NovelToon NovelToon
CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: mutia al khairat

Dyah permata baru saja menyelesaikan sekolahnya dia hanya berdua dengan adiknya yang berusia tujuh tahun. Dia pergi ke kota untuk mencari pekerjaan.
Bagaimana jika dia bertemu dengan anak perempuan yang berusia tiga tahun memanggilnya bunda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mutia al khairat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pertama

Setelah menjemput adiknya Dyah langsung mempersiapkan barang bawaan mereka, Fathan sudah mengetahui bahwa sang kakak sudah mendapatkan pekerjaan dan dia dapat ikut bersama.

Sebelum ke tempat kerjanya Dyah menemui ibu kost bahwa dia sudah mendapatkan pekerjaan dan mengatakan kalau mereka hanya tinggal semalam lagi, beruntung ibu kost mengembalikan uang Dyah karena dia hanya ngekost selama tiga hari saja.

Keesokan harinya Dyah meminta izin ke sekolsh adiknya karena mereka akan ke tempat kerjanya.

" Kak rumahnya bagus sekali" kata Fathan, mereka turun dari ojek Dyah tersenyum kemudian meteka di sambut oleh satpam.

" Nak Dyah sudah datang ini adiknya, mari maduk nyonya besar sudah menunggu" kata pak Didi, membuka pintu gerbang.

" Terima kasih pak ya pak ini adik saya Fathan, Fathan ayo salam" kata Dyah. " Salam kenal pak saya Fathan adiknya kak Dyah" kata Fahan, menyalami pak Didi.

" Adikmu sangat pintar Dyah, ayo masuk" ajak pak Didi. Dyah menanggukan kepalanya kemudian maduk kedalam ternyata bi Sumi sudah menunggu dan mengajak ke ruang tengah di mana nyonya dan tuan besar berada.

" Nyonya, tuan Dyah sudah datang" kata bibi. Nyonya besar melihat Dyah dan seorang anak kecil di sampingnya, sedangkan tuan besar hanya mengamatinya.

" Dyah apa ini adikmu?" Nyonya besar. " Benar nyonya" kata Dyah.

" Salam nyonya saya Fathan" Fathan menyalami kedua majikannya. Membuat mereka terkejut karena putranya tak pernah seperti ini.

" Baiklah Dyah tugasmu mengurus cucu kami Aquira putri Alexanders yang usia tiga tahun, besok kamu sudah mulai bekerja, bibi antar mereka ke kamarnya" kata Nyonya besar.

" Terima kasih nyonya" ucap Dyah dan Fathan. Nyonya dan tuan besar hanya tersenyum.

Bibi Sumi mengantar Dyah ke belakang memang nyonya besar menyediakan pavilium tepat di belaksng rumahnya untuk para pelayan, agar mereka merasa nyaman ketika bekerja.

" Dyah ini kamarmu istirahatlah dulu, bibi akan melanjutkan pekerjaan" kata Bibi Sumi, meninggalkan Dyah dan Fathan.

" Kak kamarnya besar dari kost kita" kata Fathan. " Fathan letakan tas dan bukumu di atas meja itu, kakak akan membereskan barang kita ke lemari" kata Dyah, menunjuk meja kecil di depannya.

fathan segera merapikan tas dan bukunya sedangkan Dyah merapikan pakaian mereka ke dalam lemari.

" Fathan karena hari ini kamu izin sebaiknya ulangi pelajaran kemaren dan kakak akan membantu bibi Sumi di dapur" kata Dyah.

Fathan segera mengambil bukunya dan belajar dua harus menjadi sukses agar sang kakak tidak pelu lagi bekerja keras.

" Bibi ada yang Dyah bantu" kata Dyah. Bibi terkejut melihat Dyah di sampingnya.

" Dyah kenapa disini bukannya istirahat besok baru kamu mulai bekerjanya" kata bibi sumi. " Tidak apa bi Dyah tak lelah dan sekarang apa yang bisa Ryah bantu" kata Dyah.

Bibi Sumi tersenyum melihat semangat Dyah akhirnya dia meminta Dyah untuk memotong sayuran, tidak lupa bibi Sumi memperkenalkan Dyah pada pelayan lainnya.

Tanpa mereka sadari nyonya besar melihatnya ketika dia akan ke dapur, tanpa sengaja dia mendengar perkataan Dyah dan lainnya.

" Sepertinya dia anak yang baik meski dia masih muda tapi sikapnya sangat dewasa, semoga saja Aquira dan putraku menyukainya tak seperti sebelumnya" guman nyonya besar.

Nyonya besar sudah sering mencari pengasuh untuk cucunya tapi sikap putranya dan cucunya yang dingin, tak ada yang betah menghadapi mereka para pengasuh itu pasti mengundurkan diri ketika hari pertama mereka bekerja.

1
Denni Siahaan
jangan lama-lama lah Thor buat lupa ingatan nya kasian keluarga nya
Denni Siahaan
jangan terulang lagi ya Thor kejadian untuk kedua x nya buat mereka menerima balasan nya
Denni Siahaan
Thor jangan buat Helena merusak kebahagiaan Azka
min hana
tes
Alif
katanya merasa bersalah tp sdh gandeng perempuan, sdh jd laki2 pengecut murahan lg gampang betul buka hati buat perempuan lain
yolanda
kelamaan klu perusahaan harus di berikan ke Fathan sedangkan saat ini fathan masi SD🙄
Erlinda
aq kira cerita mu bagus Thor ternyata recehan..dgn CEO yg super duper goblok
Erlinda
Akbar selalu asisten jg bodoh biasanya si asisten itu selalu punya cara utk mencari info orang yg sedang didekati bos nya dan selalu mengingatkan sang bos..tapi ini kok malah.....CEO nya goblok luar biasa asisten nya apalagi....sinetron ikan terbang lagi nih
Erlinda
kamu ngawur deh Thor masa pemilik RS nanya di kamar berapa Azka dirawat...begitu juga waktu Azka mau pulang dari luar negri Akbar disuruh pesan ticket padahal dia punya pesawat pribadi .banyak sekali yg aneh di novel mu
Erlinda
syukurin kau Azka dicuekin oleh putrimu..urus aja tuh wanita matre mu
Erlinda
huh..dasar bapak ga bertanggung jawab .anak ditinggal begitu aja dia sibuk dgn perempuan matre. menyebalkan
Khusnul Khotimah
Luar biasa
Dewi Yuliani
jlek
Dewi Yuliani
GK jlas
Dewi Yuliani
lebay... istrinya juga GK penurut,KLO disuruh betres total ya lakukan,jgn mentang2 ngidam dilanggar trus .. ntar KLO ada apa2 Bru nyesel
Amalia Siswati
waktu azka di RS,dyah nawarin diri jaga di RS lah kenapa Ira yang di rawat dia gak gitu juga.
Magdalena Sarkol
bukan nya ibunya Gracia punya butik.ko mereka pesan baju di butik yang lain
Magdalena Sarkol
karena ini cerita . kalau dunia nyata Kaya nya g gini juga. orang Dyah nya sehat ko. hahaha 🤣🤣 nama nya juga cerita ya..
Amalia Siswati
antara 9 dan 0 sebelahan mungkin autor typo
Magdalena Sarkol
banyak kata yang salah ko
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!