NovelToon NovelToon
Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Cintapertama / Nikahmuda / Cerai / Persahabatan / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: limr

BELUM DI REVISI!!!


Fatimah Az-Zahra, seorang wanita yang baru saja merasakan patah hati, tapi siapa sangka kedua orang tuanya merencanakan sesuatu yang mau tak mau harus ia ikuti.

Ia harus menikah dengan laki-laki yang sama sekali tidak ia kenali terlebih laki-laki itu seorang Gus, anak dari seorang kyai.

Mau tahu kelanjutannya ceritanya mari kita kepoin....

Kalau gak suka skip aja....
Selamat membaca.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon limr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

...~ happy reading ~...

Zahra terbangun dari tidurnya. Jam menunjukkan pukul tiga pagi. " Mungkin Allah kangen sama aku"

Zahra langsung menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. Dan segera melakukan sholat tahajud. Selsai sholat Zahra tak lupa untuk berdoa. Di akhir doa nya .

..." Jika engkau mengijinkan hamba untuk memilikinya maka dekat kan lah ya Rabb, kalau engkau tidak izinkan maka jauhkan lah. "...

Selesai berdoa Zahra berdiam diri. Malam yang begitu tenang, tidak ada suara yang mengusik ketenangan Teling Zahra. Tak begitu lama azan subuh pun mulai terdengar.

Ia langsung melaksanakan kewajibannya sebagai Muslim. Tak lupa setelah melaksanakan ia meluangkan waktunya untuk membaca Al-Qur'an. Lebih tepatnya Zahra selalu membaca surat al-waqiah setelah sholat subuh.

Jam menunjukkan pukul 06:00. Ia berniat membuat sang bunda untuk mempersiapkan makanan untuk sarapan.

" Pagi bunda" sapa Zahra melihat sang bunda membuat teh dan kopi.

" Pagi nak, kenapa?" Tanya Maryam.

" Ada yang Zahra bisa bantu" ujar Zahra.

" Nggak ada sayang, tapi kamu bantu bunda antar ini ke kamar nenekmu nak"

" Siap bunda"

Zahra melangkahkan kakinya menuju kamar sang nenek. Sesampainya di pintu kamar sang nenek, Zahra mengetuk pintu terlebih dahulu.

" Pagi nek, ini tehnya " sapa Zahra.

" Pagi nak , taruh di meja saja nak" ujar nenek Ainun. " Nak kamu masuk kuliah hari ini? "

" Iya nek, Zahra kuliah hari ini, kenapa nek? " Ujar Zahra.

"Nenek niatnya ngajak kamu pergi ke acara kakek kamu nak"

" Acaranya jam berapa?"

" Nanti jam dua siang nak"

" Zahra bisa ikut kok, Zahra pulang kuliah jam sebelas. "

" Beneran " Dijawab anggukan sama Zahra.

" Begini nih, kalau perempuan sudah ngomong, orang yang ada di sekitarnya tidak di anggap" sindir kakek Zaki.

" Hehe, pagi kek" sapa Zahra.

" Kenapa situ sewot Mulu sih" ujar nenek Ainun.

Kakek Zaki tidak menghiraukan apa yang kata istrinya. " Gimana, udah baikan?" Tanya kakek Zaki melihat Zahra.

" Iya kek, sekarang rasanya lebih baikan, setalah ngomong sama kakek " Jawab Zahra tersenyum.

" Alhamdulillah"

" Emang kamu sakit nak?" Panik nenek Ainun

" Zahra baik-baik saja Ainun" ujar kakek Zaki.

" Iya nek, Zahra baik-baik saja, Zahra gak sakit kok"

"Kalian menyembunyikan sesuatu ya" tebak nenek Ainun.

" Zahra lebih baik kamu ke dapur nak, bantu bunda mu " suruh kakek Zaki " iya kek"

" Mas, ada apa dengan Zahra" Tanya nenek Ainun.

" Tidak ada apa apa Ainun " Jawab sang suami. Tapi ia kurang puas dengan Jawaban sang suami, ia hendak bertanya, tapi " tidak semuanya harus kamu tahu Ainun " ucap sang suami.

...***...

Ahmad dari tadi memperhatikan Zahra, tapi tidak ada yang berubah dari anak gadisnya ini, dia terus melihat anaknya, membuat Zahra sedikit risih dengan tatapan ayahnya.

" Ahmad makan sarapan mu!!, Jangan melihat cucu ku seperti itu" Ujar kakek Zaki

" Tapi Aba--"

" Makan sarapan mu" ujar kakek Zaki, Ahmad yang mendengar itu tak bisa membantah ucapan sang ayah.

Nenek ainun yang mendengar bentakan suaminya semakin membuat dirinya penasaran, apa yang sebenernya terjadi pada cucunya?.

Zahra yang melihat tatapan ayahnya, hanya bisa menundukkan kepala. Kakek Zaki yang melihat cucunya menghindari tatapan sang ayah menghela nafas.

" Sekarang makan sarapan kalian, Jangan ada yang membuka suara ketika sarapan itu tidak baik"

Semuanya yang ada di meja makan tidak membantah apa yang di ucapkan kakek Zaki. Mereka makan dengan kecanggungan yang tiba tiba.Selsai sarapan Zahra langsung berpamitan pergi ke kampus.

" Zahra pamit ke kampus dulu bunda" mencium tangan sang bunda, nenek, ayah dan sang kakek.

" Hati hati di jalan ya nak" pesan sang kakek.

" Iya kek"

...🍒🍒...

Haii🖤

Happy reading guys 🖤

Jangan lupa like, vote and comment:V🖤

🍒 terimakasih sudah mampir 🤍

1
Rahma Wati
baguss ceritanya
Bo-bo
ceritanya bagus.tapi maaf thor masih banyak typo nya.. tetap semangat.semoga sukses selalu 🤲👍💪💪
Rahma Lia
Luar biasa
Andini Dwi pertiwi
Biasa
Lina Siti
Luar biasa
Rahmaniar
luar biasa
Elmo noor
terserahla ...../Proud//Grin//Grimace//Smirk/
Elmo noor
Aamiin Allahumma Aamiin ..!🤲🤲🤲
Elmo noor
mau ditingkatkan apanya lagi Zahra ...?
Elmo noor
ciee, ciee mulai pdkt nih ..
Rosidatul Ulfiya20
Luar biasa
Juana Herlina
luar biasa karyamu thor,, bapeeer/Good//Good//Good/
Lindawati Ahmad
luar biasa,bagus ceritanya thor semangat
raffka marvelio
sejak kapan bp gua jdi dosen..
raffka marvelio
Luar biasa
Khoirun Nisak
Bagus bgtt aku suka cerita nyaa
Suci walan dari 99
bagus bgtt saya suka
Barokah 75
Thor .... saran aja kata mengayunkan kaki diganti melangkahkan kaki
슈가
lanjuttt thorrr
슈가
bagussss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!