NovelToon NovelToon
Rahasia Ratu Mafia

Rahasia Ratu Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Romansa Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

"Jangan nona,kami takut tuan akan memarahi kami."ucap pria itu yang memohon pada Nonanya untuk tidak pergi.
"Sudahlah, biarkan aku pergi sekarang.Lebih baik kalian diam saja."jawab wanita itu dengan nada marah.
Wanita itu langsung pergi dengan membawa sepeda motor jadulnya menuju lokasi tempat tinggal sementara dirinya.
Dibalik semua itu ternyata dia sedang menutupi identitasnya dan mencoba berbaur dengan orang lain , apalagi dibalik dia melakukan itu ada maksud tertentu tentang misi yang sedang dia lakukan untuk mencari informasi penting.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30(RRM)

 "Baiklah,kita berangkat sekarang." Perintah Angel pada Milano untuk berangkat sekarang.

 Sore hari

 Terlihat Andra dan Yogi baru saja sampai di depan tempat kerja Nina, keduanya pun memberanikan diri masuk ke dalam restoran itu.

 "Ada yang saya bisa bantu?"tanya pelayan itu kepada dua tamu yang baru saja datang.

 "Apakah saya bisa bicara dengan Manager di restoran ini?" tanya Andra yang dengan keberaniannya bertanya perihal itu.

 "Tunggu sebentar." ucap pelayan itu yang langsung menemui Pak Manager.

 Tiba-tiba saja di depan mereka datanglah seseorang pria yang menghampiri mereka," Maaf Anda siapa?" tanya Pak Manager yang langsung mencecar pertanyaan kepada kedua pria itu.

 "Perkenalkan, nama saya Andra. Maaf jika menganggu pekerjaan Anda tuan, saya datang ke sini hanya untuk menanyakan seseorang yang bernama Nina." seketika Pak Manager itu terdiam.

 "Maksud kalian datang kesini hanya untuk mencari Nina?"Tanya balik Pak manager itu

 "Itu benar, Saya hanya ingin bertemu dengan Nina."jawab Andra yang berharap semoga dirinya bertemu dengan Nina.

"Sebelumnya saya minta maaf, jika Anda mencari Nina dia tidak ada di sini. Dia sudah berhenti bekerja di sini."mendengar pernyataan itu, Andra sangat terkejut dengan hilangnya secara tiba-tiba Nina di hari itu.

 "Berhenti?"

 "Iya, dia sudah tidak bekerja di sini lagi. Kalian siapa Nina?" tanya Pak Manager itu kepada mereka berdua.

"Kebetulan kami teman Nina, sedari kemarin kami mencari keberadaan Nina. Tapi kami tidak menemukan keberadaan Nina."jawab Yogi yang secara langsung jujur dengan apa yang terjadi dengan mereka.

 "Saya tidak tahu apa-apa tentang Nina, tapi dia sudah tak bekerja di tempat sini lagi. Itu saja informasi yang saya bisa berikan." jawab Pak Manager yang sebenarnya tahu apa yang sebenarnya terjadi.

 Harapan Andra bisa bertemu Nina akhirnya pupus, ia mulai cemas dengan keadaan Nina.

 "Baik Pak Manager, Terima kasih atas bantuannya." jawab Yogi yang langsung menarik tangan Andra.

 Akhirnya mereka berdua keluar dari tempat itu, Andra masih saja terdiam seolah pikirannya masih bingung dari mana ia mencari keberadaan Nina lagi.

 "Sebaiknya kita pulang, setelah pulang kita pikirkan cara yang lain."Andra pun hanya terdiam dan mengikuti Yogi kembali pulang ke kostnya.

 Malam hari

 Angel baru saja pulang dari perjalanan panjangnya, menyelesaikan satu-persatu pekerjaannya.

 Tiba-tiba saja Ponsel miliknya berdering,"Halo."

 "Halo Nona,ini saya Lukas." jawab Lukas papa Nonanya.

 "Ada apa kamu menghubungiku?"tanya Angel yang saat itu sedang berada di kamarnya.

 "Saya baru saja dihubungi oleh Raffi, jika ada seseorang yang mencari anda Nona." Mendapatkan laporan itu,Angel mulai sedikit mengingat.

 "Apa seorang pria yang mencari ku?" tanya lagi Angel.

 "Iya Nona,pria itu bernama Andra." Mendengar penjelasan itu,Angel langsung terdiam.

 "Sepertinya dia tak henti-hentinya mengejarku." batin Angel yang mulai menilai jika Pria itu sudah membuktikan keseriusannya kepadanya , walaupun dirinya tak begitu meyakinkan hal itu.

 "Apa yang harus saya lakukan Nona?" tanya balik Lukas yang tak menyangka pria itu dengan berani mencari Nona Angel.

 "Biarkan saja, pria itu akan menjadi urusanku sendiri."jawab Angel yang sedang memikirkan rencana-rencana untuk nantinya dia lakukan kepada pria itu.

 "Baik nona, saya mengerti."sambungan telepon langsung terputus dan pikiran Angel mulai terpikir ke arah Andra.

 "Aku membutuhkan waktu untuk hal ini."Gumam Angel yang tak melakukan hal itu dengan gegabah, walaupun orang itu bukan musuhnya tapi ia harus merencanakan itu dengan rapi.

 Sedangkan diposisi Andra,ia masih tak bisa tidur memikirkan Nina saat itu.Ia bingung kenapa dia tiba-tiba pergi dan tanpa ada kabar ia mengabari sesuatu pada dirinya.

 "Apa dia kesal denganku,tapi kenapa dia pergi seperti ini.Tak ada seseorang yang lainnya yang mengenali Nina." gumam Andra yang bingung dengan Nina kenapa tiba-tiba pergi menghilang.

 Pagi hari

 Kegiatan Angel kembali seperti semula, seperti setiap hari bekerja di kantor dengan setumpuk berkas yang harus ia cek kembali.

 Sebelum berangkat kerja,ia jarang sekali sarapan hingga dirinya lebih memilih memakan roti tawar.

 Tapi, tiba-tiba saja dia menginginkan sesuatu,"Aku minta setiap pagi kalian siapkan sarapan pagi di meja." perintah Angel kepada ketiga pelayannya.

 "Baik nona, akan kami siapkan sesuai keinginan anda." jawab salah satu dari mereka, akhirnya Angel berangkat kerja bersama asisten pribadinya Milano yang sudah dari tadi menunggu kehadirannya.

 "Selamat pagi Nona." sapa Milano pada Nona Angel.

 "Pagi ." jawab Angel yang saat itu langsung masuk kedalam mobil.

 Akhirnya mereka berdua berangkat ke kantor,Angel masih fokus dengan iPad miliknya.

 "Apa semua data sudah kamu kumpulkan?" tanya Angel pada asistennya.

 "Sudah Nona,mungkin nanti siang dokumen itu akan selesai." jawab Milano yang diam-diam sudah mengurus semuanya.

 "Baiklah,aku tunggu bagaimana hasilnya." jawab Angel yang hanya menunggu.

 Angel sudah sampai di tempat kerjanya, setumpuk berkas sudah menggunung dimeja kerjanya.

  Di tempat lain

 Lina sibuk dimeja kerjanya, tiba-tiba saja ada seseorang yang mendekati Lina.

 "Lina."Ia langsung menoleh ke samping.

 "Iya Rin,ada apa ?" tanya balik Lina.

 "Bisa tidak kamu mengantarkan dokumen ini, tadinya aku mau mengantarkan dokumen ini tapi aku harus pulang.Jadinya aku minta tolong antarkan dokumen ini." Lina langsung membalasnya dengan anggukkan kepala.

 "Baiklah,aku akan mengantarkan dokumen ini.Tapi aku antar kemana?" tanya Lina yang masih terlihat bingung.

 "Kamu naik ke lantai 10." ucap wanita itu yang langsung menyerahkan itu pada Lina.

 "Baiklah,aku akan mengantarkannya sekarang." jawab Lina yang segera naik lift menuju lantai 10,saat posisi Lina sampai di lantai 10 tidak sengaja Lina bertemu seorang pria.

 "Kamu siapa?"tanya pria itu dengan tatapan dingin.

 "Saya Lina tuan, saya hanya ingin mengantarkan dokumen ini." Pria itu langsung mengeceknya.

 "Kamu masuk di pintu disana."ucap pria itu sembari menunjuk kearah pintu di sebelah kanan.

 "Baik tuan." jawab Lina yang langsung pergi menuju ruangan itu.

 Lina sudah ada didepan pintu itu,"Tenang,jangan tegang." batin Lina yang mencoba menenangkan dirinya sendiri.

"Tok...tok..."

 "Masuk." terdengar suara dari dalam ruangan itu.

 Lina pun masuk ke ruangan itu dengan membawa dokumen,saat Lina mengangkat wajah seketika Lina dibuat terkejut.

 "Nina." suara lirih Lina memanggil nama seseorang yang ia kenali,Angel pun balik menatapnya.Angel pun dibuat terkejut setelah melihat Lina di tempat kerjanya.

 "Lina." batin Angel yang secara langsung melihat langsung kehadiran Lina.

 "Kamu Nina kan?" pertanyaan itu langsung keluar dari mulut Lina seolah tak pernah dengan apa yang ia lihat sekarang ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!