NovelToon NovelToon
I Love You Tante..! 2

I Love You Tante..! 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:744.1k
Nilai: 5
Nama Author: de'rini

I Love You Tante..! 2 adalah sekuel dari Novel yang berjudul sama, I Love You Tante..!.

Di Novel ini akan diceritakan tentang perjalanan rumah tangga yang berbeda usia, Antara Nia dan Bobby.

Perbedaan usia yang cukup jauh -+14 tahun pasti banyak sekali perbedaan sudut pandang.

Apakah Nia dan Bobby mampu bertahan seperti kedua orang tua Nia yang mempunyai kehidupan yang bahagia walaupun menjalani pernikahan beda usia juga?

Disini juga akan diceritakan tentang restu dari orang tua Bobby dan juga kehidupan rumah tangga para sahabat-sahabat Nia.

Bila ingin membaca novel ini, author sarankan untuk membaca Novel yang berjudul I Love You Tante..! yang pertama dulu. Biar nyambung ya reader.🙏🏼😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30# Tidak mungkin!

Bobby tersentak dari tidurnya saat sinar mentari menerpa wajahnya dari celah jendela yang tak tertutup gorden. Bobby melihat kesekeliling nya dan menatap jam di dinding kamar nya.

"Astaga, sudah pagi!" Gumam Bobby.

Kemarin, Bobby terlalu capek, hingga ia langsung tertidur hingga pagi.

Bobby beranjak dari ranjang nya dan membuka jendela kamar nya.

"Matahari sudah tinggi, aku ketinggalan sholat subuh deh." Sesal Bobby.

Lalu, ia beranjak ke kamar mandi, dan membilas tubuhnya yang terasa lengket.

Setelah selesai mandi dan berpakaian, Bobby beranjak keluar dari dalam kamar nya dan langsung menuju meja makan.

Di sana sudah ada Mama dan Papa nya Bobby. Sedangkan Adik Bobby tidak ada dirumah, karena sedang mengenyam pendidikan di luar Negeri.

"Pagi Ma, Pa." Sapa Bobby yang langsung menghampiri Mama Papa nya untuk mencium tangan kedua orangtuanya itu.

Mama dan Papa Bobby saling bertatap mata saat melihat Bobby menyapa dan mencium tangan mereka.

"Kok anak ini berubah ya?" Gumam Papa dan Mama nya Bobby.

Selama ini jangankan menyapa dan mencium tangan kedua orangtuanya. Bobby lebih tidak peduli dan cuek saat bertemu dengan kedua orangtuanya.

Bahkan, Bobby tidak berminat untuk sarapan bersama dan bercengkrama dengan keluarga nya itu.

"Maaf, semalam Bobby ketiduran." Ucap Bobby sambil menarik kursi makan tepat di sebelah Papa nya.

"Tidak apa-apa." Sahut Yessy.

Lalu, mereka pun mulai makan bersama.

"Bik, maaf semalam Bobby ketiduran." Ucap Bobby kepada Bik Innah saat melihat asisten rumah tangga itu muncul membawa sepiring lauk untuk di hidangan di atas meja makan.

"Tidak apa-apa Den, Aden pasti capek ya kan." Ucap Bik Innah sambil tersenyum menatap Bobby.

"Iya Bik, maaf ya." Ucap Bobby.

Bik Innah mengangguk dan kembali ke dapur.

Suasana kembali hening, yang terdengar hanya dentingan sendok saat merek makan.

Setelah selesai makan, Bobby beranjak dari duduk nya dan membereskan piring bekas makan dan gelas bekas minum nya dan membawanya ke dapur.

Lagi-lagi Yessy dan Hariman saling bertatapan. Mereka seperti tidak melihat Bobby yang dulu. Bobby sekarang lebih dewasa dan bertanggung jawab dengan dirinya sendiri. Serta lebih peduli dengan sekitarnya dan Sopan kepada kedua orangtuanya.

Bobby kembali dari dapur dan menatap Mama dan Papa nya yang hendak meninggalkan ruang makan.

"Bobby, ikut Papa." Ucap Hariman.

"Iya Pa." Sahut Bobby. Lalu, ia mengikuti kedua orangtuanya menuju ruang keluarga.

Bobby duduk di sofa tepat di antara orang tua nya yang sedang duduk berhadapan. Bobby menatap kedua orangtuanya sambil menunggu apa yang akan di sampaikan oleh Mama dan Papa nya itu.

"Bobby, Mama sudah berbicara dengan Papa mu. Bahwa kami mau kamu tinggal di Surabaya." Ucap Yessy.

"Maksud nya Ma?" Tanya Bobby.

"Iya kamu kembali ke sini dan tinggal disini bersama anak-anak mu.

Bobby tersenyum sumringah saat mendengar anak-anak nya di sebut oleh Mama nya.

"Nanti Bobby bicarakan dulu dengan Nia ya Ma." Ucap Bobby.

"Tidak perlu, Mama sudah bicara dengan perempuan itu." Ucap Yessy.

"Maksud Mama?" Tanya Bobby yang terlihat terkejut dengan ucapan Yessy.

"Mama sudah berbicara dengan dia, agar kamu dan anak-anak mu tinggal di sini." Ucap Yessy.

"Jadi Mama sudah merestui pernikahan Bobby dan Nia?" Tanya Bobby dengan bersemangat.

Yessy menghela napasnya dan menatap Bobby dengan seksama.

"Bob, Mama tidak mengatakan itu. Mama sudah punya jodoh untuk kamu, yang lebih baik dari dia. Mama hanya mengatakan, kalau kamu kembali kesini tanpa dia. Tetapi, anak-anak mu bawa kesini dan tinggal bersamamu di sini." Ucap Yessy.

Bobby terbelalak mendengar ucapan Yessy.

"Mama sadar tidak apa yang telah Mama ucapkan?" Tanya Bobby.

"Bobby...." Panggil Hariman.

"Sebentar Pa, Bobby mau bertanya sama Mama. Mama sadar tidak dengan apa yang Mama ucapkan?" Tanya Bobby.

Yessy terlihat malas menanggapi pertanyaan Bobby.

"Mama tidak suka dengan perempuan tua itu, terlebih dia tidak mempunyai sopan santun sama sekali!" Ucap Yessy.

"Tahu dari mana Mama kalau Nia tidak mempunyai sopan santun?" Tanya Bobby.

"Mama menemui dia kemarin di Jakarta. Dia mengatakan hal yang membuat Mama sakit hati. Dan dia meminta Mama untuk mengatakan kepadamu, kalau kalian lebih baik bercerai. Karena dia cuma mau harta mu saja. Dan satu lagi, dia hanya memanfaatkan kamu untuk menikahinya. Agar dia tidak menjadi perawan tua! Ah, entah masih perawan atau tidak saat kamu menikahi dia." Ucap Yessy.

"Mama!" Bentak Bobby.

"Jadi, Mama mengatur semuanya? Mama menyuruh Bobby kesini untuk mendatangi Nia?" Tanya Bobby.

Yessy tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

"Bobby, Mama melakukan yang terbaik untuk mu. Bayangkan, dia akan renta 10 tahun lagi. Sedangkan kamu sedang mekar 10 tahun kemudian. Apa kamu tidak berpikir? Untuk apa wanita renta?" Tanya Yessy.

"Oh ok, pikiran Mama hanya sampai disitu." Ucap Bobby.

"Maksud mu apa!" Tanya Yessy.

"Semua orang pasti akan tua, sama seperti Mama saat ini. Mama dan Papa, menikah sama-sama dari muda kan? apa itu menjamin kebahagiaan? Mama masih cantik di usia sekarang, apa itu mampu membuat Papa bahagia?" Tanya Bobby.

Yessy terdiam me dengar kata-kata Bobby.

"Umur hanya angka. Bisa jadi 10 tahun kemudian Nia lah yang sedang merawat Bobby yang sudah mulai sakit-sakitan. Sakit tidak memandang usia. Ingat itu!" Ucap Bobby.

Bobby beranjak dari duduknya dan beranjak pergi dari ruang keluarga itu.

"Bobby!" Panggil Yessy.

Bobby menghentikan langkahnya dan menoleh kearah kedua orangtuanya.

"Aku mau pulang ke Jakarta. Tidak mendapatkan restu tidak apa-apa. Toh aku yang menjalani hidupku. Selama ini apa Mama dan Papa peduli?" Tanya Bobby.

"Di sana Bobby menemukan kebahagiaan, kekeluargaan dan cinta! Di sini KOSONG!" Tegas Bobby.

Papa dan Mama Bobby terdiam mendengar ucapan Bobby.

Bobby berlari menaiki anak tangga untuk menuju ke kamar nya. Lalu, ia mengemasi barang-barang nya dan membawa tas ranselnya turun.

Yessy yang melihat Bobby bergegas untuk pergi, langsung mencegah anak nya itu.

"Bob, dengarkan Mama dulu!" Seru Yessy.

Bobby menghentikan langkahnya dan menatap Yessy dengan tajam.

"Mama ingin yang terbaik untuk mu Bob, hanya itu." Ucap Yessy.

Bobby tersenyum getir dan menggelengkan kepalanya.

"Mama hanya ingin yang terbaik untuk diri Mama sendiri. Mama tidak pernah memikirkan aku. Semua yang Mama mau adalah tentang Mama, hidup Mama, gengsi Mama dan apa kata orang!" Ucap Bobby dengan emosi.

"Maaf, Bila Mama memikirkan Bobby dan ingin yang terbaik untuk Bobby. Baik nya Mama mulai memikirkan bila kebahagiaan dan yang terbaik untuk Bobby adalah Nia dan anak-anak Bobby!" Sambung Bobby.

Yessy terdiam mendengar kata-kata Bobby. Lalu, Bobby melangkah keluar dari rumah itu dan pergi meninggalkan rumah itu.

Bobby tidak habis pikir dengan pola pikir kedua orangtuanya. Ia merasa kecewa dengan taktik Mama nya yang diam-diam menemui Nia. Dan Bobby juga tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Mama nya tentang Nia.

"Tidak mungkin, Nia ku tidak mungkin mengatakan hal seperti itu!" Ucap Bobby.

1
kalea rizuky
Bobby anak Gunawan ta
kalea rizuky
Gunawan istrinya mana apa uda jadi duda
Fitri Listiana
sakit prut gua thor
Yu Ningsih
Cerita yg mengesankan .. ada suka dan duka serta banyak pesan yg di tuangkan dalam kisah persahabatan. sukses selalu thor
De'Rini: Alhamdulillah Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Yu Ningsih
seru banget cerita nya ..
Neng Bintang
part bikin termehek mehek
baru ketemu lagi belum habis cerita yg pertama penasaran lnjut disini
Studesyy
ngakak so hard Ahahahahaha
Efri Setiawan
dr sekian banyak novel yg saya baca.....ini lah novel yg menyentuh dalam kehidupan, banyak pelajaran yg dp kita ambil bersama.......kalau bisa di film kan ini sangat lah bagus......terima kasih kepada penulis yg mempunyai karya2 hebat.,.....kalau bisa jadikan hidup ku menjadi cerita novel mu.......
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Efri Setiawan
hai.,...karya nya sangat keren......gak ada tandingannya......banyak yg saya pelajari dari kata2nya utk hidup saya.....lagian ceritanya nyangkut dg pribadi saya.....kalau mau nulis tentang saya silahkan.....saya yakin cerita hidup saya menarik bagi kamu.....
Anik
sesak dada aku thor gak tela rasanya pisah sama mereka 😭😭😭
bnyak bnget pelajara hidup dari cerita ini
terimakasih ototr tersayang ❤❤❤❤
De'Rini: Terima kasih kembali kakak 🤗🙏
total 1 replies
Anik
ngakak thor dibapak ada aja buat ketawa 🤣🤣🤣
Anik
thor satuin farah sm gunawan yak hihi
Anik
thor buat farah bahagia ya
kasian farah sm queen
Yuli Astuty
sedih, lucu, bacanya
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Susi sukam
terus berkarya ya author,,,, akohhhhhh padamyuuuuuuu😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🤭🤭
De'Rini: Terima kasih kakak 🤗
total 1 replies
Susi sukam
sesak dada guaaaa 😭😭😭😭😭
Susi sukam
kena banget nasehat nya Thor,,,lopeyouuuuu😁😁😁👍👍👍👍👍👍👍👍
De'Rini: 😘🥰😘😘😘🥰
total 1 replies
Susi sukam
seperti diriQ,, pacaran sama siapa,,,, nikah ma siapa 😂🤭🤭
Susi sukam
terhanyut dalam cerita guaaaa😭😭😭😭👍👍👍the best nie author
De'Rini: Terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!