NovelToon NovelToon
Istri Untuk Tuan Kenan

Istri Untuk Tuan Kenan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / One Night Stand / Nikah Kontrak / Cinta Paksa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:19.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lukacoretan

Kinara Aulia. Seorang gadis pilihan keluarga Dirgantara, yang akan menjadi istri Kenan, laki-laki tampan, sukses, yang mempunyai segalanya, namun nahasnya. Ia mengalami kecelakaan saat akan menikah dengan wanita pujaannya.

Setelah mengalami kecelakaan, sang wanita yang ia cintai malah meninggalkan dirinya, karena tidak mau mempunyai suami cacat.

Kenan merasa terpuruk, tidak percaya diri. Sampai dimana keluarganya mencarikan istri untuk dirinya.

"Jaga batasan, kamu cuman istri kontrak pilihan keluargaku!" bentak Kenan.

"Aku juga tidak tertarik denganmu, jangan terlalu percaya diri," jawab Kinara Ketus.

•••
Lalu bagaimana kisah mereka? Setelah melewati banyak hal dalam kehidupan mereka?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukacoretan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nikah dadakan

"Brak"

Suara gebrakan pintu terdengar, sehingga membuat kedua insan yang sedang tertidur pulas itu terbangun.

Bungan mengucek matanya, karena dia terganggu dengan suara bisik-bisik warga disana.

"Bunga, muka saja polos, ternyata kau lebih murah!"

Suara lantang ibu-ibu terdengar menyakitkan ditelinga Bunga.

"Maksud kalian apa?" tanya Bunga, dengan raut wajah kebingungan.

"Jangan berpura-pura, Bunga! Kau sudah melakukan hal menjijikan di kampung ini."

"Kalian salah faham, aku tidak melakukan apa-apa dengan Aaron," ucap Bunga.

"Jangan banyak alasan, Bunga. Sudah jelas, kami tadi melihatmu tidur berdua dengan laki-laki gembel itu!"

Mereka tidak tahu, siapa laki-laki yang disebut gembel itu.

"Ada apa ini, kenapa sangat menganggu sekali," ucap Aaron.

 "Dasar laki-laki gembel, sudah menumpang dirumah perempuan, tidak punya adab pula!" teriak sang warga, menuduh tanpa ada bukti apapun.

"Jaga mulut kalian, saya bukan gembel!" geram Aaron.

Aaron tidak terima, dirinya disebut gembel dan menumpang.

"Halah!"

"Bunga, kalo punya pacar itu mikir dulu kek, jangan laki-laki miskin seperti ini."

"Tunggu dulu, kalian salah faham, ini tidak seperti apa yang kalian lihat," ucap Bunga.

 "Dia ini orang yang menolongku semalam, karena hampir saja aku di begal sama beberapa preman."

"Terus, kenapa dia bisa menginap dirumahmu?"

"Karena dia takut akan pulang sendiri, mengingat perjalanan kesini sangat seram, di saat malam hari," jawab Bunga.

Bunga mencoba menjelaskan apa yang terjadi malam tadi, karena Bunga tidak ingin semua orang salah faham.

Tetapi, tidak ada satupun yang percaya dengan penjelasannya.

"Halah, kami tidak percaya!"

"Kalian tidur dalam satu tempat yang sama, dan dalam keadaan saling memeluk, kalo kalian tidak zina, terus ngapain?"

Bunga menatap Aaron, Bunga bingung harus menjelaskannya bagaimana.

"Nikahkan saja mereka, jangan membuat kampung ini kotor, karena ulah mereka!"

"Tunggu, jangan main hakin sendiri."

Ketua kampung disana bersuara, berniat akan menenangkan semua warga disana.

"Pak, nikahkan mereka, mereka berdua sudah berzina di kampung ini"

"Apa itu benar nak Bunga?"

"Itu tidak benar, pak. Saya tidak melakukan hal itu, mereka semua salah faham," jawab Bunga.

Bunga berharap, ketua kampung disana akan adil, dan membela dirinya, karena ini hanya salah faham.

"Kami tadi melihat Bunga dengan laki-laki itu tidur, dalam keadaan saling memeluk pak"

 "Nak Bunga, padahal bapak percaya denganmu, kamu tidak akan melakukan itu, tapi kenapa kamu melakukan itu."

Bunga menggelengkan kepala, kali ini, ketua kampung tidak percaya dengan dirinya.

"Nikahkan saja mereka, pak!"

Suara sorak semua warga disana sangat menganggu.

"Dengan terpaksa, bapak akan menikahkan kalian sekarang juga," ucapnya.

"Tidak, aku tidak mau," tolak Bunga.

"Dasar jalang rendahan, selama ini kau menutupi kelakuanmu, dengan wajah polosmu itu!"

"Ibu-ibu, bapak-bapak, ini tidak seperti yang kalian pikirkan, saya bersumpah," ucap Bunga.

Meskipun Bunga sudah bersumpah, tetapi tidak ada yang percaya dengan dirinya.

"Siapa namamu?"

"Aaron."

"Baik sekarang, kamu harus menikah dengan Bunga."

Aaron melihat kearah Bunga, dia meminta keputusan dari Bunga.

Bunga hanya menggelengkan kepala, menandakan tidak setuju, dengan air mata yang sudah tidak bisa dia tahan.

"Mas kawinnya memakai apa?"

"Uang satu juga, karena saya hanya membawa uang," jawab Aaron.

"Baiklah."

Aaron menjabat tangan sang ketua kampung, mengucapkan ijab yang sakral, sekali seumur hidup.

"Saya terima nikah dan kawinya, Bunga Gadis, dengan uang satu juta rupiah, tunai."

"Bagaimna para saksi?"

"Sah"

Hanya satu kali napas, Aaron mengucapkannya dengan lancar.

Bunga hanya bisa menangis, karena Bunga tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini.

"Kenapa tidak engkau buat mati saja aku, kala malam itu," gumam Bunga.

"Jangan banyak drama Bunga, kau senang kan menikah dengan lelaki itu."

"Kamu harus berterima kasih dengan kami, karena mulai sekarang, kau tidak akan berzina dengan laki-laki miskin itu."

Bunga tidak menjawab hinaan warga sana, karena dia tidak mempunyai banyak energi untuk meladeni mereka.

"Bubarlah, sekarang mereka sudah menikah, dan tidak ada yang harus dipermasalahkan."

Semua Warga kembali ke rumahnya masing-masing, tersisa hanya Bunga dengan Aaron di dalam rumah sana.

"Aaron, kau bisa menceraikan aku, sekarang. Karena pastinya, pernikahan ini bukan impianmu," ucap Bunga.

"Pernikahan ini memang bukan impianku, tapi aku bukan laki-laki pengecut, yang meninggalkan wanita dalam keadaan tidak baik," jawab Aaron.

"Aku baik-baik saja, Aaron. Jangan mencemaskan aku," ucap Bunga.

"Sekarang, kamu sudah menjadi istriku, jadi sudah seharusnya kamu mengikuti semua keputusanku" kata Aaron.

"Tapi, aku belum siap menjadi seorang istri, pernikahan itu hanya salah faham, Aaron. Jadi kau tidak harus bertanggung jawab," ujar Bunga.

"Tidak, aku akan bertanggung jawab," kekeh Aaron.

"Tapi... Bagaimana denganmu disana, apa kamu mempunyai istri?" tanya Bunga.

"Belum, aku masih sendiri," jawab Aaron.

Mendengar itu, ada perasaan senang dalam hati Bunga, karena Aaron masih sendiri, tapi dia benar-benar belum siap dengan semua ini.

"Bersiap-siaplah, sekarang kita akan pulang ke kota," kata Aaron.

"Untuk apa? Aku tidak mempunyai siapa-siapa disana," ucap Bunga.

"Kau akan ikut denganku," jawab Aaron.

"Tapi, bagaimana.." ucap Bunga terpotong.

"Turuti saja ucapanku, aku tidak akan menyakitimu disana," ujar Aaron,

"Sudah seharusnya, sebagai istri, untuk mengikuti kemana suami pergi."

Bunga hanya menghela napas, ucapan Aaron memang benar, karena dia sudah menjadi istri dari Aaron.

"Aku berjanji, tidak akan menyakitimu," ucap Aaron,

"Sekarang, bersiaplah."

"Aku tidak mempunyai apapun disini, hanya mempunyai sedikit baju," kata Bunga.

"Yasudah, kita pergi sekarang," kata Aaron.

Bunga hanya pasrah, dia harus meninggalkan rumah peninggalan kedua orangtuanya, meskipun rumah itu sudah tidak pantas untuk ditempati.

"Wah, baguslah kalian akan pergi dari sini, karena kalian hanya mengotri tempat ini.."

Bunga tidak menanggapi ucapan wanita yang seumuran dengannya, karena Bunga sudah tahu bagaimana sifat dia.

"Aku tidak mempunyai tenaga untuk meladenimu, Nur," kata Bunga,

"Aku tahu, kau yang sudah memfitnah aku, kepada semua warga disini."

"Ups, maaf," kata Nur.

"Dasar licik, kau selalu membuatku bermasalah," kata Bunga.

"Karena aku tidak suka, dengan keberadaanmu disini," jawab Nur.

"Apa salahku, hah! Aku tidak mempunyai apapun, tapi kenapa kau selalu iri denganku," kata Bunga tak habis fikir.

"Karena semua orang selalu membelamu, dan semua laki-laki disini merebutkanmu, itu yang aku tidak suka," jawab Nur.

"Hanya karena itu, kau memfitnahku sekejam ini, hah!" teriak Bunga.

"Sudahlah, lebih baik kau pergi dari sini, jangan pernah kembali kesini lagi," kata Nur, tersenyum sinis.

"Aku tidak akan memaafkanmu, Nur. Aku menyumpahimu, semoga kau selalu bernasib sial, dan mengenaskan!"

Suara lantang Bunga, baru kali ini dia mengatakan hal seperti itu.

"Duar"

"Semoga itu pertanda kalo alam menerima sumpahku!"

***

1
reza indrayana
Dasar pasangan aneh ....😍😍😍
reza indrayana
nNachh.....lhochh...🥰🥰
reza indrayana
setali 3 uang nichh....😍😍
reza indrayana
alur ceritanya bagus dn menarik...👍🏻👍👍🏻💙💛💙🫰🏻😘😘
reza indrayana
bikin penasaran ajee...😍😍👍👍🏻👍
reza indrayana
mampir Nich..., awal baca suka...💙💛💙🫰🏻🫰🏻😘😘😘
Adhen Idho
karya yang bagus, alur cerita nya menarik
tolong lanjutkan dulu crita kenan nya jangan lompat2 kak🤭
muna aprilia
lanjut
💕 bu'e haresvi 💕
bakal ada yg dkawinin dadakan nich🤣🤣
💕 bu'e haresvi 💕: siapin DC 🤣
Lukacoretan: Bau bau akan ada hajatan🤭🤭
total 2 replies
Lina Ina
kesempatan aron 🤣🤣🤣🤣
Lina Ina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lukacoretan: katanya, kesempatan tidak datang 5x kak🤭
total 2 replies
Zeni Supriyadi
Tunggu bentar lagi ya Ar, Kamu bakal digrebek sm warga/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ jodoh tidak terduga😂
Lukacoretan: Wahaha kayak niat terselubung Aaron🤭🤭
total 1 replies
🍏A↪(Jabar)📍
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
mom'snya devadhamian
nah jodoh nya Aaron dah nyampe hehe
Lukacoretan: Kira-kira siapa, ya?🤭
total 1 replies
🍏A↪(Jabar)📍
next
🍏A↪(Jabar)📍
Nah jodohmu Aaron dia minta tolong/Chuckle/
Lukacoretan: Ahahaha
total 1 replies
Lauren Florin Lesusien
𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚒𝚗𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚊𝚛 𝚋𝚊𝚛 𝚋𝚊𝚐𝚞𝚜 𝚜𝚒𝚑 𝚐𝚊 𝚕𝚎𝚖𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎2 𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚍𝚒𝚔𝚒𝚝 𝚜𝚘𝚙𝚊𝚗 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚔𝚢𝚔 𝚐𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚎𝚝𝚒𝚔𝚊 𝚗𝚐𝚘𝚖𝚘𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚗𝚐𝚎𝚐𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚞𝚕𝚞
𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚓𝚗𝚐𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐
Lukacoretan: hihi, terima kasih sudah mengoreksi, kak❤️
total 1 replies
Lina Ina
thor kamu ok kah
Lina Ina
sihat ke thor
Lina Ina
thor mana selanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!