar karena dorongan tangan hyunjin, tangan nya tidak tinggal diam kini mulai membelai paha eunbi hingga...

Tok tok tok...

Keduanya tersadar karena ketukan pintu.

Hyunjin bangkit dan kembali memakai celananya, Ia menarik selimut dan menutup tubuh eunbi sampai dengan perpotongan lehernya.

"Tunggu sebentar" Pamitnya.

Eunbi mengangguk, Ia menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang.

"Ada apa sial?" Umpat hyunjin pada kyungmin.

"Apa aku menganggu?" Tanyanya tanpa dosa.

"Menurutmu?" Hyunjin bertanya jengkel, sementara itu kyungmin tampak terkekeh ringan saat melihat bekas lipstik pada bibir hyunjin

"Ayahmu memanggil, ada hal penting" Kata kyungmin.

"Aku akan datang" Balasnya.

"Baiklah, lanjutkan saja nanti lagipula dia tidak akan pergi kemana mana" Kyungmin melirik ke bawah.

"Apa dia sudah berdiri?" Tanyanya mengejek.

"Diamlah sialan!" Umpat hyunjin

Hyunjin menutup kembali pintu kamarnya dan mengambil pakaian miliknya di bawah ranjang.

"Aku akan kembali, kita akan melakukannya nanti" Kata hyunjin.

"Apa aku boleh membeli baju dan riasan wajah?" Tanya eunbi.

"Hmm aku akan memanggil orang untuk memilih nya, kau akan mendapat kan semuanya" Balas hyunjin.

"Aku akan memilihnya sendiri" Kata nya.

Hyunjin kembali menatap eunbi.

"Apa kau berfikir aku akan melepaskan mu pergi untuk membeli baju?"

"Jika kau tidak bisa melepaskanku maka pergilah denganku, bukankah kita sering melakukan nya dulu?"

Hyunjin termenung, apakah eunbi benar benar serius dengan ucapan nya, apakah wanita ini sudah menerimanya kembali?

"Aku akan memikirkan nya nanti" Hyunjin mencium bibir eunbi singkat lalu keluar dari kamar.

"Jadi aku akan menuruti semua keinginan bajingan itu?" Tanya eunbi tak percaya.

"Bedebah yang Agung" Gumamnya mengumpat.

...****************...

Hyunjin datang ke pertemuan yang di adakan oleh ayahnya secara mendadak, apa yang sebenarnya ayahnya itu ingin lakukan

Saat ia datang sudah ada puluhan orang yang berkumpul di sana, ada beberapa wajah baru yang datang.

"Hyunjin perkenalkan? seo-joon" Kata sang ayah.

Hyunjin melirik ke arah pria bernama seo-joon yang tampak membungkuk menyapanya, ia mengangguk sekilas untuk membalasnya.

"Dia masih sangat muda namun berbakat" Puji sang ayah.

"Jadi ada apa?" Tanya hyunjin.

"Ayah hanya ingin memperkenalkan seo-joon padamu, ada yang salah?"

"Ayah menggangguku, ini sudah malam" Kata hyunjin.

"Dengarkan aku dulu"

"Ada apa?"

"Seo-joon akan memburu teman teman keluarga Lee, dan salah satunya adalah paman eunbi, Lee Sangho" Katanya.

"Apa tidak cukup hanya membunuh keluarganya saja?" Tanya hyunjin.

"Kita tidak bisa membiarkan seseorang berkeliaran dengan informasi penting, kita bisa hancur kapan saja, dan karena ini berhubungan dengan eunbi jadi aku memberitahumu" Kata tuan hwang.

"Lakukan saja apa pun yang ayah mau, jangan menganggu istriku" Tegas hyunjin.

Seo-joon mendengar percakapan antara ayah dan anak itu, ia kira hyunjin belum menikah sesuai dengan apa yang di dengarnya dari beberapa orang, namun ternyata lelaki berusia 30 tahun itu menyebut seorang wanita sebagai istrinya.

"Selamat bergabung" Hyunjin mengulurkan tangan nya pada seo-joon.

"Terimakasih tuan" Seo-joon pun membalasnya tak kalah erat.

...****************...

"Dia hanya asal bicara" Kata yunho pada seo-joon.

"Apa? menurut mu kenapa orang seperti dia asal bicara?" Seo-joon menyembulkan asap rokok ke udara setelah bertukar cerita yang menurutnya tidak terlalu penting pada rekan kerja barunya, yunho

"Dia memang menyimpan satu wanita di kamarnya, tapi mereka belum menikah" Ungkap yunho.

"Itu berarti mereka akan menikah" Balas seo-joon.

"Aku tidak yakin, jika itu terjadi berarti wanita itu sudah Gila" Yunho tertawa kecil.

"Kau baru saja mengatai seorang nyonya sebagai wanita gila?"

"Ya begitulah, setahuku hyunjin membunuh keluarga eunbi, menurut mu bagaimana bisa ia menikahi seseorang yang membunuh keluarganya? itu gila"

"Membunuh keluarganya?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!