Dark romance !!
Adegan kekerasan dan darah !!
Bocil harap minggir, karena banyak adegan spicy 🌶️ !!
Lepas dari lubang buaya, kini dia jatuh ke lubang singa.
Demi melindungi kedua anaknya yang masih bayi dari kejaran ayah kandungnya, Beverly terpaksa masuk ke sebuah kapal mewah dan bersembunyi dari kejaran ayah kandungnya yang hendak membunuh kedua anaknya.
Tanpa Beverly sadari, kapal besar itu milik seorang mafia kejam yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, yaitu Giovanni.
Melihat ada wanita nakal masuk ke dalam kapal miliknya, membuat ide licik bagi Giovanni yang tertarik pada wajah cantik dan tubuh indah itu.
“Aku akan menjagamu dan melindungi anak-anakmu, dengan syarat puaskan aku di atas kasur~”
“Dasar gila !!!”
“Aku memang mantan pasien RSJ, sayang~”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Benjamin cemburu
Dua hari setelahnya, Beverly ingin menjenguk Benjamin yang sudah keluar dari rumah sakit, dan kini berada di apartemen mewah.
Rupanya Benjamin, memiliki cabang perusahaan di California, sehingga dia sudah mempersiapkan semuanya, hingga memiliki apartemen mewah yang bisa dia tinggali jika sedang menyelidiki perusahaannya di California.
Dan disini Giovanni sengaja mengikuti Beverly untuk menjenguk ayah mertuanya, kebetulan Beverly memilih waktu di saat perusahaan sedang libur, sehingga tidak mengganggu hari kerja Giovanni.
“Hmm.. California Sourdough bread, ada. Lalu puding, ada. Oke semua sudah siap.” Ujar Beverly memeriksa ke dalam tasnya, mengenai apa yang akan dia bawa untuk Benjamin.
Giovanni melihat bagaimana Beverly masih sangat menyayangi Benjamin, bahkan membawakan banyak makanan kesukaan untuk lelaki tua itu. Giovanni menghela nafasnya berat, semoga saja Benjamin tidak bertindak aneh-aneh, atau dia akan merasa sangat bingung dan gelisah.
“Kau tahu, dimana alamat apartemennya ??” Tanya Giovanni.
“Aku tahu, aku pernah di ajak kesini.” Ujar Beverly dengan riang, dan tersenyum senang.
“Baiklah, ayo kita berangkat.” Ujar Giovanni menyalakan mobilnya dan mulai menginjak pedal gas secara perlahan, hingga mobil mereka berjalan keluar dari halaman rumah.
...
“Tuan.. Anda.. Meminum obatnya ??”
Benjamin memasukkan dua pil obat ke dalam mulutnya dan meminum air putih, membuat lelaki muda di depannya terkejut. Dia tidak menyangka jika atasannya akan benar-benar meminum obat di saat Beverly akan datang kemari.
“Sedikit mengurangi beban di pikiranku.” Ujar Benjamin dengan santainya, lelaki muda itu menggelengkan kepalanya perlahan.
“Sudahlah, Caleb. Kau lakukan saja tugasmu, dan jangan beritahu Beverly mengenai ini semua.” Lanjut Benjamin dengan nada tidak suka saat tangan kanannya mencampuri urusan pribadinya.
Caleb hanya bisa menghela nafasnya berat, bukan bermaksud ikut campur.. Tapi disisi lain, Caleb juga ingin menjaga Nona Beverly, dari pikiran Benjamin yang tidak terkontrol. Tentu saja, Caleb sudah bekerja cukup lama dengan Benjamin, usianya sekitar 24 tahun, jadi dia sedikit kurangnya mengetahui konflik internal antara Benjamin dan Beverly.
“Maaf tuan, bukan bermaksud ikut campur.. Saya akan siapkan semuanya, saya permisi.” Ujar Caleb terpaksa menyingkir dari depan Benjamin, untuk mempersiapkan kursi atau meja jika nanti Beverly datang bersama dengan Giovanni.
Kepergian Caleb, membuat Benjamin perlahan mengeluarkan seringaian liciknya.
“Sepertinya tidak sia-sia, berakting sakit seperti kemarin. Aku bisa sedikit dekat dengan Beverly.. Di saat ada kesempatan, maka aku akan meraih kembali putriku dan membawanya secara paksa ke Inggris.” Ujar Benjamin dengan nada lirih sambil terkekeh pelan.
Ya, saat di rumah sakit kemarin, sebenarnya hanyalah akal-akalan Benjamin saja supaya terlihat seperti orang kesakitan di depan Beverly. Tujuannya ?? Jelas, untuk menarik perhatian putrinya.
Dan terbukti, Beverly luluh dan bahkan memperhatikannya, memberikan buah, roti, dan bahkan sempat menyuapinya. Membuat Benjamin berpikir jika ide berpura-pura sakit, tidak buruk juga.
Dan ya, Benjamin masih berniat membawa kembali putrinya ke rumah mereka, untuk apa ?? Hanya Benjamin saja yang tahu, tujuan jahatnya itu. Dia tetap tidak rela, putrinya di sentuh atau bahkan memiliki kekasih, dia ingin putrinya hanya miliknya sendiri, bukan milik lelaki lain.
“Sebentar lagi.. Aku bisa menghukum anak nakal itu, beraninya dia memiliki hubungan dengan lelaki rendahan itu !!” Ujar Benjamin dengan geram, mengingat jika Giovanni terlihat sangat mencintai putrinya, dan tentu saja Benjamin cemburu, dia tidak akan pernah rela memberikan putrinya pada lelaki lain.
...
“Silakan masuk, Nona Beverly, maaf membuat anda menunggu agak lama di luar.” Ujar Caleb membukakan pintu untuk Beverly dan Giovanni yang berdiri di depannya.
Beverly tersenyum, “Tidak apa, kami juga baru saja datang, terima kasih Caleb.”
Caleb hanya menundukkan kepalanya tidak berani menjawab atau memberikan senyuman kembali pada Beverly, dia ingat dia pernah di hukum oleh Benjamin karena menjawab sapaan Beverly dengan nada sopan dan tersenyum. Jadilah Caleb memilih tidak melihat wajah Beverly, daripada dia diberikan hukuman cambuk lagi.
Sementara Giovanni mengamati dekorasi ruangan itu dengan kagum, karena di penuhi hiasan mahal yang mengkilap, dalam hatinya tersenyum miris, mengingat hinaan Harper yang menyebut tunangannya terlahir dari keluarga rendahan.
Lihatlah, bahkan Keluarga Caledon jauh lebih kaya dan lebih sukses daripada Keluarga Alonzo ataupun Keluarga Crolex. Bahkan hiasan di dinding berharga jutaan atau bahkan miliaran dollar.
“Beverly, kau sudah datang ??”
Benjamin kemudian muncul dan berjalan menemui kedua tamunya, Benjamin muncul dengan pakaian santai tapi sopan, tersenyum ke arah Beverly, seakan tidak menganggap keberadaan Giovanni di sebelah Beverly.
“Uh.. Father.. Ini aku bawakan roti dan buah kesukaanmu.” Ujar Beverly menyapa ayahnya dengan tersenyum.
Benjamin mengangkat tangannya hendak menerima kantong makanan dari Beverly, tapi..
“Uh, halo ayah mertua.. Maafkan atas keterlambatan kami kemari, tadi kami sempat berbelanja terlebih dulu sebelum kemari.”
Tiba-tiba Giovanni langsung menangkap tangan Benjamin, dan berjabatan dengan sopan pada ayah mertuanya, sambil tersenyum sok manis di sana. Padahal niatnya hanya untuk menghindari tangan Benjamin yang ingin menyentuh tangan tunangannya.
Benjamin tersenyum menerima jabatan tangan itu, meskipun tatapannya terlihat tidak suka dan penuh kebencian, tapi dia sengaja tidak ingin memperlihatkan di depan Beverly, bahkan dia berbicara menatap ke arah wajah Giovanni.
“Begitu.. Maaf merepotkanmu. Bagaimana hubunganmu dengan putriku ??” Tanya Benjamin dengan nada terpaksa.
“Ah. Kami berdua baik-baik saja, bahkan aku merasa hubungan kami semakin romantis.” Ujar Giovanni tidak melepaskan jabatan tangan dengan Benjamin, dan tangan satunya memeluk Beverly dari arah samping, memegang pinggang tunangannya.
Benjamin menatap tangan Giovanni di pinggang putrinya, ada tatapan cemburu dan penuh kemarahan di sana. Rasanya dia ingin menyentak tangan Giovanni dengan kasar, agar bisa terlepas dari pinggang putrinya. Mata Benjamin terlihat tidak suka, tapi dia memaksakan diri untuk tetap tersenyum di hadapan mereka.
“Begitu ??” Ujar Benjamin dengan nada berbeda, seperti ada kebencian di nada bicaranya.
“Aku harap, kau.. Mau memberkati pernikahan kami berdua.”
Itu tidak akan pernah terjadi !! Aku tidak akan membiarkan kalian menikah !! Batin Benjamin dengan nada geram, namun lelaki itu pintar memasang wajah palsu, sehingga dia hanya tersenyum di sana.
“Begitu ya, semoga saja.. Meski.. Aku meragukan hal itu.”
“Ragu ?? Anda meragukan saya ??” Tanya Giovanni menaikkan alisnya.
“Bagaimanapun kalian baru bertemu belum ada beberapa bulan, apa kau yakin, kau bisa.. Menjaga hubungan kalian lebih lama ??” Tanya Benjamin sambil tersenyum, tapi nadanya terdengar menghina perkataan Giovanni mengenai pernikahan.
❤️💙❤️💙❤️💙❤️
Maaf baru update, kayanya kemarin Noveltoon gangguan, harusnya ini bisa ke baca kemarin, minggu..🥲🥲🥲
Btw Bapak Benjamin bener-bener bahaya nih, harus segera di lindungi Beverly biar enggak jatuh ke tangan bapaknya sendiri.
lanjut thor, di tunggu visual wedding nya🥰
ya ampun kasian bevely udah hamil lgi....
Beverly hamil lagi🤣🤣🤣 anaknya aja masih bayi2 .. parah gio digempur Mulu Beverly 🤣🤣🤣