NovelToon NovelToon
Bloom Of The Crimson Mark

Bloom Of The Crimson Mark

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Identitas Tersembunyi / Rebirth For Love / Dark Romance / Fantasi / Reinkarnasi
Popularitas:483
Nilai: 5
Nama Author: NINI(LENI)

Update Every day

Qing Lou tak tahu kenapa, ia terjebak di dunia entah apa ini. Dan di paksa melakukan hubungan dengan pria asing, yang katanya akan menikahinya.

mengira itu omong kosong seorang pria, siapa sangka pria itu membawanya..tidak, tidak...lebih tepat menculiknya.

dan ya...

cari sendiri kelanjutannya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NINI(LENI), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

bangun dikamar Qing Xian...

Qing Xian terbangun terlebih dahulu, dan Rui Yan menepati janjinya untuk menemaninya.

Tapi terasa ada perasaan aneh dalam dirinya yang hinggap sampai saat ini. Merasa kurang puas, walaupun semalam tidak melakukan apapun dengan Rui Yan.

Meskipun begitu, ia menepiskan pemikirannya. mungkin hanya banyak pikiran.

Matanya fokus pada Rui Yan yang masih tertidur lelap. Rambutnya bahkan sampai mirip senada dengan miliknya, tak bisa dijelaskan akan keindahnya

Baju tidur tipis itu, bahkan sedikit terbuka. Memperlihatkan dadanya, Qing Lou sedikit penasaran dengan itu. tangannya masuk kedalam, ternyata keras dan sebelum masuk lebih dalam lagi, tangannya di tahan oleh Rui Yan.

di ikuti dengan matanya terbuka dengan perlahan, menatap kearah Qing Xian yang tersenyum kaku. "Kamu ngapain?" ucapnya dengan suara serak.

Qing Xian ingin menarik tangannya tapi tak bisa, hanya terkekeh. "ka-kamu udah bangun ya? hehe..."

"Kalau aku masih tidur, pasti kamu akan meraba- raba gak jelas!" ucapnya dengan bangun dan melepaskan tangan Qing Xian.

"Kamu bersiaplah, nanti kita kesana bersama!" Jelasnya sambil berdiri.

"Kamu mau pergi?" ucap Qing Xian dengan tiba-tiba.

"iya, masa aku harus membuka baju didepanmu?" ucapnya mengambil baju dan langsung rapi.

wajah Qing Xian seketika memerah, apa yang akan terjadi selanjutnya. "iya juga, tapi kan buat cuci mata..." gumamnya.

"Apa kamu bilang?!" ucap Rui diambang pintu. Qing Xian hanya menggelengkan kepalanya dengan cepat.

...----------------...

Hari Perjamuan

Istana Yuelong dipenuhi pemimpin dari lima benua. Suara seruling lembut mengalun dari panggung utama, sementara lampion-lampion emas melayang di udara.

Saat Rui masuk bersama dengan Tunangannya, Qing Xian. Semua mata memandang, menunduk hormat ke arah mereka, bahkan kaisar Yuelong juga memberikan salam.

Qing Xian dan Rui Yan duduk di meja yang sama, semua mata tertuju padanya. Banyak memuji dengan fitur wajah, rambut dan cara berpakaian sangat serasi.

Rui Yan memindai seluruh ruangan, semua orang terlihat banyak sudah datang. hanya satu meja saja yang masih kosong disana.

"Sepertinya Lian Zhen tidak datang…" bisiknya lega.

Namun sebelum ia selesai bernapas—

BRAK.

Pintu utama terbuka dengan suara begitu keras, sampai semua kepala terpaksa menoleh.

Dari pintu masuk berdiri seorang pria bersurai hitam panjang, aura dingin tajam seperti pedang yang dilumuri darah. Jubah Kaisar Utara berkibar dengan dramatisnya.

Kaisar Lian Zhen datang.

Rui Yan mencengkeram tangkai gelas.

"Kenapa dia harus muncul sekarang…"

"Siapa dia kak?" ucapnya merasa familiar dengan auranya dan sayangnya tak mengingatnya, jujur itu membuat dadanya sedikit sesak.

Rui menatap Qing Xian dengan penuh kelembutan, "Dia adalah kaisar Lian Zhen...ceritanya sudah punya banyak istri sebelum naik jadi kaisar. Dan sangat kejam pada musuhnya. Xian’er jangan mendekatinya..." sarannya.

Qing Xian merasakan auranya begitu menekan, sehingga hanya menganggukkan kepalanya dengan patuh.

Sedangkan Lian Zhen berjalan perlahan, membawa tekanan yang membuat banyak orang menunduk. Ia tampak hendak melewati kerumunan ketika pandangannya jatuh pada satu sosok.

Seorang perempuan dengan rambut keperakan lembut. Sorot mata indah yang ia kenal dalam ingatannya.

Wajah yang mirip Qing Lou, wanita kesayangannya yang ia cari mati-matian.

Namun aura perempuan itu…

berbanding terbalik dengan Qing Lou dan mereka bagaikan orang yang berbeda dengan wajah yang serupa.

Langkah Lian Zhen goyah sejenak.

Sedangkan Qing Xian dilihat seperti itu langsung melihat arah lain dan seakan menyibukkan dirinya dengan memakan sesuatu dimeja.

Sedangkan Dada Lian Zhen mencengkeras, seolah sesuatu menendang keras ke dalam sanubarinya.

Jiang Yu, yang mengawalnya, segera menahan lengannya. "Yang Mulia, kendalikan diri Anda…"

Lian Zhen memejamkan matanya, menahan perasaan itu, mencegah bertanya pada wanita itu, dan coba menanamkan perasaan kalau 'itu bukan dia'.

Sekeras apapun ia mencobanya, entah kenapa… kenapa wajah itu sama? itu cukup menganggu matanya.

"Kaisar Lian...silakan duduk!" ucap Kaisar Qing An.

Dengab dipaksa melangkah arah mejanya dan duduk di tempatnya sebelum ia kehilangan kendali.

yang akhirnya Perjamuan dilanjutkan atau bahkan dimulai.

Perjamuan berlangsung dengan tenang. Pemimpin benua saling menyapa, membicarakan aliansi, perdagangan, dan gangguan makhluk kegelapan yang naik sejak bulan lalu.

Kemudian, tiba waktunya pengenalan.

Rui Yan berdiri, suaranya tenang tapi tegas.

"Aku akan memperkenalkan tunanganku." Dan mendadak ruangan menjadi sunyi. Lalu, ia

menggandeng Qing Xian maju dengan penuh kelembutan.

Qing Xian yang diperlakukan seperti itu, tersenyum dengan manis membuat aroma bunga terasa. "Namanya—Qing Xian."

Begitu nama itu diucapkan, Lian Zhen menegang keras.Jantungnya seperti berhenti berdetak.

Qing Xian?

Qing… Lou?

Marga yang sama? Tidak, Tidak mungkin.

Tapi wajah itu… mata itu… aura yang anehnya seperti pernah ia rasakan…bahkan tak yakin dimana itu

Lian Zhen hampir berdiri, tetapi Jiang Yu menekan bahunya kuat-kuat agar tetap duduk.

"Yang Mulia, jangan lakukan sesuatu yang akan Anda sesali. Tenanglah."

Lian Zhen menggertakkan gigi, tatapannya terpaku pada Qing Xian.

Jika benar dia… mengapa dia bersama Rui Yan?

Mengapa namanya berbeda? Mengapa auranya seperti makhluk ilahi?

Sementara itu, Qing Xian berdiri tenang di samping Rui Yan, tidak menyadari badai amarah dan emosi yang sedang terjadi di sisi Kaisar Utara.

..._BERSAMBUNG_...

...Happy New Year!!!!!...

1
Fransiska Husun
bagusss thorr
Leni: penulisnya ngerasa kurang soalnya...
total 1 replies
Leni
sekelas pemula bagus sii
うacacia╰︶
Gak disadari sampai pagi cuma baca cerita ini, wkwkwk.
Leni: terima kasih
total 1 replies
sareishon
Teruslah menulis dan mempersembahkan cerita yang menakjubkan ini, thor!
Leni: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!