NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30 Penyesalan

Belva dan Yuri pun selesai, Belva mengajak Yuri untuk pergi ke rumahnya terlebih dahulu. Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya mereka sampai di depan rumah Venny. Yuri melongo melihat rumah megah dan besar itu.

"Bel, serius ini rumah kamu dulu?" tanya Yuri yang masih celingukan dari dalam mobil.

"Iya."

"Gila, kenapa kamu malah pergi dari rumah ini? kalau aku sudah diam saja gak bakalan pergi," seru Yuri.

Belva menghembuskan napasnya kasar. "Rumah besar juga jika diisi setan semua mana betah aku tinggal di sini, biarinlah Mama sudah bahagia mungkin dengan kehidupannya sekarang," sahut Belva.

Belva mengajak Yuri untuk keluar dari dalam mobil. "Pak Bowo, bukain gerbangnya," seru Belva.

"Non Belva, baik Non."

Sekuriti itu tampak bergegas membukakan gerbang rumah. Deden dengan cepat memasukan mobilnya ke dalam halaman rumah. Belva mulai melangkahkan kakinya, sebenarnya hatinya begitu sakit untuk masuk ke dalam rumah karena kenangan dia bersama Papanya akan tergambar kembali. Venny berlari menuruni anak tangga setelah mendengar dari ART jika Belva pulang.

"Ya, Allah sayang akhirnya kamu pulang juga," seru Mama Venny.

Venny hendak memeluk Belva tapi Belva menahannya. "Sayang, Mama sangat merindukanmu," ucap Mama Venny dengan raut wajahnya yang sedih.

"Sudahlah Ma, jangan pura-pura lagi. Belva tahu justru Mama bahagia 'kan Belva sudah gak pulang-pulang lagi ke rumah ini," seru Belva dingin.

"Ya, Allah Belva kenapa kamu punya pikiran seperti itu? kamu itu anak Mama Nak, mana mungkin Mama senang justru Mama sangat sedih bahkan Mama kepikiran kamu selama ini tinggal dimana dan sama siapa?" seru Mama Venny.

Belva tersenyum sinis. "Belva tidak akan tertipu dengan tangisan buaya Mama lagi, sudah cukup selama ini Mama menyakiti Belva dan juga Papa. Sekarang Mama bahagia 'kan, akhirnya keinginan Mama untuk menikah dengan cinta pertama Mama dan menguasai seluruh harta Papa sudah tercapai. Belva ke sini hanya mau menumpang tidur dan membawa barang-barang milik Belva saja," ketus Belva.

"Astaga Nak, ini rumah kamu juga kenapa kamu bilang menumpang tidur. Justru Mama ingin kamu kembali tinggal di sini bersama Mama," ucap Mama Venny dengan deraian air matanya.

Belva tidak mendengarkan ucapan Venny, dia pun mengajak Yuri untuk naik ke atas menuju kamarnya. Venny tentu saja mengikuti keduanya, dia masih ingin meminta maaf kepada Belva karena sudah menyakitinya dulu. Belva membuka pintu kamar, betapa terkejutnya dia saat melihat kamarnya dalam kondisi acak-acakan bahkan barang-barangnya sudah berserakan tidak pada tempatnya.

Belva termasuk orang yang bersih dan rapi, tas, sepatu dan yang lainnya selalu dia simpan dengan rapi di tempatnya. Tapi sekarang, tas, sepatu yang habis dipakai, Tissa lempar ke sembarang tempat membuat Belva mengepalkan kedua tangannya. Belva sangat emosi karena Tissa sudah berani mengacak-acak kamarnya.

"Dimana anak setan itu?" tanya Belva dengan sangat emosi.

"Tissa tidak ada Nak, dia tadi pergi entah kemana," sahut Mama Venny.

"Kenapa Mama biarkan anak setan itu masuk ke dalam kamar ini dan mengacak-acak barang-barang milik Belva!" teriak Belva penuh emosi.

Venny sampai memejamkan mata mendengar teriakan Belva. Baru kali ini Venny melihat Belva semarah itu, bahkan dari dulu Belva tidak pernah sampai teriak-teriak kepada Venny. "Mama sudah melarangnya Nak, tapi dia tidak mendengar," sahut Mama Venny.

Tidak lama kemudian, Belva mendengar suara mobil berhenti di depan rumah. Belva segera berlari menuruni anak tangga, Yuri dan Venny pun ikut berlari menyusul. "Sayang, kamu pulang dulu ya, nanti sore atau malam aku jemput kamu lagi. Jangan cemberut dong," seru Mario lembut.

Abi hanya memutar bola matanya jengah, dia sungguh jijik melihat kelakuan adiknya yang seperti itu. Abi melotot kala melihat Belva keluar dari dalam rumah begitu juga dengan Tissa dan Mario. "Lah, ngapain dia disini?" seru Tissa.

"Keluar kamu!" teriak Belva emosi.

"Sayang, aku takut pasti Kak Belva bakalan marahin aku," rengek Tissa.

"Sudah keluar saja, aku temani kamu. Aku tidak akan membiarkan Belva menginjak-injak kamu lagi," sahut Mario.

"Jangan ikut campur urusan orang, memangnya kamu tahu apa yang sebenarnya terjadi? Belva tidak akan semarah itu kalau pacar kamunya tidak melakukan sesuatu yang membuatnya marah," seru Abi.

Tissa dan Mario saling pandang satu sama lain. "Abang kenal sama Belva?" tanya Mario bingung.

Abi tidak menjawab, hingga Belva pun menghampiri mobil Abi dan menggedor kaca jendelanya. "Keluar kamu, aku tahu kamu ada didalam!" teriak Belva.

Saking emosinya Belva sampai tidak sadar jika itu adalah mobil Abi. Dia tidak memperhatikan mobilnya, dia hanya emosi saja melihat Tissa pulang. Mario dan Tissa pun keluar dari dalam mobil membuat Belva sedikit kaget.

"Apa? kamu teriak-teriak kaya orang gila saja," seru Mario.

"Minggir, aku tidak punya urusan sama kamu, urusan aku sama anak sialan itu!" tunjuk Belva penuh emosi.

"Sayang, sudah Nak. Kita bicaranya di dalam saja, gak enak nanti dilihat orang," seru Mama Venny menenangkan.

Lagi-lagi Belva menepis tangan Venny. "Dasar anak tidak tahu diri, kamu dan Papa kamu itu hanya memanfaatkan kekayaan Mama saja, kalian hanya ingin morotin uang Mama aku bahkan sekarang kamu berani sekali masuk ke kamar aku dan mengacak-acak barang-barang aku!" teriak Belva dengan emosi yang meluap-luap.

Plaakkkk..... sebuah tamparan tiba-tiba mendarat di pipi Belva membuat semuanya melotot. Bondan datang dan tanpa basa-basi langsung menampar Belva. Abi yang dari tadi di dalam mobil tidak bisa diam saja, dia pun keluar dan berdiri di hadapan Belva.

"Maaf Pak, Bapak sudah melakukan KDRT dan itu tidak dibenarkan," seru Abi.

"Siapa kamu? jangan ikut campur urusan keluarga saya. Selama ini saya sudah diam saja melihat dia menghina dan memaki saya beserta Tissa tapi kali ini dia sudah keterlaluan!" bentak Bondan.

"Kenapa kamu memukul anak aku!" bentak Mama Venny mendorong tubuh Bondan.

"Sayang, saya hanya membela kamu. Anak ini memang tidak punya adab, mentang-mentang saya dan Tissa orang tidak punya, jadi kamu bisa seenaknya memperlakukan kita. Bagaimana pun sekarang saya sudah menjadi Papa sambung kamu," seru Bondan.

"Aku gak sudi punya Papa seperti kamu. Lagi pula aku sudah tahu semua kejahatan kalian, aku tahu jika yang menyabotase mobil Papa dulu adalah kamu dan Mama sehingga membuat Papa meninggal!" teriak Belva histeris dengan deraian air matanya.

Venny, Bondan, dan Tissa melotot. Mereka tidak menyangka jika Belva mengetahui sebenarnya. "Kurang ajar, berani sekali kamu memfitnah kami." Bondan melayangkan tangannya hendak memukul Belva kembali tapi dengan cepat Abi menahan lengan Bondan.

"Sudah ku bilang jangan memukul wanita!" bentak Abi.

Semuanya terdiam, Yuri dengan cepat memeluk Belva.

1
yaniSuryani
selamat Hiatus ya author kesayangan,,, ditunggu kembalinya dengan cerita² yg lebih seru lagi 🫰🥰
yaniSuryani
padahal nungguin si amar loh ini,, 😂
yaniSuryani
bagi pak Suharto Belva udah kaya anak sendiri
yaniSuryani
kasian juga ya si amar 🤭
yaniSuryani
ngebentak bentak bos besar kan jadinya,,, malu banget tuh muka 😂😂
yaniSuryani
kukira tadi si anak tiri yang bangkit dari kubur,,, ternyata cuma orang gila 🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
si amar gak jadi ngomong itu ke Belva tentang rasa cinta nya 🤭
yaniSuryani: hooh ya,,, di kirain Belva bakalan bawa Abi k kantor jadi ketemu sama Amar,,, patah hati duluan tuh si Amar 🤣
total 1 replies
ꪶꫝNOVI HI
lanjut 😅
Naysila mom's arga
si abi jangan mudah cemburu dong kasihan belva nunggu kamu lama
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
malu kan anda maya makanya jangan pernah sombonk, kekayaan itu cuma sementara😂
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ngakak sama si Maya ...gimana itu kelanjutannya kok tiba2 dah setahun aja 🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
asem dateng2 maen geruduk aja tuh anak manja 🤣
Naysila mom's arga
si maya pd bgt ya 🤣🤣🤣🤣
ꪶꫝNOVI HI
minta di tampol tu maya 😅
Naysila mom's arga
nambah lagi orang gila 1 si tissa udah modiar gantian maya
Riasusi
kk lom up lgi kk poppy 😘😍
yaniSuryani
si Yuri terlalu ugal²an kagat lah mas Amar baru pertama kali ketemu juga 🤣
yaniSuryani
lama ya nungguin setahun,,, dalam waktu setahun pasti banyak yg deketin Belva 🤭
ꪶꫝNOVI HI
main cantik donk yuri 😂
Naysila mom's arga
yuri jodoh amar 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!