NovelToon NovelToon
Dikejar Waktu: Dipaksa Menjadi Suami Dewi Kuno

Dikejar Waktu: Dipaksa Menjadi Suami Dewi Kuno

Status: tamat
Genre:Romansa / Aksi / Sistem / Tamat
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

"Hai guys! Biar petualangan MC kita makin epic dan nggak banyak gangguan kata-kata typo, Thor memutuskan untuk melakukan revisi dan perbaikan total pada bab-bab novel ini. Mohon ditunggu sebentar ya, Thor lagi ngebut mempercantik ceritanya!

​Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terobosan Jam Kematian, Evolusi Ranah Kedua

​BOOOOOOMMMM!!!

​Ledakan energi spiritual berwarna ungu keemasan meledak hebat dari pusat dada Lin Huang tepat pada detik Jarum Pemusnah Roh itu menembus kulitnya. Gelombang kejut yang dihasilkan begitu masif hingga mengempaskan pemimpin pemberontak dan Putri Zhao Linger ke arah yang berlawanan, meruntuhkan pilar-pilar batu penyangga kamar tidur hingga hancur lebur.

​Di dalam lautan kesadaran Lin Huang, rangkaian teks digital hitam pekat berputar bagai badai kosmik, diiringi suara lonceng dewa yang menggema agung.

​[Asimilasi 'Cermin Giok Batil' Telah Mencapai 100% Sempurna!]

[Membuka Kemampuan Pusaka Kedua: 'Domain Ilusi Batil' (Fase Awal)!]

[Mendeteksi pasokan energi destruktif eksternal yang masif. Mengonversi racun pemusnah roh menjadi nutrisi Dantian...]

[Protokol Terobosan Darurat Dipicu! Batas Ranah Anda Telah Hancur!]

​BZZZZT!

​Dantian di dalam perut Lin Huang yang semula berupa pusaran emas transparan Ranah Fondasi Jiwa Tingkat 1, mendadak bergetar gila-gilaan. Energi ungu dari cermin kuno berpadu dengan esensi murni Fisik Dewa Kuno, menciptakan gelombang pasang Qi yang merobek meridian jiwanya dan membangunnya kembali menjadi sepuluh kali lebih lebar dan kokoh.

​[Selamat! Kultivasi Anda melompat secara instan:]

[Fondasi Jiwa Tingkat 2... Tingkat 3... Tingkat 4...]

[Memecahkan Batas Tengah! Anda resmi menerobos masuk ke: 'Ranah Fondasi Jiwa Tingkat 5'!]

​Lin Huang mendongak ke arah langit-langit yang runtuh, sepasang matanya menyala dengan pendaran cahaya merah keemasan yang teramat tajam dan berwibawa. Luka tusukan di dadanya menutup secara instan dengan kecepatan yang kasat mata, memuntahkan kembali Jarum Pemusnah Roh yang kini telah meleleh menjadi cairan hitam tak berguna. Tubuh tegapnya perlahan melayang setinggi setengah meter di udara, dikelilingi oleh ribuan serpihan cahaya ungu yang berputar bagai pecahan cermin pusaka.

​"Kalian... telah mengganggu waktu istirahatku," Lin Huang berbisik pelan. Seringai tebal nan gila khas seorang anti-hero kembali terukir di wajah penyamarannya, namun kali ini tekanan jiwanya setara dengan seorang jenderal perang kuno.

​"Domain Ilusi Batil—Aktif!"

​Wusssss—!

​Dalam satu kedipan mata, ruang di dalam kamar tidur utama yang hancur itu mendadak terdistorsi. Dinding batu dan kegelapan malam lenyap, digantikan oleh hamparan ruang hampa tak terbatas yang dipenuhi oleh jutaan cermin raksasa yang melayang di sekeliling mereka. Di dalam jutaan cermin tersebut, pantulan wajah ketiga sisa pemberontak klan Gagak Hitam tampak terdistorsi dalam ekspresi ketakutan yang luar biasa.

​Di dalam domain ilusi ini, Lin Huang adalah sang penguasa absolut.

​"Bagaimana mungkin?! Dia... dia baru saja menerobos empat tingkat kultivasi dalam satu detik?! Monster apa ini?!" Pemimpin pemberontak berteriak histeris, kakinya gemetar hebat saat menyadari bahwa seluruh aliran Qi Ranah Inti Emas miliknya mendadak ditekan hingga titik nadir oleh hukum ruang cermin ini.

​"Mati."

​Lin Huang tidak memberikan kesempatan bagi mereka untuk memohon. Menggunakan Langkah Bayangan Langit yang kini telah diperkuat oleh kekuatan Fondasi Jiwa Tingkat 5, tubuhnya lenyap menjadi bayangan kabur.

​CRASH! CRASH! CRASH!

​Suara pecahan cermin bergaung serentak dengan jeritan kematian yang teramat memilukan. Lin Huang bergerak bagai hantu di antara jutaan cermin. Setiap satu langkah yang dia ambil, satu kepala penyerang bertopeng gagak terlempar terbang dengan leher yang terpotong bersih oleh bilah energi murni miliknya. Dalam waktu kurang dari tiga detik, ketiga ahli Ranah Inti Emas Menengah itu telah menjelma menjadi onggokan daging tak bernyawa yang berhamburan di atas lantai ruang ilusi.

​Zuum...

​Domain Ilusi Batil ditarik kembali. Ruangan kamar tidur utama yang hancur kembali terlihat, menyisakan kepulan asap mesiu dan bau darah yang pekat.

​Putri Zhao Linger perlahan bangkit dari reruntuhan dengan tubuh yang bergetar hebat. Pakaian zirahnya yang koyak mengekspos kulit mulusnya yang kini ternoda debu. Namun, matanya tidak lagi memancarkan kecerdikan rubah yang manipulatif; sepasang mata indahnya menatap Lin Huang dengan binar ketakutan, kekaguman ekstrem, dan rasa cinta sejati yang mendalam yang runtuh secara instan akibat aksi pengorbanan tameng hidup tadi.

​"Lin Huang... kau..." Zhao Linger melangkah mendekat dengan air mata yang mulai mengenang di sudut matanya, berniat memeluk tubuh tegap penyelamat nyawanya.

​Namun, sebelum jemari lentik Sang Putri sempat menyentuh jubah hitam Lin Huang, hawa dingin yang teramat ekstrem—jauh lebih dahsyat dari badai salju mana pun—mendadak meledak dari arah langit-langit kamar yang bolong.

​KREEEEKKK—!

​Seluruh lantai taman luar hingga sisa reruntuhan kamar tidur seketika membeku menjadi es biru abadi dalam waktu satu embusan napas. Dari balik kepulan kabut salju yang pekat di atas atap, sesosok bayangan anggun bergaun pelayan melompat turun dengan sangat anggun.

​Ye Qingyue telah melepaskan cadar sutranya sepenuhnya, menampilkan wajah surgawinya yang kini sedingin es kutub. Di tangan kanannya, sebuah pedang panjang yang terbuat dari es murni yang teramat tajam terhunus lurus, ujung bilahnya tepat berhenti satu inci di depan tenggorokan Lin Huang.

​Mata perak sang Dewi menyala dengan kilau kemarahan dan kecemburuan yang tidak lagi disembunyikan.

​"Lancang! Turunkan senjatamu dari penyelamatku, Pelayan Rendahan!" Zhao Linger yang melihat pengawal wanitanya berani menodongkan pedang pada Lin Huang seketika menjadi murka, berteriak dengan otoritas seorang putri kekaisaran.

​Namun, Ye Qingyue sama sekali tidak melirik Zhao Linger seujung kuku pun. Pandangan mata periknya yang indah namun mematikan itu terkunci sepenuhnya pada dada bidang Lin Huang yang baru saja terkena tusukan jarum hitam.

​"Kau sengaja menerima serangan jarum itu hanya demi memicu asimilasi paksa sistem pusaka kedua, bukan?" Ye Qingyue berbicara dengan nada suara yang teramat pelan namun bergetar menahan luapan emosi jiwa simbiosisnya. "Dan kau sengaja membiarkan wanita rubah ini berutang budi dan jatuh hati padamu... Lin Huang, apakah bermain dengan nyawamu sendiri di depan wanita lain terasa sangat menyenangkan bagimu?"

​Lin Huang menatap pedang es di depan tenggorokannya, lalu menatap wajah Ye Qingyue yang memancarkan badai cemburu terdahsyat sepanjang sejarah pertemuan mereka. Alih-alih takut, seringai tebal nan nakal khasnya justru kembali terkembang di bibirnya.

​"Uh... Hah..."

​Lin Huang sengaja mengembuskan napas parau, membuat sisa-sisa energi terobosan barunya terlihat sedikit tidak stabil. Tubuh tegapnya dengan sengaja dibuat terhuyung ke depan, mengabaikan bilah pedang es yang seketika mencair menjadi air karena Ye Qingyue tidak benar-benar berniat melukainya.

​Bruk.

​Lin Huang menjatuhkan seluruh berat tubuhnya lurus ke dalam pelukan Ye Qingyue, menyandarkan kepalanya di bahu empuk nan harum salju milik sang Dewi, membiarkan kedua lengan perunggunya melingkar longgar di pinggang ramping Ye Qingyue di depan mata Putri Zhao Linger yang seketika tercengang tidak percaya.

​"Yue'er manis... suamimu ini sangat lelah... tolong bawa aku pergi dari sini," Lin Huang berbisik lemah namun penuh kelancangan yang intim tepat di dekat telinga Ye Qingyue, sebelum akhirnya dia memejamkan mata untuk menstabilkan pondasi Ranah Fondasi Jiwa Tingkat 5-nya yang baru berkembang gila-gilaan.

1
Muchtar Albantani
koq tamat
Luthfi Aamiin
top markotop
jos gandos
Mak nyusss
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Luthfi Aamiin
🐉1🐉
🗿🗿🗿🗿
👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
1
🐉🐉🐉🗿🗿👻👻👻🗿🗿🐉🐉🐉
Danzo28
"Hai guys! Biar petualangan MC kita makin epic dan nggak banyak gangguan kata-kata typo, Thor memutuskan untuk melakukan revisi dan perbaikan total pada bab-bab novel ini. Mohon ditunggu sebentar ya, Thor lagi ngebut mempercantik ceritanya!

​Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"
Duan Iwan
nih tak kasih onevote and secangkit kopi tukmu Thor
Duan Iwan
Lanjoooooooooooot
Duan Iwan
Mantaaaaaaaaaap Lanjoooootken Ceritamu Thor
Danzo28: Terima kasih semangatnya! Cerita baru ini akan terus berlanjut dan makin seru. Mohon dukungannya selalu dengan cara like, komen, share, dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu (bintang 5) di halaman depan novel ini, ya! Happy reading! 🥰"
total 1 replies
Yudi Wahyudi
mantul👍
Danzo28: "Wah, terima kasih banyak ya! Senang banget kalau kamu suka ceritanya. Jangan lupa tinggalkan like dan komen di bab-bab selanjutnya ya, dan bantu share juga ke teman-teman pembaca lainnya biar aku makin ngebut ngetiknya! Happy reading! ❤️"
total 1 replies
Victor Pai
cemburu ya...
Victor Pai
seru...
Danzo28: ​"Siap, terima kasih banyak dukungannya! Akan aku lanjut terus sampai tamat. Jangan lupa ajak teman-temanmu buat ikut baca juga ya, share link-nya kalau bisa! Ditunggu ya bab selanjutnya! 😊"
total 1 replies
Victor Pai
sampai di sini mantul ceritanya...
Victor Pai
luar biasa...
Danzo28: "Siap, terima kasih banyak dukungannya! Akan aku lanjut terus sampai tamat. Jangan lupa ajak teman-temanmu buat ikut baca juga ya, share link-nya kalau bisa! Ditunggu ya bab selanjutnya! 😊"
total 1 replies
Luthfi Aamiin
👰👰👰👰👰5🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👰🤔💪👰🐉🐉👰💪💪💪💪🐉👰🐉👰
Luthfi Aamiin
🐉👰🐉👰🐉👰🐉👰💪💪💪
Luthfi Aamiin
🐉👰🐉👰🐉👰🐉7
Luthfi Aamiin
9🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉👰
Luthfi Aamiin
8👰👰👰👰👰👰🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉🐉🐉👰👰👰👰👰👰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!