NovelToon NovelToon
Dara

Dara

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:624.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: AfkaRista

"Satu luka, akan kubalas dengan seribu luka yang lebih menyakitkan!"

Dara Queen Bramasta

🌿🌿🌿

Tanpa alasan, Dara dicampakkan dan ditinggal menikah oleh kekasihnya, Ibra.

Sakit hati mendalam yang dia rasakan mengubah Dara menjadi wanita dingin dan tak berperasaan. Hatinya telah diliputi oleh dendam, dan tujuan hidupnya hanya satu, membuat pengkhianat itu menderita.

Lalu setelah ia berhasil membalas sakit hatinya, mampukah Dara berdamai dengan keadaan dan hatinya? Bisakah ia membuka hati yang terlanjur mati rasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AfkaRista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kartu As

"Jika kau ingin pergi dari sini, kau harus membayar denda seratus juta rupiah!"

Deg

Tubuh Ibra membeku, bibirnya pun terasa kelu. Kenapa dia tak ingat jika ada kalimat itu pada kontrak yang ditandatanganinya beberapa waktu lalu itu.

"Sekarang aku bisa menilai, kau memang tidak tahu malu dan tidak tahu diri, Ibra. Aku sudah membantumu, dan kau ingin pergi begitu saja? Wah - wah, hebat. Kau memang orang yang paling hebat dalam memberikan luka!"

"Saya-"

"Kau pikir untuk apa aku memberimu pekerjaan? Karena benar - benar ingin membantumu?"

Ibra hanya mampu bergeming. Dia sempat terlena dan menganggap Dara masih seperti dulu saat bersamanya. Tapi satu hal yang ia lupa, Dara yang sekarang berada didepannya adalah Dara yang baru. Dara yang telah melewati rasa sakit dan kehancuran karena dirinya.

"Ibra, Ibra. Kau tidak berfikir aku masih menyimpan rasa untukmu kan?"

Ibra tersenyum getir, "Tentu saja tidak. Aku cukup tahu diri"

"Bagus kalau begitu. Sekarang kembali bekerja"

"Kalau begitu, saya permisi dulu"

Dara menatap kepergian Ibra dengan tatapan yang sulit di artikan. Entah apa yang ada dalam pikirannya hingga menahan Ibra tetap bekerja disana.

Dara mengambil tas lalu keluar dari ruangan, "Aku akan keluar meninjau lokasi. Jika ada keperluan mendesak segera hubungi aku"

"Baik Nona"

🌿🌿🌿

Dara segera melajukan mobilnya menuju ke lokasi pernikahan yang memakai jasa EO miliknya. Terletak di Hotel Bintang Lima tak jauh dari kantornya, Dara hanya membutuhkan waktu dua puluh lima menit untuk sampai kesana. Begitu tiba di Hotel, Dara langsung menuju ballroom. Terlihat semua karyawannya tengah sibuk mempersiapkan dekorasi yang hampir selesai.

"Apa ada kendala?" tanya Dara pada asistennya

"Semua beres, Nona. Kita sudah hampir selesai menyelesaikan ini"

"Bagus. Jangan lupa ajak team untuk makan sebelum pulang"

"Baik, Nona"

"Kalau begitu, aku pulang dulu ya"

Dara berjalan keluar dari ballroom,

"Wah, lihat siapa ini? Tuan putri Bramasta", ucap Indra, Papa Ibra

Dara tersenyum, "Apa kabar Tuan Indra"

"Seperti yang kau lihat, aku masih baik - baik saja", Indra menatap Dara sinis, "Jika kau berpikir akan membuatku hancur, kau salah besar Dara. Kau hanya anak ingusan yang bersembunyi dibalik ketiak orang tuamu. Kau bukan apa - apa bagiku"

"Dan kau pun bukan apa - apa bagi kami!"

"Papa!"

Papa Axel berjalan ke arah Dara dan berdiri disamping putrinya. Dia menatap Indra dengan tatapan tajam, "Rupanya hal kemarin tidak juga membuatmu sadar, Indra! Kau masih sombong dan arogan!

Indra tertawa sinis, "Aku akui, kau memang hebat bisa menghancurkan aku. Tapi jika kau pikir aku akan tunduk padamu, itu tidak akan pernah terjadi!"

"Tidak masalah jika kau merasa seperti itu. Kita lihat, masih bisakah kau mendongakkan wajah jika yang menjadi musuhmu adalah anakmu sendiri!"

"Hahaha, kau pikir bisa menakuti aku dengan hal itu? Meskipun Ibra bekerja dengan putri tercintamu, tapi dia hanya akan mendengarkanku!"

"Kita lihat saja nanti", Papa Axel berjalan ke arah Indra kemudian membisikkan sesuatu, "Kau tidak tahu kan, aku memiliki kartu as mu"

Deg

Indra menatap Papa Axel geram, " Jangan berani menggertakku! Aku tidak takut sama sekali"

"Kita buktikan nanti" Papa Axel berbalik lalu memeluk lengan putrinya, "Ayo kita pulang, Sayang"

Indra menatap kepergian Papa Axel dan Dara dengan kesal. Bahkan tangannya memutih saking eratnya dia mengepalkan tangan, "Sebelum itu terjadi, aku yang lebih dulu akan menghancurkanmu!"

🌿🌿🌿

"Apa yang Papa katakan padanya hingga dia semarah itu?" tanya Dara pada Papanya

"Sesuatu yang tidak perlu kamu tahu. Papa tidak mau kamu terlibat masalah ini. Jadi, biar ini menjadi urusan Papa"

Dara mengangguk, "Rey masih ada pekerjaan. Dia akan menyusul kerumah nanti setelah pekerjaannya selesai"

Dara terkekeh, "Sekarang, selain pada Mama dan aku, Papa juga bertukar kabar dengan Rey"

Papa Axel tertawa, "Kamu tidak cemburu dengan suamimu sendiri kan?"

"Tidak. Hanya saja aku berpikir, bagaimana bisa Papa langsung akrab dengannya. Padahal kalian sudah lama tidak bertemu"

"Jujur saja, Papa memang lebih menyukai Rey daripada Ibra. Entah kenapa, mungkin feeling saja. Terbukti kan, apa yang Papa rasakan kini jadi kenyataan", Dara hanya menanggapi dengan senyum, "Bagaimana hubunganmu dengan Rey sekarang?"

"Baik"

"Kau tahu bukan itu maksud Papa, Sayang"

Dara kembali terkekeh, "Ya begitu"

Papa Axel menghela nafas pelan sembari menahan gemas, "Kalian tidak tidur terpisah kan? Rey perhatian kan sama kamu? Kalian juga melakukan pendekatan lebih kan?"

"Papa nanyanya satu - satu dong! Gimana Dara mau jawab" kesal Dara

"Ya Papa kan gemas. Masa udah nikah masih canggung - canggungan aja"

"Ya kan kami butuh waktu untuk pendekatan, Pa. Nggak mudah tiba - tiba berganti status. Tinggal bersama, melakukan aktivitas bersama, makan bersama. Semua butuh proses"

"Kalian kan saling kenal sejak kecil. Papa rasa mudah untuk dekat lagi"

"Ya nggak lah, Pa. Kita kan sudah dewasa"

Papa Axel tertawa, "Papa kan cuma ingin cepat dapat cucu"

"Ish, ngomongnya mesti nggak jauh - jauh dari itu"

Tak terasa mobil Papa Axel sampai didepan rumah, "Loh, itu kan mobil suamimu. Bukankah dia bilang masih ada kerjaaan?"

Dara hanya mengedikkan bahu lalu keduanya turun dari mobil

"Ra, untung kamu segera datang. Rey sakit, badannya panas. Mama mau panggil dokter dia nggak mau, dia bilang cuma butuh kamu"

"Hah! Rey sakit?"

Dara berlari begitu Mamanya memberitahu jika sang suami sakit. Melihat hal itu, Mama Raya dan Papa Axel tertawa, "Sepertinya putri kita sudah mulai membuka hati. Dan sebentar lagi, kita akan jadi Opa dan Oma"

1
park jum
endingnya kurang memuaskan buat aku Thor, lebih seru sih dara ama ibrah dark romannya dapat, ibra baik tapi tahu diri, iya tahu posisinya statusnya, coba aja endingnya ibra darah kisah nya lebih dapat drpda Rey yg hanya jd bumbu pelengkap, kurang nyantol ceritanya
Evy
Kakek sultan emang beda...
Evy
Waduh ini janda.. memang mengoda dehh..
Evy
Apa mau di jadikan office boy ya???
Evy
Skrg Dara usia 24 th..pernah menjalin hubungan selama 7 th...dan mantan pacarnya sudah menikah selama 2th... astaga...jadi Dara sudah pacaran dengan Ibra diusia 15th...masih SMP itu..
Tamirah: Kalau pacaran sdh 7 tahun tapi dia menikahi wanita lain kalau sdh balas dendam gak perlu berlarut larut berurusan dgn mereka, bersyukur gak nikah sama Ibra laki spt itu gak layak jadi suami .
total 1 replies
Nurwana
hahaha lucu sekali kamu Ibra, kamu bilang kamu mencintai dara tapi kamu juga yang menyakiti dara. sebenarnya cinta yang kamu miliki itu Ibra seperti apa????
Nurwana
syukurlah dara tidak berjodoh dengan Ibra. laki laki plin-plan.
Tsaqib Hasbi
Suka sama cerita dan penulisan bahasa nya. jd enqk aja bacanya
Yunita Asep
mm ampirr...
Amelia nafsah
pasti itu si rey
Anifa
baca novel ini kek baca cerita anak SMP, ngga sesuai dg judul 🥴
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
Ryan Dynaz
NVL yg ini Dan sequel2nya terbaik utk di baca....👍💜..terus berkarya Dan moga sukses ya Thor
Ida Sriwidodo
Klo dipikir2.. kasian juga endingnya Ibra yaa..
Terpaksa harus memendam cintanya pada Dara seumur hidupnya karena klo dipaksa pun mesti mereka ngga akan bahagia terutama Dara.. klo mengingat ancaman papanya Ibra.. pak Indra yang memang menaruh dendam pada keluarga opa Brama

Bisa dibilang Ibra melepas Dara demi kebahagiaan Dara dan Dara juga keluarganya ngga pernah tau pengorbanan Ibra itu
Yang mereka tau cumaa.. Ibra menghianati Dara dan menikah dengan Cantika tanpa tau apa cerita sebenarnya dibalik itu!

Bersyukur juga endingnya Ibra ketemu Silvi yang meski awalnya punya niat jahat tapi akhirnya tulus sama Ibra dan papanya meskii.. Silvi ngga akan bisa ngasi keturunan buat Ibra!

Hm.. #miris 🤔🥲
MiMi Chan
good story
Naufal hanifah
menarik
Ani Kurniati
bagus
Sania
🥰
Napoleon
Kecewa
Napoleon
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!